Sistem Kehidupan

Sistem Kehidupan
Perang Dunia Ketiga (9) - Senjata Pamungkas Amerika Part II


__ADS_3

Peringatan dari sistem membuat Reza mengerutkan keningnya dan tanpa sadar melihat ke arah gedung putih.


Saat Reza ingin pergi ke gedung putih untuk mencari tahu asal dari fluktuasi mana tersebut, Tiba-tiba ia melihat semua pasukan Aliansi Dunia (World Alliance) menjadi aneh. Bahkan pasukan yang sudah mati.


Mereka bangkit kembali dan Anggota tubuh yang sudah hilang kembali beregenerasi.


Dan bukan hanya itu saja tubuh mereka berubah menjadi lebih besar dan tampak sangat menyeramkan. Kini semua Aliansi Dunia (World Alliance) lebih terlihat seperti monster daripada manusia dengan mata merah dan mulut yang dipenuhi dengan gigi taring yang besar dan runcing.


Para 'monster' ini pun mengeluarkan raungan yang sangat keras dan menyerang pasukan negara Teknologi dengan gila. Keadaan menjadi terbalik dalam sekejap. Pasukan Negara Teknologi yang sebelumnya di atas awan menjadi tertekan.


Korban di pihak Negara Teknologi pun mulai berjatuhan satu persatu.


Reza dapat merasakan jika masing-masing dari monster tersebut memiliki kekuatan setara dengan Tahap pemula akhir tingkat emas putih. Reza yang melihat itupun langsung menggunakan Medan petir dan berusaha untuk melumpuhkan para 'monster' tersebut yang berada di dalam jangkauan Medan petir. Namun satu hal yang tidak terduga terjadi.


Monster-monster tersebut masih bisa bergerak walaupun sudah dilumpuhkan. Reza pun memperkuat intensitas petir sehingga menghancurkan tubuh para monster tersebut karena tidak muat menahan intensitas petir yang sangat besar.


Dari sini Reza menyadari satu hal, yaitu Saat ini mereka tidak bergerak atas keinginan sendiri melainkan dikendalikan oleh orang lain seperti boneka.


Memikirkan hal ini Reza pun berniat untuk langsung menuju gedung putih dengan tujuan untuk mencari dalang dari kejadian ini.


Ia pun berlari dengan sangat cepat menuju gedung putih sembari membantai monster yang menghalangi jalannya dengan pedangnya. Namun saat di perjalanan,ia melihat jika di kejauhan, Tiara sedang dikepung oleh beberapa monster sekaligus.


Tiara saat ini berada di tahap pemula akhir tingkat emas yang hanya satu tingkat lebih tinggi dari para monster. Reza pun Menunda perjalanannya dan membantu Tiara terlebih dahulu.


Reza pun berlari ke arah Tiara. Saat Reza melihat salah satu monster yang mengepung Tiara ingin menggigit kepala Tiara, Berteriak untuk memperingati Tiara.


"Awas dibelakang mu Ara!!!"


Tiara yang mendengar peringatan dari Reza pun sontak melihat ke belakangnya. Sebuah mulut yang dipenuhi oleh gigi taring yang besar dan tajam terbuka lebar dan ingin melahap kepalanya.


Tiara pun dengan panik menghindari serangan tersebut.


Melihat Tiara yang semakin terdesak, Reza pun menyuruh Tiara untuk melompat setinggi mungkin.


"Melompat lah Ara, kakak akan melakukan serangan area!!"


Tiara pun mengikuti instruksi dari Reza dan melompat ke tubuh salah satu monster dengan lincah lalu kembali melompat ke langit setinggi yang ia bisa.


Melihat Tiara yang sudah melompat, Reza pun mengulurkan tangannya ke depan.


"Ratusan Tombak Dewa Petir"


Lalu tiba-tiba beberapa tombak yang dibentuk oleh sihir petir muncul dan bergerak dengar sangat cepat lalu menyambar semua monster yang mengepung Tiara

__ADS_1


Duaarrrrrrrrr


Suara Sambaran petir pun terdengar sangat menggelegar dan para monster yang mengepung Tiara pun mati dengan tubuh yang berlubang akibat tertembus oleh tombak petir.


Reza pun melompat dan menangkap Tiara yang akan terjatuh dan mendarat dengan aman.


Setelah menurunkan Tiara yang berada dalam gendongannya, Reza pun menghembuskan nafas lega.


"Lain kali jangan lengah seperti tadi lagi. Seperti yang sudah kakak bilang sebelumnya, Di dalam medan perang apapun bisa terjadi."


"Iya kak, maaf tadi aku lengah."


"hmm... sudahlah perang masih berlanjut. Jangan kurangi kewaspadaan mu"


"Tapi kak, kenapa semua pasukan musuh bermutasi?"


"Aku bisa merasakan jika ada pengguna mana gelap dari arah gedung putih. Sepertinya orang itu adalah dalang dari kejadian ini.


