Si Cuek Milik Si Tampan

Si Cuek Milik Si Tampan
Beli p*mb@lut


__ADS_3

"Alah, kerjaan-kerjaan kamu itu masih kecil mana ada kerjaan, palingan juga kerjaan nya main," celetuk anak laki-laki berusia 11 tahun yang berada tak jauh dari Tiara


"Kamu tau apa tentang aku hah? Kamu kira kerjaan ku main aja apa?" Tiara kesal kepada anak laki-laki itu


"Eh kakak Tiara dimana mbak Tari?" Tanya Zizi yang mencari-cari Tari


"Iya kak, dimana mbak Tari? Terus dia siapa? Kok kayanya baru pertama kali datang ke sini?" Tanya salsa sambil menunjuk David


"Mbak Tari nya ikut suami nya jadi kakak gak Tau kapan dia kesini, kerena itu kakak kesini gak bareng sama mbak Tari nya," jelas Tiara


"Apa ikut suami nya? Kapan mbak Tari nikah? Kok gak undang anak anak panti?" Tanya salsa sambil cemberut


"Gadis cuek itu nikah? Gak ku Sangkan ada juga orang suka sama gadis cuek itu," celetus anak laki-laki itu


"Eh Kevin gak boleh gitu." Seorang perempuan datang dari belakang Kevin iya adalah pengurus panti asuhan Al hikmah itu


"Ehhh ummi Zaza apa kabar nya?" Tanya Tiara sambil mencium telapak tangan ummi Zaza


"Alhamdulillah baik, Tiara apa kabar nya? Dia siapa Tiara?" Tanya ummi Zaza sambil melihat David


"Tiara baik kok ummi, ini kak David dia sahabat kak Tari waktu SMA," jelas Tiara


"kenalin ummi saya David, sahabat nya Tari oh ya ini ada buah-buahan dari Tiara." David memberikan buah-buahan itu ke pada ummi Zaza


"Lebih tepatnya dari Kakak David dan aku ummi," sambung Tiara sambil tersenyum


"Makasih ya David dan Tiara, ayo anak-anak ajak kak Tiara dan paman David nya main di panti, ummi mau ke dapur Bantar mau Tarok buah-buahan nya." Ummi Zaza berjalan meninggalkan mereka


"Eh gadis cerewet, seperti apa suami kakak mu itu?" Tanya Kevin yang berada di depan Tiara

__ADS_1


"Apaan sih? Emang kenapa hah? Apa urusan nya sama kamu? Dasar laki-laki resek." Jawab Tiara ketus sambil meninggalkan nya dan pergi bersama anak panti lain nya


"Nama kamu siapa?" Tanya David melihat Kevin


"Nama saya Kevin paman, paman kenapa kesini kok bisa bareng sama Tiara?"tanya Kevin yang penasaran


"Emm gak papa mau nemenin Tiara aja, kenapa kamu cemburu ya?" Tanya David sambil


"Eh.... Emm engak kenapa juga cemburu sama paman, kan paman udah tua, mana mungkin Tiara suka sama paman?" Jawab Kevin sambil meninggalkan David


"Iya kah? Kalo kamu gak cemburu kenapa kamu kayak marah gitu?" Tanya David sambil berjalan menyusul Kevin


"Apaan sih paman, aku itu suka sama cewek cantik, baik, terkenal gak kayak Tiara cerewet, bawel ngeselin." Kevin terus berjalan


"Emmm iya iya," David tertawa kecil


David, Kevin, Tiara dan anak panti lain nya bermain di taman, tak lama kemudian ummi Zaza datang membawa buah-buahan yang sudah di potong dan di kupas, mereka main dan makan bersama di taman.


Terdengar suara adzan berkumandang semua orang melaksanakan sholat Dzuhur termasuk Ali dan Tari. selesai sholat, Ali, Tari dan orang orang di panti jompo berkumpul di taman, Ali dan Tari membagikan nasi kotak yang telah mereka bawa untuk orang orang di panti jompo.


Selesai makan Tari merasakan sakit perut dan sakit pinggang yang amat sakit lalu iya pun pergi ke toilet


"Ehh Tari mau kemana tuh?" Tanya mbok melihat Tari yang berlari menuju ke toilet


"Gak tau, kayanya mau ke toilet deh," jawab temen mbok


15 menit kemudian Tari masih belum kembali dari toilet.


"Aduh.... Gimana ni kok harus datang sekarang sih, kalo udah gini gimana dong, mana gak Bawak pembalut lagi." Tari yang begitu cemas di dalam toilet

__ADS_1


"Apa harus nelpon mas Ali ya, tapi... Malu," Tari masih Binggung dan iya masih mencari-cari pembalut di dalam tas nya


"Eh Li, coba susulin Tari kok udah 15 menit gak kembali, nanti takutnya ada apa-apa sama Tari," usul mbok


"Iya mbok, Ali susul Tari dulu ya." Jawab Ali sambil berdiri dan langsung pergi menyusul Tari


"Tari kamu gak papa di dalem." Ali mengetuk pintu dari luar


"Aduh ada mas Ali lagi... Gimana dong apa aku mintak bantuan dia aja, tapi dia kan laki laki, Aduhhh gimana ya," Tari belum menjawab pertanyaan Ali


"Tari, sayang ada masalah? Kamu kenapa? Aku dobrak ya pintu nya?" Tanya Ali yang cemas karena tak mendapatkan jawaban dari Tari


"Ehhh jangan di dobrak mas, nanti pintu nya rusak," tariak Tari dalam


"Uhhhh, Alhamdulillah kamu kenapa kok di dalam nya lama banget?" Tanya Ali yang sedikit lega tapi masih cemas


"Emmm......mas bo...Leh aku mintak tolong gak?" Tanya Tari terbata bata


"Mintak tolong apa sayang? Kamu di dalam kenapa?" Tanya Ali yang semakin cemas


"Aku gak papa kok, mas tolong beliin emmm..." Tari masih malu dan canggung untuk mengatakan nya


"Beliin apaan? nanti mas beliin," tanya Ali yang semakin penasaran


"Beliin .... Emmm ... Ak.... Aku... Pem...ba ....lut," jawab Tari sambil menutup wajahnya mengunakan tangan nya


"Aduuhhh malu nya," Tari bicara dalam hati


"Apa? Pembalut? Pembalut apaan?" Tanya Ali yang polos

__ADS_1


"Aduh .... Ni laki goblok apa gimana sih," tanya Tari dalam hati


__ADS_2