
13 Desember 2024
Sebelum Reza meretas satelit mereka, Reza sudah memerintahkan pasukannya untuk menyerbu pasukan Aliansi Dunia (World Alliance) yang sudah mengepung wilayah Negara Teknologi.
Sebelum itu Reza sudah memutus komunikasi antara pasukan dan markas mereka sehingga tidak bisa memanggil bantuan atau hanya sekedar melaporkan situasi.
Setelah Reza selesai berbicara dengan mereka dengan meretas markas mereka, Reza memasukkan virus ke komputer lawan sehingga mereka tidak bisa mengakses satelit yang mereka punya.
Mereka pun hanya bisa menunggu kedatangan Reza dan pasukannya tanpa bisa memantau pergerakannya.
"Sisil, bagaimana situasi di luar? apakah sudah selesai menangkap pasukan yang mengepung?" Tanya Reza kepada Sisil yang selalu setia menemani dibelakangnya.
"Sudah selesai bos, Pasukan yang dipimpin oleh Elzan, Carl, dan Ferlan sudah menyelesaikan tugas.
Sebagian pasukan yang menyerah sudah ditangkap dan sebagian lagi yang enggan untuk menyerah sudah dibunuh sesuai keinginan anda bos." Jawab Sisil
"Bagus, Siapkan pasukan, kita akan menyerang balik mereka sesuai seperti rencana yang sudah kita bahas sebelumnya.
Dan seperti biasa, Bunuh mereka yang melawan, dan tangkap mereka yang menyerah. Kita akan melakukan serangan besar-besaran ke seluruh dunia.
Ingatkan kepada Ferlan untuk memobilisasi NSGO, Bawa sebagian pasukan dengan persenjataan lengkap. Sisakan sebagian lagi untuk tetap berjaga."
"Baik Bos"
Saat Reza ingin keluar dari ruangan, tiba-tiba seorang gadis yang cantik pun masuk ke dalam ruangan. Gadis itu adalah Tiara. Tiara sudah mengenakan Baju besi tempur yang Reza desain khusus untuknya.
"Tiara, kenapa kamu disini dan mengenakan baju besi itu?. Bukankah kakak sudah bilang jika kamu tidak boleh ikut perang.
"Kak, Ara mau ikut berperang!!"
"Tidak boleh Ara..., Medan perang itu berbahaya. Apapun bisa terjadi dalam perang. Kakak tidak bisa melindungi mu setiap saat di sana."
"Kak, Ara itu kuat. Ara pengen berpatisipasi dalam perang ini. Lagipula Ara pernah pergi ke dungeon yang berisi monster yang lebih kuat dan menakutkan dari manusia."
"Tapi... huftf... beri kakak satu alasan mengapa kamu harus ikut serta dalam penyerangan ini." Reza tidak bisa membantah kata-kata yang diucapkan Tiara. Memang benar jika Tiara sudah pernah mengalahkan monster yang lebih kuat dari manusia biasa. Namun Reza tetap saja enggan untuk melepaskan adiknya untuk terjun langsung ke Medan perang.
"Aku pengen terbiasa dalam situasi peperangan. Aku ga oengen tumbuh seperti di 'rumah kaca' kak. Bukankah kakak bilang dunia ini dimasa depan tidak akan damai?" Jawab Tiara dengan ketegasan di matanya.
"hufftt, Baik kamu boleh ikut, Tapi perhatikan keselamatan dirimu. Kau tahu? kakak tidak bisa kehilangan kamu" Dengan berat hati Reza pun menyetujui permintaan Tiara.
"Terima kasih kak, aku pasti akan menjaga diriku sendiri." Tiara pun senang karena Sudah diizinkan untuk ikut berperang oleh kakaknya.
Setelah itu mereka pun keluar dari ruangan tersebut dan bersiap untuk berangkat.
__ADS_1
...****************...
Amerika Serikat
Markas Aliansi Dunia (World Alliance)
Setelah beberapa saat keheningan pun mulai pecah dan semua anggota Aliansi Dunia (World Alliance) yang hadir pun merasa panik. Suasana ruangan pun sangat kacau.
Namun Jhonson Wesker (presiden Amerika/pemimpin Aliansi Dunia (World Alliance)) pun berusaha untuk menenangkan semuanya.
"Diam dan jangan panik. Tunjukan martabat kalian sebagai petinggi dari sebuah negara. Perintahkan semua pasukan kalian yang tersisa di negara masing-masing untuk segera berkumpul disini jika kalian ingin selamat.
Saya memiliki sebuah senjata pamungkas rahasia yang jauh lebih kuat dari Nuklir. Tapi butuh waktu untuk mengaktifkannya dan jarak jangkauannya hanya seluas negara Amerika saja.
Gunakan pasukan kalian untuk menunda waktu hingga Senjata saya siap untuk digunakan." Kata Jhonson Wesker
Melihat semuanya masih ragu, ia pun melanjutkan perkataannya.
