Sistem Kaisar Dewa Sembilan Surga

Sistem Kaisar Dewa Sembilan Surga
Terlalu Tampan!!


__ADS_3

Ling Wan dan Zhan Tian segera berdiri dari tempat duduk mereka sebelumnya. Kemudian mereka berdua segera berjalan menuruni tangga. Ling Wan dan Zhan Tian melihat kerumunan orang yang memenuhi Paviliun Shui, ini dikarenakan seseorang telah menyebarkan rumor bahwa Kaisar Surga sedang makan di tempat ini, sehingga banyak orang mulai berbondong-bondong pergi ke Paviliun Shui.


“ ada apa tuan muda?. ” tanya Feng Shui yang melihat Ling Wan menuruni tangga.


“ tidak apa-apa, muridku ingin mencoba harta yang baruku berikan padanya. ” kata Ling Wan sambil tersenyum.


“ ternyata begitu, kalian jangan berkerumun dan menghalangi jalan biarkan Yang Mulia lewat. ” kata Feng Jia menegur banyak orang yang terlihat berkerumun menutupi jalan.


“ in.. ini hahaha.. semuanya tolong buka jalan, aku ingin lewat sebentar. ” kata Ling Wan sambil tersenyum ramah.


Orang-orang tersebut memandangi Ling Wan dengan wajah di penuhi kekaguman bahkan ada beberapa wanita segera jatuh cinta pada sosok pemuda yang sangat tampan ini, Ling Wan tidak mengenakan ikat matanya, sehingga wajahnya nampak terlihat sangat jelas, ditambah pupil ungunya yang sangat indah, semakin menambah kesan tampan sosok Ling Wan, lagipula ia memiliki pesona tak tertandingi, wanita mana yang tidak menyukainya.


“ apakah kalian mendengar apa yang dikatakan Yang Mulia, muridnya akan mencoba suatu hal di tempat ini. ” kata seorang pemuda yang mengenakan jubah merah.


" ya benar, syukurnya aku bergegas kemari. ” ucap seorang pria paruh baya.


“ diamlah kalian jangan terlalu berisik agar tidak mengganggu Yang Mulia. Cepat buka jalan, jangan menghalangi jalan Yang Mulia. ” kata seorang pemuda berjubah putih pada banyak orang.


Segera kerumunan orang tersebut menepi dan membuka jalan, kemudian Ling Wan dan Zhan Tian berjalan menuju ke arah luar.


“ oh tidak.. oh tidak.. Yang Mulia benar-benar terlalu tampan, jika dilihat dari dekat. ” gumam seorang gadis yang mengenakan jubah berwarna hijau di dalam hatinya.


“ betapa tampannya!. ” gumam seorang gadis yang sangat cantik dan juga terkenal akan sikap dinginnya pada banyak laki-laki di alam atas ini.


“ inikah yang disebut pria idaman. ” gumam seorang gadis yang mengenakan jubah berwarna merah di dalam hatinya.


Mata para gadis tersebut di penuhi dengan hawa nafsu membara saat melihat sosok Ling Wan, ini memang tidak bisa di salahkan, sosok Ling Wan bahkan jika di langit berbintang mungkin tidak ada yang dapat menandingi pesonanya, lalu bagaimana bisa seorang setingkat gadis alam atas belaka tidak tertarik dengannya.


“ mengapa aku merasa merinding?. ” ucap Ling Wan.


“ ada apa guru?. ” tanya Zhan Tian.


“ tidak ada, kamu dapat mencobanya di sini, naiklah di ketinggian 500 meter di udara. ” ucap Ling Wan sambil tersenyum pada Zhan Tian.


“ baik guru. ” ucap Zhan Tian sambil menangkupkan tangannya, kemudian ia perlahan menapaki udara.


“ Teknik Keheningan Kaisar Bintang. ” suara Zhan Tian bergema ke segala arah di iringi langit yang perlahan mulai redup lalu terlihat ada jutaan bintang terang yang bergemerlap secara aneh di langit yang sudah berubah layaknya malam hari, sebuah Qi kekerasan mendominasi berwarna biru kehitaman mulai terbentuk di lengan Zhan Tian.


“ Tehnik Tinju Penguasa Suci. ” gumam Zhan Tian di dalam hatinya sambil meninju ke arah depan.


KRAKKK.... KRAKKKKK..... KRAKKKK...


Ruang Kehampaan layaknya seperti kaca yang pecah karena terkena lemparan sebuah batu. Retakan ruang berukuran sangat besar terlihat di ketinggian langit mungkin bisa di bilang retakan ruang ini beukuran terlalu besar, ini menandakan betapa mengerikannya tinju milik Zhan Tian.


