Sigemoy Yang Minder

Sigemoy Yang Minder
perhatian aleks


__ADS_3

dalam hati aleks berkata "apakah gemoy yang memang ditakdirkan untuk ku?". sambil menatap gemoy yang sedang meminum teh disampingnya.


"kenapa kamu melihat ku seperti itu?" ungkap gemoy.


"ngga apa - apa, dilihat lihat hari ini kamu sangat cantik". jawab aleks.


"gombalnya!!!". ungkap gemoy.


"serius, apalagi lihat keadaan kamu yang seperti ini". ungkap aleks.


"seperti apa?, apa yang kamu bayangkan, jangan macam -macam ya!!!, masa depan ku sudah hancur gara - gara kamu" balas gemoy sambil pandangan sinis ke aleks.


"tapi sekarang kamu terima aku kan?" tanya aleks


"mau gimana lagi, kejadian sudah terlewati, cuma aku bingung mau pulang ke rumah, pasti orang tua cemas memikirkan ku yang sudah berbulan - bulan tidak ada kabar seperti ditelan bumi" ungkap gemoy.


"hehehe serem banget ngomongnya nyampe bawa - bawa bumi, ditelan aku saja mau??" gurau aleks ke gemoy.


"apaan sih ngga nyambung banget sih kamu" sewot gemoy ke aleks.


"jangan marah - marah terus, kasian anak kita yang sedang ada didalam perut kamu, kamu mau makan apa mah?" tanya aleks

__ADS_1


"apa yang tadi kamu bilang???, mah???" tanya aleks.


" iya dong yank, belajar manggil mamah, nanti kalo anak kita lahir masa kamu mau bilang aleks saja, kan ngga memberi contoh yang baik untuk anak kita nantinya" ungkap aleks.


" hmmm" jawab gemoy.


"kamu ngga ingin apa - apa lagi mah?" ungkap aleks.


" ngga, jangan panggil itu lah geli aku dengernya!!!" jawab gemoy.


aleks tertawa lebar...


"ngga ada yang lucu, terus juga aku ingin melanjutkan kuliahku, masa baru semester 1 sudah berhenti, mending kalo cuti, ini absen ku sudah banyak banget" ungkap gemoy.


tanpa gemoy sadari selama ini, bahwa aleks adalah anak dari pemilik yayasan yang ada di kampusnya, cuma kelakuan aleks yang buaya darat sana sini mau jika melihat cewe - cewe yang bodynya lumayan bagus. tapi ntah kenapa setelah ketemu dengan gemoy aleks agak sedikit mengurangi hal tersebut.


"kamu nyewa vila ini pastinya sangat mahal, apalagi berbulan - bulan, ngga sayang sih uangnya dihambur - hamburkan seperti ini?" ungkap gemoy.


"ngga, tenang saja yang penting kamu senang" jawab aleks


"ih siapa yang senang dibawa ke vila untuk memuaskan hasrat kamu, sampai aku berbadan dua lagi!!!" ungkap gemoy.

__ADS_1


hahahaha, aleks hanya tertawa dan sambil berkata "aku akan menikahi mu setelah kamu lahiran nanti"


" kan nikah harus ada walinya???, aku bilang apa nanti sama orang tua ku??" ungkap gemoy.


"aku yang akan hadapi orang tua kamu" ungkap aleks.


sekarang dalam hati aleks hanya ada gemoy dan dalam fikirannya selalu terbayang kan bahwa ia harus melindungi keluarga kecilnya itu.


"kamu mah gampang banget bilangnya" ungkap gemoy.


"ya sayang semuanya harus dibikin mudah dong, jangan berpikiran sulit terus" jawab aleks.


"hmmm" jawab gemoy.


"yank kita ke kamar lagi yuhh, aku ingin mengunjungi kamu" ungkap aleks.


"ingat masih juga jam 10 pagi, sudah mau dikamar saja" jawab gemoy.


"ayo, aku sedang ingin, mainnya halus ini, karena aku juga tau ada anak kita didalam situ". ungkap aleks


"sudah tau seperti itu mau menjelajah di pagi hari" jawab gemoy sambil sinis ke aleks.

__ADS_1


*yang belum punya KTP harap menyingkir sebentar ya hehhe, selamat membaca, dan gimana nih masukannya untuk cerita ini*


__ADS_2