"Kenapa kalian masih ragu, Masa bodo dengan warga dan masyarakat kalian. Yang penting kita semua yang ada di sini selamat. Korbankan pasukan kalian demi keselamatan kalian. Itu juga merupakan sesuatu kehormatan bagi mereka karena melindungi pemimpin mereka.
Lakukan sekarang jika kalian ingin selamat!!!"
Setelah mendengar ucapan dari Jhonson, para pemimpin negara pun mulai melakukan hal yang diperintahkan.
Bagi mereka ini adalah satu-satunya harapan bagi mereka untuk bertahan hidup.
Mereka pun dengan egois akan mengorbankan warga negara dan pasukan mereka agar bisa meningkatkan peluang keselamatan diri mereka sendiri sesuai perintah dari Jhonson.
...****************...
Berita tentang kegagalan serangan nuklir yang dilancarkan Aliansi Dunia (World Alliance) pun dengan cepat menyebar.
Para tentara di berbagai belahan dunia yang termasuk negara Anggota Aliansi Dunia (World Alliance) pun mendapatkan perintah yang sama yaitu tinggalkan lokasi dan menuju ke Negara Amerika secepatnya dan hanya meninggalkan sejumlah kecil tentara untuk menunda pasukan musuh di wilayah mereka.
Mereka pun dengan mematuhi perintah dari atasan mereka tanpa ragu. Jutaan kendaraan militer pun segera bergerak dengan kecepatan penuh menuju Amerika. Baik kendaraan Darat, laut, maupun udara.
Bahkan banyak yang menggunakan kendaraan mobil atau kendaraan yang bukan jenis kendaraan militer karena jumlah kendaraan militer sebuah negara tidak mungkin mampu menampung seluruh tentara yang bertugas di negara tersebut.
Dunia sekali lagi dilanda kepanikan. Pertempuran dengan skala yang sebesar ini bahkan belum terjadi dalam perang dunia sebelumnya yang hanya melibatkan beberapa negara saja. Namun perang kali ini melibatkan hampir seluruh dunia.
Dan disaat yang bersamaan Pasukan robot dan pasukan Manusia yang memakai Baju besi tempur yang merupakan Pasukan dari Negara Teknologi pun mulai bermunculan.
Tentara yang tersisa untuk menunda pasukan Negara Teknologi pun berusaha untuk mencegah agar pasukan musuh tidak mengganggunya keberangkatan tentara yang bergerak menuju Amerika.
__ADS_1
...****************...
Reza membagi pasukannya untuk menyerang masing-masing benua.
Elzan ditugaskan untuk mengomandoi sejumlah pasukan elit yang dilatihnya dan sejumlah besar pasukan robot dan menyerang benua Afrika
Carl ditugaskan untuk mengomandoi seluruh pasukan SES yang dimilikinya dan sejumlah besar pasukan robot dan menyerang benua Eropa.
Ferlan ditugaskan untuk mengomandoi sejumlah pasukan NSGO dan sejumlah besar pasukan robot dan menyerang benua Asia
Sedangkan untuk benua yang tersisa yaitu benua Amerika, Reza sendiri yang akan turun tangan sendiri dan memimpin sejumlah besar pasukan elit dan sejumlah besar pasukan robot.
Semua pasukan Reza sudah dilengkapi dengan peralatan senjata yang canggih dan masing-masing memakai Baju Besi tempur yang akan meningkatkan kekuatan mereka dan sekaligus meningkatkan tingkat keselamatan mereka.
Tiara sendiri ikut dengan Reza untuk menyerang benua Amerika. Pertempuran kali ini akan dipastikan menjadi pertempuran habis-habisan antara Negara Teknologi melawan Aliansi Dunia (World Alliance).
Dengan Perintah Reza, Serangan balasan pun dimulai.
•
•
•
•
•
•
•
To Be Continued
Sorry kemarin ga up, Kemarin tiba-tiba pusing, jadi niatnya abis sholat Jum'at mau langsung bikin tapi ga jadi.
Nah pas abis istirahat dan ga pusing lagi niatnya pengen bikin episode, tapi pas lagi bikin tiba-tiba kepikiran beberapa karakter yang saya lupain gara-gara kemarin sempet hiatus Beberapa bulan.
Kemarin-kemarin lupa dicatet pas nambahin tokoh ke dalam cerita jadi harus baca ulang.
Kemarin sebelum mulai update lagi emang udah baca ulang tapi cuma baca sekilas doang dengan niatan mengingat alur cerita.
Nah akhirnya dari semalem dan dilanjutin tadi saya sempetin buat baca ulang novel saya dengan bener.
__ADS_1
Dan baru bisa update sekarang karena dari pagi sampe siang saya ada kesibukan, dan tadi siang ngelajutin baca novel saya sendiri. Dan akhirnya sore baru bisa buat chapter baru.
Jadi Sorry and Thanks.......