
Alam Para Dewa, Paviliun ShiShen sebuah retakan ruang memancing banyak orang yang sedang makan di paviliun ini, kemudian keluarlah seorang pemuda dengan jubah hitam yang mengenakan ikat mata, dibelakang pemuda berjubah hitam ini ada tiga wanita yang terbilang sangat cantik juga ada seorang pemuda berjubah putih yang memiliki kesan dingin dan misterius.
Kemudian seorang pria paruh baya keluar dari paviliun tersebut dan segera menuju kelompok yang keluar dari retakan ruang.
“ Feng Jiazhen menyapa Yang Mulia dan keluarga. ” kata seorang pria paruh baya ini sambil menangkupkan tangannya.
“ haha.. kakek Feng lama tidak bertemu. ” Ling Wan berkata sambil menangkupkan tangannya.
Semua orang di kejutkan dengan nama panggilan yang di gunakan oleh pemilik paviliun pada orang baru keluar dari retakan ruang, Ling Wan di semesta ini bagai sosok legenda yang telah menghilang ratusan tahun, bagaimana bisa hal ini tidak memancing banyak orang untuk penasaran.
“ itu Yang Mulia Kaisar Surga. ”
“ wow... nampaknya Yang Mulia telah selesai melakukan pengasingan dan ingin bersantai sejenak. ”
“ sangat bersyukur makan di tempat ini dan bisa melihat orang terkuat di semesta ini. ”
“ lupakan mari kita sambut Yang Mulia. ”
“ Selamat Karena Yang Mulia Telah Selesai Melakukan Pengasingan!. ” kata banyak orang sambil menunduk satu kaki.
“ hahaha.. semuanya lama tidak bertemu apakah alam ini baik baik saja selama aku tidak ada?. ” Ling Wan berkata samb tersenyum.
“ Yang Mulia maafkan kelancangan saya karena bertanya, bagaimana menurut Yang Mulia tentang sikap arogan dari Klan Kaisar ratusan tahun ini?. ” seorang pria paruh baya berkata dengan wajah gugup, ia telah lama sangat penasaran mengapa kaisar surga hanya membiarkan klan kaisar melakukan tindakan arogan selama beberapa ratus tahun ini.
“ benarkah?, aku awalnya mengira mereka mengerti bahwa aku sudah memberi mereka peringatan 300 tahun yang lalu dengan membunuh banyak anggota klan kaisar, hahh.. mau bagaimana lagi, sebenarnya mereka bahkan terlalu lemah oleh karena itu aku malas memperdulikannya, dan apakah aku harus selalu menyelesaikan masalah di semesta ini?, sebenarnya aku sadar selama ini aku terlalu baik pada banyak orang sehingga mereka mengira aku adalah kaisar surga, tidak bukan kaisar surga melainkan babu yang kalian suruh mengatur alam ini, melindungi alam ini, dan membantu banyak orang di semesta, lalu kemudian di hina dan di cemooh bahkan ketika aku tidak melakukan kesalahan, lupakan.. lupakan... , aku dan keluarga kecilku sudah lumayan lelah memperdulikan semesta ini, selama mereka tidak mengganggu waktu bahagiaku bersama keluarga maka biarkanlah para badut itu, namun jika mereka menggangguku sekali lagi aku akan membunuh mereka semua, sisanya terserah kalian saja ke depannya lagipula aku sebentar lagi akan meninggalkan semesta ini. ” Ling Wan berkata dengan wajah datar.
“ kemudian semuanya mari berbincang nanti saja aku malas jika membahas tentang hal hal seperti itu, keluarga kami ingin beristirahat dan bersenang-senang. Kami berlatih keras untuk menjaga alam semesta ini sedangkan mereka bekerja keras dalam bertindak arogan dimana-dimana, betapa rusaknya orang-orang di alam semesta ini, sungguh dari kecil hingga aku dewasa sekarang , sudah tidak terhitung jumlahnya aku mencoba memperbaiki semesta ini dengan sepenuh hati, namun hasilnya sama saja, akan selalu muncul orang yang tidak tahu diri, jadi sisanya tinggal kalian semua yang mengaturnya, aku sudah memberikan bantuan yang cukup terbilang besar pada kalian, sangat melelahkan menjadi orang yang terlalu baik hati. ” Ling Wan berkata dengan wajah dingin pada banyak orang kemudian berjalan kekejauhan menuju sebuah ruang vip yang ada di paviliun shishen.
