
Semesta Sembilan surga. Sebuah kota bernama Tiantang Suipian, kota ini berada di bawah kekuasaan Klan Kaisar Qin.
Ling Wan memutuskan untuk melihat kota di bawah kekuasaan Klan Qin sebelum pergi menuju klan tersebut. Ling Wan nampak sedang berdiri di udara dengan ketinggian kira-kira 40 meter dari tanah.
Sosok Ling Wan benar-benar memancarkan aura layaknya dewa sejati yang turun ke dunia fana, ia terlihat seperti memandang rendah dunia dan menjungkir balikkan semesta, jubah hitam Ling Wan berkibar-kibar walaupun tidak ada hembusan angin, ikat rambut dan ikat matanya meliuk-liuk dengan sangat indah, dibelakang punggungnya ada sebuah cakram berwarna hitam yang terlihat sangat kuno melayang secara aneh, mahkota hitam yang memiliki bentuk sangat indah di tambah pedang hitam di tangannya semakin membuat kesan mendominasi.
“ haah.... aku sudah memperingatkan kalian bahwa jangan pernah lagi melakukan perbudakan di semesta ini beberapa ratus tahun yang lalu. Berani-beraninya kalian melakukan sistem perbudakan lagi. ” Ling Wan berkata sambil memandang banyak orang di kota.
“ sepertinya aku memang harus menghukum orang-orang menjijikan ini. ”
“ Hukum Aturan Gravitasi : (Penekanan Gravitasi). ”
Tekanan mengerikan menyebar ke seluruh kota. Orang-orang di kota tersebut merasakan seperti di tindih sebuah batu dan benda yang sangat berat.
ZGHHHHHH..... BOMMM... BOMMM..
Ledakan terjadi beberapa puluh kali seluruh kota nampak kacau balau bangunan-bangunan porak-poranda dan banyak orang yang terluka parah karena tekanan mengerikan yang dipancarkan dari kekuatan Aturan Hukum Gravitasi.
“ ka...kamu....berhenti.. apakah kamu berani bertingkah lancang di kota milik Klan Kaisar Qin?, mencari kematian!. ” kata seorang pemuda yang mengenakan jubah berwarna hitam.
“ bocah brengsek yang tidak tahu hidup dan mati, cepat berhenti. ” seorang lelaki paruh baya dengan wajah nampak sangat murka dan penuh kebencian meraung dengan marah ke arah tempat Ling Wan berada.
“ kamu benar-benar berani menyerang kota yang berada di bawah kekuasan Klan Kaisar, bajingan cepat berhenti! jika tidak kamu akan merasakan kemarahan dari klan kaisar. ” seorang wanita yang terlihat sangat cantik yang mengenakan jubah biru berkata dengan marah, ia nampak tersungkur karena kekuatan Aturan Hukum Gravitasi milik Ling Wan.
“ hahaha... benar saja bahkan penduduk di kota ini memiliki sikap dan tempramen yang sama dengan klan sampah itu. ” Ling Wan berkata sambil menggeleng-gelengkan kepalanya lalu kemudian membuka ikat matanya.
Mata ungu Ling Wan terlihat sangat indah walaupun begitu mata ini memiliki kekuatan yang mengerikan, bahkan jika Ling Wan tidak menggunakan tehnik pupil tekanan yang dipancarkan dari mata ini masih bisa dibilang dapat menghancurkan segala hal di dunia ini.
BOMMMMMMM......
Pemuda berjubah hitam yang berkata dengan kasar tadi mati sekali tatap. Tubuh pemuda itu nampam menjadi gumpalan daging berdarah.
“ bagaimana apakah ini mencari kematian? sial... semut ini terlalu lemah bahkan mati sekali tatap!. ” Ling Wan berkata dengan arogan sambil tersenyum kemudian perlahan memandang ke arah lelaki paruh baya yang menyebutnya bocah brengsek tadi.
BOMMM....
Lelaki paruh baya itu langsung meledak menjadi gumpalan daging ia bahkan tidak sempat memohon ampun.
Ling Wan memandangi tumpukan daging lelaki tua itu, lalu menoleh pada seorang wanita cantik berjubah biru, lalu kemudian Ling Wan berkata : “ haah... para sampah ini benar-benar terlalu lemah kemudian kamu wanita ****** yang berani memanggilku bajingan kamu dapat mati, jangan mengira dirimu istemewa dan berharga. ”
BOMMM...
