Sistem Dan Kekayaan Hidup Karl Zhou

Sistem Dan Kekayaan Hidup Karl Zhou
Biaya Dua Miliyar


__ADS_3

Dokter itu menatap tubuh dan juga pakaian yang di kenakan oleh Karl dari atas kepala hingga ke hujung kakinya lalu tersenyum mengejek..dokter itu ternyata adalah kepala dokter dan juga pagawai tertinggil di rumah sakit People's Metro tersebut..


Dokter yang bernama Thomas tersebut,memiliki gelar yang cukup tinggi kerana dia juga adalah dokter pakar untuk semua jenis penyakit dan dengan sebab itulah dia di angkat menjadi kepala dokter serta kepala rumah sakit tersebut..


Dokter Thomas hanya berdiam dan tidak menjawab pertanyaan Karl secara langsung..dia hanya melirik ke arah orang-orang yang berada di sekeliling kasur pesakit tersebut lalu mencibir ke arah Karl..


"Kamu..siapa kamu dan apa hubungan mu dengan pesakit itu..?"


"Bocah miskin seperti mu,apakah mampu membayar biaya ruang inap VVIP kami..?"


"Lihat saja pakaian mu yang hanya seharga tidak lebih dari 10 ribu itu..apa kamu benar-benar mampu..?"


"Aku..Dokter Thomas,tidak akan melayani bocah miskin sepertimu.."


"Dasar bocah miskin tak sadar diri.."


"Pak Dokter..apa bapak tidak mendengarkan ucapan ku tadi.."


"Tentang biaya,tidak perlu di risaukan..aku bisa menanggungnya.."


"Dan 1 lagi..apakah ada masalah,jika aku mengenakan pakaian seperti ini..?aku rasa tidak ada.."


"Pakaian bukan penentu segalanya,yang penting uang yang ada di dalam rekeningnya.."

__ADS_1


"Jangan sesekali menghina atau mengejek orang dengan berpakaian lusuh dan jelek..mungkin saja dia sengaja mengenakannya.."


"Aku juga bisa membeli rumah sakit ini jika aku mau..apa Pak Dokter percaya itu..?"


"Hahahaha..omong kosong apa yang kamu cuba bicarakan..?"


"Mau membeli rumah sakit ini..apa kamu salah makan obat bocah tengik..?"


"Kamu hanya bermimpi di siang bolong..dan kamu dengarkan aku.."


"Pesakit itu sudah 3 hari tak sadarkan diri..kalau mengikut ramalan pihak kami,dia hanya ada waktu sekitar 12 jam lagi dan tidak akan sadar lagi buat selamanya.."


"Cihhh..benar-benar dokter dukun..jika Pak Dokter tidak pasti,jangan mengatakan sesuatu yang bisa merusakkan emosi keluarga pesakit yang ada di sini.."


"Sialan kamu bocah miskin..siapa yang kamu katakan dokter dukun..aku adalah kepala dokter dan juga pakar semua jenis penyakit di rumah sakit ini termasuk penyakit pesakit ini.."


"Tapi..mendengar kata-kata mu,kamu sepertinya juga seorang yang mengerti tentang beberapa penyakit.."


"Apakah kamu seorang dokter magang atau dokter dukun yang sebenarnya..?"


"Jika kamu tidak bisa mengobati sesuatu penyakit..tidak semestinya orang lain tidak bisa juga.."


"Setiap orang memiliki keahliannya masing-masing..jangan sesekali menyamakan diri mu dengan orang lain.."

__ADS_1


"Pak Dokter tidak bisa mengobati pesakit itu,tapi aku bisa.."


Karl yang sudah tidak dapat menahan amarahnya,melepaskan kemarahannya kepada kepala rumah sakit itu tanpa memedulikan keadaan di sekelilingnya..semua orang yang berada di dalam ruangan itu terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh Karl kecuali Jenny dan Micha..ibu Micha juga merasakan hal yang sama dengan yang lainnya dan cuba mencerna semua yang telah di ucapkan oleh Karl..


'Siapa sebenarnya anak muda ini..?kata-katanya seakan akan memberi secerca cahaya harapan..'


'apakah dia benar-benar bisa menyembuhkan penyakit suamiku..?'


Lalu,dia menarik lengan puterinya Micha dan berbisik meminta penjelasan..Micha hanya menunjukkan isyarat dengan jari di mulutnya agar ibunya tidak berkata kata sambil menggelengkan kepalanya agar ibunya tidak meneruskan niatnya itu..


Dokter Thomas yang mendengar ucapan dari Karl bahwa dia bisa mengobati panyakit ayah Micha,hanya tersenyum sinis dan mengejek Karl..menurutnya,bocah hingusan seperti Karl tidak akan mampu berbuat apa-apa..hanya orang gila saja yang mempercayai kalimat tersebut..


"Hei..Pak Dokter..apa bisa pesakit ini di pindahkan ke ruang inap VVIP yang aku katakan tadi..?"


"Aku tidak punya banyak waktu berbicara dengan mu.."


"Berapa biaya ruang inap itu selama 1 minggu..?aku akan membayar semuanya termasuk biaya pesakit ini selama 3 hari sebelumnya.."


"Aku akan mentransferkan uang itu sekarang juga..cepat berikan nombor rekening rumah sakit mu ini.."


"Baik..jangan salahkan aku jika tidak sopan dengan mu.."


"Ini..nomor rekeningnya..cepat transfer biaya 2 miliyar itu.."

__ADS_1


__ADS_2