Sistem Kaisar Dewa Sembilan Surga

Sistem Kaisar Dewa Sembilan Surga
Jangan Pernah Membuatku Marah!


__ADS_3

Ling Wan memandangi kedua belas orang yang berdiri di udara yang tidak jauh dari sisinya, ia hanya tersenyum dingin lalu berkata "Apakah kalian semua sudah siap?."


"Hah sampah ini! apakah kamu masih belum sadar dengan posi......" belum sempat Fang Ying selesai berbicara terdengar suara Ling Wan memotong perkataannya.


"Fang Ying Dewa Sejati Tingkat 7, Fang Xun Dewa Sejati Tingkat 6, Fang Muling Dewa Sejati Tingkat 5, hahaha apa ini? Liu Chen Dewa Sejati Tingkat 1 belaka? Liu Wuying Dewa Sejati Tingkat 2, Liu Xuefeng Dewa Sejati Tingkat 2, hah nampaknya klan Liu benar-benar sangatlah lemah, Tao Guangyu Dewa Sejati Tingkat 3, Tao Haoran Dewa Sejati Tingkat 4, Tao Li Dewa Sejati Tingkat 5 Kalian bertiga cukup lumayan untuk menggerakkan sedikit otot tuan muda ini!!, ah benar juga, aku hampir lupa dengan tiga monyet ini, Sun Qiu Dewa Sejati Tingkat 4, Sun Xiang Dewa Sejati Tingkat 5, dan Sun Yang Dewa Sejati Tingkat 5, lalu apakah kalian semua berpikir dengan barisan ini kalian bisa mengalahkan tuan muda ini? aku bahkan berani mengacau di depan beberapa Sovereign, jadi bagaimana bisa aku takut pada kelompok semacam ini?!." suara arogan Ling Wan bergema di telinga ke dua belas Dewa Sejati, ini membuat mereka sedikit takut akan sosok Ling Wan, mereka bingung bagaimana cara Ling Wan mengetahui nama asli dan tingkat kultivasi yang dimiliki oleh masing² dari mereka, ini semua menyebabkan banyak keraguan yang muncul di dalam hati mereka.


Krikk....heningg....


Kedua belas orang ini masih diam dan tidak membalas perkataan Ling Wan mereka semua memasang raut wajah yang nampak terlihat sangat serius dan berpikir keras, kemudian mereka semua mencoba untuk melihat tingkat kultivasi yang dimiliki Ling Wan, namun sayangnya banyak dari mereka semua tidak dapat melihat tingkat kultivasi Ling Wan, dan hanya Fang Ying yang dapat melihat tingkat kultivasi Ling Wan, ini karena Fang Ying memiliki tingkat kultivasi satu tingkat lebih tinggi dari Ling Wan.


Beberapa saat kemudian...


Mereka semua yang tadinya berdiri arogan di depan Ling Wan mulai mundur untuk beberapa langkah, mereka semua dipenuhi rasa cemas karena mendapati bahwa mereka tidak dapat melihat tingkatan ranah kultivasi milik bajingan itu!.


"Mengapa orang itu mengetahui nama kita?." tanya Liu Chen pada rekan-rekannya, wajahnya nampak terlihat ketakutan.


"Apa yang sebenarnya terjadi disini? jangan-jangan orang ini adalah seorang Sovereign yang sedang berpura-pura lemah!." Liu Xuefeng berkata dengan wajah yang dipenuhi keringat dingin.


"Ak... aku tidak bisa melihat tingkat kultivasinya." Fang Xun berkata dengan wajah sedikit takut.


"Ak.. aku juga." Fang Muling berkata dengan wajah sedikit kaget.


"Apa yang terjadi disini?." tanya Tao Li pada rekan-rekannya."


"Aku juga tidak tahu, apa yang harus kita lakukan?." tanya Tao Haoran pada ke sebelas rekannya.


"Hah kalian ini, orang itu hanyalah seorang Dewa Sejati tingkat 6, mengapa kalian begitu panik, lagipula ia hanya sendirian, bahkan jika itu aku, aku tidak mungkin sanggup menahan serangan dari 12 orang Dewa Sejati, ayo bunuh dia." ucap Fang Ying dengan wajah dingin pada rekan-rekannya.


Benar mengapa harus takut kami memiliki seorang Dewa Sejati Tingkat 7 dipihak kami yaitu Fang Ying!? Lagipula orang itu hanya sendirian! Bagaimana bisa seseorang mampu menghadapi 12 orang ahli di alam yang sama! Jadi mengapa harus ragu dan merasa takut! kemudian segera mereka semua mulai menyerang dengan membabi buta ke arah dimana Ling Wan berada.


