
Karl yang melihat Rio dan teman-temannya berlari keluar dari ruangan itu langsung mencuba menyadarkan gadis-gadis muda tersebut dari efek obat bius yang mereka minum..setelah beberapa minit,ketiga wanita itu dengan perlahan membuka mata mereka dan mulai sadar dari pingsan mereka dan langsung melihat ke arah Karl yang sedang duduk di sofa yang berada di seberang tempat mereka terbaring..
"Tuan..siapa kamu dan di mana semua teman-teman kami..?"
"Di mana tuan muda Rio dan teman-temannya..?"
"Rio dan teman-temannya sudah lari..mereka hampir saja memperkosa kalian jika aku tidak datang dengan tepat waktu..lihat saja baju-baju kalian,sudah terbuka separuh kan.."
"July sempat menerobos keluar dan bertemu dengan ku di lantai bawah dan menceritakan semuanya kepadaku.."
"Untung saja aku tepat waktu,kalau tidak..aku juga tidak tahu apa yang akan terjadi kepada kalian bertiga.."
"Tuan..terima kasih banyak..kami tidak mampu membalas budi yang telah tuan berikan kepada kami.."
"Tuan bisa meminta apa saja..kami akan melakukannya untuk tuan.."
__ADS_1
"Sudah lah..jangan fikir itu dulu..kemasi pakaian dan barang-barang kalian..ayo keluar dari sini dan bertemu dengan teman kalian July.."
Mereka langsung mengemasi dan membawa tas-tas tangan mereka dan juga July lalu keluar dari ruangan itu mengikuti arah langkah kaki Karl dari belakang..Karl membawa mereka untuk bertemu dengan July yang berada di ruang rehat yang ada di loby hotel..
Setelah bertemu,mereka berempat langsung berpelukan dan menangis bersama sambil mengingat kembali apa yang telah mereka lalui..July juga sudah sadar dari efek ubat bius walaupun belum sepenuhnya..
Karl langsung ke meja resepsionis dan membuka 1 kamar besar mewah untuk July dan teman-temannya menginap kerana jam sudah menunjukkan pukul 4 pagi..lagipula tempat tinggal mereka terlalu jauh dan tentu saja July sudah memberitahu Karl tentang keberadaan rumah mereka..dan,sebab itu lah Karl membukakan mereka kamar di hotel tersebut..
"Aku sudah membuka kamar di sini,jadi kalian tidak perlu risau lagi tentang tempat tidur untuk malam ini dan juga siang nanti..jika kalian belum bisa pulang dan masih takut akan terjadi lagi kejadian sebentar tadi,kalian bisa menyebut nama ku di meja resepsionis jika kalian ingin menambah hari menginap di sini..semua gratis termasuk makan dan minum kalian tapi harus menggunakan kad ini..apapun yang kalian lakukan di hotel ini,semua gratis jika menunjukkan kad ini.."
"Apakah kalian faham..?setelah itu,serah kan kartu ini kepada karyawan yang bertugas di meja resepsionis dan katakan,aku yang memberikan kartu tersebut.."
"Baik Tuan..dan lagi,siapa nama tuan..?"
"Nama ku..Karl..dan aku adalah pemilik hotel ini.."
__ADS_1
Setelah mengatakan itu,Karl langsung menyerahkan kartu hitamnya dan juga kunci kamar kepada July lalu berjalan menuju lift untuk naik ke lantai 40 yang tidak lain adalah lantai ruangan peribadi Karl dan juga Amanda..Karl membuka pintu ruangan peribadi dan terus masuk ke kamar tidur untuk melihat keadaan Amanda yang ternyata masih tertidur dengan pulas..
"TINGGG.."
("Selamat Tuan..Tuan berhasil menyelesaikan misi..")
("Selamat Tuan..Tuan menerima 20 miliyar..")
("Selamat Tuan..Tuan menerima batu giok warisan kuno..")
("Selamat Tuan..Tuan menerima 9 jarum emas warisan kuno..")
("Semua ini tersedia di dalam ruangan cincin penyimpanan Tuan..")
("Untuk batu giok itu..Tuan hanya perlu menitiskan sidikit darah Tuan untuk mewarisi ilmu medis yang tersimpan di dalamnya..")
__ADS_1
Karl yang tersenyum lebar sambil mengangguk puas dengan hadiah-hadiah yang di terimanya setelah menyelesaikan misi..dia tidak sabar untuk melakukan misi seterusnya..