
Terlihat retakan ruang muncul di depan sebuah bangunan mewah, lalu terlihat dua orang pemuda yang keluar dari retakan ruang tersebut, dua orang pemuda ini adalah Ling Wan dan Zhan Tian, mereka berdua telah tiba di tempat Klan Qin. Keluarnya mereka berdua dari retakan ruang segera memancing banyak perhatian orang-orang di sekitar wilayah yang berdekatan dengan gerbang Klan Qin.
“ mari kita memberi tahu para sampah ini bahwa kita telah datang berkunjung. ”
“ Aturan Hukum Gravitasi : (Penekanan gravitasi)
Hong... Hong... Hong...
Tekanan gravitasi yang meningkat dratis mengeluarkan suara yang membuat sakit gendang telinga, orang-orang yang melihat di kejauhan tersungkur karena tekanan mengerikan dari Aturan Hukum Gravitasi milik Ling Wan.
BOMMMMMMMMM.....
Ledakan keras terjadi karena robohnya bangunan-bangunan di area Klan Qin di iringi dengan banyak orang yang segera terkapar dan tidak bisa bergerak karena tekanan mengerikan yang pancarkan oleh aturan hukum gravitasi.
“ haha.. kakak yang tidak terkalahkan ini datang berkunjung untuk bermain-main dengan Klan Sampah ini, aku kemari karena mendengar klan kalian mengatakan bahwa aku takut dan tidak berani pada klan kaisar kalian, kemudian kakak yang tidak terkalahkan ini ingin mencoba seberapa luar biasanya klan ini hukum aturan kembali ke asal. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum, lalu mengangkat tangannya untuk kembali menarik hukum aturan.
Tekanan mengerikan pun segera menjadi normal kembali, walaupun begitu banyak orang yang terluka karena hal tersebut tidak bisa dipungkiri hukum aturan di tambah kesenjangan ranah dengan Ling Wan, membuat semua hal ini terasa seperti penindasan sebelah pihak tapi mau bagaimana lagi orang bodoh akan selalu merasa dirinya istemewa.
“ siapa kamu bajingan berani-beraninya menyerang klan kami. ”
“ ya benar apakah kamu tidak takut menjadi musuh hidup dan mati Klan Qin kami. ”
“ cepat panggil patriak dan yang lainnya. ”
“ bocah yang tidak tahu diri. ”
Orang-orang Klan Qin meraung marah karena perbuatan arogan Ling Wan. Mereka semua benar-benar masih tidak sadar perbedaan langit dan bumi antara mereka dan Ling Wan, bahkan jika itu adalah patriak klan ini, hal itu masih tidak berguna di depan Ling Wan, mereka semua hanyalah semut yang bahkan tidak dapat menggoresnya.
Ling Wan hanya tersenyum mendengar banyak raungan marah dari orang-orang itu. Ling Wan terlalu malas untuk berdebat dengan orang-orang ini.
“ kemudian aku menunggu seluruh klan kalian berkumpul disini. ” ucap Ling Wan sambil tersenyum lalu mengeluarkan sebuah kendi anggur.
“ muridku apakah kamu juga ingin minum. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum pada Zhan Tian.
“ baik guru. ”ucap Zhan Tian dengan canggung sambil mengambil kendi anggur yang di berikan Ling Wan.
Pemandangan ini semakin membuat murka dan marah anggota Klan Kaisar Qin tersebut. Dua bajingan itu benar-benar minum anggur di situasi ini? kepercayaan diri macam apa ini?.
Beberapa saat kemudian...
Ribuan orang yang di pimpin oleh sepuluh pria paruh baya tiba di tempat Ling Wan membuat keributan.
“ kakak laki-laki Qin Feng, siapa dua bocah brengsek ini?. ” ucap seorang pria paruh baya pada pria tua di depannya.
(Qin Feng, Patriak Klan Qin, Kultivator Ranah Universe Venerable 2)
“ apa sebenarnya yang kamu inginkan dari klanku, apakah kamu berpikir klanku adalah orang yang murah hati dan diam saat di ganggu. ” ucap Qin Feng sambil menebas pedang ke arah Ling Wan berdiri.
