Sistem Dan Kekayaan Hidup Karl Zhou

Sistem Dan Kekayaan Hidup Karl Zhou
Pak Rektor Kampus


__ADS_3

Itu lah antara kata-kata yang Karl selalu dengar dari orang-orang yang selalu mengejek dan menghinanya suatu masa dulu..tapi kini sangat berbeda,kata-kata itu sudah tidak terdengar lagi walaupun masih ada segelintir siswa yang melakukannya,namun tidak sekeras sebelumnya..


Setelah Karl keluar dari mobilnya,dia sedikit pun tidak memperdulikan orang-orang yang menghampirinya..dia berlalu begitu saja dan berjalan menuju kelasnya..siswa siswi yang berada di sisi mobil Karl hanya mampu melongo dan mengertakkan gigi mereka kerana di abaikan oleh Karl begitu saja..


Semua pasang mata itu hanya menatap kepergian Karl sambil cuba mencerna apa sebenarnya yang telah terjadi..mereka semua tertanya tanya,bagaiman siswa miskin seperti Karl bisa menjadi kaya raya dengan tiba-tiba..


Tatapan menghina, kata-kata kesat,ejekan-ejekkan merendahkan dan bermacam lagi hinaan,sudah tidak terdengar lagi saat ini..saat Karl baru saja menjadi siswa,dia selalu mendapatkan perlakuan itu di mana saja Karl berada di dalam kampus ini..


Dan saat ini,perlakuan itu sudah tidak terdengar lagi,walau masih ada segelintir siswa dan siswi melakukannya..tapi,semua itu tidak lagi di hiraukan oleh Karl..


Kerana dia cukup sadar bahwa mulut manusia yang berhati kotor memang sukar untuk di tutupi dengan mudah..Karl juga sudah melupakan semua hinaan dan ejekan itu buat selamanya..


Setibanya di kelas,seluruh pasangan mata teman-temannya memandang ke arah Karl tanpa mampu mengeluarkan kata-kata kecuali Wendy dan ketiga teman sekamar Karl..mereka sudah mengetahui segalanya tentang apa yang telah terjadi terhadap Karl baru-baru ini dan mengapa dia bisa menjadi seorang yang tiba-tiba mendadak kaya dan berkemampuan..


Wendy dan juga Karl hanya tersenyum riang saat tatapan mata mereka bertemu kerana mengingatkan perlakuan yang terjadi antara mereka berdua semalam..


Airen yang masih belum bisa menerima kenyataan tentang perubahan yang mendadak mantan pacarnya itu,hanya mampu menahan rasa kesalnya kerana meninggalkan Karl dan lebih memilih Rio sebagai pacarnya..


Kerana menurutnya,saat itu Rio lebih mampu memberikan kebahgiaan dan kemewahan yang dia inginkan saat ini dan ke depannya..dia juga mengambil keputusan itu,kerana dia tahu Karl memang tidak akan mampu memberikan kemewahan seperti yang di berikan oleh Rio kepadanya..

__ADS_1


Dia juga harus menelan semua kekesalannya setelah melihat perubahan yang terjadi kepada Karl..dia juga harus menerima kenyataan bahwa obat penyesalan tidak ada di jual di mana-mana toko obat atau rumah sakit apalagi di toko-toko jamu dan juga shopping mall..


Karl yang sudah duduk di kursi kepunyaannya,menatap Airen sambil tersenyum penuh makna lalu mengalihkan pendangannya kepada Wendy yang terus menerus memandangnya dengan senyuman bahgia di bibirnya..


Dalam diam-diam,Karl mengirim pesan singkat WA kepada Wendy..


(Apa kmu sudh baikn skarng..😘)


(Kmu jaht Karl..😤)


(Punyamu mgasyikn..tebl dn panjg..tapi kmu menolak aku melakukan itu..🤪)


(Erm..apa kmu sudh buat kputusn utk brsmaku..🤔)


(Jgn smpai terlmbt..🤣)


(Dgn snang ht aku mau..mau banget..😍)


(Aku sudh setju sejk awl..sbb itu aku mlakukn itu dgn mu smlm..🥰)

__ADS_1


(Ohh..bgitu ya..🤭)


(Jdi..ngak ada pacr olok² lg kn..🤪)


(Eya..nggak ada olok² lg tp benaran..🤭)


(Daa..Karl Sayang..Muuahhhhh..😘🥰)


(Da²..Muuahhhhh..😘🥰)


Setelah itu,Wendy menoleh ke belekang lalu senyum dan mengeluarkan lidahnya mengolok Karl dengan manja..banyak mata menyaksikan perlakuan Wendy kepada Karl tapi mereka tidak pasti apa sebenarnya yang terjadi antara Wendy dan juga Karl termasuk Airen..


Dia menggertakkan giginya kerana iri dan cemburu melihat hubungan mesra Karl dan Wendy.. tiba-tiba,suara kasut hak tinggi terdengar dan seorang wanita dewasa memasuki ruang kelas tersebut dan wanita itu tidak lain adalah bu Jenny..


Bu Jenny menyatakan bahwa hari ini dia tidak akan menguliahi kelas kerana ada urusan penting dengan rektor kampus..


"Karl..sila ikut ibu ke kantor ibu sekarang.."


"Pak rektor kampus ingin menemui mu.."

__ADS_1


"Baik..bu Jenny.."


__ADS_2