“ ini semua karena klan kaisar sampah itu sehingga Yang Mulia bahkan sudah muak dengan semesta ini. ”
“ berakhir sudah... jika Kaisar Surga yang selalu melindungi alam ini meninggalkan kita, bukankah semesta ini akan dengan mudahnya di hancurkan oleh ras asing. ”
“ apa yang kau tahu!. Yang Mulia telah banyak sekali membantu banyak orang tapi ia juga manusia sama seperti kita bahkan jika itu aku, aku jelas akan lelah. Aku menyelamatkan semesta, aku juga berbuat baik dan tidak pernah sombong, aku juga murah hati, dan kemudian aku dihina dan di cemooh oleh orang orang yang telahku selamatkan, pikirkanlah betapa kecewanya jika dirimu sendiri yang merasakannya, bahkan jika kamu adalah orang suci, jika kamu tidak marah aku akan menyebutmu sebagai leluhur. ” seorang pria tua berkata dengan wajah nampak sangat marah.
“ benar apa yang dikatakan senior. Mereka semua benar benar tidak tahu diri. ”
“ sebenarnya Yang Mulia sejak dulu memang tidak ingin menjadi kaisar surga hanya saja banyak orang yang memanggilnya kaisar surga karena sering membantu banyak orang dan juga beberapa kali menyelamatkan semesta. Lalu kemudian muncul lah orang-orang yang mengira bahwa Yang Mulia sendirilah yang dengan sebelah pihak ingin menjadi penguada semesta ini, mereka semua begitu bodoh dan sampah, Yang Mulia bahkan tidak tertarik dengan hal duniawi, ia hanya ingin melindungi banyak orang namun kini aku rasa semuanya berubah sejak Yang Mulia dikecewakan, lalu apakah klan kaisar mampu menjaga semesta ini?, apakah klan kaisar mampu membantu banyak orang? apakah klan kaisar murah hati dan tidak sombong seperti Yang Mulia? kalian sendiri tahu jawabannya. ” seorang lelaki yang mengenakan jubah berwarna hitam berkata dengan wajah serius.
Disisi Ling Wan...
“ guru apakah kami perlu membunuh mereka semua?. ” Zhan Tian berkata sambil menangkupkan tangannya, ia juga muak dengan klan kaisar ini.
“ ya guru kami benar benar tidak bisa mendiamkan orang seperti mereka. ” Yun Zhi berkata membenarkan perkataan Zhan Tian.
“ haha.. kalian terus memikirkan hal tersebut, benar juga muridku-muridku bahkan tidak pernah bertarung karena selalu ku lindungi, apakah kalian benar benar ingin mencoba untuk menjadikan klan kaisar bahan latihan kalian?. ” Ling Wan berkata dengan wajah aneh.
“ te.. tentu saja tidak guru, aku hanya ingin membantumu, karena sejak dulu aku bahkan tidak pernah membantu guru menghadapi masalah. ” Yun Zhi berkata dengan malu-malu.
“ bertanyalah pada istri guru, aku tidak bisa mengizinkan kalian tanpa izin dia. ” Ling Wan berkata sambil menoleh pada Meng Ji.
“ lupakan, mari biarkan saja, apakah kalian bertiga benar-benar ingin membuang waktu kita yang berharga ini, kita biasanya berlatih keras dan sangat jarang bisa berkumpul tenang seperti ini, dan lagipula bibi tidak ingin kalian melakukan hal hal kejam. ” Meng Ji berkata sambil tersenyum.
“ benar saja guru dan istrinya adalah orang terbaik yang pernah ku lihat, baiklah aku melepaskan mereka kali ini karena aku tidak ingin membuang waktu bahagia keluarga kecilku, tapi jika mereka berani mengganggu waktu bahagia kami, aku tidak akan segan membunuh mereka semua sampai ke akar akarnya. ” Zhan Tian bergumam di dalam hati.
“ hahaha... kalian bertiga tenanglah lupakan hal hal tersebut, lebih baik kita minum bersa.. .” Ling Wan tiba tiba berhenti berbicara karena terkejut oleh sebuah peringatan sistem.
[ sistem : terdeteksi pembawa takdir ]
[ Tu Ling'er, anak perempuan ini memiliki bakat mengerikan dalam jalan pemanah disarankan tuan rumah menjadikannya murid agar kelak tuan rumah dapat memiliki murid yang memiliki serangan jarak jauh!. ]
“ sistem mengapa aku selalu menemui orang berbakat?. ”
[ sistem : karena tuan rumah mengenakan harta yang bisa meningkatkan keberuntungan ]
“ ada apa sayang. ” Meng Ji berkata dengan bingung karena melihat Ling Wan yang tiba tiba berhenti berbicara.
