Si Cuek Milik Si Tampan

Si Cuek Milik Si Tampan
menahan air mata


__ADS_3

"Aku telat?hahahha ayah ada ada aja,aku kan pemilik perusahaan nya gak mungkin telat"sambil ketawa


"Walaupun kamu pemilik perusahaan nya km harus disiplin supaya kariyawan km juga disiplin"menjewer telinga Ali


"Ahhh...sakit ayah,iya iya Ali ngerti sekarang,kalo gitu Ali berangkat assalamualaikum"melepaskan tangan ayah dari telinga nya dan langsung berpamitan,lalu Ali pergi dan langsung masuk mobil


"Waalaikumsalam jangan lupa ya undangan nya"sambil teriak ke Ali


"Iya ayah"teriak Ali dari dalam mobil


Ali pergi dengan mobil nya ke rumah tari,setiba di rumah tari ternyata tarinya tidak ada jadi Ali memberikan undangan pernikahan mereka berdua kepada ibunya ali


***SKIP TARI PULANG***


"Assalamualaikum ma aku pulang"sambil mengetuk pintu


"Waalaikumsalam iya bentar"membuka pintu


"Tumben pulang sepagi ini"tanya mama tari sambil membiarkan anak nya masuk


"Di kantor ada rapat jadi setelah rapat semuanya di suruh pulang "jelas tari kepada mama nya


"Nih ada undangan pernikahan kamu sama Ali"sambil menyodorkan undangan nya


"Hah? Undangan pernikahan?kapan ini di cetak dan di buat?kok aku gak tau?"tanya tari panjang lebar dengan muka yg Binggung


"Itu orang tua Ali yg buat"duduk di sopa


"Trus ini buat apa"duduk di dekat mama nya


"Ya buat km undang temen temen kamu tariiiii anak nya bapak heri Yanto"sambil mencubit pipi anak nya yg tembem


"Aduh...sakit ma,yaudah kalo gitu tari pikir pikir dulu siapa yg mau di undang"melepaskan tangan mama nya yg menyubit pipi nya


"Tari istirahat dulu"pergi meninggalkan kn mamanya dan menuju kekamar nya


Tari di dalam kamar berpikir siapa siapa yg bakal dia undang,setelah satu jam tari selesai menulis nama teman teman nya di kartu undangan pernikahan nya tapi tersisa satu kartu lagi,karena kelelahan tari pun beristirahat sebentar di kasur milik nya,tak berapa lama kemudian terdengar ketukan pintu dari luar kamar nya

__ADS_1


Tok...tok


"Tari buka ada tamu katanya mau ketemu kamu"teriak mama dari luar kamar


"Bentar ma,siapa ma?"membuka pintu kamar dan langsung bertanya


"Gak tau,kayak kenal kayak pernah ketemu tapi mama gak tau dia siapa"jawab mama dengan muka yg Binggung


"Yaudah tari temuin dulu tamu nya"berjalan menuju ruang tamu


"Tamunya ada di ruang tamu,mama bikinin minuman dulu"berjalan kedapur


"Iya ma"


Tari berjalan ke ruang tamu,ketika di ruang tamu iya terkejut karena yg bertamu di rumahnya adalah David sahabat lama nya


"Hah?David?kenapa dia kesini?ada perlu apa dia kesini?dari mana dia tau rumah ku?"berbicara dalam hati sambil melihat David dari ujung tembok


"Eh tari,sana jenguk tamu nya jgn diam aja di sini"mama tari bicara dari belakang tari yg membuat tari terkejut


"Kenapa kamu kesini David?"tanya tari sambil duduk di sopa


"Aku cari km,mau main sama km"


"Maaf aku gak ada waktu"dengan ekspresi bodoh amat dan cuek


"Maaf kalo mengganggu waktu mu tapi ada yg mau ku omongi sama km"menatap wajah tari dari kejauhan (karena jarak tari dengan David kelang 2 sopa)


"Mau Ngomong apa? cepat ngomong!"sedikit risih dengan David


"Aku mau ngajak kedua orang tua ku besok kesini buat melamar km"jawab David dengan tegas yg membuat tari terkejut


"Apa?me.. melamar?"terkejut dan langsung menatap David tajam


"Iya,kamu bersedia kan?"menunggu jawaban tari dengan penuh harapan


"Tunggu disini bentar ya"jawab tari sambil meninggalkan David dan langsung pergi kekamar

__ADS_1


"Mau kemana tar"tanya mama yg muncul dari dapur


"Mau ngambil undangan buat david"


"Ohhh jadi yg diruang tamu itu David?sahabat lama mu itu?"terkejut


"Iya ma,bentar ya tari kekamar dulu gak enak sama David kalo di tinggal lama"


"Iya tar"


Tari bergegas menuju kekamar nya untuk mengambil kartu undangan nya,dan untungnya di kamarnya tersisa satu kartu undangan yang belum di tulis nama penerima undangan nya,lalu tari mengambil pulpen dan langsung menuliskan nama David di sana,setelah selesai itu tari langsung cepat cepat ke ruang tamu


"Gimana kabar kamu vid?dan kabar kedua orang tua mu?"tanya mama tari ke david sambil menyodorkan minuman


"Alhamdulillah baik ma"


David memang sudah terbiasa memanggil kedua orang tari dengan sebutan mama papa karena David sudah di anggap anak sendiri oleh keluarga tari dan begitu juga sebaliknya nya


"Tumben kesini vid,mau ngapain"


"Jadi gini ma,aku punya rencana mau ngajak kedua orang tua ku kesini buat melamar tari"jawab David yg membuat mama tari terkejut


"Apa??"terkejut bukan main


"Jadi mama setuju kan?"penuh harapan


"Maaf vid menunggu lama"tari tiba tiba muncul dari balik tembok


"Iya gak papa tari,jadi gimana kamu mau kan aku lamar"melihat ke tari


Sedangkan mama tari hanya terdiam dan melihat tari apa yg bakal dia lakukan


"Ini"menyodorkan undangan pernikahan nya


"Apa ini?"tanya David heran


"Undangan pernikahan,kuharap kamu datang"memalingkan wajah dari David dan menahan air mata supaya tak

__ADS_1


__ADS_2