
Seorang siswa tampan yang mengenakan baju biru muda dan celana jens yang sudah memudar dan lusuh sedang duduk di sebuah kerusi di tepi tasek dalam keadaan yang sangat sedih dan sedang menitiskan air mata nya kerana mengenangkan nasib diri nya..
'### Ayah ibu kakak,mengapa kalian meninggalkan aku begini sendirian..apakah kalian sudah tidak menyayangi aku lagi seperti di masa lalu saat kita masih tinggal bersama..sudah hampir 10 tahun kalian meninggalkan aku tanpa berita apa pun..apakah kalian sudah melupakan keberadaan ku'..gumam Karl sambil menitiskan air mata nya..
Karl menatap ponsel di tangan nya yang sudah agak usang kerana tidak mampu membeli ponsel yang baru..dia menapat seperti menunggu panggilan keluarga nya yang jauh di negara A..
Dia mau menelepon keluarganya tapi tidak mempunyai nombor mereka..hingga dia hanya mampu pasrah terhadap kehidupan nya yang harus dia lalui sampai akhir..tiba-tiba dia terdengar langkah kaki yang mengarah ke diri nya yang langsung meleburkan renungan nya..dengan pantas dia menghapus jejak air matanya dan memandang jauh ke arah tasek di depan nya dan berpura-pura tidak menyedari siapa yang datang dari arah belakang nya..
Sebuah tangan menepuk punggung nya dan dia sengaja terkejut dan menoleh ke belakang..
__ADS_1
"### Ehh..kau Rony..apa kau buat di sini..mana Dion dan si mata besar itu.." tanya Karl kepada teman sekelas nya sekaligus teman sekamar di asrama..
Mereka bertiga adalah teman baik Karl sepanjang dia berkuliah di kampus ini..mereka selalu membantu Karl di saat Karl dalam kesusahan dan kesempitan uang..meski mereka hanya berasal dari keluarga kelas menengah..
"### Meraka berdua sudah kembali ke asrama lebih dulu setelah selesai waktu kelas tadi..kau buat apa di sini Karl..ehh..kenapa mata mu merah..kamu habis nangis ya.."tanya Rony yang melihat ke arah mata teman nya.."kayak anak kecil aja kamu Karl.."lanjut Rony lg sambil terkekeh plan..
Karl yang masih memandang jauh ke tasek hanya menggelengkan kepala tanpa menjawab pertanyaan teman nya..
'sebenarnya aku ingin bertanya tentang Airen,pacar Karl yang sedang berkencan dengan seorang siswa dan tuan muda keluarga kaya di METROSEL..tapi nanti aja lah..'guman Rony..
__ADS_1
Rony yang tidak sampai hati melihat keadaan teman nya yang bersedih,terus saja bertanya..
"### Apa kau punya masalah yang berat Karl,sehingga kau tidak mau menjelaskan kepada ku.."
"### Sebenarnya,aku hanya mengenangkan nasibku yang sekarang ini Ron,aku tidak seperti kamu,Dion dan c mata besar itu..walaupun kita sama² bukan orang yang senang,tapi kamu bertiga masih punya keluarga yang hidup dekat dengan kalian..tapi aku,aku hanya sendirian di sini..walaupun ada keluarga tapi mereka jauh sekali dari ku..
"Sudah 10 tahun aku tidak bertemu mereka..jangankan mengirim uang belanja,bertanya khabar pun tidak pernah.."jawab Karl sambil menundukan kepalanya dengan linangan air mata yang tidak dapat di tahan lagi..
Seketika,tanpa di sedari..Rony pn menitiskan air mata nya setelah mendengar penjelasan Karl..
__ADS_1
"Maaf kan aku teman,aku tidak tau tentang masalah mu ini,aku ingat..kita sama saja,rupa-rupanya kau memiliki kehidupan yang seperti ini..sekali lagi,maaf kan Karl.."
"Walaupun keluarga mu jauh di sana,tapi kau masih ada kami bertiga dan juga teman-teman kelas kita yang lain walaupun mereka tidak rapat seperti kita berempat..sudah lah,kita sudah berteman dari awal kita di kampus ini,kita juga suda seperti 1 keluarga.."jawab Rony sambil memujuk Karl agar tidak bersedih lagi..