Zhan Tian sendiri juga tercengang dengan kekuatannya, walaupun ia sekarang hanyalah seorang ahli tingkat Universe Venerable, namun mungkin ia bisa bertarung sebanding dengan Universe Suprame Master menengah ke bawah, jadi bisa dibilang Zhan Tian tak terkalahkan di ranah yang sama, lagipula Zhan Tian adalah reinkarnasi dari suatu eksistensi tidak tertandingi, jadi bisa di bayangkan seberapa banyak pengalaman bertarungnya.


Zhan Tian segera turun dari ketinggian. Langit gelap perlahan kembali mulai cerah, pecahan ruang juga menutup secara perlahan kembali seperti semula. Orang-orang yang melihat pemandangan ini mereka semua merasa menggigil dan tercengang!.


“ tinju yang begitu mendominasi. ” ucap seorang pria paruh baya di penuhi rasa kagum.


“ betapa mengerikannya! inikah kekuatan murid dari orang terkuat di alam semesta ini?. ” ucap seorang pria kekar yang di penuhi rasa takjub akan tinju mendominasi milik Zhan Tian.


“ ruang hancur begitu mudahnya?, lalu bagaimana jika tinju tersebut di gunakan untuk meninju seseorang, bukankah ia akan langsung bereinkarnasi. ” gumam seorang pemuda berjubah hitam dengan penuhi keringat dingin karena membayangkan jika tinju tersebut di tujukan pada seseorang.


“ wow sangat luar biasa. ” ucap seorang pria paruh baya.


“ betapa mendominasinya!, ini suatu kebanggaan karena dapat menyaksikan pemandangan tersebut. ” ucap seorang pemuda dengan baju biasa.


“ guru sarung tangan ini sangatlah luar biasa, terima kasih karena guru telah memberikan sarung tangan ini pada murid. ” Zhan Tian berkata sambil menangkupkan tangannya, ia di penuhi dengan rasa terima kasih pada gurunya.


“ ya sama-sama, ayo kita kembali ke dalam. ” kata Ling Wan sambil tersenyum.


“ baik guru. ” ucap Zhan Tian.


Kemudian mereka berdua kembali ke tempat dimana mereka makan sebelumnya.


“ apa yang terjadi siapa yang membuat kakak dan bibiku menangis. ” ucap Zhan Tian dengan amarah yang meluap-luap.

__ADS_1


“ hiks.. hiks... mereka semua bajingan bagaimana bisa mereka begitu kejam pada seorang anak kecil, adik Zhan kami hanya sedih karena membaca novel ini. ” ucap Xun'er.


“ benar kak Zhan, hiks.. hiks.. cerita ini benar-benar sedih, mengapa kamu mengatakan cerita ini berhubungan dengan pecinta kuliner. ” ucap Tu Ling'er.


Amarah meluap-luap Zhan Tian segera mereda, kemudian ia berkata sambil tersenyum: “ ternyata begitu, baca sendiri sampai tamat, kalian akan tahu mengapa novel ini disebut pecinta kuliner. ”


“ ayo makan dulu kita tidak bisa terlalu lama disini, apakah kalian tidak kasian dengan paman Jian yang menjaga toko sendirian?, baca nanti saja setelah kita kembali ke toko. ” kata Ling Wan sambil tersenyum.


“ eh.. benar juga!, ayo kita makan dulu. ” ucap Meng Ji menyuruh mereka semua berhenti membaca.


1 jam kemudian...


Ling Wan dan yang lainnya merasa sangat kenyang, ini semua karena Tu Ling'er yang terus-menerus memesan makanan.


“ Ling'er sudahlah, ayo kita kembali, guru sudah tidak sanggup lagi makan. ” ucap Ling Wan.


“ be..eeee. benar adik junior kita sudah terlalu banyak makan, ayo kita kembali. ” ucap sambil cegukan Zhan Tian.


“ baik guru. ” ucap Tu Ling'er sambil memegang paha ayam.


“ ayo kita kembali. ” ucap Ling Wan sambil berdiri lalu perlahan berjalan mengarah menuruni tangga, Zhan Tian dan yang lainnya mengikuti dari belakang.


“ Kakek Feng berapa biaya makan kami. ” ucap Ling Wan pada Feng Shui.


“ ini gratis untuk tuan muda, berkat tuan muda keluarga kami bisa berkumpul. ” ucap Feng Shui dengan di penuhi terima kasih.


