Si Cuek Milik Si Tampan

Si Cuek Milik Si Tampan
calon istri Ali adalah....


__ADS_3

"Di jadiin istri?" Mengerutkan wajahnya dengan raut wajah yang cemburu


"Iya, oh ya kalo ngomongin istri aku jadi penasaran siapa calon istri mu Li?" Tanya Rifki yang begitu penasaran dengan calon istri Ali


"Calon istri ku adalah----"


"Iya ... Siapa Li?"begitu sangat penasaran


"Anak pak heriyanto dan ibu dewi"menjawab dengan santai


"Apa? Anak pak heri? Yang viral itu Li? Serius Li?" Begitu terkejut setelah mendengar jawaban dari Ali


"Iya serius nama nya mentari Arsya zulfiyana"


"Gila si Li calon istri mu hebat banget bisa bela diri gitu, tapi gak cantik banget tapi oke lah"


"Kata siapa dia gak cantik?" Tanya Ali sedikit emosi


"Emmm .... Kapan kalian menikah?" Mengalihkan pembicaraan


"Entah lah"Ali marah


"Ayo lah Li jangan marah gitu, aku serius ni kapan kalian nikah? Kamu ngundang aku kan?"membujuk Ali


"Gak mau dah ah assalamualaikum"langsung menutup telpon nya


"Jadi penasaran sebenarnya apa yang membuat Ali suka terhadap wanita itu? Dia gak begitu cantik tapi Ali suka padahal kan banyak banget wanita cantik dan yang lebih Sholehah dari anak pak heri, tapi mengapa ali memilih nya?"bicara dalam hati


"Ali .... Ayo kita ke masjid udh mau dzuhur"teriak ayah Ali dari ruang tamu


"Iya ayah bentar, Ali lagi siap siap ni"saut Ali dari dalam kamar


"Cepatan"


"Iya yah"sambil berlari menemui ayahnya di ruang tamu


"Udh siap? Kalo gitu ayo kita berangkat"ajak ayah Ali


"Sayang aku sama Ali ke masjid dulu ya .... Kamu hati-hati di rumah" teriak ayah Ali sambil menutupkan pintu


"Iya sayang hati-hati di jalan ya"teriak ibu Ali dari dapur


Ali dan ayah nya pun pergi ke masjid berjalan kaki karena kebetulan rumah nya tak jauh dari masjid


**NEXT DI KANTOR TARI**

__ADS_1


"pa, kok papa bisa di sini?"tanya tari yang masih Binggung sebenarnya apa yang terjadi


"Ceritanya panjang tari, udah sekarang kamu siap siap sholat Dzuhur ya, ajak Zahra sekalian"pinta papa tari


"Emmm iya pa"


Zahra dan tari berjalan ke mushola berdua untuk melaksanakan sholat berjamaah selesai sholat, Zahra dan tari pun pergi ke taman


"Zah sebenarnya apa yang terjadi"tanya tari yang masih dalam ke adaan Binggung


"Kamu tadi hebat banget, aku ngak nyangka kamu bisa bela diri"bercerita dengan ekspresi wajah yang senang dan kagum


"Hah? Apa bela diri? Apa aku di kendalikan oleh emosi lagi gak gak gak mungkin"berbicara dalam hati


"Ni lihat Vidio kamu viral tar"menyodorkan hp ke tari


Tari melihat kejadian itu dan dia terbayang kejadian lima tahun yang lalu, di mana dia hampir menewaskan seorang remaja laki laki karena dia di Kendalikan oleh emosi nya


"Tar ... Tari, kamu gak papa kan?"tanya Zahra yang melihat tari melamun


"Emmm gak papa kok"


Tak lama kemudian hp tari berbunyi


"Assalamualaikum pa, kenapa pa?"


"Waalaikumsalam, tari semua kariawan udah papa suruh pulang, jadi kalo kamu dan Zahra mau pulang pulang aja gak papa"


"Kok tumben pah pulang cepat?"


"Gak papa, udh itu aja ya papa tutup telpon nya dulu assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


"Ada apa tari? Kenapa papa mu menelpon?"tanya Zahra yang penasaran


"Papa suru kita pulang cepat hari ini"


"Wihhh enak dong, oh ya tar aku masih ngak nyangka Lo kalo kamu itu anak pak heriyanto"


"Hehehe maaf gak ngasih tau kamu, maaf juga udh merahasiakan ini semua dari kamu"


"Gak papa kok, yaudah kalo gitu kita pulang sekarang"


Tari dan Zahra pun pulang ke rumah masing masing

__ADS_1


"Assalamualaikum ma aku pulang"


"Waalaikumsalam, tari kamu gak papa kan ada yang terluka gak?" Tanya mama yang cemas kepada tari


"Gak papa kok ma"


"Alhamdulillah"


"Mama dah liat Vidio viral itu ya?"


"Iya"


"Maafin tari ya ma, tari gak bisa gendaliin emosi tari" merasa bersalah


"Gak papa kok ini bukan salah kamu"


"Tari takut Siska dan teman temen nya terluka, apakah mereka baik baik saja ya?"


"Mereka baik baik aja kok tari, hanya memar sedikit aja" jawab papa yang udh ada di ruang tamu


"Pa ma tari takut kejadian itu terulang lagi, tari takut gak bisa gendaliin emosi tari" menangis memeluk mama nya


"Gak papa kok, itu gak bakal terjadi lagi, udah gak usa di pikirin Sekarang kamu istirahat"


"Emm iya ma"


**NEXT**


"iiii awas aja kamu tari ... Ini semua salah kamu ... Kamu akan menebus semuanya"


"Gimana cara kita balas dendam ke tadi dan keluarga nya?"


"Kita bakal datang ke acara pernikahan tari Minggu depan"senyum sinis dari Siska


"Buat apa? Ngapain kita ke sana? Kalo aku gak mau kesana karena dia aku kehilangan pekerjaan ku dan karena dia rambut ku berantakan" tanya Lia yang penasaran sambil merapikan rambutnya yang sedikit kusut


"Iya bener ngapain kita menikah tari? Lihat lah kerena tari pinggang ku jadi luka dan sakit kayak gini" mengobati luka nya


"Kalian mau balas Dendam gak?"


"Iya mau"jawab Lia dan ria


"Tapi cara nya Gimana?" Tanya ria yang begitu penasaran


"Udh pokonya Minggu depan kita harus datang ke pernikahan tari dan memberikan hadia yang spesial di hari pernikahan nya"😈

__ADS_1


__ADS_2