
Dalam hati Karl bertanya tanya..
'### mengapa paman ingin bertemu dengan ku..apakah orang ini benar-benar adalah paman Leo atau ada sesuatu..mungkin juga ini hanya sebuah jebakan..'
Karl terus menepis sangkaan buruk itu..dia harus pergi ketempat itu secepatnya untuk membuktikan kebenaran nya..Karl masuk kembali ke dalam bilik asramanya dan menyatakan kepada teman-temannya bahwa dia akan bertemu paman nya sekarang juga..Tanpa menuggu jawaban dari teman nya..Karl langsung keluar dari kamarnya dan meninggalkan kampus dan menaiki taksi yang kebetulan lewat di depan gerbang kampus dan langsung menuju ke lokasi hotel yang terdapat di dalam nota tersebut..
Sampai saja di lokasi yang telah di tentukan..Karl lansung turun dari taksi dan berjalan kepintu masuk hotel tersebut..tiba-tiba terdengar suara sang supir taksi memanggil Karl yang ternyata belom membayar ongkos taksi nya..Karl hanya mampu tersenyum tipis dan menyeluk saku nya untuk membayar ongkos taksi tersebut.. tiba-tiba senyum kecil Karl bertukar pahit kerana dia sadar bahwa dia tidak punya uang yang cukup untuk membayar supir itu lalu dengan cepat dia berkata..
"### Paman..bole tunggu sebentar..aku akan kembali lagi dan aku juga ingin kembali ke kampus setelah bertemu dengan paman ku di atas.."
Karl hanya mampu memohon belas supir itu kerana hanya itu yang mampu Karl lakukan..
__ADS_1
Supir taksi itu mengangguk dan memberi Karl 10 minit untuk menyelesaikan masalah nya..
Di sisi lain..di dalam kamar VVIP dalam hotel yang sama di datangi Karl..
Terlihat Rio dan teman-temannya sedang meraikan sesuatu..Airen yang baru jadian dengan Rio belum lama ini juga terlihat sedang bermesraan dengan Rio..mereka terlihat sangat bahgia begitu juga dengan teman-temannya dan pasangan mereka masing-masing..mereka berpelukan sambil menari nari di iringi lagu-lagu yang sememangnya seperti di sebuah bar club atau diskotic..
Minuman-minuman keras dan beralkhohol ada di mana-mana..mereka seperti sudah mabuk,bukan saja mabuk cinta tapi juga mabuk di sebabkan minuman keras dan beralkhohol itu..Airen yang tidak terbiasa minum minuman keras..tiba-tiba ingin muntah..dia mengajak Rio pergi ke kamar kecil di luar ruangan bilik VVIP keran kamar kecil di dalam kamar tersebut sudah lama terkunci dari dalam..ntah apa yang di lakukan oleh temannya Rio dari tadi tidak keluar dengan pasangan nya..
"### Hei..sialan kau..siapa yang berani menghalangi jalan ku.." kata Rio yang separuh sadar..
Resepsionis itu merasa serba salah..antara menyapa Rio atau mangatur pemuda yang ingin naik ke lantai 40 iaitu Karl..dia telah mendapat pesan dari orang suruhan lelaki di lantai 40 bahwa pemuda itu ada lah orang penting bagi nya..
__ADS_1
"### Tuan,kamu tidak apa-apa..kamu baik-baik saja kan..ayo saya hantar tuan ke atas.."
Di dalam kamar lantai 40..
"### Tok..Tok..Tok.."
Pintu kamar di buka dari dalam..
"### Silakan masuk tuan.." kata resepsionis itu lalu meninggalkan pemuda itu di hadapan pintu kamar tersebut..
Karl langsung masuk ke dalam kamar tersebut dan melihat sekeliling lalu bertentangan mata dengan lelaki paruh baya yang baru saja meletakkan sebuah kotak hitam di atas meja di hadapannya..
__ADS_1