
aleks dan gemoy sudah sampai di hotel, dan ketika diparkiran mobil, gemoy tiba - tiba tersadar bahwa itu bukan dirumahnya, gemoy panik dengan hal ini, "kenapa aleks seperti ini kepadaku dan tidak memperdulikan ku " ungkap gemoy.
dengan secara spontan gemoy berkata "aku ingin ketoilet dulu"
"baiklah yank, tapi jangan lama - lama ya". setelah sesampainya di toilet, gemoy mencari cara untuk bisa pergi dari aleks, diapun nekat memanjat untuk keluar dari hotel itu melalui fentilasi yang ada di toilet hotel dengan jarak yang sangat tinggi, tapi gemoy berusaha keras untuk hal itu, dan akhirnya gemoy mampu walaupun dia luka - luka ringan ditangan dan kakinya.
aleks menunggu diparkiran mobil, sampai 15 menit, tapi gemoy tak kunjung datang, dan aleks pun pergi untuk mengetuk toilet.
" yank, sudah belum, kamu baik - baik saja kan??" ungkap aleks.
berulang - ulang kali aleks mengetuk kamar toilet tapi tidak ada respon sama sekali, aleks panik dan segera pergi ke resepsionis untuk minta kunci toilet wanita, tapi sama resepsionis hotel tidak diizinkan karena itu privasi wanita. akhirnya aleks meminta resepsionis yang mengeceknya dan ternyata di toilet tersebut tidak ada orang. aleks pun kecewa dan marah.
__ADS_1
" kurang ajar" kata aleks dengan nada tinggi.
gemoy terus menelusuri jalan, dia tidak tahu sekarang dia berada di daerah mana, dimana arah jalan pulangnya, ia hanya berjalan terus tanpa arah sambil menangis tersedu - sendu dengan nasibnya.
"dulu aku takut sama semua orang, dan sekarang aku lebih takut lagi menghadapi kenyataan ini" ungkap gemoy dalam hati.
sepanjang malam dia terus berjalan tanpa arah dan seperti orang hilang akal, sampai akhirnya gemoy ditemukan oleh teman masa SMA nya yaitu Santi yang kebetulan rumahnya tidak jauh lokasi dari jalan raya.
"ouhh, boleh, apalagi itu teman kamu, teman kamu temanku juga kan?" ungkap suaminya Santi.
Santi cepat - cepat membawa gemoy kerumahnya, setelah sampai dirumah Santi, gemoypun tidak mau bicara apa - apa, dia seperti patung hidup.
__ADS_1
Santi menangis dengan keadaan gemoy yang tidak ada respon sama sekali.
"sebenarnya apa yang terjadi padamu gemoy?" ungkap Santi ke gemoy sambil menangis.
gemoy tetap diam.
Santi membawa gemoy kekamar Santi untuk istirahat, tapi hal mengejutkan terjadi, gemoy menangis histeris dan mengoceh yang tidak - tidak sambil menyebut nama aleks.
Santi bingung dan tidak bisa mencerna apa yang sebenarnya gemoy ingin ungkapkan karena bahasa yang diungkapkan nya kebalik - balik, cuma yang Santi tau yaitu nama aleks, akhirnya Santi mengecek handphone gemoy karena rasa penasarannya, tapi ternyata handphone gemoy di sandi tapi Santi tidak menyerah begitu saja agar handphone gemoy bisa terbuka dan hingga akhirnya dia bisa membuka handphone gemoy dengan ibu jari gemoy, Santi sangat kaget dengan chat gemoy dan aleks.
" memang brengsek, aleks, buaya darat" ungkap Santi sambil ngomel - ngomel membaca handphone gemoy.
__ADS_1