Sistem Dan Kekayaan Hidup Karl Zhou

Sistem Dan Kekayaan Hidup Karl Zhou
Paman Leo


__ADS_3

Karl menghentikan seketika langkah kakinya dan berpaling melihat Airen buat kali terakhir sebelum berkata..


---


"Ku harap kau tidak menyesal kedepannya.."sambil memutarkan kepalanya dan meneruskan perjalanannya bersama Rony yang hanya mampu berdiam dari awal hingga akhir..


---


Di sebuah hotel bintang 7 kota Metrosel lantai 40..


---


Seorang lelaki paruh baya berumur lebih kurang 40 tahun,sedang menanyakan hasil perintahnya kepada orang suruhannya yang bernama David..


---


"Apa kau sudah menemukan bocah itu.."tanya lelaki tua itu..


---


"Belom tuan..ketika aku sampai di tempat yang tuan maksudkan,bocah itu tidak ada di sana..hanya 2 teman nya sahaja yang ada.." jawab bawahan lelaki tua itu..


"Tapi tuan,saya sudah menyerahkan 1 nota kepada teman bocah itu dan memberitahu supaya menyerahkan nota itu kepada bocah yang tuan maksudkan.." lanjut nya lagi ketika melihat tuan nya ingin marah kepadanya..


---


"Apakah kau menyatakan tempat ini sebagai tempat pertemuan dengan ku.."


---

__ADS_1


"Benar tuan.."


---


"Bagus sekali..ternyata kamu pintar juga ya.." puji lelaki tua itu kepada bawahannya..


---


"Terima kasih tuan.." jawabnya sambil menahan rasa gembira atas pujian ruan nya..


---


Sementara itu..di asrama kampus Metrosel..


Bilik 201..Dion dan si mata besar atau nama sebenarnya..Andre..yang sudah lama menuggu 2 rakan mereka yang hilang ntah kemana setelah selesai kelas..tiba² di kejutkan oleh suara demtuman keran pintu bilik mereka yang di tendang dari luar..


---


---


Kemudian..muncul seorang siswa tampan yang tidak lain adalah Karl di ikuti Rony dari belakang dengan suara yang memaki hamun seseorang..


---


"Sialan..bre**** kau Rio..dasar Playboy baji*****..berani-beraninya kau memperdaya pacar ku..


"Ahhhh..dasar kau perempuan ******..kau tunggu pembalasan ku.."


---

__ADS_1


Karl melepaskan amarah nya diikuti menendang almari-almari baju yang berada di dalam bilik tersebut..Teman-teman Karl hanya mampu melihat apa yang di lakukan oleh Karl kerana mereka sudah masak dengan perangai teman mereka itu yang kadang-kadang tidak dapat mengawal emosinya..mereka hanya menunggu emosi Karl mereda,barulah mereka bertiga bertanya apa yang sebenarnya terjadi..Rony hanya mampu mengedipkan matanya kepada 2 rakannya yang lain agar tidak membuka mulut mereka..


---


Setelah hampir 5 minit melampiaskan kemarahan nya..Karl menjadi tenang seperti biasa dan mula memandang teman-temannya yang hanya mampu menahan rasa takut dan bergetar melihat tingkah laku Karl sebentar tadi..Karl hanya mampu meminta maaf kepada teman-temannya atas perilakunya yang membuat teman-temannya ketakutan..dan menceritakan apa sebenarnya yang terjadi sehingga dia boleh jadi semarah itu..


---


Dion dan Andre terkejut mendengar penjelasan yang di luahkan oleh Karl dan mereka berdua tidak menyangka Airen yang sudah 2 tahun berpacaran dengan Karl..mereka tidak habis fikir,mengapa Airen sanggup melukakan hati Karl dan menerima lamaran Rio di hadapan Karl sendiri dan langsung memutuskan cinta mereka..Setelah hening sejenak..Dion memecah kesunyian mereka dengan berkata..


---


"Karl..tadi ada seorang paman datang ke sini mancari kamu..katanya,dia seorang bawahan dari paman mu yang bernama Leo..tapi aku menyatakan bahwa kamu belum kembali ke asrama dan aku tidak tahu kamu di mana.."


---


"Apa..paman Leo.."


---


'Bukan kah paman Leo sudah lama meninggal 15 tahun yang lalu..bagaimana bisa dia muncul lagi sekarang..' guman Karl pada diri nya sendiri..


---


"Apakah benar seperti yang kamu katakan itu Dion..apakah paman itu ada mengatakan sesuatu yang lain kepada mu.." tanya Karl kepada Dion lagi..


---


Dion lalu menyerahkan selembar nota yang di berikan paman itu kepadanya untuk di serahkan kepada Karl sebelum paman itu pergi..Karl langsung keluar dari kamar tersebut dan membaca nota itu dengan perasaan yang tidak pasti..dalam nota tersebut,tertulis lokasi perjumpaan dan tempat tanpa masa yang menurut Karl,bahwa paman Leonya ingin bertemunya di sebuah hotel ternama bintang 7 di kota Metrosel..

__ADS_1


__ADS_2