
Setelah selesai makan Ling Wan segera meninggalkan paviliun tersebut, Ling Wan duduk di sebuah tepi sungai, ia mulai menyebarkan presepsi mentalnya dan mencoba mencari letak posisi dari Klan Yu.
Perlu diketahui presepsi mental dari Ling Wan mungkin dapat mencakup seluruh semesta Tong Xuan ini, jadi Ling Wan dapat dengan mudah melihat segala hal yang ada di semesta Tong Xuan ini.
"Sistem apakah ada suatu harta yang dapat membantuku menjadi tidak terlihat dan tidak terdeteksi oleh presepsi mental dari seorang Sovereign."
[ Sistem : [ Jubah Ketiadaan Bintang ] (Jubah ini memiliki fungsi membuat pengguna jubah dapat menghilang tanpa terdeteksi oleh seseorang di bawah level Tuan Alam Semesta) pembelian harta memerlukan 750 Miliar Poin Kebaikan/Poin Kebencian, apakah tuan rumah membeli harta? ]
"Sangat mahal, sistem berapa banyak poin yang kumiliki?." Ling Wan berkata dengan wajah nampak terkejut karena melihat harga dari harta tersebut.
[ Sistem : 312 Miliar Poin Kebaikan Dan 407 Juta Poin Kebencian ]
"Aku sangat miskin."
Ling Wan terdiam sejenak karena melihat poinnya yang masih tidak mencukupi untuk membeli harta tersebut, kemudian ia teringat suatu hal tentang cara mendapatkan poin kebaikan.
"Sistem apakah aku akan mendapatkan poin kebencian, jika aku membunuh seseorang yang memiliki banyak hawa kejahatan?."
[ Sistem : Ya ]
"Ternyata begitu, bagus! ini adalah kabar baik untuk mendapatkan banyak poin lagipula semesta ini dipenuhi oleh orang-orang jahat."
Ling Wan sangat senang karena mengetahui dengan membunuh orang yang dipenuhi dengan hawa kejahatan, ia dapat mendapatkan banyk poin kebaikan.
Setelah itu Ling Wan mulai memandang ke arah langit sambil berkata dengan nada dingin, suaranya bergema di seluruh penjuru yang ada di Semesta Tong Xuan.
"Namaku Ling Tian, aku telah melihat banyak hal-hal menyedihkan di semesta ini, kelaparan, kemiskinan, perbudakan dan banyak hal-hal buruk lainnya."
"Aku bertanya-tanya pada orang menyebut dirinya bangsawan, aku bertanya-tanya pada klan-klan besar, aku bertanya pada orang-orang yang terbilang kuat dan mampu sedikit untuk membantu orang lebih lemah, apakah kalian semua merasa kalian istemewa, apakah kalian semua merasa kalian berbeda dengan mereka semua yang tidak memiliki latar belakang?!. "
"Jika begitu bukankah aku boleh mengatakan bahwa kalian yang bergelar bangsawan dan dari latar belakang besar hanyalah kecoak lemah bagiku, hari ini aku akan menggantikan Penguasa Semesta yang tidak berguna dan terlalu melebih-lebihkan dirinya sendiri itu membersihkan semesta ini, tenang saja tak lama sebelum tuan muda ini datang untuk menghancurkan Klan Sampah Yang Bernama Klan Yu!."
Suara Ling Wan menyebabkan kegemparan di 23 benua yang ada di Semesta Tong Xuan, mereka semua bingung dengan apa yang sebenarnya terjadi, mengapa ada seseorang yang begitu berani menghina klan penguasa semesta ini, disisi lain banyak orang lemah dan para rakyat jelata yang terharu karena mendengar seseorang telah membela dan menegakkan keadilan untuk mereka, kemudian suara Ling Wan terdengar untuk beberapa kali.
"Pedang Celah Matahari Surgawi, bantu aku menilai mana kecoak mana manusia."
"Dunia hanya ada di mataku. Aku bisa membuatnya sebesar atau sekecil yang aku inginkan."
"Mata Suci Pupil Kehancuran Semesta Terbuka!."
Langit perlahan mulai gelap di iringi dengan munculnya sepasang pupil mata berwarna ungu, pemandangan ini terjadi di seluruh langit yang ada semesta Tong Xuan.
"Teknik Mata Surgawi Pembantaian Abadi Bunuh!!."
BOMM....BOMMM.... BOMM...
Banyak ledakan terjadi di berbagai penjuru semesta, bau amis dari darah tak terhitung jumlahnya orang yang mati karena tehnik mata Ling Wan menyebar ke segala arah, sungai darah ada dimana-dimana, namun tidak ada mayat yang berbentuk, mereka semua meledak menjadi gumpalan daging dan tulang-tulang.
