
"Emm yaudah kalo gitu kita berangkat sekarang!" Ajak Tari
"Bentar! Kamu minum obat dulu gi, biar cepat sembuh."Ali menyodorkan plastik kresek yang berisi obat-obatan
Tari tak menjawab sepatah kata pun. Tari langsung mengambil obat nya dan meminumnya
"Udah doa belum?" Tanya Ali yang melihat Tari minum obat terburu-buru
"Bismillahirrahmanirrahim," Tari membaca basmala sesudah minum obat
"Yaudah Yo berangkat!" Tari berlari keluar menuju ke mobil
"Hati-hati jangan lari nanti ke sandung." Ali bicara dari belakang Tari sambil berjalan
***SKIP DI DALAM MOBIL***
"Katanya mau Bawak nasi kotak sama makanan ringan," kata Ali sambil fokus pada jalan
"Iya," jawab Tari
"Mana makanan nya dan nasi kotak nya?" Tanya Ali heran karena iya tak melihat nasi kotak dan makanan ringan di dalam mobil nya
"Nanti," jawab Tari sambil menatap kaca mobil
Ali dan Tari berjalan menuju ke panti, hampir satu jam jarak yang mereka tempuh untuk ke panti.
"Oh ya, apa nama panti yang ingin kamu kunjungi itu sayang?" Tanya Ali yang memecah keheningan di dalam mobil
"Panti jompo Al hidayah dan panti asuhan Al hikmah (ini cuman cerita fiksi jika ada kesamaan nama dan tempat mohon di maafkan)," jawab Tari
"Kita mau kemana dulu?" Tanya Ali sambil melirik wajah Tari yang seperti tak sabar untuk sampai ke panti
"Ke panti jompo Al hidayah dulu,"
"Oke siap,"
__ADS_1
Ali melajukan mobilnya sedikit kencang dari sebelum nya, dan tiba-tiba
"Mas .... Berhenti mas...." Teriak Tari sambil menepuk pundak Ali
Hal ini membuat Ali jadi rem mendadak
"Astaghfirullahalazim, sayang kok mendadak gini? Kalo kita kecelakaan gimana?" Ali sedikit emosi dengan kelakuan Tari
"Emmm maafin Tari mas, Tari gak bermaksud gitu kok," jawab Tari sambil menundukkan kepalanya
Ali yang melihat Tari sedih iya langsung mengelus kepalan nya
"Lain kali jangan di ulangin ya sayang, oh ya kenapa nyuruh berhenti sayang." Tanya Ali sambil mengelus kepala Tari
"Mau ngambil pesanan nasi kotak sama makanan ringan mas,"
"Yaudah, ambil sana, mas tunggu di mobil ya, jangan lama-lama,"
"Iya mas" jawab Tari dan langsung keluar dari mobil
Tari mengambil pesanan nasi kotak dan makanan ringan nya, lalu mereka melanjutkan perjalanan dan tak beberapa lama kemudian mereka sampai di panti jompo Al hidayah. Mereka di sambut baik oleh pengurus panti jompo, lalu Tari bertemu dengan orang tua yang sudah lama menunggu dan sudah lama kenal dengan nya
"Kemana aja kamu Tari? Mbok dan yang lain menunggu kedatangan mu disini?" Tanya mbok sambil menangis
"Jangan menangis mbok, maaf ya Tari baru Dateng sekarang, soalnya ada kerjaan dikit," jawab Tari sambil menghapus air mata mbok
"Lihat Tari datang kemari?" Terdengar suara wanita lain dari kejauhan
"Iya itu Tari" jawab yang lain nya
Ali hanya memperhatikan Tari dari belakang, Ali hanya tersenyum melihat Tari yang begitu perhatian kepada semua orang tua di panti jompo ini
"Gak nyangka di balik sifat cuek nya, ada sifat peduli dan perhatian yang begitu besar ke semua orang, Tari aku semakin hari semakin mencintai mu," Ali bicara dalam hati
"Tari, siapa pemuda tampan di belakang mu ini?" Tanya mbok kepada Tari
__ADS_1
Belum sempat Tari menjawab, wanita tua yang lain bertanya lagi
"Apakah dia suami mu?" Tanya wanita tua yang membawa tongkat
"Iya nek, mbok, dia adalah suami ku," jawab Tari yang membuat semua orang di panti jompo itu terkejut
"Dia tampan sekali, sepertinya aku pernah melihatnya, tapi di mana ya?" Seorang perempuan tua berpikir keras
"Hahaha mungkin mirip aja nek, gak usa di pikirin nanti darah tinggi nya naik lagi," jawab Tari sambil melirik Ali
"Yaudah nek, mbok Yo kita ketaman tempat kita biasa Ngobrol." Ajak Tari sambil mendorong kursi roda mbok di ikuti dengan nenek dan orang tua lain nya
Ali, Tari dan penghuni panti jompo berkumpul di taman, mereka makan dan minum di sana, bahkan mereka saling cerita apa yang terjadi selama mereka tak bertemu Tari. Ali kini sudah akrab dengan nenek dan mbok mbok di sana, mereka tertawa dan bahkan mereka terlihat seperti keluarga.
***DI RUMAH TIARA***
"Assalamualaikum ma, pa Tiara." David mengetuk pintu rumah Tiara
"Wassalamu'alaikum, siapa?" Tanya mama Tari sambil membuka pintu
"Ini David ma," jawabdavid dar luar rumah
"OOO David, kenapa kesini vid?" Tanya mama heran
"Gak papa kok ma, cuman mau main aja,"
"Yaudah ayok masuk." Mama Tiara mempersilahkan David masuk
"Tiara ini ada kakak David main kerumah," teriak mama Tiara dari ruang tamu
"Apa? Kakak David?" Tiara terkejut dan langsung keluar kamar
"Kakak David, Tiara kangen sama kakak David." Teriak Tiara sambil berlari menuju David
"Jangan lari-lari nanti jatuh," tegur David kepada Tiara
__ADS_1
"Iya kak, kakak apa kabar?" Tanya Tiara sambil duduk di samping David
"Alhamdulillah baik, kamu gimana kabar nya?" tanya David