Sistem Kehidupan

Sistem Kehidupan
Hambatan terbesar Reza


__ADS_3

Tak lama setelah menurunkan Inez di depan komplek Mawar, Reza pun sampai di perusahaannya.


Besok Reza akan mengadakan rapat bulanan dengan semua pimpinan cabang Perusahaan R.A. Tech yang tersebar di dunia.


Rapat dilakukan dari tempat masing-masing dengan dihubungkan dengan teknologi hologram.


Semua pemimpin cabang perusahaan R.A. Tech sudah mengetahui wajah asli dari sosok pemilik perusahaan R.A. Tech.


Semua orang Tersebut adalah orang-orang yang Reza pilih dengan sara sistem. Sama halnya dengan Elzan, Karmila, Dan Sisil yang merupakan 3 orang pertama yang menjadi orang kepercayaan Reza.


Kesetiaan mereka kepada Reza juga tak bisa diragukan lagi. hal ini dikarenakan berkat bantuan Reza, mereka bisa mengatasi masalah mereka. Selain itu mereka juga orang-orang yang disarankan oleh sistem yang membuat Reza percaya sepenuhnya dengan kesetiaan mereka.


Saat ini Reza ingin menemui Elzan, Karmila,Dan Sisil untuk membahas tentang rapat besok.


Setelah memarkirkan motornya, Reza pun berjalan menuju ruangannya.


Saat sampai di ruangannya, Reza melihat bahwa Elzan Karmila Dan Sisil sudah ada di sana dan menunggu kehadirannya.


Di sisi lain, Elzan Karmila Dan Sisil yang sudah menunggu kedatangan Reza sejak beberapa menit yang lalu pun menyambut Reza.


Reza pun memulai pembicaraan dengan mereka.


"Kalian sudah menghubungi yang lain untuk rapat besok?"Reza bertanya kepada Ketiganya.


"Sudah tuan. Saya sudah menginformasikan kepada mereka tentang rapat besok."Sisil menjawab pertanyaan Reza dengan tenang.


"Apakah ada kendala?"Reza kembali bertanya.


"Tidak tuan. Semua lancar"Kali ini Karmila yang menjawab.


"Bagus, Saya tidak mau rapat ditunda seperti bulan lalu hanya karena miskomunikasi."


"Baik tuan."


"Kalo begitu kalian siapkan berkas-berkas yang harus disiapkan untuk rapat besok. Sekarang saya mau ke lab saya. Jika ada sesuatu kalian bisa hubungi saya."

__ADS_1


"Baik tuan."


Setelah itu Reza pun masuk ke ruang lab rahasianya yang terletak di bawah Gedung R.A. Tech.


Reza saat ini berhenti untuk mengembangkan teknologi baru untuk sementara karena Reza ingin fokus untuk berlatih dengan mana. Reza menuju lab hanya untuk mengambil Smartphone yang Reza janjikan untuk keluarganya dan memodifikasi smartphone untuk Tiara agar sesuai dengan yang Tiara inginkan.


Pasukan robot Reza saat ini Sudah hampir menyamai jumlah penduduk di negara Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini karena Reza sudah membuat banyak pabrik robotnya secara rahasia yang disebar di wilayah Indonesia. Bahkan ada beberapa yang di buat di bawah laut dalam.


Semua pembangunan di rancang oleh Reza dengan peralatan yang sepenuhnya buatan Reza. Setiap pembangunan Pabrik ini di buat secara rahasia dan tidak melibatkan pihak manapun dalam pembangunannya dan hanya Reza dan Vina yang mengetahuinya.


Sayangnya, Untuk pembuatan pasukan robot yang Reza buat sempat mengalami hambatan karena kehabisan bahan yang dibutuhkan untuk pembuatannya. Reza tidak mau membangun robot dengan bahan asal-asalan dan hanya ingin di buat dengan bahan terbaik.


Perlu diketahui bahwa selama ini logam yang digunakan Reza untuk membuat robot adalah logam yang sangat langka yang sangat kuat.


Reza bisa mendapatkan logam tersebut dalam jumlah yang luar biasa karena Reza menemukan tambang logam tersebut ditambah Reza masih membeli dari beberapa sumber untuk memenuhi kebutuhannya.


sayangnya Tambang yang Reza temukan sudah habis dan tidak bisa menghasilkan logam lagi. Reza pun hanya bisa terus membeli dari beberapa sumber yang sudah menjalin hubungan baik dengan Reza sejak lama.