Semua orang di alam semesta ini menggigil karena melihat pemandangan ini, banyak orang yang terbunuh hanya dalam beberapa detik, betapa mengerikannya kekuatan pupil mata dari orang itu.
"hahaha.... bagaimana sangat bagus bukan?, kalian orang-orang yang tersisa dan tidak mati tetaplah menjadi orang baik, aku sebenarnya tidak ingin ikut campur urusan semesta ini, hanya saja aku merasa penguasa semesta ini benar-benar tidak layak disebut pemimpin, ia bahkan tidak pernah memperdulikan banyak hal buruk yang terjadi di semestanya, ah benar aku lupa suatu hal, bagaimana bisa mereka memperdulikan hal tersebut jika mereka semualah awal dari kebiasan buruk di semesta ini, hais.. aku sangat malas jika membahas kumpulan orang licik yang terlalu membanggakan diri sendiri." suara mengejek Ling Wan bergema ke segala penjuru.
"Berani-beraninya bertingkah lancang dan tidak sopan pada Klan Abadi milikku apakah kamu ingin mati!?." Yu Fengying meraung marah, suaranya bergema ke segala arah.
"Yooo... mengapa presepsi mentalku menyentuh seutas jiwa yang terlihat sangat marah, ada apa denganmu?." tanya Ling Wan yang berpura-pura tidak tahu tentang masalah fisik Yu Fengying.
"Bajingan kamu adalah seorang ahli tingkat dewa sejati? mengapa harus mengacaukan semesta milik orang lain urus saja semesta milikmu sendiri." suara Yu Fengying.
"Tidak ada, aku hanya memiliki dendam dengan Yu Changming, ia berani membunuh ayah dan ibu murid tersayangku, oleh karena itu aku datang untuk menuntut penjelasan! mengapa fisik dewamu hancur? apakah kamu juga memiliki musuh lain, hais tuan muda ini sangat kagum dengan sifat tak tahu malu Klan Yu kalian, ngomong-ngomong pak tua siapa namamu? supaya kelak jika tuan muda ini mengunjungi Klan Yu, aku dapat mencarimu, mungkin sebentar lagi aku akan kesana, hahaha.." Ling Wan berkata sambil tertawa terbahak-bahak suaranya terdengar di seluruh penjuru semesta.
"Bajingan... bajingan... bajingan." Yu Fengying meraung, nada suaranya nampak dipenuhi amarah dan kebencian.
"Yooo.. pak tua mengapa kamu sangat marah? aku ingin makan dulu sebelum pergi ke tempatmu, tenang saja tidak akan lama paling lama 30 menit, panggil dulu teman-temanmu, jika kamu merasa bahwa tulang tuamu sudah lemah untuk bertarung melawan tuan muda ini, hmm mengapa aku merasa melupakan suatu hal, benar.. ya.. benar.. bagaimana aku bisa lupa, kamu tidak memiliki fisik dewa bagaimana bisa mengadu fisik, hais ini bahkan lebih buruk dari tulang tua lamamu, hahaha.. baik kemudian aku akan pergi makan dulu, ah iya kamu tidak boleh lari tunggu tuan muda ini selesai makan." Suara tawa Ling Wan bergema di segala penjuru.
"Kamu....kamu....sial langit begitu kejam... mengapa ada seorang bajingan di semestaku!!." suara Yu Fengying nampak di penuhi amarah yang meluap-luap ia bingung harus melakukan apa.
Orang-orang di semesta ini langsung tertawa terbahak-bahak karena mendengar ejekan dari Ling Wan, mereka semua berpikir sosok macam apa orang ini, beberapa saat yang lalu ia begitu kejam dan dingin, sekarang ia dipenuhi dengan sifat nakal dan tidak tahu malu ini benar-benar sifat yang sangat aneh.
__ADS_1
"Apa yang sebenarnya sedang terjadi pada semesta ini?." ucap seorang pemuda yang mengenakan jubah berwarna putih pada rekannya.
"Aku juga tidak tahu, ini adalah pertarungan antar penguasa semesta tapi mengapa Leluhur Klan Yu terlihat sangat panik?." tanya pemuda berjubah kuning pada pemuda berjubah putih.
"Entahlah, tapi aku lebih mendukung senior itu, benar apa dikatakan olehnya penguasa semesta ini terlalu sampah dan tidak layak menjadi seorang pemimpin." jawab pemuda berjubah putih dengan wajah jijik pada Klan Yu.
