Sigemoy Yang Minder

Sigemoy Yang Minder
perpecahan sahabat


__ADS_3

Nani menghampiri Sinta dan Jo, dan memanggil Jo dengan nada tinggi, Sinta dan Jo pun kaget, Sinta belum tau bahwa Nani memanggil Natan dengan sebutan Jo.


Sinta memperkenalkan Natan ke Nani, tapi Nani tidak menghiraukan Sinta karena Nani sangat kecewa kenapa Jo bersama Sinta, Sinta heran kenapa Nani menangis padahal jelas-jelas Sinta sedang bersama Natan bukan Jo.


Sinta bertanya ke Nani, "kamu nangis kenapa Nani??, ini Natan bukan Jo!!"


Nani pun menangis lebih kencang lagi sambil berkata, "dia itu Jo, dan dia tega membiarkan ku menunggu berjam-jam ditaman seperti orang gila yang sedang mencari angin, dan kenapa kamu tega juga Sinta merebut Jo dariku"


Sinta menjawab dengan nada tinggi " saya tidak merebut Jo darimu Nani, ini Natan pacarku".


akhirnya mereka berdua meminta penjelasan dari cowo brengsek yang bernama Jonatan, dan Jonatan menjawab pertanyaan mereka dengan santai " tenang-tenang jangan emosi, kalian tidak ada yang salah namaku Jonatan Christie, Nani memanggil ku Jo itu benar dan kamu Sinta memanggilku Natan itu juga benar, kalian berdua pacarku"


"kamu tega sekali jo membuat aku seperti ini, dan aku kecewa kepadamu Sinta yang sudah merebut pacarku", Nani pun pergi dengan luka yang mendalam.


"plaakkkkkkkkkk" suara tamparan dari Sinta.

__ADS_1


"itu belum seberapa ya Natan dibandingkan dengan rasa sakitku yang telah kau duakan dengan sahabatku sendiri dan kau membuat hubunganku dengan sahabatku renggang" ucap Sinta


"it's oke, tamparanmu bukan apa-apa cantik dibandingkan dengan apa yang sudah kita lakukan selama ini, aku menikmatinya" ucap Jonatan


"dasar brengssssek, kamu akan dapat balasannya Jonatan atas perbuatan mu ini" ucap Sinta.


Sinta pun mengejar Nani yang hatinya sangat terluka, karena Nani merupakan sahabat yang mempunyai hati sangat lembut.


" mudah-mudahan Nani tidak ke gabah, karena tau semua ini walaupun ini cinta pertama Nani" ucap Sinta dalam hati yang menghawatirkan sahabatnya itu.


karena tidak menemukan Nani, Sinta memutuskan untuk kerumah gemoy dan ingin berbagi masalah ini.


Sinta pun mendekati Nani dan berkata "sabar Nani, aku pun kecewa dan kaget ternyata pacar kita sama, aku ngga menyangka ini semua nyata"


Nani membantah perkataan Sinta " terserah kamu Sinta kita bukan sahabat lagi, mana mungkin ada sahabat yang menusuk dari belakang padahal kamu tau, Jo itu cinta pertamaku!!!".

__ADS_1


Sinta dengan marah juga mengatakan "oke kalo itu mau kami, kita bukan sahabat, aku pastikan mulai detik ini kita tidak akan berteman lagi, kamu orang asing bagiku".


Nani tak menghiraukan temannya itu.


gemoypun diposisi yang dilema dengan perilaku teman-temannya, dia mau mengucapkan sesuatu tetapi takut diantara keduanya ada yang tidak terima, akhirnya gemoy lagi-lagi memilih menjadi pendengar yang setia untuk teman-temannya.


tapi secara spontan Sinta mengajukan pertanyaan ke gemoy, " gemoy kamu mau berteman denganku atau dengan Nani?".


gemoy pun hanya bengong dengan situasi ini.


" ayo gemoy, kamu jangan diam saja" tanya Nani.


"saya bingung jika harus disuruh memilih, karena kalian berdua adalah sahabat terbaik saya selama ini, apakah bisa kita tetap menjadi sahabat seperti dahulu saja, tanpa ada pertengkaran?" ujar gemoy.


tapi secara kompak Nani dan Sinta menjawab "tidak bisa gemoy!!!".

__ADS_1


gemoy pun kaget dan ketawa, " kalian marah saja masih kompak apalagi kalo tidak marahan, pasti dilihatnya sangat manis" kata gemoy untuk menenangkan dua sahabatnya.


tapi mereka berdua masih kekeh tidak mau bersatu kembali karena hatinya sudah terlanjut sakit....


__ADS_2