Sistem Kehidupan

Sistem Kehidupan
Pangkalan Robot Militer


__ADS_3

Di sebuah ruangan yang agak redup, ada tiga orang yang terikat.


Mereka di ikat dengan posisi membentuk huruf X dengan Ikatan di masing-masing Kaki dan tangan.


Mereka Bertiga tampak mengenaskan. Terlihat tubuh kekar mereka sudah penuh dengan luka. Baik itu luka memar maupun luka irisan senjata tajam.


Mereka adalah Mata-mata Amerika yang kemarin berhasil ditangkap oleh Annie. Semenjak semalam mereka terus menerus menerima siksaan yang kejam dari 4 cantik yang memiliki sifat iblis yang tersembunyi dibalik kecantikan mereka. 4 wanita cantik itu bukan lain adalah Annie, Jessie, Virly, dan Anna.


Saat ini jam 5 pagi. Keempat wanita yang semalam menjelma menjadi iblis kini sudah tertidur dengan senyum puas di wajah mereka. Penampilan iblis mereka yang semalam kini menghilang sepenuhnya.


dibandingkan keempat wanita tersebut, Sebaliknya ketiga pria yang menjadi bulan-bulanan keempat wanita tersebut kini benar-benar menyedihkan.


Mereka disiksa dengan kejam selama 7 jam tanpa henti. Dari jam 8 malam hingga jam 3 pagi. Beberapa kali mereka sempat pingsan karena tidak sanggup menerima siksaan yang begitu kejam dari 4 wanita "iblis" yang menyiksa mereka demi kepuasan mereka.


Ketiga pria tersebut kini tertidur dalam keadaan masih berdiri terikat di ruang penyiksaan tempat mereka disiksa. Mereka benar-benar lelah dan tidak bertenaga. Mereka hanya bisa tertidur sambil menahan rasa sakit.


Entah sudah berapa kali jeritan, tangisan, dan permohonan yang mereka lontarkan namun itu semua tidak berguna. Justru jeritan dan tangisan mereka terdengar seperti nyanyian indah di telinga 4 wanita itu.


...****************...


Kota Kemajuan


07:00


Matahari pun sudah bersinar menerangi seluruh kota Kemajuan. Di sebuah kamar di Gedung Annie Magazine. 4 Wanita cantik yang tertidur pulas pun mulai menunjukkan Tanda-tanda untuk bangun.


Dan benar saja, Annie Mulai membuka matanya dan duduk di kasur. Annie mengusap-usap matanya lalu melihat ke sekeliling. Melihat ketiga wanita yang tertidur di sampingnya, ia pun mengingat kembali "pesta" semalam.


Wajahnya pun tampak berseri saat kembali mengingat "pesta" semalam. Ia pun berjalan ke kamar mandi dan ingin membersihkan dirinya. Walaupun sebagian besar sudah di bersihkan, namun masih ada sedikit bercak-bercak darah yang tersisa menempel di tubuhnya.


Beberapa menit kemudian ia pun keluar dari kamar mandi dan melihat jika ketiga temannya juga sudah bangun dan sedang bercanda ria. Ia pun menghampiri mereka.


"Pada ngomongin apa sih, kayaknya seru banget?" tanya Annie

__ADS_1


"Kepo aja kamu ann. mau tau aja apa mau tau banget?" Balas Jessie menggoda Annie.


"Ish kamu mah begitu....Aku ngambek nih." Ucap Annie dengan cemberut.


"Hehehe ,jangan ngambek dong Ann.. kita cuma ngomongin pesta kita semalem." balas Virly dengan cengar-cengir


"huh... ,yaudah mending kalian bebersih sana...Badan kalian bau tau... Sebentar lagi waktunya kerja."Balas Annie dengan wajah yang masih cemberut.


"Iya..iya.. kamu bakal mandi.. tapi jangan ngambek dong..kalo kamu ngambek kitanya sedih." ucap Virly dengan wajah sedih yang dibuat-buat dan dianggukkan oleh Jessie dan Anna yang juga membuat Wajah sedih mereka.


"Iya deh...Yaudah sana mandi." Balas Annie yang sudah menghilangkan wajah cemberutnya. Walaupun ia tahu wajah sedih mereka itu dibuat-buat namun Annie juga sebenarnya tidak ngambek. ia hanya pura-pura saja.