“ benar tuan muda, jika bukan karenamu aku tidak tahu kapan dapat menemui anak dan cucuku. ” ucap Feng Jia sambil menangkupkan tangan.


“ ini Kakek Feng ambil lah, aku tidak merasa nyaman jika makan tanpa bayar terima saja, lagipula kami makan terlalu banyak kali ini, hahaha.. ini semua karena Ling'er. ” ucap Ling Wan sambil menoleh pada Tu Ling'er yang nampak terlihat sedang memegang paha ayam di tangannya.


Segera Tu Ling'er terkejut dan merasa malu karena mendengar apa yang di katakan oleh gurunya.


“ guru makanan di tempat ini sangat enak oleh karena itulah Ling'er menyukainya. ” ucap Tu Ling'er dengan malu-malu.


“ ini suatu kehormatan karena nona muda menyukai masakan di paviliun kami. ” ucap Feng Shui dengan wajah sangat senang.


5 menit kemudian...


“ hahaha.. Paman Peng dan Paman Kun terlihat sangat akrab, apakah jangan-jangan keluarga kalian memiliki sebuah ikatan?. ” tanya Ling Wan pada sekelompok pria paruh baya yang sedang berbincang.


“ benar Yang Mulia, keluarga kami memiliki leluhur yang sama yaitu Binatang Suci Kun Peng. ” jawab Peng Li sambil menangkupkan tangannya.


“ benarkah, kemudian paman Peng Li bisa mengajarkan Langkah Kun Peng pada Klan Kun, lagi pula kalian bisa di bilang satu keluarga. ” ucap Ling Wan pada Peng Li.


“ benarkah? hahaha.. terima kasih Yang Mulia. ” ucap Peng Li sambil tersenyum.


“ ya, kemudian kalian dapat melanjutkan berbincang. ” ucap Ling Wan sambil berjalan ke arah luar toko.


Beberapa menit kemudian...


Ling Wan duduk sendirian di depan tokonya, Meng Ji dan yang lainnya sedang sibuk membaca novel, Ling Wan yang merasa sedikit bosan kemudian mengeluarkan kendi anggur, tak lama bersalang Zhan Tian datang menghampiri gurunya yang sedang duduk sendirian.


“ muridku ayo temani guru minum. ” ucap Ling Wan.


“ baik guru. ” jawab Zhan Tian.


2 jam kemudian...


Zhan Tian yang nampak terlihat sedikit mabuk, kemudian menoleh dan melihat ribuan anggota Sekte Asal Pedang yang telah kembali ke toko.


“ adik Ling Chyou kalian sudah selesai berkeliling?, kemari ajak yang lainnya minum bersamaku dan guru. ” ucap Zhan Tian pada seorang pemuda tampan anggota Sekte Asal Pedang.


“ ya benar, ayo duduk kemari dan minum bersama. ” ucap Ling Wan yang masih belum mabuk.


“ baik kak, semuanya ayo duduk dengan rapi dan mari kita temani kakak laki-laki minum. ” kata Ling Chyou pada banyak anggota Sekte Asal Pedang.


“ kalian dapat mengambil sebanyak apapun yang kalian mau. ” Ling Wan berkata sambil mengeluarkan banyak kendi anggur.

__ADS_1


“ ah iya... ambil buku ini, kalian dapat membaca sambil minum anggur, aku rasa hal itu benar-benar sangat menyenangkan. ” kata Ling Wan sambil mengeluarkan banyak salinan novel.


“ baik kak. ” Ling Chyou hanya menurut saja, kemudian mereka semua mulai mengambil anggur dan novel tersebut.


Mereka semua minum dan membaca buku bersama, terkadang mereka tertawa terkadang merasa sedih, terkadang di penuhi dengan emosi, ini semua karena terbawa oleh alur novel yang mereka baca tersebut.


8 jam kemudian....


Hari memasuki petang hari, langit sore terlihat sangat indah, terlihat sangat banyak orang yang duduk di depan Ling Wan, mereka semua adalah seluruh orang yang Ling Wan bawa dari Alam Para Dewa, mereka semua nampak sangat fokus membaca sambil meminum anggur.


“ Blehh...Blehh.....Blehhhh”


“ apa yang terjad?i. ” kata Ling Wan sambil menoleh kearah asal suara tersebut. Orang-orang yang sedang fokus membaca juga menoleh kearah asal suara tersebut.


“ bleh.. bleh... guru aku tidak tahan lagi menemanimu minum anggur. ” kata Zhan Tian yang nampak sedang muntah di samping sebuah pohon.


“ futhh... hahaha...lupakan guru dapat minum sendirian, apakah kamu baik-baik saja?. ” tanya Ling Wan.


