Sistem Kaisar Dewa Sembilan Surga

Sistem Kaisar Dewa Sembilan Surga
Pembantaian Sepihak!


__ADS_3

Ling Wan memandang dengan dingin ke arah sebuah bangunan mewah yang ada di depannya.


"Pedang Celah Matahari Surgawi." kata Ling Wan dengan wajah marah.


Terlihat sebuah pedang berwarna jingga keluar dari retakan ruang dengan cara yang sangat aneh, lalu Ling Wan segera mengambil pedang itu.


"Huh... coba tebasan normal tuan muda ini dulu." kata Ling Wan sambil menebas pedang dengan santai.


Tebasan Qi pedang berwarna emas yang sangat mendominasi segera ditembakkan ke arah bangunan.


BOM.. BOM..BOM...


Ledakan keras terdengar beberapa kali karena dampak dari banyak bangunan yang runtuh karena tebasan pedang Ling Wan, segera banyak anggota Sekte Dewa Pembunuh mulai berhamburan dan menuju asal tempat dimana Qi Pedang ini berasal.


"Siapa kamu beraninya menyerang sekteku." kata seorang pak tua yang mengenakan jubah hitam, wajahnya terlihat di penuhi amarah dan kebencian pada sosok Ling Wan.


"Kamu tidak pantas mengetahui nama Tuan Muda ini." kata Ling Wan dengan wajah dingin.


"Bajingan, beraninya kamu tidak menghormati sesepuh tertinggi dari sekte pembunuh dewa, apakah kamu benar-benar bosan hidup !?." kata seorang pemuda mengenakan jubah hitam, wajahnya dipenuhi dengan niat membunuh.


"Orang bodoh yang tidak tahu ketinggian langit!." kata seorang wanita yang mengenakan jubah hitam, wajahnya dipenuhi dengan penghinaan dan rasa jijik terhadap sosok Ling Wan.


"Bocah segeralah bersujud, jika tidak aku akan membunuh seluruh anggota kelu..... ." sebelum pria paruh baya berjubah hitam selesai berbicara, ia menyadari bahwa sosok Ling Wan tampak berkedip dan menghilang.


"Hama tidak berhak berbicara dengan lancang kepada Tuan Muda ini, matilahh!." kata Ling Wan sambil mencengkeram kepala pria paruh baya berjubah hitam itu.


BOMM...


Seketika kepala pria paruh baya itu langsung meledak, darahnya tampak seperti air mancur, namun anehnya darah ini seperti air yang terbakar saat memercik ke tubuh Ling Wan, sehingga menyebabkan sosok Ling Wan tampak sangat bersih dan sama seperti biasanya.


15 menit kemudian...


Tidak banyak pertarungan mendebarkan yang terjadi, tapi satu hal yang pasti! ini adalah pertarungan sepihak yang bahkan bisa disebut pembantaian!.


Terlihat Ling Wan nampak berdiri di atas tumpukan mayat, jasad mereka nampak seperti hancur karena terkena sebuah tinjuan, baik itu pria atau wanita, Ling Wan tidaklah berbelas kasih, ini karena bagi Ling Wan mereka semua tidak layak untuk di kasihani, selama membunuh ia juga tidak berbicara sepatah katapun, tapi yang jelas di setiap pergerakannya, ada seseorang yang akan jatuh, sosok Ling Wan perihalnya seorang raja iblis yang turun ke dunia untuk menghancurkan segala hal, membunuh tanpa belas kasih dan memandang rendah segala hal yang ada di dunia!.


"Hmm anggota sekte ini cukup banyak, terhitung aku telah membunuh 47.810 hama, dan ini hanya dalam beberapa menit? Hei, benua ini terlalu rusak bukan?, bagaimana bisa ada begitu banyak orang yang tidak layak disebut manusia?." kata Ling Wan dengan wajah dingin, lalu berjalan keluar dari tempat itu.


Di luar Sekte Dewa Pembunuh, ada banyak orang yang menatap pemuda tampan yang telah meninggalkan sekte tersebut.


"Itu adalah Ling Tian yang legendaris, ​​apakah Sekte Pembunuh Dewa sudah berakhir? Sangat cepat!." kata seorang pria paruh baya yang mengenakan pakaian biasa.


"Apa yang kamu tahu, saya melihat tuan muda Ling Tian sendirian membunuh beberapa orang hanya dengan seperkian detik, bahkan jika itu adalah ahli tingkat roh dewa, dia hanyalah ayam yang lemah bagi tuan muda Ling Tian!." kata seorang lelaki tua dengan wajah penuh kekaguman pada sosok Ling Wan.