Sekarang Aku akan pergi ke gedung putih untuk mencari tahu dan mencoba untuk memusnahkan mereka dari akarnya.


Kau berhati-hatilah."


"Baik kak"


Sedangkan Reza, ia melanjutkan perjalanan menuju gedung putih yang sudah tidak jauh.


...****************...


Di dalam gedung putih. Jhonson Wesker pun menyeringai melihat Medan perang yang berbalik menjadi keuntungannya. Ia sama sekali tidak peduli dengan nyawa semua prajurit itu.


ia sengaja menyuruh para kepala negara yang bergabung dengan Aliansi Dunia (World Alliance) untuk mengumpulkan pasukannya di Amerika serikat supaya ia bisa merubah mereka semua menjadi pasukan monsternya.


Jhonson Berbohong saat berkata jika dia memerlukan waktu untuk menyiapkan senjata pamungkasnya. Padahal itu untuk menunggu semua pasukan Aliansi Dunia (World Alliance) berkumpul di Amerika.


Jhonson adalah orang yang haus akan kekuasaan dan ketenaran. Ia adalah orang yang berambisi untuk menjadi penguasa dunia. Dia memperkuat kekuatan militer nya sehingga cukup kuat nantinya untuk berperang melawan dunia.


Ia juga secara diam-diam mendirikan banyak organisasi gelap atau ilegal di seluruh dunia. Semua organisasi tersebut akan menjadi pasukannya yang akan bergerak dalam kegelapan untuk agar tidak mencemarkan nama baiknya di sisi terang.


Dua tahun yang lalu di saat Negara Teknologi baru berdiri. Jhonson merasa tidak senang ketika negara itu dengan cepat menjadi pusat perhatian dunia.


Terlebih lagi saat ia mengamati kudeta yang terjadi di 4 negara yang berakhir dengan pencaplokan Negara Teknologi atas 4 negara tersebut.


Ia merasa jika Reza adalah orang yang memiliki ambisi yang sama dengannya. Ia pun berfikir keras supaya Negara Teknologi bisa hancur sebelum tumbuh menjadi 'monster yang sudah dewasa.'

__ADS_1


Namun dugaannya salah. Ketika ia mengirim banyak organisasi gelap dibawahnya untuk menyerang Negara Teknologi, Pasukan yang ia kirim dimusnahkan oleh pasukan robot yang kuat.


Dari kejadian ini ia menyadari jika ia sudah terlambat. Negara Teknologi sudah sepenuhnya menjadi 'monster yang sudah dewasa' yang bahkan tidak bisa ia lawan dengan pasukannya saat ini.


Ia pun berfikir keras untuk mencari cara agar ia bisa melampaui teknologi dari negara Teknologi. Namun ia tidak bisa memikirkan jalan keluar apapun.


Namun suatu hari Sesosok Makhluk Misterius mendatanginya. Makhluk itu menawarkan kekuatan dan kekuasaan yang tidak bisa ia tolak dengan imbalan kesetiaan.


Awalnya ia menolak dengan keras. Namun Makhluk misterius tersebut tiba-tiba menunjukkan wujud aslinya yang membuat Jhonson terkejut.


Wujud itu adalah Vampir yang sering ia lihat di film. Namun ia merasa jika Vampir didepannya adalah Vampir asli karena tekanan udara yang kuat dan disertai dengan hawa tak enak (Hawa haus darah) keluar dari Vampir tersebut yang membuatnya ketakutan.


Iapun akhirnya berlutut dan setuju untuk menjadi bawahannya.


Lalu makhluk tersebut memberikan sebuah ramuan yang berisi kutukan. Kutukan Tersebut membuat siapa saja yang mengonsumsinya akan memiliki benih monster didalam tubuhnya.


Namun benih tersebut dalam keadaan 'tertidur'. Benih tersebut akan bangun jika dipicu oleh sebuah alat sihir yang merupakan sebuah sarung tangan. Dan sarung tangan tersebut juga bisa mengendalikan para monster yang sudah terbangun dari tidurnya.


Jauh sebelum hari ini, ia sudah menyiapkan hal ini. Ia diam-diam menyuruh orang untuk diam-diam memasukkan sebuah cairan yang tercampur dengan ramuan yang ia dapatkan dari Vampir tersebut ke pasokan makanan militer di seluruh dunia.


Sayangnya ia tidak bisa melakukan pada negara Teknologi yang baru bangkit pada saat itu karena pertahanan nya yang sangat ketat menyebabkan tidak ada penyusup yang bisa masuk.


Kalau pun penyusup berhasil masuk, ia tidak bisa keluar hidup-hidup. Kesetiaan penduduknya pun sangat tinggi kepada Raja mereka dan tidak bisa menghasut mereka untuk berkhianat.










To Be Continued


Maaf kemarin ga bisa update

__ADS_1


__ADS_2