
Sasha sebenarnya masih merasa sedikit terkejut tapi dia cuba menekan rasa itu dan bersikap propisional terhadap tugas yang telah di amanatkan kepadanya..dari saat proses penyembuhan paman Juan lagi,dia sudah seakan akan melihat keujudan seorang dewa keajaiban di dalam tubuh Karl..
Bagaimana tidaknya,apakah ada manusia biasa di zaman ini yang bisa mengeluarkan petir halus di hujung jari-jarinya dan dapat di lihat dengan mata kasar..dan juga,batu giok biru putih yang bercahaya di tengah-tengah alis Karl yang memudarkan cahayanya setelah menyelesaikan perawatan tersebut..
Bagaimana dia bisa mempercayainya dan semua itu di lakukan oleh seorang anak muda hingusan yang masih berkuliah..siapa pun tidak akan percaya dan mungkin sebab itulah anak muda tersebut tidak membenarkan Sasha mengungkapkan tentang proses penyembuhan itu kepada orang lain dan membiarkan Sasha saja yang mengetahuinya..
Sasha juga memiliki sebuah pikiran,bahwa dia harus mendekatkan dirinya kepada anak muda tersebut kerana dia juga ingin meminta pertolongan dari anak muda itu untuk mengobati penyakit kakeknya di kampung..
"AAARRRGGGHHHHH.."
Tiba-tiba saja orang-orang di dalam ruangan itu di kejutkan oleh suara teriakan dari Jenny saat dia melihat batu giok yang kecil sedang bercahaya di tengah alis Karl..
"Jen..apa yang sedang terjadi dengan mu..mengapa kamu berteriak seperti itu..?"
"Apa kamu sedang melihat sosok hantu..?"
"I..itu..ada cahaya batu giok di tengah alis Karl..cahaya apa itu..?"
"Itu seperti batu giok yang bersinar.."
Mereka pun langsung melihat ke arah yang Jenny maksudkan dan mereka juga terkejut kerana mereka juga bisa melihat cahaya di tengah alis Karl itu..
__ADS_1
"Perawat..apa kamu juga tau tentang hal ini..?"
"Eya Nona..aku juga melihat cahaya itu saat Tuan Karl melakukan proses pengobatan tadi.."
"Tapi,aku hanya melihat..selanjutnya,aku tidak pasti apa yang menyebabkan itu terjadi.."
"Aku juga tidak tau bagaimana batu giok bercahaya tersebut ada di situ.."
"Kalian semua..sekarang,ceritakan semuanya kepada ku..mengapa anak muda ini bisa ada di sini..?"
"Apa yang dia lakukan di ruangan ini..? saat aku tersadar dari koma,aku sudah melihatnya di sini.."
"Dan yang lagi penting..bagaimana kita bisa berada di dalam ruang inap mewah ini..?"
"Paman..aku bisa ceritakan semuanya tapi,untuk saat ini,paman harus istirehat dulu.."
Sebelumnya juga..Karl telah menulis resep beberapa jenis obat yang harus di minum oleh paman Juan dan menyerahkannya kepada Sasha agar Sasha bisa menyediakannya tepat waktu..resep obat itu juga harus di minum selama 1 minggu ke depan oleh paman Juan..
Pada saat ini,Sasha sudah menyediakan obat-obat itu untuk di berikan kepada paman Juan agar dia bisa meminum obat-obat tersebut dan bisa sembuh sepenuhnya dengan lebih cepat..
"Paman..sebelum itu,paman harus meminum obat-obatan ini terlebih dahulu.."
__ADS_1
"Obat ini dapat memulihkan kondisi tubuh paman menjadi sembuh dan sehat sepenuhnya dengan cepat.."
"Tapi,paman harus meminum obat ini selama 1 minggu ke depan.."
Setelah menyelesaikan kata-katanya,Sasha langsung memberikan obat tersebut kepada paman Juan..paman Juan pun menelan obat tersebut dengan satu tegukan air hangat..lalu bersandar ke dinding kasur di belakangnya dengan beralaskan sebuah bantal tidurnya untuk merehatkan tubuhnya..
Waktu menunjukkan sudah pukul 3 dini hari..
Sudah 6 jam berlalu saat kali terakhir orang-orang di dalam ruang inap VVIP itu berinteraksi antara satu sama lain..kerana kelelahan yang tidak dapat di bendung lagi,mereka melelapkan mata dan membiarkan perawat untuk menjaga Karl yang tiba-tiba tidak sadarkan diri lebih 7 jam yang lalu..
Tanpa mereka ketahui,satu kejadian yang aneh telah terjadi kepada tubuh Karl kecuali seorang perawat yang setia melakukan tugasnya seperti yang telah di amanatkan kepadanya..
Perawat itu yang tidak lain adalah Sasha,terkejut ketakutan dan hampir mengeluarkan teriakan dari mulutnya namun sempat menutup mulutnya dengan kedua tangannya agar tidak mengganggu orang-orang yang sedang tidur pulas akibat kelelahan kerana menunggu Karl sadarkan diri..
Sasha tetap bergetar ketakutan tanpa bisa melakukan apa-apa pun dan hanya mampu memerhati kejadian aneh di tubuh Karl yang tidak sadarkan diri di atas tempat tidur di hadapannya sambil menguatkan hati untuk menghampiri kasur itu..
'apa yang telah terjadi dengan Tuan Karl..?'
'mengapa tubuhnya bercahaya samar keperakan seperti itu..?'
'apa dia sebenarnya memang seorang dewa yang turun dari langit..?'
__ADS_1