"BUNUH!!." Fang Xun berkata dengan nada dingin.


"Ayo, bunuh iblis keji." Tao Li berkata sambil berlari ke arah Ling Wan.


"Kakek ini akan memukulimu, Tehnik Tongkat Pembalik Bintang." Sun Xiang berkata sambil menyerang ke arah dimana Ling Wan berada.


"Ling Tian, habislah KAMU!!." Liu Xuefeng berteriak meraung marah sambil menyerang ke arah dimana Ling Wan berdiri.


"Bunuh iblis, dan balaskan dendam para tetua." ucap Liu Chen sambil menebas pedangnya.


"Langkah Kun Peng." Ling Wan berkata sambil tersenyum.


BOMMM.. BOMMMM... BOMMMM...


Serangan dari dua belas Ahli Dewa Sejati menyebabkan semesta ini berguncang hebat, mereka semua menyerang dengan membabi buta ke arah tepat dimana Ling Wan berdiri, namun sayangnya itu semua sia-sia, ini karena kecepatan Ling Wan sudah mencapai tingkat yang bisa dibilang ekstrim sehingga ia dapat dengan mudahnya menghindari serangan dari orang-orang ini.


"Yoooo tidak kena!." ucap Ling Wan sambil tersenyum mengejek ke arah dua belas orang musuhnya.


"AKHHHH... Ling Tian pengecut bertarunglah dan jangan menghindar seperti seorang penakut!." Tao Li meraung marah karena mendengar ejekan dari Ling Wan.


"Begitu ya?, Tehnik Pedang Sembilan Pemecah Surga, Gerakan Ke Sembilan : Sembilan Pedang Pemusnahan Primordial." ucap Ling Wan sambil menebas Pedang sebanyak sembilan kali, segera sebuah pemandangan aneh terjadi!.


Guntur bergemuruh, hujan deras terjadi dengan sangat aneh, padahal tadi langit masih sangat terang, lalu Sembilan Naga berbeda warna turun dari langit dan segera mengarah ke belakang punggung Ling Wan.


Sembilan Naga ini berukuran sangat besar dan memiliki warna yang berbeda-beda, ini karena Sembilan Naga ini mewakili setiap komponen-komponen utama yang ada di Seluruh Alam Semesta.


ROARRRRR..............


Sembilan Naga ini terlihat bersiap menerima perintah Ling Wan, raungannya bergema ke segala penjuru!.


"Sembilan Niat Pedang Bunuh Musuh!."


Ling Wan berkata sambil mengarahkan Pedang Hitam Penghancur Semesta ke arah dua belas orang musuhnya, setelah itu terlihat sembilan naga dibelakangnya mulai meliuk-liuk terbang dan pergi mengarah ke dua belas Dewa Sejati!.

__ADS_1


Hari itu seluruh dunia hening, Sembilan Naga berbeda-beda warna meliuk-liuk di ketinggian langit semesta Tong Xuan, ini adalah pertama kalinya mereka melihat seseorang yang berani menghadapi 12 Dewa Sejati sendirian.


Di sisi lain kelompok dua belas orang musuh Ling Wan nampak memasang raut wajah serius, ini karena mereka semua merasakan sebuah mendominasi yang terkandung di dalam Niat Pedang Tehnik Ling Wan.


"Segel Bulu Ilahi." Liu Xuefeng berkata dengan wajah dingin sambil membentuk sebuah segel tangan.


"Tehnik Pedang Merak Ilahi." Liu Wuying berkata sambil menebas pedangnya.


"Tehnik Pedang Kaisar Nirvana." Fang Ying berkata sambil menebas pedangnya.


"Tehnik Tongkat Kekacauan." Sun Yang berkata sambil memukul tongkatnya ke arah Sembilan Niat Pedang yang dikeluarkan Ling Wan.


"Cakar Penelan Semesta." Tao Haoran berkata sambil mengeluarkan bentuk Fisik sebenarnya dari lengannya, lengan itu terlihat berukuran sangat besar dan memiliki cakar yang nampak sangat panjang, kemudian cakar itu nampak merobek ke arah Niat Pedang Ling Wan.


"Kejatuhan Bulu Surgawi." Liu Chen berkata sambil bertransformasi ke bentuk Merak Ilahi, ratusan ribu Qi Spiritual yang terlihat berbentuk seperti bulu merak mengarah ke arah Sembilan Niat Pedang milik Ling Wan.


