
"dokter beneran mau bertemu dengan orang tua ku?" saut gemoy dengan rasa malu karena dirinya sudah tidak suci lagi
"aku yakin, karena aku sendiri ingin membina keluarga bersama kamu, kamu mau kan? jawab Roy.
"iiiya, dok" jawab gemoy dengan terbata - bata.
" sebelum ke rumah orang tua mu, kita beli sesuatu dulu ya" ucap Roy sambil mengelus kepala gemoy.
mereka berdua pun akhirnya pergi ke toko swalayan untuk membeli buah tangan.
sesampainya ke rumah gemoy, baru saja didepan pintu Roy sudah kena pukul oleh bapak gemoy.
plak plak plak plak
"jadi kamu yang bernama aleks yang menghancurkan masa depan ku" ucap bapak gemoy dengan nada tinggi
"cukup pak, cukup bapak salah paham" ucap gemoy melerai bapaknya sambil menangis.
muka Roy sudah sangat babak belur tanpa melakukan perlawanan ke bapak gemoy, dan sampailah ibu gemoy keluar karena ada keributan didepan rumahnya,
"gemoyyyy" ucap ibu gemoy dengan perasaan senang karena anaknya sudah sadar.
disisi lain bapak gemoy masih memukuli Roy.
__ADS_1
"ibu tolong lerai bapak Bu, bapak memukul orang yang salah" ucap gemoy memohon ke ibunya.
akhirnya bapak gemoy bisa dileraikan dan gemoy menceritakan secara detail pertemuan gemoy dengan roy,
"maaf kan aku nak Roy, saya kira kamu adalah sibrengsek itu" ucap bapak gemoy yang masih sangat kesal.
"ia tidak apa - apa pak, saya menyadarinya" jawab Roy sambil meringis.
"terimakasih banyak nak Roy sudah mau membantu anak saya sampai sejauh ini" ucap bapak gemoy
"sama - sama pak, sebenarnya kedatangan saya kesini ingin mempersunting gemoy pak" jawab Roy dengan tegas walaupun masih merasakan sakit.
orang tua gemoy pun kaget dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Roy
"nak Roy serius, kehidupan gemoy sudah suram dan nak Roy seorang dokter" jawab orang tua gemoy secara serentak.
orang tua gemoy pun menangis terharu karena ada seorang pemuda yang mau menerima gemoy dengan apa adanya.
"pak Bu anak gemoy dimana?" ucap gemoy kepada orang tua nya karena gemoy ingin melihat nya, tetapi orang tua gemoy hanya bisa saling pandang karena mereka pun merasa bersalah sudah membawa anak gemoy ke panti asuhan.
"pak Bu, jawab pertanyaan gemoy, anak gemoy baik - baik saja kan??" ucap gemoy lagi.
"begini nak, bapak sama ibu minta maaf, karena kami sudah membawa anak kamu ke panti asuhan, kami tidak sanggup untuk melihat anak kamu, yang tumbuh rasa benci difikirkan bapak ketika melihat anak kamu" jawab bapak gemoy.
__ADS_1
"anak gemoy cowo atau cewe pak, terimakasih banyak atas jasa bapak dan ibu selama ini kepada gemoy, gemoy akan mengambil anak gemoy di panti" saut gemoy.
"anak kamu cewe yang bapak dengar ibu panti memberikan nama anak kamu dengan sebutan Selin" saut ibu gemoy.
Roy sama gemoy pun pamit untuk mengambil Selin ke panti dan bergegas menuju ke panti asuhan yang sudah diarahkan oleh orang tua gemoy, karena gemoy ingin sebelum ia benar - benar berkeluarga dengan Roy ia sudah bersama anaknya.
setelah sampainya di panti asuhan ternyata Selin sudah ada yang mengadopsi, dengan berat hati mereka pun merelakan Selin karena ibu panti bilang yang mengadopsi Selin adalah keluarga yang mapan dan mereka memang benar - benar belum memiliki anak
dari perkataan itu membuat hati gemoy sedih campur dengan bahagia, tapi sebenarnya gemoy ingin sekali merawat anaknya sendiri. dan akhirnya gemoy memutuskan untuk menikah dengan Roy tanpa kehadiran sang buah hati gemoy.
**********************
pagi pun telah beranjak prosesi pernikahan gemoy akan disegerakan, orang tua gemoy sangat merasakan hal yang luar biasa bahagia nya, karena akhirnya anaknya punya masa depan yang cerah, dan ternyata nama asli gemoy adalah Sintia Larasati, kedua orang tua gemoy selalu memanggilnya gemoy karena gemoy walaupun dalam keadaan susah senang tubuhnya selalu subur, orang tua gemoy senang dengan panggilan itu..
ijab kabul pun terlaksana dengan lancar dan sekarang gemoy sudah sah menjadi istrinya Roy sehingga menjadi julukan Sintia Bastian karena nama lengkap Roy adalah Roy Sebastian Nugroho
gemoy pun tak merasa bahwa dia akan mengalami masa - masa pernikahan seperti ini, ia pun meneteskan air mata karena bahagia.
"makasih banyak mas sudah menerima aku apa adanya" ucap gemoy.
"sama - sama sayang, semoga kita bisa hadapi berbagai masalah bersama -sama" saut Roy
gemoy mengangguk dan Roy pun mengecup kening gemoy.
__ADS_1
TAMATTTTT
Untuk cerita gemoy segini dulu ya, lanjut lagi di cerita selanjutnya tentang cinta terlarang, sambungan dari cerita gemoy yang akan dimainkan oleh anaknya yaitu selinn,.