Wanita tersebut langsung menjadi gumpalan daging, ia tidak bisa lari karena tekanan dari aturan hukum gravitasi wanita itu mati dengan di penuhi dendam dan kebencian.
10 menit kemudian....
Tragedi berdarah terjadi lagi, ribuan orang meledak secara aneh dan menjadi gumpalan daging, tulang-tulang berserakan di seluruh kota, aroma pekat dari darah ribuan orang menyebar ke segala arah pemandangan ini benar-benar mengerikan.
Penduduk kota yang tersisa hanya bisa bersembunyi, mereka semua telah melihat sebuah teror yang membekas di hati mereka, teror di mana setiap orang yang di tatap oleh orang itu akan meledak dan menjadi gumpulan daging.
“ Muridku bawa ribuan budak kemari mereka semua berada dibawah ruang bawah tanah itu. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum lalu menunjuk sebuah bangunan yang nampak sudah roboh.
Zhan Tian segera menyebarkan presepsi mentalnya karena mendengar apa yang dikatakan oleh gurunya, lalu kemudian ia berkata dengan wajah sangat marah.
“ Benar saja, di bawah bangunan roboh ini ada ruang bawah tanah yang mengurung ribuan budak! penduduk kota ini adalah sampah total, begitu banyak anak-anak dan wanita yang dijadikan budak! . ”
“ Tunggu sebentar murid ini akan melepaskan mereka semua guru. ” Zhan Tian berkata sambil menangkupkan tangannya lalu berjalan ke arah bangunan roboh tersebut.
5 menit kemudian....
Ribuan anak-anak dan wanita yang terlihat sangat menyedihkan segera mengiringi Zhan Tian keluar dari ruang bawah tanah itu.
“ Dingggggggggggg.........”
[ Sistem : terdeteksi tuan rumah memicu opsi pilihan. ]
1]. bantu dan berikan tehnik kultivasi pada budak budak tersebut agar dapat melindungi diri sendiri.
[ Hadiah : Misterius ]
2]. sudah cukup membantu melepaskan mereka dari penjual budak dan biarkan saja mereka berjalan di takdir mereka masing-masing.
[ Hadiah : Misterius ]
__ADS_1
3] bangun sekte bernama Sekte Pedang Asal, dan rekrut para budak sebagai anggota sekte.
[ Hadiah : Misterius ]
“ aku memilih nomer 3 karena tidak ada salahnya jika membangun sekte. ” Ling Wan berkata di dalam hatinya kemudian mendongak pada sekelompok budak.
“ apakah kalian memiliki orang tua?. ”
Sekelompok budak itu hanya terdiam mereka semua benar-benar hanyalah sekelompok gelandangan tanpa keluarga dan rumah.
“ hahaha.. mengapa sedih? kalau begitu apakah kalian ingin berlatih dan menjadi kuat?. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum.
Budak-budak itu memandangi pemuda tampan dengan mata ungu ini, mereka semua ragu-ragu mereka semua mengira Ling Wan memiliki maksud tersembunyi kemudian Ling Wan mulai menyadari rasa ragu di hati mereka, mungkin karena mereka semua sudah mendapat banyak sekali ketidakadilan dan tindakan-tindakan jahat dari beberapa orang, ini menyebabkan mereka sulit mempercayai orang lain, ditambah mereka semua tidak memiliki latar belakang dan juga bakat seperti kebanyakan orang, ini semakin membuat mereka sadar diri dan tidak memiliki cita-cita untuk menjadi seorang kultivator kuat.
“ mengapa kalian ragu?, jika kalian ragu kemudian aku menceritakan sebuah cerita pada kalian.”
“ Diceritakan ada seorang anak laki-laki yang berasal dari alam fana, ia tidak memiliki siapa-siapa dunia ini, ia tinggal sendirian di sebuah gua yang berada di tengah hutan tanpa penduduk, jika ia lapar anak itu hanya bisa berburu untuk mengisi perutnya.”
