
hari Jum'at dokter Roy pun tidak ke rumah sakit, dia selalu menikmati liburannya didalam rumahnya dengan berbagai kegiatan.
dia lupa bahwa dirumahnya sekarang ada arwah. dia memakai celana pendek tanpa baju, karena dia mau berolahraga taman yang berada di tengah - tengah rumahnya, saat Roy baru melakukan pemanasan tiba - tiba gemoy muncul dan berteriak sangat kencang.
"ahhhhkkkk" seruuu gemoy
Roy pun bergegas mengambil handuk yang ada di kursi yang biasa ia gunakan sebagai tempat menyimpan handuknya saat melakukan olahraga.
"kamu kenapa kemari, ngga sopan banget tamu tapi keluyuran" jawab Roy.
"ya, aku cari kamu, saya kira kamu ke rumah sakit dok" jawab gemoy.
"tidak, kalo hari Jum'at aku libur, karena aku ingin ada waktu sejenak untuk diriku sendiri" jawab Roy.
"kenapa kamu cari aku?" tanya Roy
"aku ingin cerita tentang kenapa aku seperti ini" ungkap gemoy
"ouh, ya tunggu sebentar, aku bersih - bersih badan dulu, tunggu aku 10 menit diruang tamu" jawab Roy.
mereka pun berpisah gemoy menuju ruang tamu dan Roy menuju kamarnya untuk mandi. setelah 10 menit pas Roy mendatangi gemoy
"kamu sudah siap cerita denganku?" tanya Roy
__ADS_1
"iya dok, saya siap, karena hanya dokter yang bisa melihat saya, dan saya berharap dokter juga bisa membatu masalah saya" ucap gemoy.
"baiklah, ayo ceritakan secara detail tanpa ada yang tertinggal!" perintah Roy.
gemoy pun mulai menceritakan nya
"gini dok awalnya aku adalah mahasiswi yang sangat pendiam, saya baru masuk kuliah dan saya tidak bisa bergaul seperti mahasiswi yang lain, saya selalu seperti itu jika mendatangi sekolah baru, waktu SMK pun sama tapi berkat bantuan orang tua saya, maka saya pas waktu SMK mendapatkan teman dekat" ucap gemoy
Roy mengangguk angguk
"terus - terus!" ucap roy
"lalu saya mulai hancur dan terbawa oleh imajinasi saya ketika saya dibelikan sebuah handphone oleh bapak ku, dari handphone aku mulai banyak teman, sampai saya berteman dengan lelaki brengsek yang membuat saya tidak perawan lagi, awalnya dia hanya dekat dari handphone tapi lama kelamaan kita pun penasaran satu sama lain sehingga kita memutuskan untuk bertemu, tapi pertemuanku malah itu awal petaka ku, dia memasukan sesuatu di minuman ku seperti nya sehingga saya tidak sadarkan diri, dan ketika saya bangun saya sudah diatas ranjang bersamanya, dia sangat menjijikan" ungkap gemoy.
"susah dok, karena saat kejadian itu, dia tidak mau melepaskan ku, malah dia membawa aku ke sebuah hotel, tapi untung nya saya bisa lolos darinya, setelah kejadian itu saya tidak ingat lagi, apa yang terjadi dengan saya, yang saya ingat tiba - tiba saya ada disebuah vila dan anehnya saya mengandung" ucap gemoy
"kamu sampai mengandung??, dan sekarang anak kamu dimana?" ucap roy.
"anak saya masih hidup dok, tapi dia tidak diinginkan oleh keluarga ku terutama oleh orang tua ku, makanya aku tidak sanggup kalo aku harus hidup" ucap gemoy sambil menangis.
"tenang setiap masalah pasti ada hikmahnya" ucap Roy untuk menenangkan gemoy.
"berarti orang tua kamu sudah tau tentang kejadian ini?" tanya Roy.
__ADS_1
"sudah dok, yang pertama mengetahui ibu ku, saya dan sibrengsek sedang memilih pakaian bayi, tiba - tiba ibuku muncul dihadapan ku, jika dia memang benar - benar tanggung jawab kepada ku harusnya ketika saya bertemu deng ibu ku dia tidak pergi meninggalkan ku seperti ini" ucap gemoy sambil menangis tiada henti.
tanpa disadari bahwa Roy dan gemoy saling berpelukan, Roy mengusap punggung gemoy sambil berkata "aku akan mempersunting mu, tapi kamu harus berusaha sadar terlebih dahulu dari koma kamu"
gemoy langsung mengarahkan tatapannya ke wajah Roy dan diam sejenak.
"yang diucapkan dokter tidak main - main kan dok?" ucap gemoy.
"saya janji gemoy, aku yang akan menjamin hidup kamu". ucap Roy dengan suara yang lancar tanpa terbata - bata.
" tapi bagaimana dengan masa lalu ku yang serumit ini dok?" tanya gemoy.
"kamu sudah cerita semua sama saya dan saya menerima itu semua, setelah kamu sadar nanti aku akan mempersunting mu dan kita cari bareng - bareng anak kamu" ucap Roy
gemoy tidak bisa berkata - kata lagi, dia hanya bisa menangis.
" sudah jangan menangis terus, masa arwah nangis sihhh??" ledek Roy ke gemoy sambil tertawa.
"ih dokter mah, arwah juga punya perasaan" ucap gemoy
"semangat berjuang ya untuk kembali hidup bersamaku" ucap Roy sambil mengecup kening gemoy.
roy pun langsung pergi setelah mengecup kening gemoy.
__ADS_1
"apa yang tadi saya ucapkan dan lakukan ke arwah itu" ucap roy dalam hatinya.