"Lima Gerakan Pedang Ilahi Kaisar Nirvana." Fang Muling berkata sambil menebas pedang meliuk-liuk sebanyak Lima kali, lalu terbentuklah sebuah niat pedang berwarna putih abu-abu, niat pedang ini segera mengarah ke arah sembilan niat pedang Ling Wan.


"Tombak Ilahi Kaisar Nirvana." Fang Xun berkata dengan dingin sambil menusuk tombak ke arah sembilan niat pedang yang di keluarkan Ling Wan, segera sebuah Qi Tombak berwarna putih keabu-abuan mengarah ke arah sembilan niat pedang.


"Segel Pembalik Semesta!!." Tao Li berkata dengan nada marah sambil membentuk sebuah segel tangan.


"Tehnik Tongkat Kehancuran Abadi" Sun Qiu berkata sambil memukul tongkatnya.


"Segel Pemusnahan." Tao Guangyu berkata dengan nada dingin sambil membentuk sebuah segel tangan.


"3 Tongkat Ilahi Peleburan Surgawi." Sun Xiang berkata dengan nada acuh tak acuh dan meremehkan, kemudian ia mulai memukul tongkalnya sebanyak tiga kali ke arah sembilan niat pedang Ling Wan.


Langit seluruh alam semesta Tong Xuan dipenuhi dengan Qi mendominasi yang memiliki warna berbeda-beda, kemudian terlihat dua belas Qi Spiritual ini bersiap untuk melakukan tabrakan dengan sembilan niat pedang Ling Wan.


KRAKK.... KRAKK..... BOMMMMMM....


Retakan yang memekikkan telinga diiringi sebuah ledakan keras terdengar bergema di seluruh penjuru alam Semesta Tong Xuan, tanah berguncang, langit nampak retak, sebuah retakan ruang terlihat sejauh mata memandang, ini adalah dampak dari tabrakan dari Tehnik Pedang Sembilan Pemecah Surga Ling Wan, dan 12 tehnik dari Ahli Dewa Sejati.


"Akkh... lenganku, sial ini pasti akan memakan waktu puluhan tahun untuk menyembuhkannya." Tao Haoran berkata dengan wajah nampak kesakitan, terlihat lengan kanannya nampak putus, darah nampak mengalir deras!.


Ling Wan memandangi ke dua belas musuhnya yang nampak terlihat terluka parah, ia hanya bisa tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepalanya karena melihat kejadian ini.


"Hah.. nampaknya pedang tuan muda ini memanglah terlalu mengerikan, baiklah Pedang Hitam Penghancur Ribuan Alam Semesta pergi berkumpul dengan para saudaramu." ucap Ling Wan sambil tersenyum, lalu kemudian terlihat pedang hitam tersebut segera terbang melayang bergabung dengan barisan sembilan pedang yang melayang dibelakang punggung Ling Wan.


"Satu Dua.. Satu Dua.. tunggu sebentar aku sedang pemanasan, Teknik Keheningan Kaisar Bintang!." Ling Wan berkata sambil melakukan sebuah pemanasan di ketinggian udara untuk mengejek musuh-musuhnya, kemudian sebuah pemandangan aneh terjadi lagi langit yang tadinya hujan dan mendung karena tehnik pedang kini terlihat semakin redup dan semakin redup hingga akhirnya sampai titik dimana siang berubah menjadi malam hari, lalu terlihat di ketinggian langit ada jutaan bintang yang bergemerlap dengan sangat aneh, tak lama berselang sebuah qi yang memancarkan kekerasan terbentuk di kedua lengan Ling Wan, Qi kekerasan ini memiliki warna biru kehitam-hitaman.


(Teknik Keheningan Kaisar Bintang,Tehnik ini berisi kekuatan tertinggi dari hukum bintang, pengguna tehnik dapat menarik pacaran banyak bintang lalu menjadikannya kekuatan)


Ling Wan pun segera bertarung menggunakan tinjunya untuk melawan musuh-musuhnya.


DWARRR.. DWARRRR....


Terlihat beberapa Dewa Sejati terlempar dan terhempas menabrak gunung-gunung dan rumah-rumah, hari itu pemandangan benar-benar kacau, banyak orang melihat seorang pemuda mampu melawan dua belas Ahli Dewa Sejati sendirian, dan lagipula orang itu bahkan dapat menyerang balik, ini semua menyebabkan banyak orang merasa merinding dan dipenuhi rasa takjub pada sosok yang memiliki gelar Dewa Peri Ling Tian ini!.