“ apakah kalian melihat gadis kecil di sudut kota, coba gunakan presepsi mental kalian, ayo kita selamatkan dia. gadis kecil itu nampaknya hampir mati kelaparan. ” Ling Wan berkata dengan wajah serius.
“ benar guru aku melihatnya, gadis itu terlihat sangat menyedihkan, guru tunggu di sini saja dengan bibi meng, aku dan adik junior akan membawanya kemari. ” Yun Zhi berkata sambil menangkupkan tangan.
Kemudian Yun Zhi, Xun'er dan Zhan Tian pergi ke tempat gadis kecil itu berada.
Zhan Tian memandangi anak perempuan yang sedang tidur di tanah bajunya nampak sangat kumal, anak perempuan ini memiliki rambut berwarna putih.
__ADS_1
“ adik perempuan bangun. ” Zhan Tian berkata sambil menunduk.
“ buruk ia hampir mati karena kelaparan." Zhan Tian berkata sambil menoleh pada Yun Zhi dan Xun'er.
“ cepat adik junior kita bersama sama menggunakan aturan hukum kehidupan semoga saja masih sempat untuk menyelamatkannya. ” kata Yun Zhi yang terlihat sangat panik.
Zhan Tian “ Hukum Aturan Kehidupan (Penyembuhan). ”
Yun Zhi “ Hukum Aturan Kehidupan (Penyembuhan). ”
Yu Xun'er “ Hukum Aturan Kehidupan (Penyembuhan). ”
Beberapa saat kemudian...
“ kakak bertiga siapa? mengapa perutku sudah tidak sakit lagi? . ” gadis kecil itu berkata dengan wajah bingung sambil menoleh pada tiga orang di depannya.
“ adik perempuan, ayo ikuti kakak ke tempat makan. ” Zhan Tian berkata sambil menunduk.
“ ya adik perempuan, ayo kita makan bersama. ” Yun Zhi berkata dengan wajah nampak kasihan dengan nasib ini.
“ tidak usah takut, kami bukan orang jahat. ” Xun'er berkata sambil memegang tangan anak kecil itu.
“ aku kotor dan bau kak, apakah ini tidak apa-apa?. ” Anak perempuan itu berkata sambil menunduk.
“ haha.. tidak apa ayo kita makan bersama. ” Zhan Tian berkata sambil tersenyum ramah, ia merasa sangat kasihan dengan gadis kecil malang ini.
“ baik kak, maafkan aku karena merepotkan kalian. ” gadis itu berkata sambil menggaruk kepalanya karena malu.
Kemudian mereka berempat segera kembali ke tempat Ling Wan makan tadi. Gadis kecil itu menolak masuk ketempat makan mewah ini, mereka bertiga memaksanya gadis itu untuk tidak malu dan menolak masuk ke dalam paviliun.
“ selamat datang adik perempuan, kamu boleh makan apapun yang kamu mau. ” Ling Wan berkata sambil berjalan menuju anak perempuan itu.
“ benarkah kak?, aku ingin makan sayap ayam, aku selalu melihat orang orang dewasa memakan itu, aku pikir rasanya enak. ” kata anak perempuan itu dengan wajah sangat senang.
“ adik kecil dimana orang tuamu?. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum.
“ aku juga tidak tahu kak, sejak kecil aku hidup sendirian dan aku biasanya makan dengan makanan sisa, walaupun begitu rasanya tetap enak kak. ” kata anak perempuan itu sambil tersenyum.
“ ini hahh.. sungguh kasihan, adik kecil siapa namamu?. ” tanya Ling Wan.
“ nama yang bagus, apakah kamu ingin berlatih dan menjadi seorang kultivator?.” Tanya Ling Wan pada Tu Ling'er itu.
“ lupakan kak aku tidak berbakat walaupun sebenarnya aku ingin menjadi kultivator agar dapat hidup dengan damai dan dapat membeli banyak makanan yang enak ketika dewasa. ” jawab Tu Ling'er.
“ hiks... hiks... betapa malangnya. ” Zhan Tian yang seorang reinkarnator ahli yang sangat kuat, sebenarnya menangis karena benar-benar merasa kasihan dengan gadis ini, jika pemandangan ini di ketahui oleh banyak orang di langit berbintang mungkin mereka semua akan terjungkal karena melihat pemandangan aneh ini.
“ lupakan aku tidak peduli, apakah kamu bersedia menjadi muridku, tapi kamu harus bersumpah pada langit bahwa akan selalu menjadi orang baik dan tidak sombong. ” kata Ling Wan sambil tersenyum.
