Sigemoy Yang Minder

Sigemoy Yang Minder
perjuangan seorang ibu


__ADS_3

Julia pun tak kenal lelah dengan pekerjaan nya agar gemoy dan adiknya selalu tercukupi, walaupun keadaan keluarganya sedang krisis ekonomi, karena perpecahan keluarga yang disebabkan oleh sebuah warisan.


Julia selalu berangkat petang-petang sekali ke pasar berjualan sayur agar bisa untuk makan sehari-hari dan uang laki-lakinya pun ia tabung.


Hari demi hari gemoy pun memahami penderitaan orang tuanya yang secara drastis harus bekerja keras.


dalam hati gemoy hanya bisa menatap foto keluarga nya sambil menitikkan air mata dan berkata


"kenapa hidupku seperti ini, serba kekurangan, aku ingin seperti teman-teman yang ingin ini itu terkabul"


dengan kecewa gemoy pun merenung disebuah kebun milik tetangganya selama beberapa jam dan akhirnya gemoypun memiliki ide untuk ikut membantu dengan ia menggembala kambing setelah selesai sekolah.


akhirnya setelah sampai dirumah gemoy bilang ke ibunya bahwa ia ingin membeli sepasang anak kambing agar aku ada teman disini. ibunya mempertimbangkan keinginan gemoy karena apakah ia bisa membeli sepasang kambing untuk anaknya itu?????.

__ADS_1


" nanti kita rawat anak-anak kambing ini bareng-bareng ya!!!!", perintah gemoy ke adiknya


sang adik pun menganggukkan kepalanya karena diapun senang punya peliharaan.


gemoy dan adiknya pun membagi tugas untuk merawat anak - anak kambing tersebut, gemoy yang mencari rumput dan adiknya yang memberinya makan setiap hari 3 kali yaitu pagi, siang dan sore.


waktu demi waktu berlalu sampai gemoy lulus SMP dan kambing -kambingnya sudah tumbuh dengan dewasa.


orang tua gemoy terharu dengan kerja keras gemoy selama ini untuk menghibur orang tua nya yang sedang pesimis untuk kehidupanya yang sangat turun drastis.


dulu tidak pernah kekurangan sedikit pun tapi sekarang mereka hidup dengan keadaan yang memprihatinkan.


"kau memang anak hebat dan lebih tegar daripada aku" ucap ibu gemoy.

__ADS_1


padahal gemoy selalu menangis disudut rumah neneknya atau bahkan lari ke kebun tetangga untuk meluapkan isi hatinya yang selama ini dihari-harinya, menurut ia tuhan tidak sayang dengan keluarga nya karena memberikan masalah yang begitu hebat.


"apakah saya mampu dengan usiaku yang masih 12 tahun ini untuk memikul masalah ini agar bisa menghibur orang tuanya yang banting tulang untuk membesarkan nya" ucap gemoy yang pesimis dalam hati.


tapi ditengah ke putus asa an nya, ada orang tua yang memberikan ia kekuatan yang tak terhingga, hingga gemoy terlihat ceria hingga menutupi faktanya bahwa ia merasa minder dengan apa yang ia miliki.


khususnya ibu yang selalu memberikan motivasi - motivasi untuk semangat hidup, karena roda selalu berputar, kadang kita berada diatas dan seketika. kita juga berada dibawah. ucapan yang selalu dilontarkan oleh Julia untuk sigemoy.


setelah mendengarkan motivasi dari ibunya gemoy selalu bisa tidur dengan tenang, merasa hal yang mengganjal terlepas begitu saja, tapi seketika itu juga gemoy merasa hal yang sama yaitu takut, marah, kecewa, dan benci.


tapi gemoy juga selalu berjuang mengikuti jejak orang tua nya yang pekerja keras, agar sang adik tidak akan merasakan permasalahan yang sekarang.


gemoy benar - benar menjadi contoh dan panutan untuk adiknya agar selalu kuat dalam setiap hari nya.

__ADS_1


__ADS_2