
Setelah tenaga Reza sudah pulih sepenuhnya, Reza pun melanjutkan perjalanannya di Dungeon ini.
Satu hari pun sudah berlalu di dalam Dungeon ini. Berbagai monster kuat sudah Reza hadapi di Dungeon ini. Seringkali Reza akan beristirahat dan memulihkan tenaganya setelah melawan monster dan tak sadar malam pun datang di Dungeon.
Walaupun Dungeon ini berada di bawah tanah. Namun jangan samakan Dunia di bumi dan dunia lain. Sesuatu yang aneh di bumi adalah hal yang wajar di beberapa dunia atau dimensi tertentu.
Suasana malam di Dungeon yang Reza jelajahi saat ini ditandai dengan Munculnya kabut tipis di dalam Dungeon. Dan juga kristal-kristal yang ada di dalam Dungeon akan bercahaya lebih terang daripada di siang hari.
Namun suasana malam membuat Reza semakin merasa waspada. Kabut-kabut tipis membuat pandangan Reza menjadi kabur dan tidak bisa melihat lebih dari 20 meter. Bisa saja ada monster yang menyerang secara tiba-tiba tanpa menimbulkan suara yang bisa membunuhnya kapan saja jika ia tidak waspada.
Reza juga sudah membeli obat anti tidur yang bisa menghilangkan rasa ngantuk sepenuhnya. Namun jika mengkonsumsi obat ini terus menerus bisa menyebabkan kerusakan pada mental.
Jadi Reza melanjutkan perjalanannya agar cepat bertemu dengan bos monster dan keluar dari Dungeon ini agar bisa beristirahat dengan tenang di kamarnya.
Ini adalah Dungeon Rank-A dengan Tingkat kesulitan terendah di sistem. Namun di Dungeon ini Reza sudah beberapa kali hampir mati semenjak memasuki area inti. Reza pun menghela nafas panjang saat memikirkan kekuatannya yang masih lemah.
Saat ini Reza hanya berada di tahap Pemula Akhir Tingkat Emas dan belum mencapai Tahap veteran tingkat Obsidian. Sedangkan di atas Tahap veteran tingkat Obsidian masih banyak tahapan dan tingkat lainnya.
Yang artinya kekuatan Reza saat ini masih seperti seekor semut Dimata orang-orang atau makhluk-makhluk yang memiliki kekuatan di atas Tahap veteran.
Saat sedang berjalan, tiba-tiba kabut yang menghalangi pandangan Reza menghilang begitu saja. Dan digantikan pemandangan aneh didepannya.
Terlihat seperti sebuah gelembung yang berdiameter 10 Meter. Gelembung itu memiliki warna merah mengkilap. Gelembung itu dikelilingi oleh sesuatu yang terlihat seperti sungai namun berisi cairan lava yang sangat terasa sangat panas. Bahkan Reza yang jauh pun merasakan hawa panasnya.
Itu adalah inti Dungeon yang harus Reza hancurkan untuk keluar dari Dungeon ini.
Saat Reza melangkah dan mendekat ke arah Inti Dungeon tersebut, Tiba-tiba tanah bergetar dengan hebat.
Lalu sesuatu muncul dari lava yang kemudian membentuk dan menyerupai tubuh manusia. Namun sosok itu memiliki ukuran yang besar dan memiliki sepasang tanduk di kepalanya. Di Seluruh tubuhnya juga terlihat seperti ukiran atau simbol-simbol yang menyala-nyala seperti cairan lava Di kulitnya yang berwarna hitam kemerahan.
Wajah Reza tampak sangat terkejut melihat monster itu. Sosok itu Adalah Monster Iblis Lava. Saat monster ini mencapai usia dewasa, mereka rata-rata memiliki kekuatan Yang menandingi tahap Senior tingkat Berlian Merah.
Dengan kekuatan hang Reza miliki saat ini, ia belum bisa mengalahkan Iblis Lava dewasa. Namun Reza memperkirakan jika Iblis Lava di depannya belum mencapai tahap dewasa. Karena Iblis lava dewasa biasanya memiliki tinggi 15 meter. Sedangkan Iblis Lava di depannya hanya memiliki tinggi 8 Meter.