BOOOM....
Ledakan keras terjadi karena dampak serangan dari Qin Feng. Mereka semua membelalakkan mata mereka, karena melihat pemandangan dimana pemuda berjubah hitam itu hanya menggunakan sebuah muntahan dari anggur untuk menghentikan serangan tebasan patriak klan mereka.
“ sial, anggur ini mengapa rasanya tidak enak?. ” ucap Ling Wan pada Zhan Tian ia bahkan tidak memperhatikan kelompok Klan Qin.
“ aku tidak tahu guru. ” ucap Zhan Tian yang bingung dengan apa yang sebenarnya di lakukan oleh gurunya.
“ tunggu sebentar mengapa aku mencium bau dari orang-orang pengecut dan bau tanah. ” Ling Wan berkata sambil menoleh ke segala arah lalu menoleh pada Qin Feng dan yang lainnya.
“ ah rupanya disini, pantas saja anggur ini terasa tidak enak ternyata ada kecoa menjijikan disini, muridku apakah kamu juga mencium bau tidak enak. ” ucap Ling Wan pada Zhan Tian.
“ ini... hahaha.. benar guru aku mencium bau menjijikan. ” jawab Zhan Tian yang sadar bahwa gurunya ternyata berniat mengejek orang-orang itu.
“ kecoa menjijikan apakah kalian ingin tahu siapa aku?, aku biasanya di panggil oleh banyak orang dengan panggilan Kaisar Surga Ling Tian, ku dengar klan ini sering menghinaku?. ” ucap Ling Wan dengan wajah datar.
“ ya klanku memang menghinamu ada apa?, jika kamu marah mengapa tidak saling bunuh?, jangan mengira kamu adalah orang yang layak di sebut kaisar surga oleh semesta ini. ” ucap Qing Feng pada Ling Wan dengan wajah mengejek.
“ bocah ini adalah kaisar surga?. ”
“ legenda tentangnya benar-benar berlebihan, kurasa ia menghilang dalam beberapa ratus tahun ini karena takut pada klan-klan kaisar kita. ”
“ begini juga layak di sebut kaisar surga ia bahkan tidak berani dan hanya membiarkan orang menghinanya hahaha.. hahaha...... ini benar-benar pengecut. ”
Sembilan orang panutua Klan Qin yang berdiri di belakang Qin Feng mengejek Ling Wan dengan hujatan mereka masing-masing, mereka mengira bahwa Ling Wan datang kemari sebenarnya hanya berdasarkan sifat arogan semata tanpa di dasari oleh kekuatan, mereka semua juga tidak percaya dengan legenda Ling Wan yang membunuh miliaran ras setan dan membunuh jutaan penjajah, menurut mereka hal-hal ini benar-benar terlalu di lebih-lebihkan.
“ sangat bagus, hahaha.. muridku kamu boleh membunuh mereka semua, guru akan bermain dengan sepuluh pak tua bau tanah ini. ” ucap Ling Wan pada Zhan Tian.
“ baik guru. ” ucap Zhan Tian sambil berjalan menuju ribuan orang di belakang kelompok Qin Feng.
“ kemudian ayo bertarung tuan muda ini tenang saja aku tidak akan menggunakan pedang. ” ucap Ling Wan pada kelompok Qin Feng di kejauhan.
“ Langkah Kun Peng. ” sosok Ling Wan berkedip secara aneh lalu muncul di depan Qin Feng dan meninju mengarahkan kebagian samping dari kepala Qin Feng.
KRAKKKKKK.....
Tempat dimana tinjuan Ling Wan mendarat nampak robek, sebuah pecahan ruang terbentuk.
__ADS_1
“ oh sial nampaknya aku terlalu mabuk dan tidak mengenai kepalamu. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum dingin.
Qin Feng dan sembilan tetua klan segera mundur kekejauhan, mereka semua menggigil karena merasakan betapa mendominasinya kekuatan pemuda berjubah hitam ini.
