
Tanpa menunggu jawaban Karl..Manda langsung berduduk dan turun dari atas meja lalu berjongkok di ************ Karl dan menarik senjata agung Karl yang tebal lalu menjilat dan menghisapnya..senjata agung Karl yang sudah dari awal mengeras langsung masuk ke dalam mulat Manda tapi dia kesusahan untuk memasukkannya kerana saiz senjata agung Karl yang luar biasa tebalnya..Manda hanya mampu membuka mulutnya sebesar mungkin dan memasukkan batang besar Karl secara perlahan lahan..
Setelah masuk semua..Manda berhenti sejenak untuk menyesuaikan mulutnya yang kecil dengan batang besar Karl lalu memulai aksi maju mundur kepala nya sambil menggunakan lidahnya menjilati batang tebal milik Karl..setelah hampir setengah jam beraksi,Karl mula merasa ingin menembakkan cairan hangatnya lalu menahan kepala Manda dari bergerak..
"Aku mau keluar..bersedia lah.."
"Manda Sanyangggg..."
Manda dapat merasakan,seolah olah dia di tembaki air paip dan air itu langsung masuk ke dalam tenggorokan nya lalu masuk ke dalam perutnya..setelah selesai menembak,Karl perlahan mengeluarkan batang besarnya dari mulut Manda..Manda pun langsung menelan sisa-sisa cairan hangat yang ada di dalam mulutnya lalu berdiri dan membersihkan mulutnya..dia duduk kembali di pangkuann Karl dan mereka berdua langsung berciuman mesra..
"Sayang..cairan benihmu enak sekali dan hangat..terasa manis.."
__ADS_1
"Itu kerana tubuhku tidak sama lagi seperti kalian..tubuh ku sudah di atur ulang..semua yang ada di dalam tubuhku sangat berharga.."
"Apakah rasa sakit dan nyeri itu masih ada.."
"Sudah tidak terasa lagi..perlakuan mu tadi sangat ajaib sekali Sayang.."
"Apa mau di teruskan lagi ke tahap yang mengasyikkan.."
"Ya sudah..aku hanya bercanda..ayo mandi bersama.."
"Beres Sayang.."
__ADS_1
Setelah menyelesaikan permandian,mereka berdua duduk di sofa ruang istirehat kamar peribadi Manda..Sambil menyilangkan kakinya di atas paha Karl,Manda memberitahu Karl bahwa dia ingin meraikan ulang tahunnya hari sabtu ini dan ingin mengajak Karl untuk bersama meraikannya kerana Manda tidak punya kenalan rapat kecuali Karl..
Karl menjadi kaget atas pernyataan yang di buat Manda kerana dia juga akan menyambut jari ulang tahun yang sama dengan Manda,lalu menyatakan kepada Manda yang dia juga akan menyambut hari ulang tahun di hari yang sama..Manda juga kaget mendengar pernyataan Karl yang menurutnya,itu suatu kebetulan ataupun jodoh mereka..
Setelah mengambil waktu beberapa minit membicarakan tentang penyambutan hari ulang tahun mereka berdua,Manda menceritakan kepada Karl bahwa dia berasal dari keluarga yang sangat miskin di kota kecil Marbles sehingga dia terpaksa di tinggalkan oleh kedua ayah dan ibunya di panti asuhan saat dia masih berumur 5 tahun..saat itu,ayahnya hanya bekerja sebagai buruh kasar di sebuah perusahaan kontruksi dan hanya mendapat upah sekitar 250 ribu..dengan uang itulah,auahnya menyara kehidupan sehari hari mereka bertiga..
Karl yang sudah di kagetkan dengan pernyataan Manda sebelumnya,kini bertambah kaget saat Manda mengatakan bahwa dia juga berasal dari kota kecil Marbles..sehingga dia tidak mampu mengeluarkan sepatah kata pun dan hanya memerhati wajah Manda yang kesedihan mengenang perjalanan hidupnya..
Karl tidak menceritakan tentang dirinya yang juga berasal dari kota kecil Marbles atas suatu alasan dan mungking suatu saat nanti,dia akan menceritakan kisah hidupnya kepada Manda..
Karl menjadi sangat bingung dan bertanya tanya..jika kehidupan Manda sesedih itu,bagaimana dia bisa melanjutkan kuliahnya hingga ke universitas tinggi dan bagaimana Manda mendapatkan biayanya..tidak mungkin panti asuhan yang mengeluarkan uang sebanyak itu..
__ADS_1
"Ya sudah..nanti kita bicarakan lagi..aku harus kembali ke kampus sekarang..hari pun sudah malam.."
"Kamu tidak tidur di sini Sayang..apa kamu tega membiarkan aku sendiri di sini..kamu kan bisa ke kampus besok pagi..nanti aku hantar kamu ke kampus..gimana ."