"Ini juga bagus, benua ini terlalu lama di dominasi oleh Faksi Jalan Kejahatan, bukankah kita tidak lelah jika orang itu membunuh para anggota² Faksi jahat dan kami Faksi baik yang menikmati hasilnya hahaha!." kata seorang pemuda yang mengenakan jubah berwarna biru, pemuda ini adalah seorang anggota sekte besar dari Faksi Jalan Kebaikan.


"Bocah apa yang kamu katakan, beraninya kamu begitu lancang pada seseorang sebaik tuan muda Ling Tian." kata pak tua tadi dengan wajah marah karena mendengar ucapan pemuda berjubah biru.


"Apakah yang salah? biarkan saja orang itu melakukan pekerjaan dan kami menikmati hasilnya, haha." kata pemuda berjubah biru itu, ia tampak menertawakan perbuatan baik Ling Wan, lalu terdengar suara yang membuat banyak orang menggigil.


"Huh.. orang-orang di alam semesta ini secara alami tidak tahu diri, aku bisa saja menghancurkan seluruh alam semesta dan isinya, lalu apakah kamu ingin aku menghancurkan seluruh alam semesta ini? Tuan muda ini juga sudah bosan dengan orang-orang sepertimu!." kata Ling Wan dengan wajah yang sangat dingin, lalu berkedip muncul di depan pemuda berjubah biru itu.

__ADS_1


"Semut, apakah kamu ingin aku membunuh seluruh sektemu juga?." tanya Ling Wan dengan wajah marah pada sosok pemuda di depannya.


"Tidak, ini salah paham, ini salah paham. Maaf telah berbicara dengan lancang kepada Yang Mulia!." kata pemuda berjubah biru dengan wajah ketakutan, ia awalnya berpikir bahwa Ling Wan tidak akan mendengar kata-katanya karena bagaimanapun Ling Wan berdiri cukup jauh dari tempat ia berbicara, sehingga ia berani mengucapkan kata-kata sombong seperti itu kepada orang-orang yang tidak jauh dari sampingnya.


"Apakah begitu?, benar aku lupa, aku jijik menghirup udara yang sama dengan hama sepertimu, jadi kamu bisa menghilang dari dunia ini." kata Ling Wan sambil meninju pemuda berjubah biru itu.


BOMM...


Pemuda itu langsung meledak menjadi gumpalan daging bahkan sebelum tinju Ling Wan menyentuh badannya.


"Kalian semua jangan mengira aku adalah seseorang yang berhati malaikat yang hanya diam ketika orang seperti kalian berani mengambil keuntungan dariku, ingat kesabaran tuan muda ini juga ada batasnya, jika kalian tidak percaya, kalian bisa mencobanya!, aku sudah cukup berbelas kasih pada semesta yang bisa dibilang semesta milik musuhku, aku bisa saja membunuh kalian, jadi jangan pernah berpikir AKU ADALAH ORANG YANG BERADA DIPIHAK KALIAN!."


Suara murka Ling Wan bergema di telinga banyak orang, mereka semua nampak ketakutan dan dipenuhi keringat dingin. Mereka semua juga mengutuk pemuda berjubah biru tersebut, bagaimana bisa orang itu mengatakan hal-hal kurang ajar sehingga membuat marah sosok yang begitu perkasa!.


Setelah itu Ling Wan mulai mengabaikan banyak orang yang terlihat ketakutan dan nampak bersembunyi, ia hanya memberikan sebuah teguran agar kejadian serupa tidak terjadi lagi, namun satu hal yang jelas tujuannya bertambah ia berencana pergi menentang 6 Faksi Jalan kebaikan setelah menghancurkan seluruh Faksi Jalan Kejahatan.


"Ini cukup membuatku kesal, lebih baik aku bergegas dan menghabisi 3 Sekte dari Fraksi Jahat yang tersisa!." kata Ling Wan sambil berjalan lalu mengeluarkan kendi anggurnya dan menyingkirkan pedang yang ada di tangannya.


Ling Wan berjalan santai sambil melihat banyak hal di benua ini, sosoknya mulai menarik banyak perhatian, ini karena ketampanan Ling Wan bisa dibilang terlalu dibesar-besarkan sehingga banyak wanita mulai mengikuti Ling Wan secara diam-diam.


"Lihat, pemuda itu sangat tampan kenapa aku baru melihat seseorang yang setampan ini ,ada di benua kita." kata seorang gadis berjubah hijau, di sisinya ada 7 gadis lain yang tampak diam-diam mengintip sosok Ling Wan.


"Apa yang kamu tahu, orang ini adalah Ling Tian, ​​seseorang yang seumuran dengan kita, tapi kekuatannya bisa dibilang terlalu mendominasi dan tidak masuk akal." jelas seorang gadis mengenakan jubah putih.


