Sistem Dan Kekayaan Hidup Karl Zhou

Sistem Dan Kekayaan Hidup Karl Zhou
Mengobati Penyakit


__ADS_3

Kembali ke sisi Karl dan bu Jenny..


Saat ini Karl tengah memerhati pesan chat WA antara dia dan juga Wendy yang meminta pertolongan darinya..Karl menyetujui permintaan Wendy dan langsung mentransfer sejumlah uang ke dalam rekening Wendy setelah mendapatkan nombor rekening dari Wendy..setelah itu,Karl dan bu Jenny menyambung kembali perbicaraan mereka berdua..


"Karl..kau pasti sudah tau kenapa ibu memanggilmu ke sini.."


"Aku tau itu bu Jenny..dan aku sudah menyediakannya juga.."


Karl mengubah kedudukan tangannya dan menurunkannya ke bawah meja lalu mengeluarkan dua tumpuk uang kertas dan meletakkannya di atas meja..bu Jenny yang terpaku melihat uang yang begitu banyak,bertanya tanya di dalam hati..darimana Karl mendapatkan uang itu sedangkan dia tidak membawa apa-apa ketika masuk sebentar tadi..


Dia langsung berdiri dari tempat duduknya lalu memutar ke arah Karl dan memeriksa keadaan di bawah mejanya,tapi dia tidak menemukan apa pun di situ..dia semakin terkejut sambil memandang ke arah wajah Karl yang terlihat sangat santai..


"Karl..darimana kamu mendapatkan uang sebanyak ini dan bagaimana kamu membawanya..?"


"Ibu tidak melihat kamu membawa apa-apa saat masuk ke sini.."


Karl hanya tersenyum tipis melihat tingkahlaku bu Jenny dan tidak menjawab pertanyaannya secara langsung..lalu menyuruh bu Jenny untuk duduk kembali di tempatnya dan akan meceritakan sesuatu..


"Bu Jenny..sebelum aku menjawab pertanyaan mu..aku ingin bertanya sesuatu.."

__ADS_1


"Apa ibu percaya jika aku mengatakan bahwa aku seorang yang penuh misteri dan keajaiban..?"


"Ibu tidak tau..hingga kamu membuktikannya di depan mata ibu.."


Tanpa membuang masa..Karl melepaskan cincin di jarinya lalu meletakkannya di atas meja di depan bu Jenny..


"Bu..ini cincin ajaib yang di berikan oleh pamanku..cincin ini aku gunakan sebagai tempat menyimpan barang-barang kepunyaanku.."


"Dalam cincin ini masih tersisa uang ku sebanyak 19 miliyar dan juga beberapa benda lain..ibu bisa memastikannya sendiri.."


Karl langsung menggunakan energi qi nya untuk membuka cincin tersebut dan membiarkan bu Jenny untuk memastikan apa yang ada di dalam ruang peyimpanan di cincin tersebut..bu Jenny langsung berdiri lalu melihat isi di dalam cincin itu dan seketika menjadi bertambah terkejut dan tubuhnya bergetar kerana shock dengan apa yang dia lihat..


"A..aku percaya..aku percaya.."


Kerana shock,bu Jenny terbata bata menjawab pertanyaan Karl..


"Aku juga akan menyumbangkan dana untuk kampus ini sebanyak 10 miliyar untuk pembangunan kampus di masa depan.."


"Dan bu Jenny harus memberitahu perkara ini kepada pak rektor.."

__ADS_1


Setelah itu,Karl langsung mengambil cincin tersebut lalu menutupnya kembali menggunakan energi qi nya dan memakaikan di jari telunjuknya..dia lalu menyatakan bahwa uang 1 miliyar di atas meja itu adalah untuk biaya kuliahnya tahun depan dan sisanya sebagai hadiah buat bu Jenny..Karl juga menyatakan bahwa dia bisa membantu bu Jenny untuk mengobati penyakit di pantatnya yang telah dia deritai selama 3 tahun terakhir..


Bu Jenny langsung kaget lagi mendengar apa yang di katakan Karl..kerana menurutnya,tidak ada seorang pun yang mengetahui tentang penyakitnya itu dan dia tidak pernah memberitahu sesiapa pun di kampus tersebut kecuali seorang teman baiknya,Amicha..


"Karl..bagaimana kamu bisa tau penyakit ibu..siapa yang memberitahu mu..?"


"Aku bisa melihat itu di mata ibu..dan tidak ada yang memberitahu ku.."


"Kalau ibu mempercayakan ku..aku bisa membantu.."


"Ibu tidak tau bagaimana mengatakannya tapi ibu memang sudah berusaha keras mencari obatnya tapi masih gagal mendapatkannya.."


"Jika kamu benar-benar bisa..ibu akan memberi kerjasama yang kamu inginkan.."


Senyum nakal di wajah Karl muncul kembali secara tiba-tiba tanpa di sedari bu Jenny yang sudah menundukkan kepalanya kerana malu..


"Bu Jenny..aku bisa membantu tapi bukan di sini..di sini tidak terlalu selesa..lagipula,ibu harus berbaring dan membuka pakaian bawah ibu.."


"Asalkan penyakit ibu sembuh sepenuhnya..apa saja,ibu akan lakukan.."

__ADS_1


"Ibu jangan khuatir..aku akan berusaha sebisa mungkin.."


__ADS_2