
Mendengar pernyataan Karl,kepala dosen yaitu pak Jhonny langsung memandang ke arah bu Jenny lalu menggelengkan kepalanya tanda tidak bersetuju dengan niat bu Jenny yang ingin memberikan beberapa syarat kepada Karl atas ketidakhadirannya ke kampus selama setahun..
"Ibu Jenny..jangan sesekali menyusahkan murid Karl..dan jika bisa,tidak perlu ada syarat apa-apa pun.."
"Aku bisa memberi jaminan kepada murid Karl tanpa syarat apa pun.."
"Aku akan membuat laporan tertentu yang berkaitan dengan ketidakhadiran murid Karl ke kampus.."
"Bagaimana menurut mu murid Karl.."
"Aku tidak punya masalah dengan itu pak rektor..hanya saja,ibu Jenny mungkin keberatan melakukannya.."
"Jika bapak Jhonny sudah berkata seperti itu,apa yang bisa aku lakukan lagi..aku terpaksa menurut saja.."
"Jadi..jika semuanya sudah setuju..kita selasai di sini saja.."
"Murid Karl..terima kasih banyak atas dananya..aku pergi dulu.."
"Ibu Jenny..aku pergi dulu.."
"Baik pak rektor..hati-hati di jalan.."
"Silakan bapak Jhonny.."
__ADS_1
Setelah pak Jhonny keluar dari ruangan itu,bu Jenny bergegas berdiri dan berjalan menuju pintu lalu menguncinya dari dalam..dia juga menutup semua tingkap lalu melebarkan tirai untuk menutupi semua tingkap..Karl yang melihat tindakan bu Jenny itu,hanya mampu tersenyum kecut..kerana dia tahu apa yang di inginkan oleh bu Jenny..
"Bu Jenny..mengapa kamu harus tergesa gesa..kita punya banyak masa hingga sore tau.."
"Apa kamu sudah tidak mampu lagi menahannya.."
"Kamu sudah menjadi wanita ku sesungguhnya..apa yang kamu risaukan..aku tidak akan ke mana-mana.."
"Karl..aku bukan tergesa gesa..hanya saja,aku tidak mau di ganggu siapa pun saat kita berdua seperti sekarang ini.."
"Aku sangat merindukanmu Karl..saat terakhir kali kita melakukan itu,setiap saat aku mengingatnya.."
"Kita tidak melakukan itu hari ini..tunggu akhir pekan.."
"Bu Jenny..selain pekerjaan mu saat ini,apa kamu punya pekerjaan atau kamu punya bisnes lainnya.."
"Kamu jahat Karl..aku nya mau itu tapi nggak di bagi..malah di tanya benda lain.."
"Kamu menyebalkan..tau.."
"Eya-eya..bentar aku bagi kok..tapi,nggak ada cocok tanam.."
"Terserah..yang penting enak.."
__ADS_1
Tanpa membuang waktu,Jenny langsung melepaskan seluruh pakaian yang ada di tubuhnya lalu berbaring di atas sofa di samping Karl..dengan tatapan menggoda,Jenny menyuruh Karl melepaskan pakaiannya juga..
Karl hanya mampu menurut,kerana hasratnya juga tiba-tiba memuncak saat melihat keindahan tubuh Jenny yang menggoda dan menghairahkan tanpa seurat benang,sedang berbaring di depannya minta di langgar..
"Bu Jenny..aku nggak jadi urusan hari ini,lebih baik cocok tanam dari memikirkan benda lain.."
"Kamu telah menggoda hasrat ku sehingga memuncak secara tiba-tiba..lihat saja batang tebal dan panjang kesukaan mu ini..sudah tegang dan keras seperti baja.."
"Hehehe..siapa suruh,main punya urusan segala.."
"Cepat sini..selagi aku nggak puas,kamu nggak boleh keluar dari sini.."
"Yakin..apa nggak nyesal dengan kata-kata itu.."
"Sudah..jangan banyak bicara..lakukan saja,siapa juga yang takut.."
Tidak membuang waktu,Karl langsung berjongkok dan mengangkat kaki panjang Jenny sehingga menjadi bentuk M..beberapa detik kemudia,keahlian Karl yang sememangnya di akui dan bisa di acungkan jempol kanan dan kiri berlangsung dalam suasana yang hangat dan semakin panas..
Bu Jenny yang sudah kali ke 2 mendapatkan perlakuan itu,mendesah beberapa kali tanpa memedulikan keadaan sekelilingnya..Karl cuba menutupi mulut bu Jenny,tapi itu tidak mampu menghilangkan suara yang keluar dari mulut yang indah tersebut..Karl hanya mampu memperlahankan gerakan-gerakannya agar bu Jenny bisa mengimbangi situasi tersebut..
3 jam berlalu tanpa mereka berdua sadari..peluh mereka yang sudah bercampur,membasahi kedua tubuh mereka..bu Jenny sudah tidak dapat menghitung berapa kali dia mencapai kenikmatan yang di carinya selama itu..Karl juga sudah melepaskan cairan hangatnya sebanyak 2 kali dan saat ini sedang menuju untuk yang ke 3 kalinya..
Beberapa saat kemudian,secara bersamaan,mereka berdua melepaskan cairan kenikmatan tersebut dan saling berpelukan menikmati momen tersebut..ciuman dan hisapan pertukaran air liur juga terjadi setelah itu dalam waktu beberapa menit..
__ADS_1
Dengan nafas yang terengah engah,keduanya berdiri meninggalkan sofa yang sudah basah dengan cairan ghairah mereka berdua lalu mengenakan pakaian mereka kembali..bu Jenny mengambil handuk kotor yang sudah tidak di gunakan lalu membersihkan sofa tersebut..