Kembali kesisi Ling Wan, ia nampak bertukar beberapa ratus pukulan hanya dalam jangka waktu selama beberapa detik ini, kedua belas musuhnya juga tidak kenal ampun menyerang Ling Wan dengan membabi buta, namun Ling Wan bahkan semakin bersemangat, terlihat noda darah ada di sudut bibirnya, tapi tidak ada rasa takut di wajah Ling Wan yang ada hanya perasaan tentang entah aku yang mati atau mereka semua yang mati!.


"Ling Tian, menyerahlah apakah kamu pikir kamu tidak akan kehabisan Qi spiritual melawan kami semua?, jika kamu berpikir begitu kamu benar-benar naif!." Fang Ying berkata dengan wajah mengejek, walaupun ia juga terluka namun ia pikir mereka semua menang jumlah dan akan menang jika mereka bertarung dalam jangka panjang.


"Iblis bodoh ini hah." Sun Xiang berkata mengejek sikap kegilaan bertarung yang dimiliki Ling Wan.


"Betapa menyedihkannya." Liu Xuefeng berkata dengan wajah memandang rendah Ling Wan yang terlihat memiliki noda darah di sudut bibirnya.


"Ini adalah akibat dari menyinggung klan kami!." Fang Muling berkata dengan wajah yang nampak sangat memandang rendah ke arah Ling Wan.


"Jika aku menjadi ibu aku menyesal karena melahirkanmu, Ling Tian menyerahlah ji.... ." belum sempat Tao Haoran selesai berbicara raungan marah Ling Wan terdengar bergema ke segala arah.


"Apa.... yang sedang kau gumamkan berani-beraninya bersikap lancang kepada ibu tercinta tuan muda ini selamat kamu berhasil membuatku MURKAAAAAAAA!!! Domain Pedang Tak Terkalahkan ." Ling Wan berkata dengan dipenuhi kebencian, suara dinginnya bergema di telinga ke dua belas orang musuhnya, lalu segera sebuah kejadian aneh terjadi lagi!.

__ADS_1


(Domain Pedang Tak Terkalahkan domain ini mencakup area 2 kilometer, musuh yang memasuki domain , ranah dan kekuatannya akan berkurang 50% dalam jangka waktu selama lima menit, jadi bisa dibilang Ling Wan tidak terkalahkan di ranah Dewa Sejati bahkan jika seorang Dewa Sejati tingkat puncak datang, itu tidak masalah selama bukan seorang Sovereign, mereka semua hanyalah ayam lemah)


Mereka semua segera ketakutan dan dipenuhi keringat dingin, mereka semua juga bingung tentang apa yang sebenarnya terjadi disini, Fang Ying yang tadinya seorang Dewa Sejati tingkat 7 telah turun menjadi seorang Dewa Sejati tingkat 3, yang lainnya bahkan lebih parah, mereka semua benar-benar merasakan suatu arti dari ketakutan dan dominasi mutlak dari sosok pemuda berjubah hitam yang berdiri di udara tidak jauh dari sisi mereka.


"Lari cepat lari." Fang Ying berkata dengan wajah nampak dipenuhi teror.


"Ya, orang ini jelas seorang sovereign yang sedang menyamar!." Fang Xun berkata dengan nada ketakutan.


"Mengapa ia begitu tidak tahu malu menindas yang lemah?." Liu Xuefeng berkata dengan dipenuhi keringat dingin.


"Benar, ayo lari dulu orang ini terlalu licik dan berbahaya." Tao Guangyu berkata lalu berbalik pergi.


"Haoran, kamu benar-benar sialan mengapa kamu membuat marah orang itu." Sun Yang berkata penuh kebencian ke arah Tao Haoran.


"Kamu mengapa menyalahkanku!?." Tao Haoran berkata dengan wajah nampak sangat kesal karena mendengar perkataan rekannya.


Dua belas orang yang tadinya arogan kini terlihat dipenuhi ketakutan, mereka semua bahkan bertengkar saling menyalahkan satu sama lain, dan ada beberapa yang mencoba lari namun semuanya sudah terlambat, mereka semua sudah ada di genggaman Ling Wan sejak mereka terkena kekuatan magis Domain milik Ling Wan.


"Aturan Hukum Ruang Dan Waktu: Pembekuan Ruang." suara dingin Ling Wan bergema di telinga kedua belas orang musuhnya.


"Atu.. atu... Aturan ruang dan waktu." Fang Ying berkata dengan dipenuhi rasa putus asa.


