Sistem Dan Kekayaan Hidup Karl Zhou

Sistem Dan Kekayaan Hidup Karl Zhou
Tidak Mau Berpacaran


__ADS_3

Setelah mendengarkan itu,bu Jenny merapikan dan menyusun semua barang-barang di atas meja kantornya dan memasukkan uang 1 miliyar itu ke dalam kotak penyimpanan lalu mengucinya..dia langsung membawa Karl keluar dari ruang kantornya menuju parkiran dan masuk ke dalam mobilnya bersama Karl..Karl yang sudah duduk di seberang kursi pengemudi hanya tersenyum melihat kelakuan bu Jenny yang terlalu tergesa gesa di matanya..


"Bu Jenny..tidak perlu tergesa gesa..ibu bisa santai saja.."


"Pengobatan ini tidak akan mengambil masa yang lama..sekitar beberapa minit saja akan selesai.."


"Ibu bukan tergesa gesa..cuma ibu tidak mau ada yang melihat kita berdua dalam mobil yang sama..nanti bisa jadi gosip yang tidak-tidak.."


"Aku mengerti maksud ibu.."


Bu Jenny langsung melajukan mobilnya meninggalkan daerah kampus menuju ke apartment sewanya yang berjarak 1 km dari kampus tersebut..15 minit kemudian,mereka sudah berada di depan pintu apartment sewa bu Jenny dan langsung masuk ke dalam..ruang apartment itu sangat cantik dan sesuai untuk bu Jenny yang tinggal seorang diri..1 ruang rehat sederhana besar,ruang dapur sedikit kecil dan 1 kamar tidur yang berisi kasur bersaiz king terlihat di mata Karl..


Karl yang melihat jam dinding dalam ruang apartment itu yang sudah menunjukkan pukul 2 tepat,menyatakan kepada bu Jenny bahwa dia akan melakukan pengobatannya dalam masa 15 minit lagi dan membiarkan bu Jenny membersihkan diri terlebih dulu..15 minit berlalu,Karl masuk ke dalam kamar tidur bu Jenny dan memerintahkannya membongkok di sudut kasurnya dengan handuk sebatas pahanya untuk memudahkan Karl melakukan pengobatannya..


"Aku akan menaikkan handuk ini ke paras pinggang bu Jenny..harap ibu tidak keberatan.."


"Lakukan saja Karl..aku tidak keberatan sama sekali dan sesuai keselesaanmu.."

__ADS_1


***


"Bu Jenny..pantat mu terlalu indah,montok dan sangat menggoda..hehehe.."


"Terima kasih Karl.."


"Kamu orang pertama dan satu-satunya yang pernah melihatnya secara langsung.."


Tanpa basa basi lagi,Karl langsung memijat dengan lembut pantat bu Jenny beberapa minit sehingga bu Jenny mengeluarkan ******* lembut..Karl mengakui bahwa tubuh bu Jenny memang cukup menghairahkan dan hanya mampu menelan ludahnya saat menatap tubuh bu Jenny yang membongkok di depannya..


Bu Jenny yang melihat ke arah Karl yang terdiam saat melihat bokongnya yang bulat dan montok,hanya tersenyum memandang ke arah wajah Karl yang masih terpaku di belakangnya..


Setelah itu,Karl kembali tersadar lalu menyalurkan energi qi nya ke dalam bokong bu Jenny untuk memulihkan kecederaan dan melenyapkan kesakitan yang mengganggu bu Jenny selama ini..bu Jenny hanya mampu mengeluarkan ******* kecilnya terus menerus saat Karl mengalirkan energi tersebut..suasana menjadi hening saat proses pengobatan itu berlangsung sehingga Karl memecah keheningan tersebut dengan sebuah pertanyaan..


"Aku pasti,ibu masih menjaga kesucian dan tidak pernah melakukan itu lagi..kan bu.."


"Kamu benar Karl..sudah 26 tahun berlalu,ibu tetap menjaganya.."

__ADS_1


"Kenapa kamu bertanya tentang itu Karl.."


"Karna itu adalah penyebab utama penyakit ibu.."


"Maksud ku..ibu harus melakukan hubungan intim dengan seorang pria pilihan dan tentu saja yang ibu sayangi untuk mengeluarkan cairan tersebut.."


"Apa ibu faham maksud ku.."


Bu Jenny yang terkejut dengan pernyataan Karl itu,hanya mampu mencerna segala maksud dari semua ucapan Karl..setelah memahami apa yang di maksudkan oleh Karl,dia langsung mengatakan situasi sebenarnya..


"Karl..bukan ibu tidak mau berpacaran atau mendekati pria,cuma ibu takut berdampingan dengan lawan jenis.."


***


"Karl..apakah sudah selesai pengobatannya.."


"Untuk saat ini,sudah selasai..tapi itu hanya untuk sementara waktu..karna aku hanya menghilangkan gejala penyakit ibu tapi tidak penyebab utamanya.."

__ADS_1


__ADS_2