
Setelah beberapa saat, Reza pun sampai di gedung putih. Ia pun masuk ke dalam dan berlari ke lantai dua dan berhenti di depan sebuah ruangan. Ia bisa merasakan jika sumber dari mana gelap tersebut berasal dari ruangan ini.
Lalu Reza pun menghancurkan pintu tersebut dan masuk ke dalam ruangan.
Di dalam ruangan ia bisa melihat jika Jhonson Wesker menggunakan sebuah sarung tangan aneh dan di belakangnya terdapat banyak sekali orang-orang yang merupakan petinggi dari semua negara anggota Aliansi Dunia (World Alliance).
Namun para petinggi negara tersebut nampak meringkuk ketakutan. Dan di dekat Jhonson terdapat sebuah mayat yang Reza yakini sebagai salah satu dari mereka yang dibunuh oleh Jhonson.
Reza juga bisa merasakan jika sumber dari Mana gelap tersebut adalah sarung tangan yang dipakai oleh Jhonson. Dan satu hal yang membuatnya kaget.
Jhonson Wesker yang menggunakan sarung tangan aneh itu memiliki aura yang setingkat dengan dirinya Tahap Veteran tingkat Obsidian.
Saat Reza menghancurkan pintu dan masuk ke dalam, semua orang yang ada di dalam melihat ke arah Reza. Jhonson pun mengerutkan keningnya saat melihat Reza.
Walaupun Jhonson bukan pengguna mana yang murni dan hanya mengandalkan sarung tangan ajaib yang ia kenakan, Jhonson bisa merasakan jika Reza memiliki kekuatan yang sangat kuat saat Reza melawan pasukan monsternya.
Reza dan Jhonson pun saling bertatapan dengan tatapan yang serius. Lalu Reza bertanya.
"Dari mana kau mendapatkan sarung tangan itu?" tanya Reza
"Huh, memangnya kenapa aku harus menjawab pertanyaan mu?" balas Jhonson
"Baiklah kalau kau tidak mau menjawabnya."
Reza pun mulai menyerang Jhonson. Reza mengumpulkan Petir di kedua tangannya, lalu Reza pun mengulurkan tangannya ke arah Jhonson.
"Amukan Petir!!!"
Duaarrrrrrrr!!!!
Petir yang sangat kuat pun menyambar ke arah Jhonson, namun ternyata 6 monster yang muncul entah dari mana menghalangi serangan Reza dan menjadi perisai untuk Jhonson.
Lalu monster yang sedang berperang di luar sana pun mulai berdatangan ke arah Reza. Reza pun tidak bisa melihat Jhonson lagi karena terhalangi oleh para monster yang berdatangan.
Namun ia masih bisa merasakan keberadaan Jhonson dengan mendeteksi mana gelap yang berada pada Jhonson.
"Medan Es!!!"
Seketika suhu di ruangan tersebut pun turun dengan drastis. Dan semua yang ada di ruangan tersebut pun membeku. Reza pun langsung berlari mengejar Jhonson dan meninggalkan monster monster yang beku.
Mengikuti aura mana gelap dari Jhonson pun membawa Reza ke sebuah laboratorium. Namun tidak ada Jhonson di ruangan ini. Reza yakin jika ada sebuah pintu rahasia di ruangan ini yang mengarah ke bawa tanah. Karena ia bisa merasakan jika Jhonson berada di bawah.
Reza pun menyuruh Vina untuk memeriksa seluruh ruangan ini. untuk menemukan keberadaan pintu tersebut dan mekanisme pintu tersebut.
Dan tak lama Vina pun menemukan sebuah pintu rahasia yang bisa dibuka dengan cara menekan salah satu tembok di sudut ruangan.
Reza pun melakukannya sesuai instruksi dari Vina dan benar saja sebuah pintu rahasia terbuka dan terdapat sebuah tangga yang mengarah ke bawah.
__ADS_1
Reza pun masuk ke pintu tersebut dan menuruni anak tangga satu persatu.
Lalu sampailah Reza di anak tangga terakhir. Reza pun sampai disebuah laboratorium yang penuh dengan tabung-tabung kaca yang besar dan peralatan-peralatan medis.
Reza pun langsung berfikir jika tempat ini adalah tempat untuk eksperimen Manusia karena di salah satu tabuh kaca yang ada di sana berisi sebuah tubuh manusia yang tidak normal. Tubuh manusia tersebut memiliki dia tanduk sapi di kepalanya.
Reza pun mengabaikan hal tersebut dan terus mencari keberadaan Jhonson. Saat Reza sampai di sebuah ruangan, tiba-tiba suara Jhonson pun terdengar.
"Wah....wah....wah.... Akhirnya kau sampai di sini. Aku sudah menunggu mu dari tadi."
Reza pun melihat ke asal suara dan terlihat Jhonson sedang berdiri dan didepannya terdapat banyak jenis monster yang berbeda dengan monster yang ada di luar.
"Lihatlah ini adalah ciptaan ku? Cantik bukan? Jika kau ingin menghadapi ku maka kau harus melawan mereka terlebih dahulu. Hahahaha...
Habisi dia!!!!"
Para monster itu pun langsung menyerang Reza. Salah satu monster tersebut yang memiliki tanduk banteng berlari dengan kencang dan berusaha untuk menyeruduk Reza.
Reza pun menghindar. Namun sebelum Reza sempat lega, Salah satu monster yang agak mirip dengan bunglon menyerang Reza dengan menggunakan lidahnya yang sangat panjang.
Reza pun menebas lidah tersebut dan tebasan tersebut masih terus berlanjut ke arah monster bunglon tersebut. Namun yang membuat Reza terkejut adalah monster itu bisa menghindari Serangannya.