Perusahaan-perusahaan yang menjadi pemasok logam yang Reza butuhkan tidak berada di negara Indonesia sehingga Reza merasa sulit untuk mengambil alih perusahaan-perusahaan tersebut untuk saat ini.


Negara Indonesia saat ini secara tidak langsung menjadi sangat bergantung kepada R.A. Tech. Karena selain membuat kekayaan negri menjadi meningkat, R.A. Tech juga membuat negara Indonesia menjadi negara maju sepenuhnya. Selain itu Reza juga telah menguasai hampir semua sektor perekonomian Indonesia secara diam-diam.


Jika Reza mau, Indonesia bisa saja mengalami kemunduran pesat dan menjadi negara miskin kapan saja. Hanya saja Reza tidak ingin langsung memulai rencana berikutnya dengan gegabah. Reza ingin menguasai Indonesia sepenuhnya secara halus dan tidak mencolok.


Lagi pula Reza masih ingin menikmati kehidupan yang damai tanpa perang untuk saat ini sambil terus membangun dan mengumpulkan pasukan robotnya. Apalagi Reza tidak bisa memberi tahu Keluarganya tentang rencana Reza untuk menaklukkan dan menguasai Dunia. Reza tidak mau di anggap sebagai orang jahat oleh keluarganya sendiri dan membuat mereka kecewa. Tanpa sadar keluarganya sendiri sebenarnya adalah hambatan terbesarnya dalam mencapai tujuannya.


Setelah selesai memodifikasi smartphone sesuai keinginan Tiara, Reza pun mengecek keadaan lab nya sebentar dan langsung berjalan keluar dari labnya dan langsung pulang kerumahnya.


...****************...


Setelah beberapa saat, Reza pun sampai di depan rumahnya. Reza tidak perlu turun untuk membuka gerbang rumah dan langsung masuk ke rumah nya dan memarkirkan motornya di garasi.


Hal ini karena Gerbang rumah Reza merupakan salah satu produk canggih buatan R.A. Tech. Gerbang rumah ini bisa mengenali penghuni rumah yang sudah terdaftar di data yang ada di Gerbang dengan cara Di Scan.


Jika ada orang yang mendekati gerbang, gerbang rumah tersebut akan secara otomatis mendeteksi orang tersebut. Gerbang ini juga dilengkapi keamanan jika ada orang yang tidak dikenal memaksa untuk masuk. Selain itu gerbang ini dilengkapi dengan kamera dan bisa di berikan perintah suara dari dalam rumah.

__ADS_1


Gerbang ini di pesan oleh Hendi beberapa waktu lalu agar mempermudah dirinya agar tidak perlu turun dari mobil saat ingin membuka gerbang rumah.


Setelah Reza memarkirkan motornya, Reza pun berjalan menuju ruang tamu. Di ruang tamu, Reza melihat Tiara yang sedang tidur di sofa. Lalu Reza melihat Santi yang sedang menuruni tangga dari lantai dua.


Reza pun memanggil mamanya.


"Ma, aku pulang"


"Eh kamu udah pulang. urusan kamu udah selesai?"


"Udah kok, cuma urusan kecil. Itu kok Rara tidur di sofa?"


"Oh mungkin dia ketiduran. Dari tadi Rara nungguin kamu pulang. gak sabar katanya mau punya hp baru yang canggih"


"Oh gitu, Rara...Rara... ada-ada aja. Yaudah kalo gitu Reza pindahin Rara ke kamarnya dulu ya ma"


"yaudah sana"


Setelah itu Reza pun langsung mendekati Rara dan membelai rambutnya dengan lembut. Tiara tertidur dengan pulas dan tidak merasa terganggu sama sekali. justru wajahnya menampilkan senyuman seolah merasa nyaman saat rambutnya dibelai oleh Reza.


melihat itu Reza pun tersenyum dan secara perlahan-lahan dan hati-hati menggendong Tiara dan membawanya ke kamarnya.


Setelah sampai di kamar Tiara, Reza pun meletakkan Tiara di atas kasurnya yang besar dan empuk. Setelah itu Reza pun keluar dari kamarnya dengan hati-hati agar tidak menimbulkan suara uang bisa menggangu Tiara dari tidurnya.







__ADS_1


To Be Continued


__ADS_2