Tiba-tiba Iblis lava Tersebut mengeluarkan raungan yang keras dan menyerang Reza dengan menyemburkan lava dari Reza pun langsung bersiaga dan menghindari serangan tersebut. Namun Serangan Iblis Lava tidak berakhir hanya sampai disitu.
Serangan demi Serangan terus Ia lancarkan ke arah Reza. Reza pun terus menerus menghindari serangannya.
Saat menghindari serangan dari iblis lava, Reza merasa suhu udara disekitarnya semakin meningkat Secara perlahan. Reza pun mendinginkan suhu tubuhnya dengan Mengelilingi tubuhnya dengan Mana nya sendiri yang memiliki Elemen Es.
Saat Reza masih menghindari serangan Iblis Lava dan berusaha untuk mendekatinya, Tiba-tiba Iblis Lava itu menghentikan aksinya.
Iblis lava tampak seperti kelelahan dan sedikit terengah-engah sambil melihat ke arah Reza dengan kesal. Reza pun mengambil
kesempatan ini untuk menyerang Iblis Lava dengan tebasan petir yang diperkuat dengan Sihir penguatan.
Reza belum lama ini mengembangkan sihir penguatan sehingga bisa digunakan untuk memperkuat sihir atau keterampilan yang dikeluarkan.
Ini adalah pertama kalinya Reza menggunakan keterampilan sihir ini dalam pertempuran nyata. Walaupun belum sempurna, Namun ini sudah cukup untuk menggandakan kerusakan sehingga 2 kali lipat dari kerusakan aslinya.
Tebasan yang Reza hasilnya bertambah kuat dan besar di bawah pengaruh keterampilan sihir penguatan yang Reza kembangkan.
Saat tebasan petir Reza hampir mengenai Iblis Lava. Iblis lava Tersebut tiba-tiba menghilang dari tempatnya berdiri.
Reza pun menambah kewaspadaannya. Tiba-tiba Iblis lava Tersebut muncul di belakang Reza dan menggunakan tangannya yang memiliki cakar yang tajam untuk menghancurkan kepala Reza.
__ADS_1
Namun berkat insting bertarungnya yang sudah cukup terasah dengan tajam. Reza pun bisa merasakan kehadiran Iblis lava di belakangnya dan menghindari tangan dan cakarnya.
Setelah berhasil menghindar, Reza pun melancarkan serangannya ke arah iblis lava dengan mengayunkan pedang terkutuk. Namun tebasan Reza langsung ditahan olehnya dengan cakarnya yang tajam dan panjang. Ia menahan pedang terkutuk dengan satu tangan dan menggenggam bilah pedang terkutuk.
Iblis Lava kembali menyerang Reza dengan Tangan satunya. Reza yang kesulitan untuk menarik pedangnya pun melepaskan pegangannya pada pedang terkutuk.
Reza pun melapisi tangan dan kakinya dengan sihir penguatan dan menyerang Iblis lava dengan seni beladiri nya. Reza pun dengan lincah menendang dan memukul Iblis lava tersebut.
Setiap serangan Reza mengenai Iblis lava, Reza selalu menggunakan Sihir sentuhan beku dan sengatan listrik. Walaupun tidak terlalu berpengaruh padanya. Namun, dengan serangan cepat yang Reza lakukan efek Kedua sihir tadi semakin lama akan semakin menumpuk.
Gerakan iblis lava semakin lama semakin melambat. Namun di saat Reza sudah merasa di atas awan, Iblis lava itu tiba-tiba Meraung lagi.
Kali ini Lava yang tadi mengelilingi Inti Dungeon tersedot ke dalam tubuhnya. Seluruh tubuh Iblis Lava tersebut dilindungi dengan lapisan Lava yang panas.
Reza pun tidak bisa menyerangnya begitu saja dengan tangan kosong seperti tadi. Reza pun melirik ke arah pedang terkutuk yang jatuh dari genggaman Iblis Lava saat Reza menyerang Iblis Lava dan tergeletak Tak jauh darinya.
