
Beberapa hari kemudian
Hari sudah mulai malam. Namun masih banyak yang beraktivitas di beberapa kota di Negara Teknologi.
Salah satunya di kota Kemajuan. Di sana tampak aktivitas masyarakat yang masih cukup ramai. Banyak orang yang masih beraktivitas di luar rumah untuk keperluan mereka masing-masing.
Namun di salah satu Bar yang ada di kota Kemajuan, ada beberapa orang yang sedang berkumpul. Mereka adalah agen mata-mata yang dikirim oleh Amerika.
Mereka dengan percaya dirinya menggunakan identitas palsu dan berpura-pura ingin bermigrasi ke Negara Teknologi. Mereka tampak yakin dengan penyamaran mereka.
Namun mereka meremehkan kemampuan intelijen Reza. Reza sudah mengetahui identitas mereka bahkan saat mereka baru masuk ke bandara dan ingin ke negara Teknologi.
Seperti yang kita ketahui, Reza membangun perusahaan R.A. Tech yang merupakan perusahaan bidang teknologi terbesar di dunia. Hampir seluruh peralatan canggih di dunia yang merupakan produk dari R.A. Tech.
Termasuk alat keamanan yang dipasang di sebagian besar Tempat umum seperti bandara atau stasiun besar yang digunakan oleh beberapa negara. Dari alat itu Reza bisa memantau hampir semua tempat-tempat umum di beberapa negara. Termasuk Bandara tempat agen-agen tersebut take-off menuju Negara Teknologi.
Cukup mudah untuk Reza mengetahui identitas asli mereka. Walaupun agak sedikit rumit, Namun kecerdasan Keamanan Negara Amerika tidak secanggih Vina yang merupakan Kecerdasan buatan (A.I) tercanggih buatan Reza.
Semenjak mereka menginjakkan kaki mereka di bandara internasional Teknologi yang berada di kota Kemajuan. Mereka sudah di awasi secara diam-diam dari segala penjuru. Namun sampai saat ini mereka masih belum menyadari hal ini.
Sudah tiga hari semenjak mereka menginjakkan kaki mereka di negara Teknologi. Saat ini mereka sedang berdiskusi di Sebuah bar yang Bernama Red Bar. Mereka sedang berdiskusi tentang tugas yang diberikan oleh atasan mereka untuk memata-matai Reza. Namun sayangnya setiap ucapan mereka selalu dalam pantauan Reza.
"Jadi apakah ada yang sudah mendapatkan petunjuk" ucap salah seorang mata-mata yang Memiliki Nama asli Ranzo Laberd. Namun ia memakai nama samaran Ranerd Zolab.
"Tidak, saya belum mendapatkan petunjuk apapun. Penjagaan Negri Ini sangat ketat. Hampir di setiap tempat ada kamera pengawas yang membuat gerakan kita terbatas." Ucap salah seorang mata-mata lainnya yang memiliki nama Beroy ambrino. Dan ia memakai nama samaran Beno Roy Ambri.
"Yah, Mungkin lebih baik kita mencari cara untuk masuk ke perusahaan R.A. Tech lebih dulu agar kita bisa memantaunya lebih jauh. Siapa tahu dari sana kita bisa mendapatkan informasi." Ucap Mata-mata lainnya Yang memiliki Nama Tenzo Arkan. Dan memakai nama samaran Tenark Zoan.
Mereka bertiga sudah berkeliling di kota Kemajuan untuk mencari informasi selama tiga hari. Namun hingga saat ini belum mendapatkan kemajuan sama sekali Karena gerakan mereka memang dibatasi oleh kamera pengawas yang terpasang di seluruh tempat.
"Yah kau benar. untuk saat ini kita hanya bisa melakukan apa yang kau katakan." Ucap Ranzo
__ADS_1
Mereka pun melanjutkan minum mereka. Namun tiba-tiba seorang wanita cantik berambut pirang yang bisa dilihat jika ia bukan warga asli Negara Teknologi.
wanita itu pun mengajak mereka berbicara dalam bahasa Inggris.
"Hay tampan, bolehkah aku duduk di sini?" Ucap wanita itu dengan genit seakan menggoda mereka.
Kedatangan wanita Tersebut membuat mereka meningkatkan kewaspadaan mereka. Lagi pula mereka adalah mata-mata profesional dan tidak akan dengan mudah mempercayai orang lain. Terutama saat mereka sedang dalam misi.
