
gemoy cukup lama berbaring dirumah sakit dan dia hanya seorang sendiri dirumah sakit, orang tua nya sudah lama tidak menjenguknya karena dengan kesibukannya masing - masing, apalagi orang tua gemoy masih mempunyai tanggungan untuk membiayai Adik gemoy sekolah, dan dari kejadian gemoy, sekarang orang tua gemoy lebih waspada dalam membimbing adik gemoy.
gemoy yang statusnya ngga jelas, dia ngga berdaya pun masih menyendiri saja didalam ruangan yang hening, seolah sekarang jiwanya sudah tidak mau berjuang untuk bangkit kembali menikmati kehidupan ini.
seorang dokter muda dan tampan dia bernama roy menghampiri ruangan gemoy untuk memeriksa keadaannya, karena dokter yang biasa merawat gemoy sekarang sudah pensiun.
dokter tersebut bingung dengan keadaan gemoy, "semuanya normal tapi kenapa dia masih koma??" ungkap dokter tampan tersebut dalam hati.
"dokter Roy pasti bingung ya dengan pasien ini???" sahut suster yang mendampingi Roy.
"emang dia kenapa sus, apa yang terjadi dengan nya?"
"kalo diceritakan panjang dok, intinya jiwa dan raganya tidak bersahabat dengannya, jiwa nya seperti tidak ingin menampakan lagi didunia ini?" jawab suster.
"kok bisa seperti itu sus?"
"iya dok, buktinya sudah lama sekali dia berbaring disini, tapi dengan keadaan stabil" jawab suster.
"terus keluarga dari pasien ini kemana?" ucap dokter.
"nah itu dok, mungkin itu merupakan salah satu yang membuat gadis ini tidak ingin sembuh, karena diasingkan oleh keluarga nya" Jawab suster, dengan berasumsi yang ada dalam pikirannya.
"kasian sekali gadis ini,. mungkin ia mempunyai permasalahan yang cukup berat dalam hidupnya" ucap dokter dalam hatinya.
setelah selesai memeriksa nya dokter dan suster bergegas kembali untuk berkeliling rumah sakit karena pasien nya pun tergolong cukup banyak. mereka mulai menelusuri satu persatu Pasien yang ada dirumah sakit dengan ramah tamah.
"dokternya masih muda sekali" celetuk pasien.
dokter Roy hanya membalas dengan senyuman sambil berkata "saya periksa dulu ya Bu"
__ADS_1
"silahkan dokter, kalo seperti ini aku ingin sakit terus, hehehe" ucap pasien.
"stttts , ucapan adalah doa loh Bu, ngga boleh genit - genit ke dokter" jawab suster dengan nada tinggi dan sinis.
"hehehe, kalo ibu sakit terus kasian keluarga ibu yang setiap hari harus kesini Bu" jawab dokter sambil dengan senyuman.
"iya ya dok, maafkan ucapan saya, habis dokter sangat imut - imut" saut pasien.
setelah dokter tugasnya sudah selesai, dokter Roy masih penasaran dengan keadaan gemoy, yang hidup seorang diri tanpa ada keluarga yang memperhatikan nya dan merawatnya, karena rasa penasaran tersebut sebelum pulang dokter Roy menghampiri gemoy di ruangan nya,
"tetap semangat hidup, ayo bangkit, setiap masalah pasti bisa dihadapi, semua orang juga memiliki masalah yang beragam - ragam" ucap dokter Roy ke gemoy untuk menyemangati.
tanpa disadari gemoy mengeluarkan air mata karena dengar ucapan roy. Roy pun mengusap air mata tersebut sambil memandangi gemoy.
Roy seperti nya tertarik dengan gemoy, karena gemoy sebenarnya gadis yang sangat cantik dan terlihat anggun.
ucap Roy dalam hati "saya harus sering - sering kesini untuk mengajak ngobrol pasien ini agar tumbuh semangat dalam dirinya untuk hidup"
Roy pergi keruangan sendiri untuk mengambil peralatan nya dan bergegas untuk pulang, tapi ntah kenapa dia selalu teringat dengan gemoy, sampai diparkiran mobil pun ia teringat dengan gemoy,
"ada apa sih dengan ku, kenapa aku selalu membayangkan gadis itu" ngomel -ngomel sendiri Roy dalam mobilnya.
Roy melihat gemoy sedang duduk dibelakang kursi mobilnya.
"wah aku sudah gila nih, dia kan sedang koma, kenapa aku malah menghayal dia duduk disini" ucap roy.
"dokter, dokter bisa melihat saya??" ucap gemoy.
"bukannya kamu sedang koma?" saut Roy.
__ADS_1
"memang ragaku ada dirumah sakit ini, tapi jiwaku ini sudah pasrah dengan keadaan dok" ucap gemoy.
"kamu sebenarnya kenapa?" Roy bilang seperti itu.
"kalo diceritakan panjang dok" ucap gemoy.
"ouh ya sudah kalo kamu belum mau cerita tidak apa - apa" ucap Roy.
gemoy hanya tersenyum.
"sekarang coba pindah ke depan karena aku bukan seorang supir!" ungkap Roy.
gemoy pun pindah ke depan dengan menempuh tempat duduknya, Roy melihat kejadian itu hanya bisa melihat nya tanpa mata berkedip sekali pun, karena ia sendiri bingung dengan dirinya yang awalnya tidak pernah melihat arwah sekarang dia bisa melihat nya bahkan ngobrol dengan arwah tersebut dan tidak merasakan ketakutan.
disepanjang jalan mereka terdiam saja, Roy fokus menyetir mobilnya, tapi setelah dipertengahan jalan menuju rumah Roy, Roy memperhentikan mobilnya.
"sebenarnya kamu mau kemana?" ucap Roy
"saya juga bingung dok, tidak ada yang bisa saya ajak bicara selain dokter" jawab gemoy
Roy menggaruk kepalanya.
"kenapa kamu tidak berusaha saja masuk ke raga mu? ucap dokter.
"saya belum siap untuk mengeyam kehidupan lagi dok, kehidupanku sangat rumit, aku seorang gadis tapi sudah tidak perawan lagi" jawab gemoy sambil menangis
Roy pun dibuat bingung oleh perkataan gemoy.
"aku boleh ikut dokter pulang?" ucap gemoy.
__ADS_1
"boleh" jawab dokter. sambil mengendarai mobilnya kembali.
kebetulan Roy hany tinggal sendiri dirumah dinasnya.