“ Anak itu melatih pedangnya sendirian dengan sangat keras di dalam kedalaman hutan tersebut, ia tidak memiliki guru. Siang berganti malam, panas menjadi mendung lalu hujan, rumput kecil mulai bertumbuhan, tanpa rasa putus asa anak itu melatih pedangnya, 10 tahun pun berlalu anak itu tumbuh menjadi seorang remaja, ia pergi menjelajahi alam fana. ”
“ Anak itu pergi sendirian untuk melihat dunia, walaupun ia hanya sendirian ia mampu mengguncang seluruh alam fana dengan pedangnya, ribuan pedang terbang menuruti perintahnya, pohon dan gunung sebagai pedangnya, anak itupun memiliki gelar Dewa Pedang. ”
“ beberapa tahun kemudian anak itu mengalami kenaikan ke alam atas buruknya ia di kepung oleh seluruh klan kuno yang bisa dibilang menguasai dan mendominasi alam atas itu, anak itu tidak putus asa, ia hanya bisa berlatih dengan bersembunyi, beberapa tahunpun berlalu latihan keras anak itu membuahkan hasil anak itu telah bertambah kuat, kemudian anak itu pergi membalas dendam dan membunuh seluruh patriak dari klan kuno. ”
“ Anak itu tidak berhenti dengan membunuh para patriak klan kuno yang tiran dan tidak berperasaan, anak itu juga mengguncang alam atas dengan cara membunuh bandit-bandit, penjual budak dan orang-orang jahat lainnya, anak itu pun memiliki gelar lain yaitu Kaisar Pedang Berdaulat. ”
“ puluhan tahunpun berlalu anak itu mengalami kenaikan ke alam para dewa lagi-lagi ia mendapat masalah, anak itu dikepung oleh beberapa Klan Tingkat Raja, namun ia tidak putus asa, ia masih memiliki tekad untuk menjadi kuat dan membunuh musuh-musuhnya, tahun-tahun panjang anak itu berlatih di tempat persembunyiannya, anak itupun menjadi semakin kuat, dan akhirnya dapat membunuh seluruh klan raja yang mengepungnya, tidak sampai di situ saja anak itu terus berlatih untuk menjadi lebih kuat, lebih kuat, dan lebih kuat. ”
“ anak itu berkata dengan lantang di sebuah tepi tebing : “ tidak ada yang benar dan salah, pedanglah yang berbicara dengan menjadi kuat aku dapat melindungi orang-orang yang ingin aku lindungi, dengan menjadi kuat aku dapat membunuh orang yang tidak sejalan denganku. ”
“ anak itu pun mengguncang Alam Para Dewa ini, ia sering melakukan hal-hal luar biasa dan membantu banyak orang sehingga anak itu memiliki gelar lain yaitu Kaisar Surga Ling Tian dan kabar baiknya anak itu sedang berdiri dihadapan kalian. ”
“ aku menceritakan kisah ini bukan untuk menyombongkan diri atau hal semacamnya, ini adalah bukti bahwa menjadi kuat bukan prihal latar belakang selama kamu memiliki tekad dan kerja keras, kamu akan menikmati hasilnya di kemudian hari, percaya atau tidak ini semua adalah kisahku dari aku memulai jalan kultivasi hingga sekarang. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum pada ribuan orang.
Para budak itu terdiam karena kagum mendengar cerita Ling Wan, seorang diri tanpa guru? berlatih sendirian? guncang seluruh alam? bunuh miliaran ras setan? bunuh jutaan penjajah? mereka semua juga pernah mendengar tentang legenda kaisar surga yang legendaris, dan kaisar surga itu ternyata adalah orang yang menyalamatkan mereka dari penjual budak.
“ karena kalian tidak memiliki orang tua dan rumah kalian semua dapat bergabung denganku, kemudian aku akan mendirikan sebuah sekte bernama Sekte Asal Pedang, jika diantara kalian setuju bergabung angkat tangan kalian. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum pada banyak orang.
“ kakak aku akan bergabung dengan kakak laki-laki, lagi pula aku tidak tahu harus pergi kemana!. ” seorang anak laki-laki berkata sambil mengangkat tangannya di iringi seluruh orang yang mulai mengangkat tangan juga, sebagai tanda mereka semua ingin memasuki Sekte Asal Pedang.