“ sebenarnya aku tidak tahu mengapa kakak menerimaku sebagai murid tapi aku benar benar lelah sendirian, aku Tu Ling'er bersumpah pada langit bahwa akan selalu menjadi orang baik dan tidak sombong, guru terimalah sujud murid ini.” kata Tu Ling'er sambil melakukan kowtow tanda menghormati guru barunya.
" hiks... aku memiliki memiki adik junior? bagus selamat datang adik junior.” Zhan Tian berkata sambil menghapus ingus yang ada di sudut hidungnya.
“ selamat datang adik junior, hehehe syukurnya kamu bertemu dengan guru. ” Yun Zhi berkata sambil tersenyum pada Tu Ling'er.
“ kakek Feng dimana tempat penjualan baju untuk anak seusianya?. ” tanya Ling Wan pada Feng Jia yang memperhatikannya di kejauhan.
“ jaraknya tidak jauh dari sini Yang Mulia.” Feng Jia berkata sambil menangkupkan tangannya.
“ ha.. kakek panggil tuan muda Ling saja kemudian aku merepotkan kakek untuk menunjukan jalannya sebentar, semuanya ayo kita beli baju untuk adik junior kalian dulu, setelah dewasa nanti guru akan membuatkannya harta jubah yang cocok di gunakan olehnya, jadi beli baju biasa dulu untuk sementara. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum.
Meng Ji “ baik sayang. ”
Yun Zhi “ baik guru. ”
Xun'er “ baik guru. ”
Zhan Tian “ baik guru. ”
“ Ling'er ayo kita pergi membeli baju bawa saja sayap ayam itu, kamu boleh memakannya sambil di jalan, setelah membeli baju kita dapat makan lagi. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum.
“ baik guru, terima kasih karena sudah membelikan baju baru untukku. ” Tu Ling'er berkata sambil memegang sayap ayam di tangan kanannya.
15 menit kemudian...
__ADS_1
Tu Ling'er sudah bersih dan mengenakan baju baru yang terbilang mahal dan mewah, baju ini memiliki warna hijau dengan motif yang sangat indah.
“ hahaha.. bagus, ayo kita kembali makan dan minum lagi. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum.
3 jam kemudian...
Ling Wan yang sedang asik minum dan berbincang riang bersama keluarganya di kejutkan suatu suara yang membuatnya sedikit memicingkan alisnya.
“ yooo.. benar benar tiga gadis cantik. ”
“ mereka bertiga benar benar terlalu cantik bukan. ”
“ gadis cantik mari kemari kami dari klan kaisar Lang. ”
Sekelompok pemuda mengenakan jubah merah berkata pada kelompok Ling Wan mata mereka nampak seperti di penuhi nafsu pada Meng Ji, Yun Zhi dan Xun'er.
“ kau berhentilah memandangi bibi dan kakak seniorku dengan mata menjijikanmu. ” Zhan Tian berkata dengan wajah nampak sangat marah sambil berjalan ke arah kelompok pemuda ini.
Zhan Tian yang marah kemudian meninju ke arah depan sambil berteriak.
“ matilah sampah matilah... matilah.., aku benar benar muak dengan klan kentut yang menyebut dirinya bergelar kaisar. ”
BOMM.. BOMM.. BOMM...
Kelompok pemuda ini langsung terbunuh dan menjadi gumpalan daging, setiap orang yang terkena tinjuan Zhan Tian akan segera meledak dan menjadi gumpalan daging. Gerakan tinju ini di ciptakan sendiri oleh Zhan Tian saat di kehidupan pertamanya, tinju ini bernama Tehnik Tinju Penguasa Suci.
Tinju ini memang terlihat sangat biasa namun perlu di ketahui salah satu alasan mengapa Zhan Tian di kepung banyak ahli adalah karena mereka semua menginginkan tehnik menentang surga ini, bagaimana bisa merasa tidak tertarik satu tinjuan saja bisa menghancurkan fisik dan jiwa musuh, jadi bisa dibayangkan betapa luar biasanya tehnik ini.
Tinju ini menggabungkan kekuatan tubuh dengan banyak hukum aturan, agak mirip dengan Tehnik Pedang Hukum Kaisar yang dimiliki Ling Wan, jika tehnik Ling Wan menggabungkan hukum aturan ke dalam tebasan maksud pedang, maka tehnik tinju Zhan Tian menggabungkan hukum aturan ke dalam tinjunya, jadi bagaimana bisa orang lemah seperti mereka bisa bertahan?!.