“ Yo.. mengapa mundur dan menjauh bukankah kita akan saling bunuh? Langkah Kun Peng. ” ucap Ling Wan sambil tersenyum lalu sosoknya berkedip lagi dan muncul di depan Qin Feng yang terlihat panik.
Ling Wan nampak meninju ke arah Qin Feng dengan gaya gerakan lambat karena berniat mengejek Qin Feng.
“ ayo.... tinju ini tidak mematikan. ”
KRAKKKK.....
Ruang pecah terjadi lagi ini di akibatkan oleh tinju Ling Wan yang terlihat sangat lemah, anehnya Ling Wan membiarkan Qin Feng menghindar dari tinju tersebut.
“ bagaimana mengapa di penuhi keringat dingin? lihatlah ke belakang kalian!. ” ucap Ling Wan sambil menunjuk lokasi ribuan orang yang sudah jadi gumpalan berdaging karena di bunuh oleh Zhan Tian.
“ ap.. apa... mereka semua mati? tu.. tunggu bocah itu adalah seorang ahli Universe Vanerable. ” ucap Qin Feng yang baru menyadari ranah Zhan Tian.
“ apa.. ranah anak itu sebanding dengan patriak, apakah ia masih manusia? berapa umurnya? bahkan belum menyentuh seribu tahun namun sudah memiliki kekuatan semengerikan itu!. ” ucap seorang tetua yang mencoba menyimpulkan umur Zhan Tian.
(Ingat umur yang dapat di simpulkan/umur waktu dunia luar, bukan umur dalam harta percepatan waktu)
“ lari.. jika muridnya saja sekuat itu lalu bagaimana dengan orang itu. ” ucap seorang panutua dari Klan Qin sambil berbalik mencoba melarikan diri namun sayangnya Ling Wan segera bertindak menggunakan aturan hukum untuk mencegah mereka melarikan diri.
“ Aturan Hukum Gravitasi: (Pembekuaan Ruang). ”
Mereka semua semakin panik karena tidak dapat bergerak, mereka akhirnya sadar betapa mengerikan dan kuatnya orang yang telah mereka hina dan remehkan selama ini.
“ mari kita mulai darimu dulu. ” ucap Ling Wan sambil berjalan ke arah Qin Feng yang tidak bisa bergerak.
“ berh.. berhenti kami menyerah ini hanya kesalahpahaman. ” ucap Qin Feng yang terlihat panik dan ketakutan.
“ lupakan.. lupakan.. lagipula kamu sendiri yang mengatakan ayo saling bunuh, kemudian terima tinju ini. ”
“ tidak, tidak, tidak, jangan datang... ti.... dakkkk. ” ucap Qin Feng yang terlihat sangat panik karena melihat tinju Ling Wan mengarah ke arahnya.
KRAKKKKKK..... BOMMM.......
Tubuh Qin Feng langsung menjadi gumpalan daging seketika setelah terkena tinjuan tersebut, ini semua semakin membuat panik para tetua lainnya, patriak mereka mati sekali tinjuan? lalu bagaimana nasib mereka yang bahkan lebih lemah dari patriak? dapat di pastikan mereka semua memiliki nasib yang sama yaitu MATI!.
Mereka semua memohon dengan segala hal namun Ling Wan menolaknya, Ling Wan dengan tegas membunuh mereka semua, setelah menyelesaikan semuanya Ling Wan mengajak Zhan Tian untuk pergi ke klan selanjutnya, mereka berdua tidak menggunakan teleportasi melainkan hanya berjalan kaki untuk melihat banyak hal, diperjalanan itu Ling Wan memincingkan alisnya karena ia mendapati ada seorang wanita yang memandanginya kejauhan.
“ siapa kamu keluarlah. ” ucap Ling Wan sambil menoleh pada suatu sudut gang.
Seorang wanita yang sangat cantikpun keluar dari sudut gang tersebut, wanita cantik ini mengenakan jubah hitam, ia adalah Huo Ling'er.
“ Hallo bos lama tidak bertemu. ” ucap Huo Ling'er sambil tersenyum.