Ribuan budak segera ling-lung karena mendapati diri mereka semua berada di sebuah tempat yang aneh, nampak seperti kehampaan batu batu kecil melayang dimana mana, ruangan ini adalah Ruang Percepatan Waktu.
Di sisi Ling Wan, ia terlihat memasuki istana abadi sembilan pedang, ia nampaknya memanggil yang lainnya untuk menjelaskan pada mereka.
“ sayang mereka semua adalah budak yang aku tolong, mereka semua tidak memiliki keluarga dan rumah, oleh karena itu aku bertujuan mendirikan sebuah sekte. ”
“ aku tidak tega membiarkan anak-anak ini hidup sendirian, kemudian biar mereka menjadi generasi pertama Sekte Asal Pedang, dan kita semua sebagai leluhur mereka. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum pada Meng Ji dan keluarga kecilnya.
(Keluarga Kecil \= Yu Xun'er, Yun Zhi, Tu Ling'er, dan Zhan Tian)
“ kami akan selalu mengikuti apapun pilihan yang ingin dilakukanmu sayang. ”
“ ya guru lagi pula sangat sepi jika tidak memiliki teman. ” Tu Ling'er berkata dengan malu-malu.
“ haha.. aku akan selalu mendukung apapun keinginan guru, lagipula aku juga tahu bagaimana rasanya sendirian di dunia ini. ” Yun Zhi berkata sambil menangkup tangannya.
“ benar yang dikatakan kakak senior syukurnya mereka semua bertemu dengan guru. ” Xun'er berkata dengan di penuhi rasa hormat.
“ guru memanglah orang yang luar biasa ia tidak tega meninggalkan anak-anak malang itu, dan dengan repot-repot membangun sekte untuk menampung mereka semua, aku tidak pernah melihat orang sebaik guru sejak kehidupan pertamaku, aku sangat bersyukur memiliki guru yang begitu luar biasa.”gumam Zhan Tian di dalam hatinya.
“ kalian bisa keluar dan pergi melihat mereka semua, ada suatu hal yang harus aku lakukan sebentar di ruang kultivasi. ” Ling Wan berkata dengan wajah serius.
Meng Ji “ baik sayang. ”
Tu Ling'er “ baik guru. ”
Yu Xun'er “ baik guru. ”
Yun Zhi “ baik guru. ”
Zhan Tian “ baik guru. ”
Ling Wan memandangi punggung lima orang yang berjalan mengarah keluar dari istana, kemudian Ling Wan memasuki ruang kultivasinya.
__ADS_1
“ Sistem terima hadiah. ”
[ Sistem : terdeteksi tuan rumah telah menyelesaikan opsi pilihan bangun sekte bernama Sekte Pedang Asal. Dan rekrut para budak sebagai anggota sekte. Tuan rumah mendapat hadiah]
[ Kitab Suci Sungai Pedang ] (Kekuatan Magis ini memilik fungsi meningkatkan niat pedang tuan rumah sebanyak 47.050% kekuatan magis ini memiliki durasi 1 jam, dan hanya bisa di gunakan sekali sehari) (Kekuatan Magis Level Universe Overlord)
[ Buah Persik Surgawi ] (Buah ini dapat meningkatan seluruh kekuatan magis ke Level Eternal True God)
[ Istana Asal Pedang ] (Istana ini berwarna silver dengan banyak ukiran kuno yang sangat indah, istana ini berukuran lebih dari 40.000 meter persegi panjang, istana ini juga memiliki ruang buku, yang berisi tak terhitung jumlahnya tehnik-tehnik mulai dari level dewa hingga tehnik level Universe Suprame Master harta ini juga memiliki fungsi lain yaitu meningkatkan presepsi pemahaman tehnik, aturan, jalan pedang sebanyak 490% saat berlatih di dalam cakupan harta) (Harta Level Eternal True God)
[ apakah tuan rumah menerima hadiah? ]
“ nimaaaaaaaaa..... em.. empat puluh tujuh ribu persen? ini terlalu berlebihan dan curang hahaaha..... tentu saja terima hadiah. ”
“ hahaha.. jackpot... hahaha.. syukurnya aku memilih opsi nomor tiga, walaupun kelihatannya bertele-tele hadiah opsi ini benar benar mengerikan. ”
Beberapa saat kemudian...