"Ap…… Apaaaaaa." kata seorang gadis yang mengenakan jubah kuning dengan sangat terkejut.


"Lebih baik kita berhenti mengikutinya, ia terlalu luar biasa dan tidak setingkat dengan generasi muda seperti kita." kata gadis berjubah biru itu sambil mengajak teman-temannya pergi.


"Tapi.. aku belum puas melihatnya." kata seorang gadis yang mengenakan jubah merah.


"Hahaha.. kau benar-benar." kata gadis berjubah putih menertawakan kelakuan gadis berjubah biru, bagaimana mungkin ia tidak tertawa, gadis berjubah biru itu meminta untuk berhenti mengikuti, lalu dalam sekejap berubah pikiran untuk tetap mengikuti, bukankah ini terlalu tidak tahu malu?.


Di sisi Ling Wan, ia sepertinya tidak peduli tentang apa pun, tujuannya adalah untuk segera menghancurkan Fraksi Jalan Jahat, dan segera mengunjungi 6 Sekte Kebajikan.


1 jam kemudian..


Ling Wan berdiri sebuah bangunan besar tapi anehnya Ling Wan nampak hanya memasang raut wajah biasa.


"Sekte Racun Surgawi? kupikir mereka tidak jauh berbeda dari Sekte Dewa Pembunuh, mereka sama-sama seorang assassin yang menerima perintah pembunuhan selama diberikan uang, hah aku sudah menebak hal ini, jelas Faksi Kejahatan ini berisi orang-orang yang serupa, entah itu kultivasi ganda, atau pembunuh bayaran, ya lupakan saja." kata Ling Wan sambil berjalan ke arah gerbang sekte tersebut.


"Berhenti, siapa kamu! Apa yang ingin kamu lakukan di sekte kami." kata seorang pemuda berjubah hijau dengan wajah sombong, saat melihat orang tak dikenal dengan begitu polos memasuki sektenya.


"Aku datang untuk membuat masalah, ada apa?." kata Ling Wan dengan wajah datar.


"Kamu, beraninya, Cakar Racun Ilahi." kata pemuda itu sambil melancarkan serangan ke arah Ling Wan.


"Hmmm sebenarnya berani menyerang tuan muda ini." kata Ling Wan dengan dingin lalu menghilang dan berkedip muncul di samping tidak jauh dari sisi pemuda itu.


"Ingat nama orang yang membunuhmu adalah Ling Tian." kata Ling Wan sambil meninju dada pemuda berjubah hijau itu.


BOMMM...

__ADS_1


Tubuh pemuda berjubah hijau itu segera meledak menjadi segumpal daging, anggota Sekte Racun Surgawi, langsung dipenuhi kepanikan setelah mendengar siapa nama pemuda berjubah hitam itu.


"Cepat beri tahu yang lain bahwa Iblis Ling Tian telah datang!." kata seorang pemuda berambut abu-abu dengan wajah penuh teror.


"Kamu tidak perlu memberi tahu yang lainnya." kata Ling Wan dengan wajah datar lalu berkata lagi.


"Saya Ling Tian, ​​​​datang berkunjung dan berniat untuk membunuh kalian semua. Tenang saja di karenakan kalian hanya sekelompok orang lemah, tuan muda ini hanya akan menggunakan tinju, kalian tidak layak untuk dipotong oleh pedang tuan muda ini." suara Ling Wan bergema di seluruh Sekte Racun Surgawi.


Suara ini langsung menimbulkan kegemparan di sekte tersebut, ada beberapa yang tampak murka mendengar kata-kata arogan Ling Wan. Disamping itu ada banyak orang yang tampak ketakutan saat mendengar sosok Ling Wan datang untuk membunuh mereka.


"Ling Tian ......" sebuah suara yang tampak sangat marah bergema di seluruh sekte.


Beberapa saat kemudian...


Terlihat seorang lelaki tua mengenakan jubah putih dengan banyak pola hijau berdiri dengan wajah marah, dia adalah ketua Sekte Racun Surgawi, di belakangnya ada puluhan ribu orang mengenakan jubah hijau, semua orang ini dipenuhi dengan niat pembunuhan, tetapi di sisi lain ada yang juga tampak ketakutan, lagipula siapa yang belum pernah mendengar legenda tentang pemuda tampan yang berdiri tidak jauh dari sisi mereka, beberapa orang bahkan berpikir bahwa petinggi sekte dan banyak orang yang tidak percaya pada legenda Ling Tian adalah orang bodoh! tetapi mereka hanya menyimpannya di dalam hati dan tidak mengungkapkan perasaan ini kepada para idiot yang merasa benar sendiri.


