
"kenapa kk keliatan tidak senang,apakah KK mau tau jodoh kk tampan sekali,baik,manis,putih,tinggi,dari keluarga yg kaya dan....(terpotong)"
"OOO gitu"cuek dan tanpa ekspresi apa pun di wajahnya
"Dan juga di Sholeh aku yakin KK cocok sama dia"sambil menatap KK nya
"Emmmm"dgn wajah datar
"KK gak suka sama dia?? KK sadar gak sih kk itu jelek gendut cuek gak bersyukur banget jadi orang"dengan nada emosi dan sedikit kesal dengan KK nya
Tiara adalah orang yg suka ceplas-ceplos depan orang dan lebih suka mengutarakan isi hatinya dari pada di pendam ya itu pasti sangat sakit bagi tari tapi dia sudah terbiasa dengan omongan adik nya itu walaupun dia tau bahwa apa yg di bilang adiknya itu benar
"Iya juga ya aku harus banyak bersyukur karena masih ada orang yg mau melamar ku"bicara dalam hati
"Oh ya kk,kk mau tau gak siapa nama laki laki yg melamar KK itu dan kalo KK mau lihat wajah nya aku ada potonya"sambil mengeluarkan hp dalam saku nya
"Siapa namanya dan bagai mana wajahnya"ada rasa penasaran di lubuk hati tari
"Bentar ya"sambil mencari Poto di layar hp nya
"Nama nya.....(terpotong)"
"Tari,Tiara cepat turun makan mlm udh siap ayo kita makan"teriak mama dari dapur
"Iya ma bentar"teriak Tiara
"Yaudah yok kita ke dapur dan makan mlm"mengajak Tiara
"Iya kk"sambil berjalan meninggalkan kamar
*****KE ESOKAN PAGINYA*****
"Tari kau hari ini tdk bekerja kan"tanya mama tari
"Iya ma knp??"
__ADS_1
"Hari ini kita akan bertemu dengan calon mertua dan calon suami mu"jawab mama tari sambil mempersiapkan diri untuk pergi
"Untuk apa??"
"Untuk membicarakan tanggal pernikahan kalian"
"Apa?? pernikahan??apakah harus secepatnya ini ma"tanya tari dengan sedikit kaget
"Iya kan lebih cepat lebih bagus"jelas mama tari panjang lebar
"Aku bahkan blm mengenal laki laki itu aku jg blm pernah melihat wajah nya, walaupun dia kemarin ke sini aku hanya melihatnya samar samar apakah dia benar benar di takdirkan untukšaku sudah tak percaya lagi dengan laki laki selain papa ku"tari bicara dalam hati dan raut muka tari yg tidak senang di lihat oleh ibu nya
"Ada apa tari apakah ada yg salah"melihat wajah tari
"Tidak ma eh kapan kita bertemu mereka aku sudah tidak sabar"pasang wajah bahagia palsu supaya mama dan papa tari bahagia
"Mama tari tiara sudah siap blm ayok kita berangkat"teriak papa tari dari luar rumah yg sudah siap dari tadi
"Iya Bantar pa,ayok kita pergi"jawab mama
"Assalamualaikum"memberi salam dengan kompak
"Waalaikumsalam"jawab keluarga laki laki dengan kompak
"Jadi gimana buk kapan mereka berdua menikah"tanya ibu laki laki itu
"Gimana kalo Minggu depan"jawab mama tari
"Tari ini calon suami mu namanya ali dermawan ,ini ibu nya Ali namanya ibu endang dan dan ini pak Herman dermawan"menunjuk kelurga Ali satu persatu
"Ali coba km sama tari jalan jalan di sekitar sini sambil kenalan"pinta ibu Ali
"Baik Bu"
Mereka berdua keluar dari lestoran dan pergi ketaman mereka barjalan jalan di taman,selama berjalan mereka tak bicara sama sekali hingga Ali terpaksa bicara duluan supaya memecahkan kehinaan diantara mereka berdua
__ADS_1
"Aku pergi kesana dulu buat beli minuman km tunggu di sini ya"pinta Ali kepada tari
"Emmm"sambil mengangguk
"Sudah kuduga tak ada yg mau berjalan dengan gadis gendut dan jelek seperti ku tapi kalo dia tak mau berjalan jalan dengan ku mengapa dia dan keluarganya melamarku apakah dia terpaksa melamarku "bicara dalam hati dan terus berjalan hingga tak sengaja menabrak seorang laki laki yg berada di depannya
"Eh aduh..."sambil melihat siapa yg di tabrak
"Maaf maaf aku tak melihat jalan"lanjut tari memintak maaf
"Tidak apa apa"jawab laki laki itu
"Ehhh apakah kau Tari??"tanya laki laki itu
"Iya"
"Siapa laki laki ini kenapa dia mengenali ku,apakah aku dan dia pernah bertemu"bicara dalam hati
"Ya Allah tari ini aku David sahabat mu"jelas laki laki itu dengan ekspresi senang
"Hah David tidak mungkin"bicara dalam hati
"Tari apa kabar mu lama tak bertemu dan sudah lama kita tak berkomunikasi aku selama beberapa tahun ini mencari mu tapi kata tetangga mu kau dan keluarga mu sudah pindah,di mana rumah mu sekarang apakah kau tinggal di sekitar sini??"David menanyakan banyak pertanyaan kepada tari yg dari tadi hanya diam
tiba tiba David memegang tangan tari,hal itu membuat tari terkejut karena selama belasan tahun blm ada laki laki yg berani memegang tangan nya itu
"Apakah kau masih mengingat ku tari??"tanya David kepada tari
"Aku sahabat mu david"menjelaskan kepada tari sambil memegang tangan tari
Blm sempat tari menjawab tiba tiba ada seseorang yg melepaskan tangan David dari tangan tari dia adalah ali
"Jgn berani berani memegang tangan calon istri ku"kata Ali sambil menahan emosi
"Apa calon istri??"david kaget mendengar jawaban Ali
__ADS_1
"Ya calon istri ku"