“ kamu..... ?. ” Ling Wan berkata sambil mencoba mengingat siapa gadis ini.
“ apakah kamu adalah gadis yang aku temui di pagoda beberapa ratus tahun yang lalu?. ” ucap Ling Wan yang masih mengingat siapa gadis ini.
“ ya bos itu aku, dimana istri dan murid-murid perempuanmu bos?. ” tanya Huo Ling'er.
“ mereka semua sedang berlatih. ” jawab Ling Wan sambil tersenyum.
“ guru siapa gadis ini?. ” tanya Zhan Tian dengan penasaran karena ia merasakan suatu perasaan aneh pada wanita ini.
“ guru juga tidak tahu siapa nama gadis ini, guru bertemu dengannya saat guru pergi ke dunia luar bersama bibi dan kakak-kakak seniormu beberapa ratus yang lalu. ” jawab Ling Wan pada Zhan Tian sambil tersenyum.
“ namaku Huo Ling'er bos. ” ucap Huo Ling'er yang mendengar perbincangan Ling Wan dan Zhan Tian.
“ baik-baik salam kenal saudari Huo kemudian mari berbincang nanti saja, aku akan melanjutkan perjalananku. ” ucap Ling Wan sambil menangkupkan tangannya.
“ baik bos semoga kita dapat bertemu lagi. ” jawab Huo Ling'er sambil tersenyum dengan wajah genit.
“ nimaaaaa.... wanita ini nampaknya menyukai guru. ” gumam Zhan Tian di dalam hatinya.
“ ya, selamat tinggal. ” ucap Ling Wan sambil menangkupkan tangannya lalu berbalik pergi kekejauhan.
Huo Ling'er memandangi punggung Ling Wan yang berjalan kekejauhan, ia nampaknya masih sangat menyukai dan berharap bisa mendapatkan Ling Wan.
“ hehe.. orang itu menjadi semakin tampan hari demi hari, jika dia menjadi pasanganku maka akan bagus, di kehidupan sebelumnya, aku terlalu sibuk berlatih dan bahkan tidak memiliki pasangan. Sepertinya di kehidupan kali ini aku harus lebih sedikit berusaha untuk mendapatkan seorang pasangan. ” gumam Huo Ling'er di dalam hatinya lalu berbalik dan berjalan pergi.
20 hari kemudian...
Semesta sembilan surga di kejutkan oleh pembantain berdarah yang di lakukan Ling Wan dan Zhan Tian. 5 Klan Kaisar lainnya dihancurkan oleh Ling Wan dalam beberapa hari ini, total klan kaisar yang hancur di tangan Ling Wan adalah delapan atau bisa dibilang seluruh klan kaisar yang ada di semesta ini sudah di hancurkan, hal ini tidak menjadi masalah besar bagi banyak orang, lagipula klan kaisar ini sudah terlalu sombong dan arogan dalam beberapa ratus tahun ini.
Generasi baru yang lahir saat Ling Wan menggasingkan diri kini mulai percaya dengan legenda Kaisar Surga yang di ceritakan oleh orang-orang tua mereka. Dulu mereka merasa bahwa cerita tentang Ling Wan benar-benar terlalu berlebihan, mereka hanya bisa diam dan sedikit mempercayainya namun dengan hancurnya delapan klan kaisar yang bisa dibilang mendominasi semesta ini membuat mereka yakin dan percaya dengan legenda tersebut.
Di sisi lain...
Ling Wan dan Zhan Tian nampak sedang duduk di sebuah kedai sederhana, Ling Wan tidak memakai ikat matan, lagipula Ling Wan sudah bisa mengendalikan secara penuh kekuatan pupilnya.
Alasan mengapa Ling Wan selalu memakai ikat mata walaupun dapat mengendalikan matanya adalah karena Ling Wan tidak ingin menarik perhatian.
__ADS_1
Pupil mata Ling Wan benar tidak terlihat seperti mata manusia pada umumnya namun entah mengapa ia tidak mengenakan ikat matanya kali ini mungkin hanya ingin saja, lagi pula mereka berdua sedang berada di sebuah desa terpencil.