"Berakhir... berakhir...." ucap Fang Muling yang sudah menebak akhir hidupnya.


"Berhenti, kami semua akan menyerah padamu, dan kami semua bersedia menjadi budakmu mari kita sudahi ini tuan muda!." kata Sun Yang sambil mencoba membujuk Ling Wan, ia terlihat dipenuhi rasa takut akan sosok pemuda berjubah hitam ini.


"Ya tuan muda, anda dapat membunuh orang ini saja." Liu Xuefeng berkata sambil menoleh ke arah Tao Haoran.


"Kau bajingan!!." Tao Haoran meraung marah karena melihat tindakan dari rekannya.


"Diamlah, ini semua salahmu!!." Sun Xiang berkata dengan dipenuhi kebencian pada Tao Haoran.


"Ya, salahmu Haoran bajingan!." Fang Xun berkata dengan wajah marah pada Tao Haoran.


"Kalian...brengsek!." Tao Haoran berkata dengan wajah hampir muntah darah karena melihat perkataan dari rekan-rekannya.


Ling Wan hanya diam, ia masih memasang raut wajah yang terlihat sangat marah, ia memandangi ke dua belas orang yang terjerat aturan hukum ruang dan waktu dengan dingin.


"Pedang Hitam Penghancur Ribuan Alam Semesta." Ling Wan berkata dengan wajah dingin, terlihat pedang hitam yang tadinya berada dibelakang punggungnya segera melayang ke depan sisi Ling Wan.


"Kalian mungkin bisa kabur sewaktu aku masih bermain-main tadi, jangan salah aku bahkan tidak memandang kalian sebagai musuh yang layak ku anggap serius, lupakan tidak ada gunanya menjelaskan pada orang yang akan segera mati." Ling Wan berkata sambil berjalan mengarah ke arah dua belas orang yang sedang terbujur kaku karena hukum aturan ruang dan waktu, kemudian terlihat Ling Wan mulai menebas pedang menggunakan Pedang Hitam Penghancur Ribuan Alam Semesta miliknya.


"Tehnik Pedang Hukum Kaisar."


Tebasan pedang ini terlihat sangatlah biasa, Ling Wan hanya menebas pedangnya secara diagonal sebanyak satu kali, namun jangan salah tebasan pedang ini mengandung seluruh kekutan tertinggi dari 18 Aturan Hukum yang dipahami oleh Ling Wan, jadi bisa dibayangkan betapa menakutkannya gerakan sederhana dari Tehnik Pedang ini!.


"Tehnik pedang yang begitu mendominasi, ak.. aku... menyesal menjadi mu... suhnya.." Fang Ying berkata dengan dipenuhi kesedihan.


"Patriak sialan, aku tidak berdamai mengapa ia menjadikan kami bahan untuk menguji kekuatan seorang Sovereign, Akh........ " Sun Yang berkata dengan dipenuhi amarah pada patriak klan Sun.


"Tid...... ak..." Liu Chen berkata dengan dipenuhi ketakutan.


"Bera... k.. hir.." ucap Tao Guangyu yang melihat sebuah tebasan Qi pedang berwarna abu-abu yang tinggal beberapa meter lagi sebelum menabrak kelompok mereka.


CLANGG....KRAKKKKKKKKKKKKKKKK....


Sebuah suara retakan bergema di seluruh Alam Semesta Tong Xuan, terlihat langit terbelah, retakan ruang berbentuk seperti sebuah tebasan pedang terlihat seluas mata memandang dan nampak retakan ini tidaklah memiliki akhir, ini adalah sebuah ungkapan yang menunjukkan betapa panjang dan luasnya retakan ruang tersebut!.


"A..apa.. begitu mengerikan, aku akan berhati-hati lain kali jika menggunakan tehnik pedang ini disaat kondisi puncakku." Ling Wan berkata sambil merasa ngeri dengan kekuatannya sendiri.


"Jangan pernah membuat diriku marah karena ketika aku marah, aku bahkan takut pada diriku sendiri, hahaha, ini adalah hal yang baik aku mendapatkan ejekan baru untuk mengejek musuhku di masa depan." Ling Wan berkata sambil tertawa terbahak-bahak lalu berbalik pergi, terlihat dibelakangnya ada dua belas jasad dewa sejati yang tidak memiliki kepala mulai jatuh dari ketinggian udara.


Bersambung........

__ADS_1


Jangan lupa Like, Komen, Beri Nilai , Follow Dan Jangan Lupa Berikan Sedikit Dukungan/Vote Jika Memiliki Poin Berlebih ...


__ADS_2