Banyak pemahaman tentang kekuatan magis memasuki benak Ling Wan lalu sebuah istana kecil yang berwarna silver muncul dari retakan ruang, diiringi dengan munculnya buah aneh yang terlihat sangat biasa, bahkan mungkin bisa di bilang terlihat seperti buah persik biasa.
“ betapa mendominasinya kekuatan magis ini, terus tiup.. terus tiup.. para dewa dan hantu menangis melihat kekuatan magis baruku, mengapa buah ini terlihat sangat biasa, disisi lain istana ini benar-benar luar biasa aku tidak perlu memikirkan masalah tentang pembagian tehnik-tehnik. ” Ling Wan berkata dengan wajah sangat bahagia sambil memeriksa hadiah barunya.
“ sepertinya sebelum aku menjelajah semesta lain aku harus meningkatkan sembilan pedang dan kekuatan magisku ke level Eternal True God. ”
“ lupakan pikirkan nanti saja. ” Ling Wan berkata kemudian perlahan berjalan keluar dari ruang kultivasinya.
Ling Wan tersenyum karena melihat keluarga kecilnya sedang berbincang dengan banyak budak tersebut, lalu kemudian ia berkata: “ semuanya mulai dari sekarang kalian bisa tinggal di tempat ini, Istana Asal Pedang membesarlah. ”
Sebuah istana yang nampak terlihat beukuran sangat besar muncul di tempat tersebut, istana ini terlihat sangat indah dan juga mewah.
“ Di dalam istana ini kalian bisa memilih tehnik yang kalian sukai, tapi dengan satu syarat, kalian harus bersumpah pada langit bahwa jika kalian menjadi kuat nanti, kalian tidak akan menjadi orang yang sombong dan arogan. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum pada ribuan budak.
“ tentu saja kak. ” seorang anak laki-laki berambut ungu berkata sambil mengangguk-nganguk.
“ tentu saja kami akan bersumpah, ini sangatlah wajar, tuan adalah orang terkenal akan kebaikannya jadi kami tidak bisa berbuat buruk karena telah bergabung dengan sekte yang telah tuan dirikan. ” seorang wanita berambut kuning berkata dengan sangat hormat.
“ hiks... hikss.. terima kasih kak karena sudah menerima orang seperti kami dan kakak laki-laki benar-benar memberikan tempat tinggal yang begitu besar dan bagus pada kami. ” seorang anak perempuan yang mengenakan baju sangat lusuh berkata sambil menangis tersedu-sedu.
Kemudian mereka semua melakukan sumpah. Ling Wan juga menyuruh mereka semua untuk memakai marga keluarga miliknya yaitu Ling.
Para budak itu sangat senang karena bisa memakai marga yang sama dengan orang yang menyelamatkan mereka, Ling Wan juga memberikan sebuah tehnik penyerapan spiritual menentang surga yang ia dapatkan dari sistem, jadi dapat di pastikan bahwa ribuan budak ini kelak akan mengguncang banyak semesta bersama Ling Wan.
3 jam kemudian...
Ling Wan telah selesai mengurus banyak hal dengan mereka semua, mulai dari berkenalan, menasehati mereka untuk berlatih keras agar tidak mencoreng marga Ling, ini semua membuat mereka semakin termotivasi untuk menjadi kuat, bagaimana bisa saya biasa biasa saja jika saya memiliki nama marga Ling? kakak laki-laki sudah membantuku, aku tidak boleh mengecewakan harapannya? kakak laki-laki adalah pelita di dunia yang kejam ini, kami tidak boleh menjadi bebannya?, walaupun budak-budak ini terbilang hanya berisi anak-anak dan wanita-wanita, mereka semua memiliki mental dan tekad yang sangat luar biasa ini dikarenakan mereka telah merasakan betapa sulitnya hidup menjadi orang lemah, selalu di tindas, diperlakukan tidak adil, memang tidak ada yang dapat di salahkan dalam hal ini, hanya satu untuk mengakhiri jalan kejam dunia ini, jadilah kuat sehingga dapat membunuh orang yang mencoba mengganggu jalanmu.
Ling Wan memandangi ribuan budak dan keluarga kecilnya yang bersiap untuk menyambut kepergian Ling Wan ke dunia luar, mereka semua nampak sangat menghormati Ling Wan, mereka semua juga mendoakan Ling Wan agar selalu mendapat keselamatan.