Ling Wan dan Zhan Tian nampak sedang makan mie di sebuah kedai pinggir jalan yang berada di sudut jalan desa, di meja terlihat ada kendi anggur, Zhan Tian nampak terlihat memasang wajah serius.
“ guru apakah buku ini sebuah kisah nyata?. ” tanya Zhan Tian sambil menangkupkan tangannya.
“ guru juga tidak tahu, tapi yang jelas guru pernah menemui orang yang memiliki kemiripan dengan karakter di novel tersebut. ” jawab Ling Wan sambil mengingat Zhu Xianyun yang memiliki kisah sangat mirip dengan buku yang sedang dibaca oleh Zhan Tian.
“ jangan banyak bertanya baca saja. ” ucap Ling Wan pada Zhan Tian sambil meminum anggur.
“ tuan muda buku apa itu?. ” tanya pak tua pedagang mie.
“ apakah kakek juga ingin membacanya? tunggu sebentar. ” jawab Ling Wan sambil mengeluarkan buku yang sama dari cincin penyimpanan.
“ dunia yang sempurna?, terima kasih tuan muda, sepertinya buku ini benar benar menarik, kemudian saya akan membacanya. ” ucap pak tua pedagang mie sambil menangkupkan tangannya sebagai rasa terima kasih atas buku pemberian Ling Wan.
15 menit kemudian...
Zhan Tian nampak memasang wajah marah dan murka karena membaca isi di buku tersebut.
8 jam kemudian....
Hari memasuki petang hari, penjual mie dan Zhan Tian masih memasang wajah berubah-ubah, senyum, marah, sedih dan tertawa terbahak-bahak.
Di sisi lain Ling Wan nampak sedang minum dan mabuk, ia memandangi langit sore hari yang terlihat sangat indah lalu ia memicingkan alisnya karena melihat empat orang pemuda berjalan ke arahnya.
“ Zhu Xianyun menyapa kakak laki-laki. ” ucap seorang pemuda yang mengenakan jubah berwarna putih dengan motif indah berwarna merah, pemuda ini memiliki wajah nampak sangat dingin dan memancarkan sikap dewasa.
“ Tang Liang menyapa kakak laki-laki. ” ucap seorang pemuda yang mengenakan jubah berwarna hitam dengan banyak motif indah keemasan, pemuda ini memiliki wajah nampak ceria dan murah senyum.
“ Tan Yi menyapa kakak laki-laki. ” ucap seorang pemuda yang mengenakan jubah berwarna merah, pemuda ini memiliki wajah yang memberi kesan periang dan percaya diri.
“ Xie Jiang menyapa kakak laki-laki. ” ucap seorang pemuda yang mengenakan jubah berwarna putih dengan motif indah berwarna keemasan, pemuda ini memiliki wajah nampak sangat dewasa dan memancarkan sikap penyabar.
Zhan Tian dan penjual mie yang sedang membaca buku segera mendongak ke arah kelompok pemuda ini.
“ hahaha... kalian semua sudah dewasa dan kuat, mari duduk dan makan bersama, Zhan Tian dia adalah orang yang guru katakan mirip dengan novel yang sedang kamu baca. ” ucap Ling Wan pada Zhan Tian.
“ ap.. apa benarkah?. ” ucap Zhan Tian dengan wajah yang terlihat sangat bersemangat.
“ dulu guru membantu seorang anak kecil yang tulang tertingginya di congkel secara paksa oleh orang tertentu, dan anak itu adalah adik Zhu saat dia masih kecil, ia juga hidup di sebuah desa kecil terpencil tanpa orang tua, guru juga menyimpulkan bahwa ia merupakan suatu anak dari latar belakang besar yang sedang di timpa musibah bukankah jalan hidupnya benar² terlalu mirip dengan novel yang baru saja kalian baca?. ” ucap Ling Wan sambil tersenyum pada Zhan Tian dan pedang mie.
“ apa..? tuan muda apakah ini benar-benar hanya kebetulan?. ” tanya pedagang mie dengan wajah aneh.