Hal ini sudah biasa terjadi di antara mereka. Awalnya mereka cuma bertiga, Namun 1 tahun lalu mereka bertemu Anna yang memiliki nasib yang tidak beda jauh dengan mereka yang dulu. Annie pun menawarkan pekerjaan kepada Anna sebagai resepsionis di perusahaannya. Anna pun bekerja sebagai resepsionis normal pada umumnya.


Namun suatu hari Annie mengajak Anna untuk menyiksa seseorang yang tidak lain adalah ayahnya dan saudara tirinya yang dengan tega mengusirnya dari rumah. Bahkan sebelum di usir, Anna kerap kali menerima perlakuan kekerasan dari mereka.


Awalnya Anna merasa takut dan menolak ajakan Annie. Namun setelah bujukan dari Annie dan kedua temannya, Anna pun akhirnya ikut melakukan penyiksaan terhadap ayah dan saudara tirinya itu dan bahkan ia membunuh sendiri "mantan" Keluarganya itu. Ia merasakan kepuasan batin saat menyiksa mereka dan membunuh mereka.


Setelah kejadian hari itu, Anna sepenuhnya menjadi bagian dari Annie dan kedua temannya. Mereka sering menyiksa orang-orang yang menjadi tawanan NSGO yang merupakan pelanggar hukum.


...****************...


Hutan Besar Anggara - Kota Jaya - Pulau Thanust


Di pulau Thanust, Ada sebuah hutan yang sangat Besar. hutan ini menjadi Hutan terbesar di negara Teknologi. Hutan ini didominasi oleh pepohonan yang tumbuh subur. Dan banyak hewan-hewan liar yang menjadikan hutan ini sebagai tempat tinggal mereka.


Namun ada rahasia di hutan tersebut. Jauh di bawah hutan besar ini ada sebuah pangkalan Robot Militer yang digunakan Reza untuk menyimpan seluruh Robot tempur yang ia miliki. Termasuk R.A. Mega War, R.A. Mini War, Dan beberapa jenis robot tempur lainnya yang dibuat Reza. Semua robot Yang bertipe robot tempur akan disimpan di Pangkalan ini saat setelah selesai dibuat.


Reza saat ini sedang melihat-lihat seluruh pasukan Robotnya yang siap tempur. Produksi robot masih terus berjalan. Masalah bahan baku yang sebelumnya pernah menjadi kendala sudah teratasi.


Reza kali ini mengajak Tiara yang penasaran dengan pasukan Robot milik Reza yang pernah disebutkan oleh Reza beberapa waktu yang lalu.


Saat mendengar jika kakaknya ingin mengecek pasukan Robotnya, Tiara pun meminta Reza untuk membawanya ke sana. Reza pun mengiyakan keinginan adiknya dengan senang hati.

__ADS_1


Dan saat Tiara melihat pasukan robot milik kakaknya yang tak terhitung jumlahnya. ia benar-benar terpana melihatnya.


Saat ini tiba-tiba Tiara bertanya kepada Reza.


"Kak, Kakak kok tiba-tiba ingin mengecek pasukan robot kakak. Apa sebentar lagi akan ada perang?" tanya Tiara.


Tiara yang pada dasarnya memang pintar memiliki sebuah dugaan terhadap perilaku kakaknya ini. Lagi pula setahunya, kakaknya tidak pernah mengecek Pasukan robotnya semenjak Negara Teknologi berdiri. Semuanya diserahkan ke anak buahnya atau robot-robotnya yang lain.


Jadi ia menduga jika ada sesuatu yang akan terjadi sehingga kakaknya tiba-tiba ingin mengecek sendiri pasukan Robotnya.


Mendengar pertanyaan Adiknya, Reza pun tersenyum.


"Seperti biasa, kamu cerdas Ara... Kamu benar sudah banyak pihak yang mulai mencurigai kakak. Bahkan ada yang sudah mengirim orang untuk memata-matai kakak.


Jadi kakak pikir sebentar lagi sudah waktunya untuk memulai jalan lainnya untuk mencapai tujuan kakak.


Yaitu Jalan Perang"








To Be Continued


Kalo ada typo di dalam karya ini tolong di komen biar bisa saya perbaiki.

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2