Si Nakal Jatuh Cinta

Si Nakal Jatuh Cinta
chapter 1


__ADS_3

Β 


viona membuka matanya karna silau cahaya mentari yang masuk dibalik gorden jendelanya, dia menatap ke arah jam yang terpasang di hadapan nya, dia langsung melompat dari tempat tidur dan siap siap untuk ke sekolah,


setiap hari dia melakukan kebiasan yang buruk selalu terlambat, dengan begitu terburu buru hingga sarapan yang dihidangakan oleh mbak lia tak sempat dimakan, begitu sampai di sekoalh sudah sepi, viona turun dari mobil dan berlari ke belakang sekolah untuk manjat pagar begitu mendarat ditanah dia kembali berlari menyusuri koridor menuju kelas xii-IA 3, viona celingak celinguk depan pintu mencari celah untuk masuk agar tak diketahui oleh buk maya si guru kiler, buk maya sangat menaati peraturan siapa saja yang melanggar langsung dikasih hukuman tampa pilih kasih, bu maya sedang fokus nulis dipapan tulis, kesempatan viona untuk masuk.


"ekhemmm.. " alexa Mendehem keras membuat bu maya menoleh, dia mendapati viona sedang mengedap edap masuk.


"apa yang sedang kamu lakukan viona, cepat kedepan," panggil bu maya, viona menatap tajam kearah alexa, lalu berjalan lunglai ke depan,


"kamu liat ini sudah jam berapa?, kenapa kamu tudak berubah sih viona,, sentar lagi ujian semester ganjil, kalo kamu tiap hari telatmau jadi apa kamu heh.. " ucap bu maya,


"pengusaha bu, " jawab viona enteng,.


"mau mengolok saya kamu ya.. " kata bu maya mulai panas,


"gak ada tempat ngulek buk, " balas viona,


"berdiri kamu di luar viona,!? " teriak bu maya


"bu!?. "


"cepat berdiri diluar viona, atau kamu sama tambahin hukumannya, " ancam bu maya, viona mengepalkan tangannya, matanya menatap tajam kearah alexa lalu viona berdiri di depan pintu,


"angkat satu kaki dan jewer telinga mu" perintah bu maya, viona memutar bola matanya kesal, tak berapa lama dia berdiri diluar dia melihat sekelompok anak kuliah Ber-alamamater dongker berjalan menuju ke arah nya, viona terpukau melihat salah seorang laki-laki yang berjalan paling depan yang juga melihat ke arahnya sambil tersenyum ramah, viona tampa sadar menurunkan kaki dan tangannya saat mereka melewati kelasnya, viona berbalik sambil memejamkan matanya,


"gila dia ganteng banget, " batin viona, tanpa sadar bu maya sudah berdiri di belakang viona,

__ADS_1


"liat laki-laki ganteng dikit aja udah salting, " ucap bu maya di telinga viona membuat viona terlonjak kaget , viona nyengir karna malu,


"siapa suruh turunin kakinya, " ucap bu maya,


"bu aku udah capek udah dari tadi juga, saya ke kantin sebentar ya bu, " viona berlari menjauh dari bu maya,


"viona kembali kamu,!? " teriak bu maya hampir seisi kelas riuh melihat keluar jendela melihat kenapa bu maya hingga berteriak.


Viona berjalan keluar area sekolah, tak jauh dari gerbang masuk dia sudah melihat mobil yang tadi di tinggalkan nya di pinggir jalan, dia langsung pergi meninggalkan sekolah, dia meraih handphone nya di saku roknya menelfon talita sahabat terbaiknya,


"hallo taa, lo bisa bantuin gue bentar gak," pinta viona,.


"dimana lo hah..!? balik ke kelas cepat! bu maya udah ngamuk tuh gara gara lo, " ucap talita.


"gue udah mau balik, lo bawa pulang tas gue ya, " pinta viona,


"apa sih yang enggak buat lo, tapigak janji ya, " balas Talita,


"gimana mau janji tas lo itu udah di sita sama di andrew, itu pun si andrew gak mau eh kena rayuan sama si alexa, lo tau kan dia jago banget nge rayu nya" jelas talita.


"bener bener cari gara-gara tu anak sama gue, pokoknya lo harus bisa bawa pulang tas gue. "


"iya iya cerewet amat lo.. " balas Talita, lalu di putuskan sepihak oleh viona. Viona melajukan mobil nya menuju rumah dia males kalo jam sekolah harus ke tempat perkumpulan anak buahnya lori, lori adalah kekasih nya talita,sejak awal tahun masuk smu dia sudah pacaran sama lori dan menjadi teman akrab viona setelah talita, kalo viona ke sana dia pasti diceramahi oleh lori membuat viona tambah kesal, jadi viona lebih baik pulang ke rumah untuk tidur atau sekedar menggambar di balkon.


Mobil yang di kendarai oleh viona masuk ke pekarangan rumah, viona turun mobil mama terlihat ada di garasi


"tumben mama ada di rumah jam segini" ucap viona, tanpa pikir panjang dia memasuki rumah, viona tidak menyadari mama duduk di ruang tamu

__ADS_1


"viona.! " panggil mama, viona berhenti dan menoleh.


"eh ada mama, " ucap viona acuh,


"dimana tatakrama kamu viona? begini cara kamu bicara sama orang tua, " ucap mama marah


"ada apa ma? " ucap viona lembut,


"kamu bolos lagi, "


"iya."


"mau jadi apa kamu hah! kamu mama didik buat jadi anak yang berguna, bukan anak nakal kayak kamu, " bentak mama marah


"kapan mama didik aku? bukannya mama sibuk sama bisnis mama itu, bukannya mama cuma mikirin karir mama, bukannya mama cuma fokus sama hidup mama sendiri, kenapa sekarang mama sok sok-an ikut campur kehidupan viona seolah olah mama yang udah ikut andil dalam kehidupan viona, "balas viona.


" mama cari uang itu buat kamu juga, buat ngebahagiain kamu, buat keperluan kamu juga viona, "


"ma aku bahagia bukan karna uang mama, " kata viona


"bahagia atau tidak mama selalu turuti semua keinginan kamu, "


"kalo viona minta mama berhenti kerja, apa mama mau, " tanya viona. mama jadi kehabisan kata-kata.


"ok, mama akan berhenti kerja tapi dengan satu syarat, kamu harus gantiin posisi mama dalam waktu yang dekat, " tawar mama. Viona tak peduli dia langsung pergi masuk kamar. viona sangat kesal hari ini dia bahkan melfon talita beberapa kai, namun tak ada balasan dari talita begitu juga dengan lori, viona memutuskan untuk tidur.


...

__ADS_1


makasih ya buat kalian yang udah mau baca cerita aku,


tunggu chapter selanjutnya ya,. 😊☺😌


__ADS_2