Namun mereka tetap meladeni wanita Tersebut.
"Ah iya.. silahkan nona" Jawab Roy sambil tersenyum
Mendengar persetujuan dari Roy, Wanita itu pun tersenyum dan duduk di meja yang sama dengan mereka. Setelah itu wanita Tersebut pun membuka pembicaraan.
"Perkenalkan Nama saya Annie Beatrix. Maaf jika saya mengganggu waktu kalian tuan-tuan tampan. Namun saya sedang mencari orang yang cocok untuk menjadi Model majalah di perusahaan permodelan saya. Saya ingin tahu apakah kalian tertarik." Ucap Annie yang menawarkan pekerjaan sebagai model dengan gaya bicara yang menggoda.
Tanpa pikir panjang mereka pun ingin menolak karena mereka tidak ada waktu untuk hal ini. Namun sebelum mereka menjawab, Annie kembali menjelaskan.
Bagaimana? apakah kalian tertarik? Jika kalian mau nanti saya bisa merekomendasikan kalian untuk bekerja di Perusahaan R.A. Tech. Dengan rekomendasi dari saya, Tuan Reza pasti akan mempertimbangkan kalian. Seperti yang kalian tahu, banyak orang yang ingin bekerja di Perusahaan R.A. Tech namun mereka tidak bisa. Saya yakin kalian juga tertarik untuk bekerja di sana. Benar bukan?."Ucap Annie yang berusaha untuk meyakinkan Mereka
Mendengar ini mereka pun tertarik. Sekarang, Untuk memasuki bekerja di Perusahaan R.A. Tech sangatlah sulit. Terutama setelah Negara Teknologi berdiri. Bahkan untuk bekerja di cabang-cabang di seluruh dunia pun juga cukup sulit. anehnya semua orang-orang yang dikirim untuk memata-matai di sana selalu tidak diterima oleh mereka.
Dan sekarang mereka mendapatkan kesempatan untuk bekerja di R.A. Tech. Namun mereka sedikit skeptis terhadap wanita di depan mereka. Bagaimanapun mereka baru pertamakali bertemu. Namun wanita Di depan mereka dengan mudahnya menawarkan pekerjaan kepada mereka.
Zoan pun bertanya kepada Annie untuk meyakinkan keraguan di hati mereka. Bagaimanapun ini adalah satu-satunya cara yang mereka miliki untuk bekerja di Perusahaan R.A. Tech.
"Kenapa kau memilih kami? Bukankah banyak pria lain?" tanya Zoan
"Yah kau benar. Banyak pria lain. Namun entah kenapa aku tertarik dengan kalian. Dan kalian memang memiliki kriteria yang cocok untuk model yang saya butuhkan saat ini.
Jadi bagaimana apakah kalian tertarik?. Kalian bisa memikirkannya dengan matang. Saya akan menunggu keputusan kalian selama satu Minggu.
__ADS_1
Ini kartu nama saya. Kalian bisa hubungi saya jika kalian sudah memikirkan jawaban kalian. Sampai jumpa Tuan-tuan Tampan." Ucap Annie sambil menyerahkan sebuah kartu namanya dengan gaya bicara yang menggoda sambil mengedipkan salah satu matanya.
Setelah itu Annie pun meninggalkan mereka yang masih bimbang dan berjalan keluar Bar dengan senyum manis. Namun saat Annie sudah keluar dari bar tersebut, Senyuman manis tersebut seketika berubah menjadi senyum misterius.
Lalu ia pun masuk ke dalam mobil yang sudah terparkir rapi Di parkiran Bar dan pergi menjauh dari bar dengan mobilnya.
Di sisi lain
Reza saat ini sedang duduk di Lab nya yang berada di 'Istananya' . Senyum misterius terpasang di wajah tampannya. Ia pun berkata.
"Jadi mereka sudah mulai mencurigai ku sampai sejauh ini. Hahahaha... Biarkan mereka bermain terlebih dulu. Sepertinya Tidak akan lama sebelum Para R.A. Mega War dan Mini war akan beraksi." Ucap Reza yang diakhiri dengan senyum misterius
•
•
•
•
•
•
•
To Be Continued
Kalo ada kesalahan dalam penulisan mohon di komen.
Atau kalo ada kritik ataupun saran bisa di Komentar supaya kedepannya bisa saya perbaiki.
__ADS_1
Terima kasih