"Apa yang kamu katakan memanglah benar, semoga saja senior yang bernama Ling Tian itu menang melawan para penguasa tiran itu." ucap pemuda berjubah kuning dengan wajah memberikan hormat dan dukungan atas tindakan Ling Wan.
Banyak perbincangan terjadi di seluruh semesta ini, Yan Chyou dan Bing Jiao sangat terkejut karena sebenarnya pemuda yang mereka temui tidak lama ini ternyata datang untuk membuat masalah di semesta ini, mereka sebenarnya sangat menyukai Ling Wan sejak pertama mereka bertemu, namun karena sikap dingin dan acuh tak acuh dari Ling Wan, ini semua membuat mereka berdua ragu untuk terus mengenalnya lebih dekat, mereka semua takut hal tersebut akan mengganggu Ling Wan.
Disisi lain Ling Wan bahkan tidak pernah memperdulikan dan menganggap serius ke dua wanita yang ia telah temui hari ini ia hanya menganggap mereka sebagai orang asing yang hanya sekedar lewat dalam hidup ini.
"Dinnggggggggggg.......... "
[ Sistem : Tuan rumah mendapat 4.7 Triliun Poin Kebaikan. Dan 794 Miliar Poin Kebencian ]
"Hah poin kebencian?."
"Sistem mengapa aku juga mendapatkan poin kebencian?." Ling Wan bertanya sambil memasang wajah kebingungan karena tercengang dengan jumlah poin kebencian yang ia dapatkan.
[ Sistem : Poin kebencian ini berasal dari orang-orang yang telah tuan rumah bunuh, mereka semua masih tidak terima dengan perbuatan tuan rumah ]
"Bahkan setelah mati mereka tidaklah dipenuhi penyesalan dan malah menyalahkan orang lain? apakah mereka tidak melihat, apa yang telah mereka lakukan dalam hidup ini sehingga memiliki hawa kejahatan yang sangat pekat."
"Hawa kejahatan pekat biasanya didapatkan dengan cara membunuh orang-orang tidak berdosa, menindas banyak orang lemah dan perilaku jahat-jahat lainnya, lalu mengapa mereka semua masih marah ketika seseorang melakukan hal yang sama seperti yang mereka lakukan dalam kehidupan mereka selama ini, lupakan tidak ada gunanya memikirkan hal tersebut."
"Sistem beli Jubah Ketiadaan Bintang."
[ Sistem : Pembelian harta memerlukan 750 Miliar Poin Kebaikan/ Kebencian. Apakah tuan rumah masih ingin membeli harta? ]
"Hmm sistem benar-benar datar, aku membeli." ucap Ling Wan yang agak kaget dengan mengapa sistem bertanya lagi.
Beberapa saat kemudian...
Sebuah jubah berwarna putih muncul dari retakan ruang, jubah ini adalah jubah ketiadan bintang, Ling Wan segera mengenakan jubah tersebut.
Tidak butuh waktu yang lama bagi Ling Wan untuk sampai di area Klan Yu, Ling Wan menyebarkan presepsi mentalnya untuk melihat-lihat Klan Yu kemudian ia menemukan bahwa Yu Fengying nampaknya telah memanggil Tao Wuji, Sun Qian, Liu Shen, Fang Tianzhi, mereka semua adalah empat leluhur yang memiliki kebencian penuh terhadap Ling Wan.
"Hmmm lima ahli tingkat Dewa Sejati, tiga ahli tingkat Sovereign? pak tua ini benar-benar memanggil 4 pak tua bau lainnya syukurnya aku bersiap-siap dengan membeli Jubah Ketiadaan Semesta mereka semua benar-benar berkumpul untuk membantu Yu Fengying?." gumam Ling Wan di dalam hatinya.
"Hehehe... sebenarnya ada orang yang berani ikut campur dalam urusan tuan muda ini, tiga Sovereign, lima Dewa Sejati aku bertanya pada kalian, apakah kalian juga ingin aku mengacaukan semesta kalian?." suara Ling Wan bergema di seluruh penjuru semesta Tong Xuan.
Kelompok Yu Fengying segera menyebarkan presepsi mental untuk mencoba mencari letak posisi keberadaan Ling Wan.
"Hmm, mengapa aku tidak bisa menemukannya? saudara Fang bagaimana denganmu ." tanya Liu Shen pada Fang Tianzhi karena Fang Tianzhi adalah orang terkuat di dalam kelompok ini.
"aku... aku juga tidak dapat menemukannya, ini benar-benar sangat aneh!." Fang Tianzhi berkata dengan wajah agak bingung karena tidak dapat menemukan lokasi Ling Wan.
