Sigemoy Yang Minder

Sigemoy Yang Minder
penyatuan dokter tampan dengan arwah


__ADS_3

*yang belum punya KTP harap tunda bacanya ya*


gemoy terus mengomel ngomel sendiri.


"hmmm ternyata banyak wanita yang ada di hidup Roy, Roy sama saja seperti si brengsek aleks". ucap gemoy. sambil menjauh dari ruangan Roy.


saat gemoy mulai menjauh tidak terasa dia cukup jauh melangkah, sampai dia berada di suatu rumah yang tidak tau itu rumah siapa, gemoy berkeliling - keliling rumah tersebut tanpa lewat pintu, hingga pada suatu ruangan dia melihat ada sesosok yang ia kenal suaranya, dia penasaran sehingga dia mulai mendekati arah suara itu, tanpa diduga dia adalah aleks yang sedang melampiaskan hasratnya ke seorang wanita, gemoy hanya bisa diam melihat adegan panas aleks.


"akhhhh, akhhh, sangat nikmat sayanggg" ucap wanita itu ke aleks.


aleks meremas gunung kembar wanita itu dan kemudian menjilati nya.


ucap gemoy dengan suara yang keras tapi sayangnya tidak ada yang mendengarnya


" menjijikan dasar laki - laki tak punya pendirian, si brengsek kelas kakap" gemoy emosi dengan tingkah laku aleks, dia mencoba memukul aleks dengan tangannya tapi tidak bisa, kerena tangan gemoy menembus badan aleks.


gemoy hanya bisa menangis dan kesal untuk kejadian hari ini. kemudian dia memilih untuk pergi dari rumah itu dan kembali kerumah dokter Roy.


setelah sampai dirumah dokter Roy, gemoy melihat rumahnya masih sepi.


"pasti dokter belum pulang, aku merasa lelah sekali ini, aku ingin curhat kepada dokter untuk kejadian hari ini" ucap gemoy.


gemoy pun mulai menunggu kedatangan dokter Roy di ruang tamu sambil melihat kearah jendela.


setelah beberapa jam akhirnya mobil dokter Roy terdengar dan gemoy menyambut kepulangan dokter Roy.


"dokter kenapa lama sekali pulangnya, saya dari tadi menunggu dokter" ucap gemoy.


"arwah juga bisa menunggu sihh" saut dokter Sambil tertawa lantang.


"ada yang ingin aku ceritakan dok" ucap gemoy.

__ADS_1


" hmmm, baiklah, nanti ya aku bersih - bersih badan dulu" saut dokter.


"oke dokter tampan, aku tunggu disini ya" ucap gemoy dengan gembira.


Roy pun bergegas ke kamar untuk siap - siap bersih - bersih.


Roy bersih - bersihnya membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk saat ini, karena dia tadi melakukan beberapa operasi, menurutnya badannya sangat bau, apalagi berhubungan dengan darah, Roy dikamar mandi membutuhkan waktu satu setengah jam.


gemoy tak sabar menunggu Roy ke ruang tamu.


"Roy sedang mandi atau bertapa sih, mandi saja lama sekali seperti ini, bisa - bisa aku jamuran disini" ucap gemoy


akhirnya gemoy memutuskan pergi untuk kekamar Roy untuk menunggu Roy selesai mandi.


"ahhhhhhh, bisa ngga sih pakai bajunya langsung dikamar mandi" ucap gemoy.


" kamu saja yang tiba - tiba kesini, bilangnya kan tunggu di ruang tamu" saut Roy.


"emang mau cerita apa sih, sampai sebegitu nya rela menunggu" ucap Roy


"iya nih kejadian yang ngga mengenakan hari ini terjadi" ungkap gemoy


"arwah juga bisa merasakan ngga enak ya" ucap Roy dengan tertawa lepasnya.


"kamu mah meledek aku terus, hhmmm" ucap gemoy sambil memanyunkan mulutnya.


" iya aneh saja kan, arwah ingin curhat ke orang, lucu saja, bisa nih dibikin cerita" ucap Roy sambi tertawa lagi


"terus, terus, terus seperti itu, aku pukul nihhh" ucap gemoy.


"aku takut, ada arwah yang galak sekali" kata Roy meledek gemoy terus

__ADS_1


" emang mau cerita apa, ayo mulai ceritanya!!" ucap Roy.


" tapi dengarkan ya, ini aku serius" ucap gemoy


"iya arwah yang sangat cantik" ucap Roy sambil memegang dagu gemoy dengan cukup lama.


"aku tadi tidak sengaja jalan - jalan keluar, tapi malah aku melihat aleks sedang main api dengan wanita lain lagi, bukannya mencari keadaanku dan anaknya seperti apa malah dia sedang asyik bercumbu dengan wanita lain" ucap gemoy sambil mulai mengeluarkan air mata.


"menurut ku sih kamu tidak usah memikirkan laki - laki seperti itu dan juga jangan terlalu berharap kepada nya, karena kamu kan sudah tau sikapnya seperti apa, jangan sampai kamu masuk ke perangkap nya lagi" ucap Roy ke gemoy sambil memeluk erat tubuh gemoy.


"iya dok tapi aku sendiri ngga tau kenapa masih memperdulikan si brengsek itu, aku kesal pada diriku sendiri" ucap gemoy.


" coba mulai membiasakan diri untuk melupakan nya" ucap Roy.


"atau karena aku terlalu takut tentang anakku yang nantinya jika aku sadar aku tidak bisa tanggungjawab untuk kehidupan nya" gemoy menangis dengan suara yang tak karuan.


Roy mulai memegang wajah gemoy dan menatapnya sambil berkata


"kamu percaya sama aku kan, dari awalkan aku bilang aku akan mempersunting mu setelah kamu sadar, nanti kita rawat anak kamu bersama - sama" ucap Roy.


gemoy menganggukan kepala, dan tanpa Roy sadari dia dekat sekali dengan wajah gemoy, dan Roy mulai mencium bibir gemoy, sambil memainkan bibir gemoy, dan gemoy pun mengikuti arah permainan Roy serta meniduri arwah tersebut, gerakan dari keduanya pun cukup lumayan lama.


setelah terlepas Roy berkata "maafkan aku" sambil menundukkan kepala karena merasa malu.


dan segera pamit ke gemoy untuk kekamar mandi.


"apa yang kau lakukan Roy!!!" berucap pada diri sendiri.


"aku suka dengan seorang arwah???, tidak, tidak, tidak, tidak mungkin, tapi gemoy memang gadis yang sangat cantik, apalagi kalo dia sedang menangis, aku merasa harus melindungi nya, dan ketika dia sedang tertawa aku pun ikut merasakannya" ucap Roy kembali.


sambil tersenyum - senyum sendiri, karena dia merasa dia juga bisa menjadi lelaki yang sempurna bersama arwah cantik itu, kegiatan di ranjang nya ia baru pertama kali dengan sesosok arwah.

__ADS_1


__ADS_2