
(maaf ya temen temen banyak bab yang "..." karena aku GK tau harus kasi judul apa:-)
"Mereka berdua sedang bicara apaan sih, dah lah aku ke dalam aja" tanya Tari di dalam hati
Tari pun pergi ke dalam rumah dan meningal kan Ali dan David di luar rumah
"David, kamu belum mau pulang?" Teriak mama Tari dari dalam mobil
"Bentar ya Li, tunggu disini ada yang mau aku bicara kan lagi." David meninggalkan Ali
David pergi menemui mama Tari
"Ma duluan aja pulang nya, nanti David pulang ke kontrakan David naik taksi aja,"
"Yaudah kalo gitu kami duluan ya, assalamualaikum,"
"Waalaikumsalam." David pun langsung pergi menemui Ali lagi
"Kemana Tari?" Tanya David yang tak melihat Tari lagi
"Udah masuk ke dalam, kamu mau ngomongin apaan?" Tanya Ali yang semakin penasaran dengan David
"Aku mau bilang sekali lagi jaga Tari baik baik ya sayangi dia, jangan buat iya menderita dan---" kata kata David terpotong
"Walaupun kau tak bilang begitu aku pasti akan melakukan," jelas Ali yang telah memotong pembicaraan David
"Kenapa kau begitu peduli dengan Tari? Seperti kau sudah tahu banyak tentang Tari, apa kau mencintainya?" Tanya Ali yang membuat David terkejut
__ADS_1
"Emmm ... Enggak, Tari udah ku anggap seperti adik ku sendiri jadi aku cemas terjadi apa-apa dengan nya, karena itu aku minta kau menjaga nya dengan baik," jelas David dengan gugup
"Ooo," Ali membulatkan mulutnya
"Emmm iya kalo gitu aku pergi dulu ya, titip salam buat Tari, Assalamualaikum." David langsung pergi meninggalkan Ali
"Seperti nya dugaan ku benar bahwa David mencintai Tari, dan Tari juga mencintai David. Tari aku akan berusaha supaya kau bisa menerimaku di dalam hati mu." Ali menatap David dari kejauhan dan setelah itu iya masuk ke dalam rumah nya
"Sayang?" Teriak Ali dari ruang tamu memangil Tari
Tapi tak ada jawaban dari Tari, kemudian Ali mencari Tari di dalam kamar dan ternyata benar Tari ada di dalam kamar, iya tertidur sangat pulas, karena tidak mau menganggu Ali pun tidak membangun kan nya.
"Bentar lagi waktu sholat ashar, aku mandi dulu lah udah mandi nanti akan ku bangunkan dia buat siap-siap sholat ashar," guma Ali di dalam hati sambil melihat wajah Tari yang tertidur
Ali masuk kamar mandi dan iya pun langsung mandi, gemercik air di dalam kamar mandi terdengar di kamar Tari dan Ali(kamar mandi dan kamar nya dalam satu ruangan ya guys), karena mendengar gemercik air dari dalam kamar mandi Tari pun terbangun
"Apa jangan-jangan ada maling?" Pertanyaan Tari ini membuat bola matanya membulat dan langsung turun dari kasur
"Mana ya emmmm....." Tari mencari alat yang bisa iya gunakan untuk siaga
"Ahhh itu dia." Tari melihat sapu yang berada dalam kamar dan iya pun mengambil nya
Tari sudah siaga di depan pintu kamar mandi untuk memukul orang yang berada di dalam kamar mandi, ketika Ali keluar dari kamar mandi tiba tiba
"Emmm mati kau.. mati kau." Tari menggebukan sapu ke badan Ali
"Aduh ehhh Tari ini aku Ali suami mu." Jelas Ali yang menahan sakit karena di gebukin oleh Tari
__ADS_1
"Ehhh apa mas Ali." Tari terkejut dan langsung melemparkan sapunya ke lantai
"Apa yang sedang kau lakukan?" Tanya Ali yang baru sudah mandi
"Maaf mas, aku kira tadi ada maling," jelas Tari yang belum sadar bahwa Ali masing mengunakan handuk
"Ada ada saja, mana ada maling sempat sempatnya mandi." Ali mencubit hidung Tari
"Hehe, eh tunggu ...," Tari memperhatikan Ali dari atas hingga bawah
"Aaaaa," teriak Tari yang melihat Ali mengunakan handuk saja
"Ada apa?" Tanya Ali heran yang melihat Tari berteriak dan membalikan bada nya
"Mas Ali apa-apa sih, aurat mas Ali keliatan," jelas tari dengan badan ngemetaran
"Badan nya ngemetaran lagi," guma Ali di dalam hati
"Hehehe maaf ya, yaudah sana mandi bentar lagi masuk waktu ashar, mas mau nyiapin alat sholat dulu, nanti temuin mas di mushola rumah kita ya." Jelas Ali panjang lebar sambil berjalan menjauh dari Tari yang badan nya sudah gemeteran
Tari tak menjawab dan iya pun langsung masuk ke kamar mandi dan bersiap untuk mandi. tak lama kemudian Tari keluar dari kamar mandi lengkap dengan gamis yang iya pakai, tapi iya belum memakai jilbab nya ketika iya ingin menyisiri rambutnya tiba tiba adzan berkumandang dan dengan cepat Tari menyisiri rambutnya.
"Sayang udah masuk waktu ashar." Panggil Ali sambil membuka pintu kamar yang membuat Tari terkejut
"Aaaa dasar laki laki mesum." Tari berteriak sambil melemparkan sisir ke arah Ali dan cepat cepat mengambil jilbab nya
"Hah? Mesum? Apa yang kau katakan? Aku kesini buat memanggilmu sholat ashar, kamu udah siap dan udah ngambil Wudhu belum?" Tanya Ali yang terheran heran dengan sikap Tari
__ADS_1
"Emmm i...iya mas udah," jawab Tari dengan badan yang gemeteran