"Apakah hama sudah berkumpul, kamu master sekte ini? sangat lemah!, kamu hanya Roh Dewa tingkat 3? dan beraninya memasang wajah tidak senang di depan tuan muda ini." kata Ling Wan sambil berjalan dengan santai dan mengejek ke arah lelaki tua berjubah putih.


"Ling Tian, jangan merasa dirimu hebat dan tak ter..." sebelum Master Sekte Racun Surgawi selesai berbicara, ia terkejut karena melihat sosok Ling Wan tampak telah berteleportasi di depannya.


"Ya, kamu memang benar, aku tidak terkalahkan, ini karena sejak aku kecil aku tidak pernah kalah dan merasa lebih lemah dari orang lain, ah sayangnya itu bukanlah hal yang harus kamu khawatirkan, yang harus kamu khawatirkan adalah tinjuan dari tuan muda yang tak terkalahkan ini." kata Ling Wan sambil meninju dengan gerakan lambat ke arah lelaki tua berjubah putih.


Lelaki tua itu dengan panik membentuk sebuah perisai Qi.


"Begitu tirani, tu.. tu.. tunggu... tidak." suara sedih lelaki tua itu di iringi dengan hancurnya perisai Qi miliknya.


BOMM...


Tubuh Pemimpin Sekte Racun Surgawi langsung hancur menjadi segumpal daging, ia meninggal dengan penuh penyesalan dan dendam terhadap Ling Wan, terlihat puluhan ribu orang yang sombong dan berani tadi tampak dipenuhi teror saat melihat Pemimpin Sekte dan orang terkuat di pihak mereka mati seketika, hanya karena pukulan sederhana dari Ling Wan.


Mereka akhirnya mulai menyadari bahwa orang seperti apa yang ada di depan mereka, legenda itu pasti nyata, dan tidak dibuat-buat, bagaimana mungkin ada seseorang yang begitu bodoh menyebarkan desas-desus tentang kekuatan Ling Tian hanya sebuah konspirasi yang dibuat oleh beberapa pihak. Pemuda ini jelas tak terbendung dan mendominasi!.


Ribuan orang dengan panik mencoba melarikan diri, tetapi semuanya sia-sia karena mereka semua berada dalam jangkauan aturan hukum ruang dan waktu milik Ling Wan.


5 menit kemudian...


Sebuah pembantaian sepihak terjadi lagi, Sekte Racun Surgawi hanyalah seekor semut yang dengan mudahnya Ling Wan tekan di bawah kakinya. Ling Wan hanya menghela nafas, ia menghela nafas bukan karena ia merasa bersalah atas tindakannya yang tak kenal ampun, melainkan ia menghela nafas karena ia melihat begitu banyak orang dengan aura jahat di sekte ini, tetapi meskipun begitu Ling Wan masih melepaskan beberapa puluh orang yang bisa dikatakan memiliki aura jahat yang tidak padat.


Meski dibebaskan, mereka semua terlihat gila karena melihat adegan yang baru saja terjadi. Pemandangan dimana beberapa ribu orang mati disambar oleh teknik petir, beberapa mati karena sebuah tinju, dan beberapa mati terbakar teknik api, mereka semua akhirnya mengerti mengapa sosok Ling Tian begitu menakutkan, orang ini jelas bisa menguasai banyak elemen secara ekstrim, ia bahkan tidak menggunakan pedang, lalu bagaimana jika ia menggunakan pedang! seberapa menakutkannya orang ini?, pikir mereka dipenuhi dengan ketakutan dan kegilaan saat mereka melarikan diri.


"Aku akan melepaskan beberapa anggota Sekte Racun Surgawi. Aku harap mereka tidak akan mengulangi kejahatan mereka di masa depan." gumam Ling Wan di dalam hatinya sambil melihat banyak orang yang tampak berlari ketakutan.


Disisi lain...


Gadis-gadis yang mengikuti Ling Wan sebelumnya, mereka semua nampak tercengang dengan apa yang baru saja terjadi.


"Mengerikan dia menghancurkan sebuah sekte besar sendirian." kata gadis berjubah biru dengan dipenuhi rasa takut.


"Ya, orang itu terlalu kuat." kata gadis berjubah merah, wajahnya nampak dipenuhi kekaguman.


"Orang ini terlalu menakjubkan, baik itu tentang rupa, kekuatan, dan hal lainnya andai saja aku memiliki seorang pasangan sepertinya maka akan sangat bagus." gumam gadis berjubah putih di dalam hatinya.

__ADS_1


Bersambung........


Jangan lupa Like, Komen, Beri Nilai , Follow Dan Jangan Lupa Berikan Sedikit Dukungan/Vote Jika Memiliki Poin Berlebih ...


__ADS_2