“ ya guru, cerita ini bahkan hampir sama persis. ” ucap Zhan Tian
“ aku juga tidak tahu, lupakan.. mari kalian berkenalan satu sama lain kemudian kita dapat makan dan minum bersama, nikmati waktu damai ini. ” ucap Ling Wan sambil tersenyum pada semua orang.
Zhan Tian kemudian saling berkenalan dengan Zhu Xianyun dan yang lainnya mereka semua makan bersama dan minum bersama sambil menikmati langit sore hari yang sangat indah.
1 jam kemudian..
Hari mulai gelap, pertanda waktu memasuki malam hari.
“ adik Zhu aku akan tinggal di tempatmu malam ini, aku berencana mengunjungi desa untuk melihat kakek Wei, paman Yan dan yang lainnya, keesokan harinya mungkin aku akan pergi secara paksa ke alam atas dan fana untuk melihat-lihat. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum.
“ baik kak, mari kita beli banyak daging dan anggur untuk melakukan makan bersama lagi di desa kak. ” ucap Zhu Xianyun dengan wajah sangat bahagia
“ serahkan saja pada kami bertiga saudara Zhu kamu dapat pergi duluan bersama kakak laki-laki ke desa. ” ucap Tang Liang sambil memegang bahu Zhu Xianyun.
“ ya benar, kami akan membeli banyak daging dan juga anggur. ” ucap Xie Jiang
“ saudara Zhu kamu dapat pergi lebih dulu bersama kakak laki-laki kami akan segera menyusul. ” ucap Tan Yi.
“ haha.. kalian memang yang terbaik. ” ucap Zhu Xian sambil tersenyum ramah pada saudara-saudaranya.
“ apakah uangnya cukup jika tidak cukup gunakan uang ini. ” ucap Ling Wan sambil mengeluarkan beberapa ribu tael emas.
“ lupakan kak... kami sudah menjadi kuat dan memiliki banyak uang, kakak laki-laki dapat dengan santai menunggu di desa. ” Tang Ling berkata sambil menangkupkan tangan.
“ ini..... baiklah kemudian aku akan merepotkan adik laki-laki. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum ramah lalu tiba-tiba Ling Wan terkejut karena mendengar suara peringatan sistem.
[ sistem : terdeteksi dalam beberapa jam Yu Changming dan puluhan juta pasukannya akan datang menginvasi alam ini. Musuh tuan rumah nampaknya telah muak dengan bawahan yang tidak berguna dalam menaklukan semesta yang lebih rendah ini, sehingga Yu Changming memutukan untuk turun tangan sendiri. Disarankan untuk tuan rumah mempersiapkan diri karena barisan yang di bawa Yu Changming kali ini benar benar sangat kuat, terhitung ada total 5 ahli level Eternal True God ]
“ yoooooooo.... adik laki-laki semuanya seperti kita harus menunda pesta untuk sementara. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum.
“ ada apa kak?. ” tanya Zhu Xianyun dengan wajah penasaran, Tang Liang dan yang lainnya juga penasaran mengapa Ling Wan mengatakan hal tersebut.
“ karena dalam beberapa jam lagi akan datang puluhan juta penjajah semesta yang berniat menguasai semesta sembilan surga ini, aku harus bersiap untuk membunuh mereka semua agar dapat melindungi banyak orang, sehingga harus menunda pesta untuk beberapa jam, mungkin kita bisa berpesta setelah membunuh mereka semua. ” ucap Ling Wan sambil tersenyum.
Bersambung........
Jangan lupa Like, Komen, Beri Nilai , Follow Dan Jangan Lupa Berikan Sedikit Dukungan/Vote Jika Memiliki Poin Berlebih ...
Sedikit Vote Dan Dukungan Sangat Berharga Bagi Author, Karena Author Sangat Membutuhkan Uang Untuk Membeli Alat Kultivasi Yaitu Rokok Dan Juga Kopi , Agar Terus Dapat Crazy Up!!!!!!.(´⊙ω⊙`)
__ADS_1
≧∇≦ AUTHOR MENGUCAPKAN TERIMA KASIH