“ semuanya aku akan keluar untuk menyelesaikan masalah klan-klan kaisar dulu, aku kira dalam 1 bulan dunia luar semuanya akan selesai, 1 bulan waktu dunia luar mungkin sebanding dengan 8.000 tahun lebih di dalam harta, ini waktu yang cukup lama bagi kalian, tapi sangat singkat bagiku yang berada di dunia luar, setelah 1 bulan aku akan datang untuk melihat perkembangan kalian, jadi berlatih keraslah adik-adikku mungkin aku akan memberikan hadiah pada kalian nanti, semangat!. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum.
Setelah itu Ling Wan dan Zhan Tian berpamitan dengan Meng Ji dan yang lainnya, lalu mereka berdua kembali ke tempat dimana mereka menemukan lokasi para budak tadi, jika dilihat dari sisi dunia luar Ling Wan dan Zhan Tian hanya menghilang seperkian detik.
“ muridku ayo kita bersenang-senang di Klan Qin. ” Ling Wan berkata sambil membelah ruang.
“ hehehe.. hahaahah.... tenang saja guru murid ini juga agak muak dengan tingkah mereka, aku benar sudah lumayan menahan amarah! . ” Zhan Tian berkata sambil tertawa jahat.
“ sial kamu terlihat seperti penjahat muridku kamu tidak kecanduan membunuhkan? mengapa kamu begitu marah? . ” Ling Wan berkata dengan wajah aneh.
“ tentu saja aku tidak kecanduan membunuh. Guru ak...aku.. aku hanya terlalu marah dengan para orang-orang di belakang penjual budak. Tidak bisa membantu meringankan deritaan anak-anak itu meraka malah menjadikan hidup anak-anak sebagai budak yang dapat diperjual belikan, mereka tidak memiliki hati nurani, apakah anak-anak itu menggangu mereka? apakah anak-anak itu meminta makan pada mereka? tidak bukan! lalu mengapa dengan kejamnya mereka memperlakukan anak-anak itu layaknya seperti bukan manusia yang sederajat dengan mereka.” Zhan Tian berkata dengan wajah di penuhi niat membunuh.
“ haah... walaupun guru juga marah tapi untuk apa marah pada orang sebentar lagi akan mati?. ” Ling Wan berkata sambil tersenyum pada muridnya.
“ eh.... benar juga yang dikatakan guru terima kasih karena telah menambah wawasan murid ini, hahaha... benar untuk apa marah pada orang yang akan mati. ” Zhan Tian lagi-lagi berkata sambil tertawa aneh.
“ tentu saja kamu harus belajar banyak. Jika kamu memiliki waktu luang nanti baca novel buatan guru, itu mengandung banyak pemahaman sifat manusia, entah itu sifat kejam, tekad dan perjuangan semuanya ada di buku-buku itu, kamu terlalu malas membaca sehingga memiliki pemikiran yang terbilang kurang dalam menebak plot musuh dan mudah terpancing amarah, sebenarnya kamu benar-benar mirip dengan salah satu karakter di sebuah novel, ia juga sering bertarung memakai tinju bedanya ia adalah pecinta kuliner sedangkan kamu tidak, ambil ini. ” Ling Wan berkata sambil melemparkan sebuah buku. Buku ini adalah sebuah novel yang ada dalam ingatan Ling Wan ketika di ia masih di bumi atau sebelum bertransmigasi.
“ Dunia Yang Sempurna? buku apa ini guru?. ” Zhan Tian berkata sambil memandangi buku tersebut.
“ lupakan nanti saja ayo pergi ke klan Qin dulu. ” Ling Wan berkata sambil berjalan memasuki retakan ruang dan bersiap melakukan teleportasi.
Bersambung........
Jangan lupa Like, Komen, Beri Nilai , Follow Dan Jangan Lupa Berikan Sedikit Dukungan/Vote Jika Memiliki Poin Berlebih ...
__ADS_1
Sedikit Vote Dan Dukungan Sangat Berharga Bagi Author, Karena Author Sangat Membutuhkan Uang Untuk Membeli Alat Kultivasi Yaitu Rokok Dan Juga Kopi , Agar Terus Dapat Crazy Up!!!!!!.(´⊙ω⊙`)