Disaat mereka semua sibuk menyebarkan presepsi mental untuk mencari letak posisi Ling Wan, ada kesalahan yang tidak mereka sadari, Ling Wan terlihat memasuki ruang penyimpanan harta dan ruang tehnik-tehnik beladiri Klan Yu, ia mengambil seluruh harta dan tehnik-tehnik milik Klan Yu.
"Mengapa kalian mencariku, ngomong-ngomong pak tua dari Klan Yu, aku sudah membantumu membersihkan ruang penyimpanan harta, dan aku juga sudah membersihkan seluruh tehnik beladiri kalian ke dalam cincin penyimpananku dijamin bersih tanpa ada yang tersisa, ini benar-benar membuatku sangat kagum dengan kemurahan hati Klan Yu kalian hahaha." suara tawa Ling Wan bergema lagi di seluruh penjuru.
"Bajingan cepat periksa ruang penyimpanan tehnik beladiri dan ruang penyimpanan harta." Yu Fengying menyuruh anggota Klan Yu untuk memeriksa hal tersebut.
"Hais.. pak tua ini benar-benar tidak percaya padaku, ia malah menyuruh bawahannya untuk memeriksa ruang penyimpanan tehnik dan ruang penyimpanan harta." ucap Ling Wan.
Beberapa saat kemudian....
"Gawat leluhur... gawat.. seluruh harta dan tehnik beladiri klan kita menghilang tanpa jejak, bahkan tidak ada satu hartapun yang tertinggal di dalam ruang penyimpanan harta dan tehnik beladiri." ucap seorang anggota dari Klan Yu dengan wajah nampak sangat pucat.
Semua orang yang ada di kelompok Yu Fengying segera tercengang dengan kejadian aneh ini, mereka bingung bagaimana cara Ling Wan melakukan semua hal itu, lagipula di tempat ini terdapat banyak ahli yang sedang menyabarkan presepsi mental untuk mencari letak posisinya.
"Akhhhhhh..... bajingan!!, Ling Tian keluarlah jika kamu berani jangan bertingkah licik dan tidak tahu malu." suara raungan marah Yu Fengying bergema di seluruh penjuru semesta Tong Xuan.
"Pak tua ada denganmu, aku hanya membantu membersihkan beberapa tempat, mengapa harus marah?." suara bertanya dari Ling Wan membuat banyak orang hampir terjungkal, membantu membersihkan ruang penyimpanan dan ruang tehnik beladiri? kentut yang bagus!? ini bukanlah membantu membersihkan melainkan mencuri dengan cara tidak tahu malu!.
"Ling Tian, keluarlah bajingan dimana kamu, aku benar-benar akan merobekmu sehingga kamu menyesal dilahirkan di dunia ini." kata Yu Fengying sambil meraung marah.
__ADS_1
"Pak Tua bagaimana kamu merobekku sedangkan kamu saja tidak memiliki fisik dan hanya berbentuk roh, selain bodoh kamu juga sangat tidak masuk akal, saya sangat kagum dengan jalan pikiran pak tua kentut ini." ejek Ling Wan.
"Futhhh..." Tao Wuji hampir tertawa karena mendengar perkataan Ling Wan.
"Wuji kamu bajingan, kamu bahkan menertawakan saudaramu sendiri." ucap Yu Fengying dengan nada sangat marah.
"Fengying aku hanya tidak tahan untuk menahannya, tapi yang dikatakan anak itu memang ada benarnya." kata Tao Wuji.
"Kau...Kau...Wuji aku akan mengingat hal ini." ucap Yu Fengying.
"Berhentilah bertengkar, pertanyaannya adalah bagaimana bisa orang itu melakukan hal-hal ini disaat kita semua sedang berkumpul?." tanya Liu Shen.
"Menurutku ia menggunakan suatu harta atau kekuatan magis untuk menyatu dengan kehampaan sehingga kita tidak dapat menemukan lokasinya." kata Feng Tianzhi pada rekan-rekannya, disaat mereka semua masih memikirkan banyak hal, suara Ling Wan terdengar lagi.
"Kamu.. ya kamu pak tua dengan baju putih dan memiliki jenggot seperti ekor keledai." suara Ling Wan bergema ke segala arah.
Kelompok Yu Fengying segera menoleh ke arah Liu Shen, karena orang yang ada diperkataan Ling Wan adalah orang ini.
"Bajingan... keluarlah dimana kamu, jika berani ayo bertarung dan jangan hanya bersembunyi!." Liu Shen meraung marah.
"Pak tua apakah kamu tahu aku menguasai Aturan Hukum Ruang Dan Waktu." suara Ling Wan bergema ke segala arah.
