Si Cuek Milik Si Tampan

Si Cuek Milik Si Tampan
kejar mengejar


__ADS_3

"Kenapa kamu begitu penasaran dengan calon istri ku,hah?"jawab Ali yg cemburu karena mendengar Rifki berbicara seperti itu


"Gak papa kok Li santay aja lah Li gak usa cemburu"tertawa kecil


"Udh ah,ku tutup dulu ya telpon ya"


"Bentar,kamu blm jawab pertanyaan ku"


"Yg mana lagi?"


"Kapan kalian menikah?"sangat penasaran


"Nanti juga tau"sengaja tidak memeberi tau Ali supaya dia penasaran sambil ketawa


"Ya udah deh kalo gak mau kasih tau,yg penting di undang ya"sedikit sebel


"Gak mau"tertawa


"iii Ali"teriak


Tut...Tut...Ali langsung menutup telponnya


"Siapa yg menelpon Li?"tanya ayah Ali dari belakang


"Eh..em..sejak kapan ayah di belakang ali"jawab Ali gugup


"Dari tadi, memangnya kenapa?kok keliatan gugup?"tanya ayah Ali heran


"Gak papa kok yah"jawab Ali


"Li Li gimana tadi dia itu orangnya putih,sedikit tinggi,lucu----"mengejek Ali


"Ayah hentikan Ali malu ni"muka Ali memerah dan menundukkan kepalanya nya


"Sedikit gemuk tapi cantik"lanjut ayah mengejek Ali sambil berlari meninggalkan Ali


"Ayah"teriak Ali sambil mengejar ayahnya


Ali dan ayah nya pun saling mengejar ibu nya yg melihatnya pun bertanya kepada ayah nya Ali dan Ali pun berhenti mengejar ayah


"Ada apa yah?kok di kejar Ali"tanya ibu yg penasaran


"Ibu kamu itu cantik, imut,sedikit tinggi,putih dan---"sambil melirik Ali


"Ayahhhhhh"teriak Ali

__ADS_1


Ibu Ali yg mengerti apa yg di bicarakan ayah Ali pun mengerti


"Ya kah ayah,ayah jg sangat tampan dan---"memeluk ayah Ali sambil melirik Ali


"Eh apakah kalian berdua mengejek ku"Ali sedikit sebel


"Engak kok ya yah"melihat ke ayah sambil ketawa


"Iya"ketawa


"Sudahlah, Ali mau ke masjid mau sholat,ayahh gak mau berangkat bareng Ali"tanya Ali sambil berjalan meninggalkan ayah dan ibu nya


"Nanti saja,kamu duluan aja,ayah mau melihat Wajah ibu mu yg cantik,sedikit tinggi,putih dan---"masih mengejek Ali


"Emmm...yaudah kalo gitu Ali pergi duluan Assalamualaikum"dengan raut muka yg sebel


Ali pergi dari rumah sedangkan ayah dan ibu Ali tertawa puas karena mereka telah menjahili Ali


POV:DI RUMAH TARI


terdengar suara adzan tapi tari blm keluar keluar dari kamar untuk melaksanakan sholat Zuhur berjamaah bersama keluarga nya, karena takut ada apa apa dengan tari ibunya meminta Tiara untuk memangil tari untuk melaksanakan sholat berjamaah bersama sama


Tok...tok....(ketukan pintu)


"Kakak...kakak ada di dalam?tolong buka pintu nya"teriak Tiara dari luar


"Ada apa Tiara"membuka pintu


"Cepatlah bergegas kita mau sholat berjamaah"sambil melihat wajah kakak nya


"Apakah kakak menangis?kenapa mata kakak bengkak dan merah?"tanya Tiara yang hawatir kepada kakaknya


"Gak papa kok itu tadi kelilipan aja"


"Yaudah kalo gitu,cepat bersiap papa dan mama sudah menunggu di bawah untuk menunaikan sholat"mendorong kakaknya ke dalam kamar untuk siap bergegas


"Baiklah"


***KE ESOKAN HARINYA***


"Ma tari berangkat kerja dulu ya asaamualikum"mencium tangan kedua orang tua nya


"Waalaikumsalam"jawab mama dan papa tari


Tari berjalan menuju tempat bekerjanya nya di sebuah perusahaan ketika sampai dia bertemu dengan teman baik nya yaitu Zahra

__ADS_1


"Assalamualaikum tari,apa kabar kamu?kenapa kamu kemarin gak masuk kerja?"tanya Zahra karena penasaran


"Waalaikumsalam,ada urusan dikit"


"Ada apa?cerita dong sama aku"


"Iya nanti aku ceritakan ayo kita ke kantor sebelum terlambat"menarik tangan Zahra sambil berjalan


SKIP SAMPAI DI KANTOR


"ayo cerita,ada apa"desak Zahra


"Emmm....kemarin aku gak kerja karena bahas masalah pernikahan"


"Apa? pernikahan?"terkejut dan tidak percaya


"Kamu mau nikah tar sama siapa gimana orang nya"melihat wajah tari dan mengoyak goyangkan tubuh tari


"Kalo orangnya sih gak tau gimana,yg aku tau cuman wajahnya tampan, tinggi,putih dan---"


"Siapa nama nya?"memotong omongan tari karena Zahra tak sabar


"Kalo gak salah Ali dermawan"jawab tari sambil melepaskan tangan Zahra yg terus menggoyangkan tubuh nya


"Apa Ali dermawan? Anak dari pak Herman dermawan dan ibu Endang ya?"terkejut


"Iya dari mana km tau"tanya tari


"Di itu anak----"


"Seluruhnya,bos mengadakan rapat jadi buat seluruh kariawan silakan datang keruang rapat sekarang"


"iii mengacau saja"celetus Zahra yg sebel


"Udah lah,nanti kita lanjut lagi ya"berdiri bersama Zahra dan pergi ke ruang rapat


POV:DIRUMAH ALI


"Ibu ayah Ali berangkat kerja dulu ya ***---"


"Bentar Li,sebelum kamu pergi kamu kasih undangan pernikahan kalian dulu ke tari ya siapa tau dia mau undang teman teman nya"pinta ayah sambil menyodorkan beberapa surat undangan pernikahan


"Eh? Kapan ayah mencetak undangan pernikahan ini?"tanya Ali terheran heran


"Kemarin waktu kita pulang dari lestoran"jawab ibu yg berada di depan tv

__ADS_1


"Udh lh cepat berangkat kerja nanti kamu telat dan jangan lupa berikan ini ke tari"


"Aku telat? Hahaha ayah ada ada aja aku kan pemilik perusahaan nya gak mungkin telat"sedikit ketawa


__ADS_2