“ ya guru aku baik baik saja bleh.. blehh. ” Zhan Tian berkata sambil muntah-muntah.


“ sial karena tubuh fana lemahku ini, aku tidak dapat menemani guru minum. Lupakan tunggu aku mencapai ranah Universe Suprame Master, aku akan kembali menempa tubuhku menggunakan Tehnik Penempaan Tubuh Kekacauan Bintang. ” gumam Zhan Tian di dalam hatinya.


4 jam kemudian..


Walaupun malam sudah tiba, toko Ling Wan masih di kunjungi banyak pengunjung, mereka semua datang dari tempat yang memiliki jarak terbilang jauh dari toko Ling Wan, oleh karena itu mereka semua baru saja sampai dan tiba di toko ini.


Disisi Ling Wan ia nampak mulai mabuk karena telah minum begitu banyak anggur, begitu pula dengan orang-orang yang tadi menemani Ling Wan minum.


“ haahh... senangnya menikmati hari damai, nampaknya mereka berempat sudah selesai membaca novel. ” ucap Ling Wan sambil memandangi langit yang dipenuhi bintang, kemudian menoleh karena melihat Meng Ji dan yang lainnya mengarah ke arahnya.


" apakah kalian sudah selesai membaca? bagaimana apakah novel tersebut bagus?. ” tanya Ling Wan pada Meng Ji dan yang lainnya.


“ ya sayang, novel itu sangat luar biasa. ” jawab Meng Ji.


“ benar guru, cerita ini sangat luar biasa kakak Zhan apa yang terjadi padamu? mengapa kamu begitu pucat?. ” ucap Tu Ling'er pada Ling Wan, lalu kemudian menoleh ke arah Zhan Tian yang tidak jauh duduk di sisi Ling Wan.


“ ini karena aku terlalu banyak minum. ” ucap Zhan Tian.


“ ternyata begitu, guru apakah guru masih ingin minum?, biarkan kami menemani guru!. ” kata Tu Ling'er.


“ tunggu sebentar. ” ucap Ling Wan sambil berjalan mengarah ke gerbang tokonya. Kemudian Ling Wan membayangkan puluhan ribu kamar ada di tokonya, segera Mansion Penguasa Bintang/ tokonya langsung berubah dan memiliki ribuan kamar dengan cara yang sangat aneh dan tidak masuk akal.


“ semuanya hari sudah malam, tidak baik jika kita terdampar di luar seperti ini, ayo masuk ke dalam toko dulu, di dalam memiliki puluhan ribu kamar, jadi kalian dapat dengan tenang jika ingin beristirahat atau berbincang di dalam. ” ucap Ling Wan sambil tersenyum pada banyak orang.


Kemudian mereka semua segera memasuki toko, Ling Wan juga berpisah dengan mereka semua, ia berniat minum dengan keluarga kecilnya.


“ guru mengapa minum begitu banyak?. ” tanya Yun Zhi.


“ ya sayang ada apa?. ” Tanya Meng Ji.


“ tidak ada, tadi aku merasa kesepian kemudian karena sudah terlanjur mengapa tidak di teruskan saja sampai mabuk hahaha. ” ucap Ling Wan sambil menggaru kepalanya.


“ ini... baiklah sayang. ” jawab Meng Ji.


“ guru aku sudah kembali bugar, aku akan menemanimu lagi minum. ” ucap Zhan Tian yang kaget mendengar alasan mengapa gurunya minum.


“ adik Zhan kamu benar-benar aneh. ” ucap Yun Zhi.


“ adik Zhan apakah kamu baik-baik saja jika minum lagi?. ” tanya Xun'er.


“ tenang saja kak, aku akan baik-baik saja. ” jawab Zhan Tian.


Kemudian Ling Wan pun minum dan tertawa bersama dengan keluarga kecilnya, Ling Wan sangat senang karena dapat menghabiskan waktu bersama dengan mereka semua.


Bersambung........


Jangan lupa Like, Komen, Beri Nilai , Follow Dan Jangan Lupa Berikan Sedikit Dukungan/Vote Jika Memiliki Poin Berlebih ...

__ADS_1


Sedikit Vote Dan Dukungan Sangat Berharga Bagi Author, Karena Author Sangat Membutuhkan Uang Untuk Membeli Alat Kultivasi Yaitu Rokok Dan Juga Kopi , Agar Terus Dapat Crazy Up!!!!!!.(´⊙ω⊙`)


≧∇≦ AUTHOR MENGUCAPKAN TERIMA KASIH


__ADS_2