Setelah Reza mendarat, Salah satu monster pun kembali Menyerangnya.
Monster tersebut memiliki cakar yang panjang dan tajam dan memiliki gerakan yang sangat cepat. Reza menduga monster tersebut memiliki gen dari Serigala karena memiliki moncong yang agak mirip dengan serigala.
Lalu Reza yang tidak ingin berada dalam keadaan pasif pun menggunakan Medan petir dengan tegangan yang sangat besar. Para monster pun menjerit dan meraung.
Lalu Reza pun menyimpan baju besi tempur yang ia gukanan dan pedangnya di penyimpanan sistem. Lalu menggunakan keterampilan yang belum sempat ia gunakan di dalam pertarungan yang sebenarnya.
Reza melepas baju besi tempur karena keterampilan yang akan ia gunakan bisa merusak baju besi tempurnya.
"Mode Raja Petir"
Petir pun mulai keluar dari tubuh Reza dan mengelilinginya. Kini Tubuh Reza pun diselimuti dengan Petir yang ganas. Rambut silver Reza pun berdiri. Penampilan Reza kini mirip dengan apa yang mereka sebut Super Saiyan dari sebuah anime yang pernah Reza tonton dulu.
Reza pun melihat ke semua monster yang mengelilinginya. Lalu petir pun menyambar dari tubuh Reza ke segala arah hingga menghancurkan semua yang ada di labolatorium tersebut.
Semua monster yang ada pun sudah mati. Lalu Reza melihat ke arah Jhonson.
Tanpa banyak bicara lagi, Reza pun langsung melesat menuju Jhonson dan meninju nya.
Jhonson pun menghindar lalu menunju balik Reza dengan Sarung tangan sihir yang ia kenakan.
Namun Reza pun dengan mudah menangkap tinjunya. Pada awalnya Reza memang sedikit lebih kuat dari Jhonson. Karena Jhonson hanya mengandalkan sebuah alat sihir untuk dapat bersaing dengan Reza.
Tapi Reza yang saat ini menggunakan Mode Raja petir pun menambah kesenjangan yang ada karena Mode ini selain meningkatkan kendali Reza atas kekuatan petir, Mode ini juga meningkatkan kekuatan Reza selama mode ini aktif.
__ADS_1
Reza pun membanting Jhonson ke tembok yang ada di sebelahnya hingga menembus tembok tersebut. Namun Jhonson kembali menyerang Reza. Jhonson pun memiliki kekuatan untuk melukai Reza jika ia manfaatkan dengan benar.
Walaupun Kekuatan Reza saat ini lebih kuat dari Jhonson, Tapi tetap saja kekuatan mereka berada di tahap yang sama. Hanya berbeda lebih kuat dan lemah saja.
Jhonson meninju tanah di depannya lalu tiba-tiba tanah pun bergerak dan tanah yang lancip dan keras pun satu persatu keluar dari tanah dan menuju ke arah Reza.
Reza pun melompat dan menghindari serangan tersebut lalu menyerang Jhonson dengan sambaran petir. Jhonson pun dengan cepat menghindar ke samping namun sedikit kehilangan keseimbangannya.
Reza pun tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan. Ia Menginjak tanah lancip yang mencuat dari tanah sebagai tumpuan. Lalu ia melompat ke arah Jhonson dan memukulnya dengan telapak tangan terbuka tepat di arah jantung nya.
Jhonson pun terpental beberapa meter kebelakang hingga menghantam tembok dengan sangat keras dan menghancurkan tembok tersebut.
Reza pun berjalan ke arah Jhonson namun Jhonson melakukan serangan kejutan dengan menebas Kapak ganda yang terbuat dari mana gelap dengan sangat kuat sehingga menghasilkan ledakan angin yang kuat.
Serangan tersebut menargetkan leher Reza namun berhasil ia hindari dan hanya mengenai bahu kanannya. Namun efek ledakan angin tersebut membuat Reza terpental ke belakang. Namun itu tidak membuat banyak kerusakan kepada Reza.
Setelah itu Jhonson pun lari karena ia merasa tidak bisa mengalahkan Reza. Reza pun mengejar Jhonson sambil terus menyerangnya. Jhonson pun menghindari serangan Reza sambil masih terus berlari.
Kejar-kejaran pun terjadi. Kemana pun mereka lewat, mereka akan menghancurkan tempat tersebut. Mereka pun keluar dari gedung putih yang sudah hancur dan kembali ke Medan perang di luar.
Pasukan Negara Teknologi yang sudah berhasil menaklukkan seluruh dunia mulai berdatangan ke Amerika dan membantu pasukan yang sebelumnya tersedak.
Kini keuntungan kembali ke pihak Negara Teknologi karena jumlah pasukan yang sangat jauh berbeda.
Jhonson yang melihat pasukannya hampir habis pun merasa semakin putus asa. Akhirnya ia pun berhenti di tengah-tengah Medan perang dan berbalik melihat ke arah Reza.
"Sebenarnya aku tidak ingin menggunakan barang itu. Nun sepertinya tidak ada pilihan lain" Lalu Jhonson pun mengeluarkan sebuah benda yang terlihat seperti kristal namun berwana hitam mengkilap.
Jhonson pun dengan cepat menempelkan kristal tersebut tepat di jantungnya sebelum Reza sempat mencegahnya.
Lalu perubahan yang luar biasa pun terjadi pada Jhonson.
•
•
•
•
•
•
•
To Be Continued
__ADS_1
Sorry lagi banyak kesibukan di RL