"Lalu apa hubungannya denganku keluarlah jangan menjadi seorang pengecut." ucap Liu Shen yang masih sangat marah karena ejekan Ling Wan tadi.
Ling Wan terdiam sejenak kemudian ia memutuskan bertanya suatu hal pada sistem.
"Sistem apa nama semesta dan warna dari tempat tinggal Liu Shen?. "
[ Sistem : Diperlukan 125 Miliar Poin Kebaikan/ Kebencian untuk menyimpulkan takdir, apakah tuan rumah menyimpulkan ]
"Ya."
[ Sistem : Semesta Hong Xing, Sebuah Istana Mewah Berwarna Keemasan ]
Ling Wan hanya tersenyum melihat hal tersebut, kemudian ia berkata beberapa kali untuk mengejek Liu Shen.
"Mengapa kamu marah, tunggu sebentar aku akan mencoba melihat masa depan pak tua jenggot ekor keledai ini dengan menggunakan aturan hukum ruang dan waktu."
"Masa depan pak tua ini sangatlah suram di dalam masa depan pak tua ini aku melihat sebuah semesta bernama Semesta Hong Xing, di sana ada sebuah istana berwarna keemasan. Istana ini terlihat sangat kacau dan hampir roboh karena seseorang, terlihat di sana pak tua jenggot ekor keledai sedang murka dan dipenuhi amarah."
"Namun ada suatu hal yang sangat aneh mengapa ada seseorang yang sangat mirip denganku sedang pergi ke ruang penyimpanan harta pak tua jenggot ekor keledai ini, apakah orang ini adalah aku? tunggu.. sial ini benar-benar aku, bajingan mengapa aku mencuri harta orang lain lagi!."
"Tapi kalau dipikir-pikir, ini memang cukup bagus, lagipula tempat itu memiliki banyak harta, lupakan lebih baik coba datang sendiri saja, pak tua ayo kita berlomba siapa yang lebih cepat sampai di semesta yang kamu kuasai,hehehe.. jika kamu kalah, habislah semua harta dan tehnik beladiri klanmu hahaha." suara ejekan Ling Wan membuat panik Liu Shen dan rekan-rekannya.
"Bajingan ini mengetahui semesta dan lokasi tempat tinggalku, gawat." kata Liu Shen yang langsung bergegas pergi tanpa berpamitan dengan rekan-rekannya.
"Hahaha.. pak tua jenggot ekor keledai itu sangat panik, ah iya kalian ke tiga pak tua lainnya, Tao Wuji, Sun Qian, dan Feng Tianzhi bukan, bersabarlah tidak akan lama sebelum tuan muda ini mengacaukan semesta kalian, hehehe.. jika kalian terlambat kembali maka habislah harta dan semesta kalian." ucap Ling Wan dengan nada dingin suaranya bergema ke segala arah.
"Orang itu mengetahui nama asliku gawat orang ini tidak berbicara omong kosong ia benar-benar dapat melakukannya." kata Feng Tianzhi dengan wajah panik.
"Lebih baik kita kembali dulu, orang aneh macam apa lagi yang di singgung oleh Klan Yu. Fengying ini adalah ke dua kalinya kamu menyeretku ke dalam suatu masalah besar, kau memang bajingan." kata Tao Wuji dengan wajah marah.
"Berhenti bertengkar lebih baik bergegas kembali, jika tidak semua harta, tehnik dan semesta kita akan di kacaukan oleh bajingan tidak tahu malu itu!." kata Sun Qian dengan wajah marah.
Yu Fengying memandangi rekan-rekannya yang telah pergi, ia sangat marah dengan perilaku rekan-rekannya.
Yu Fengying juga bingung bagaimana menyelesaikan masalah ini, ia bahkan tidak tahu rupa dan posisi musuhnya, jadi bagaimana semua ini akan berakhir.
10 menit kemudian...
Semesta Tong Xuan, masih hening tanpa ada keributan, orang-orang di semesta ini berpikir bahwa masalah antar penguasa telah berakhir, namun ada suatu hal yang tidak disadari oleh Yu Fengying dan rekan-rekannya, Ling Wan sengaja menakuti dan membohongi mereka semua untuk membuat mereka semua pergi dari sisi Yu Fengying, sehingga Ling Wan dapat dengan mudah membunuh Yu Fengying.
Bersambung.....
Penasaran dengan pertempuran Ling Wan dan Yu Fengying?
Nantikan Terus Chapter Selanjutnya....
__ADS_1
Jangan lupa Like, Komen, Beri Nilai , Follow Dan Jangan Lupa Berikan Sedikit Dukungan/Vote Jika Memiliki Poin Berlebih ...