“ adik Zhan tenanglah, sial kamu benar benar melakukan hal-hal seperti itu di depan adik junior baru kita yang masih sangat muda. ” Yun Zhi berkata memarahi Zhan Tian sambil menutupi mata Tu Ling'er.
“ maafkan aku kak, aku benar terlalu marah karena mereka semua, tunggu sebentar.” Zhan Tian yang marah segera mereda karena mendengar apa yang di katakan Yun Zhi, kemudian ia mendongak ketumpukan tulang dan daging-daging di depannya.
“ Aturan Hukum Api : (Kebakaran Langit) .”
Tumpukan tulang dan sisa daging kelompok pemuda Klan Kaisar Lang segera menjadi abu.
“ kakak apa yang terjadi mengapa kamu menutupi mataku. ” Tu Ling'er berkata dengan wajah bingung.
“ tidak apa-apa adik junior?. ” Xun'er berkata sambil tersenyum.
“ ya adik junior kembali makan.” Yun Zhi berkata dengan canggung.
“ adik junior kamu dapat makan dengan lahap dan tenang, tidak ada hal yang terjadi. ” Zhan Tian berkata sambil menggaruk kepalanya karena malu.
“ baik kakak senior, Ling'er akan kembali makan ayo kalian juga makan. ” Tu Ling'er berkata sambil menyuruh Yun Zhi, Xun'er dan Zhan Tian kembali makan.
“ nampaknya klan kaisar ini benar benar semakin menjadi, sepertinya klan klan ini memang harus di bersihkan agar tidak terus mengganggu ketika aku bersantai dan kembali ke semesta ini lagi, sayang kamu masuk ke dalam harta dulu bersama murid-murid perempuanku. ” Ling Wan berkata dengan wajah dingin.
“ baik guru. ” Yun Zhi berkata sambil menangkupkan tangan walaupun sebenarnya ia sangat ingin membantu gurunya membunuh orang-orang tersebut namun ia hanya bisa menuruti perkataan gurunya.
“ baik guru. ”Xun'er
“ sayang kamu harus hati-hati, Ling'er kita masuk ke dalam harta milik gurumu dulu bawa saja makanan ini ke dalam. ” Meng Ji berkata sambil memegang tangan Ling Wan.
“ baik bibi. ” Tu Ling'er
Setelah itu Ling Wan memasukkan Istri dan murid murid perempuannya ke dalam harta, ia terlalu canggung jika harus berbuat kejam di depan istri dan murid-murid perempuannya, sedangkan untuk Zhan Tian ia berbeda, karena ia adalah seorang reinkarnator jadi jelas memiliki banyak pengalaman dalam hal seperti ini.
“ Muridku ayo kita bersenang-senang khusus untuk menemanimu gurumu tidak akan menggunakan pedang, hari ini gurumu akan membunuh banyak orang hanya menggunakan tinju sebagai senjata. ” Ling Wan berkata sambil menggepalkan tangan pada Zhan Tian.
“ baik guru, murid ini merasa senang karena dapat menemani guru membunuh orang-orang tidak tahu diri dan brengsek itu!. ” Zhan Tian berkata sambil menangkupkan tangannya, ia sangat senang karena mendengar apa yang di katakan gurunya menggunakan tinju untuk membunuh musuh?, hahaha.. sangat bagus.
“ kamu adalah anak laki-laki satu-satunya yang menjadi muridku, oleh karena itu kamu harus lebih keras dari yang lainnya agar kelak kamu dapat melindungi adik junior dan kakak seperguruanmu. ” Ling Wan berkata sambil menepuk-nepuk bahu Zhan Tian.
“ murid akan terus berlatih keras agar kelak dapat melindungi semuanya. ” Zhan Tian merasa sangat senang karena mendengar apa yang di katakan gurunya.
Kemudian mereka berdua membayar uang makan tadi, lalu perlahan berjalan kekejauhan, banyak orang memandangi punggung ke dua orang itu, dapat di pastikan alam ini akan berguncang sekali lagi karena tragedi berdarah.
***Bersambung........
Jangan lupa Like, Komen, Beri Nilai , Follow Dan Jangan Lupa Berikan Sedikit Dukungan/Vote Jika Memiliki Poin Berlebih ...
__ADS_1
Sedikit Vote Dan Dukungan Sangat Berharga Bagi Author, Karena Author Sangat Membutuhkan Uang Untuk Membeli Alat Kultivasi Yaitu Rokok Dan Juga Kopi , Agar Terus Dapat Crazy Up!!!!!!.(´⊙ω⊙`)
≧∇≦ AUTHOR MENGUCAPKAN TERIMA KASIH***