Raungan yang keras lagi-lagi terdengar. Iblis Lava itu tiba-tiba melontarkan Lava ke segala Arah. Reza pun berlari ke pedang terkutuk dan dengan cepat menggunakan Tebasan Es untuk menahan Serangan Iblis Lava. Seketika Lava yang akan mengenainya pun terbelah didepannya.
Namun serangan Iblis lava tersebut tak kunjung selesai. Reza pun kembali mengayunkan pedangnya dan melakukan tebasan petir dan kembali membelah Lava di depannya.
kali ini Reza berlari dan mengikuti tebasan Tersebut dan berlari mendekati Iblis Lava. Iblis Lava itu tidak sadar jika Reza mendekatinya.
Reza pun memperkuat pedang terkutuk Dengan sihir penguatan dan menggunakan Tebasan Es dengan jarak yang sangat dekat dengan Iblis Lava.
Serangan Iblis Lava pun terhenti dan Iblis Lava tersebut Terpental ke belakang dan menempel ke tembok yang ikut hancur dengan Luka tebasan yang besar di Tubuhnya.
Efek beku dari tebasan beku pun Sedikit mempengaruhi Iblis Lava dan membuatnya sulit untuk bergerak selama beberapa Saat.
Tapi luka tebasan di tubuhnya perlahan beregenerasi dengan sendirinya. Reza pun Kembali menyerang Iblis lava dari jarak dekat dengan Menebaskan pedang terkutuk ke leher Iblis lava untuk mengakhiri hal ini.
Namun Iblis lava menghindari serangan Reza dan berbalik menyerang Reza Dengan cakarnya yang berbalut dengan Lava. Serangan tersebut hampir mengenai kepala Reza. Untungnya Reza berhasil menghindari serangan itu.
Lava biasa tidak bisa melelehkan Pedang terkutuk. Mereka berdua terus bertukar serangan tanpa henti.
Setelah beberapa jam mereka bertukar serangan, tubuh Reza sudah terdapat banyak luka di beberapa tempat. Iblis Lava terlihat lebih baik karena ia bisa meregenerasi luka yang dideritanya.
Iblis Lava semakin lama semakin mendominasi pertarungan. Reza pun mencoba untuk membuka celah dan menjebaknya.
Iblis Lava pun memakan umpan dan menyerang celah yang Reza berikan. Namun sebelum serangannya berhasil, Reza tiba-tiba mengubah gerakannya dan langsung memotong Leher Iblis Lava tersebut.
Setelah berhasil memotong Leher Iblis Lava tersebut, Reza pun dengan cepat melompat dan menjauh dari tubuh Iblis Lava. Tubuh itu pun tiba-tiba meledak dan menyemburkan Lava ke segala arah dalam radius 10 meter dari tubuh itu.
Reza pun menghela nafas karena ini semua sudah berakhir. Reza pun melihat keadaan tubuhnya sendiri. Tubuhnya sudah dipenuhi oleh Luka yang terlihat seperti luka cakaran dan luka bakar. Ia tidak bisa
Reza pun teringat dengan Regenerasi Iblis Lava. Ia pun ingin membeli Kemampuan Regenerasi di toko sistem.
"Sistem Tolong Tunjukkan Kemampuan Regenerasi di toko sistem."
{Toko Sistem
Kemampuan Khusus:
- Regenerasi Mana
Jenis kemampuan: penyembuhan (Pasif)
__ADS_1
Rank: B
Efek:
~Bisa mempercepat pemulihan mana saat bertarung
Harga: 10.000 Poin sistem
-Regenerasi Luka
Jenis kemampuan: penyembuhan (Pasif)
Rank: B+
Efek:
~Bisa memulihkan luka yang diterima dengan cepat. Namun tidak berguna untuk Luka yang terlalu besar dan tidak bisa memulihkan bagian tubuh yang terputus.
Harga: 30.000 Poin sistem
-Regenerasi Super
Jenis kemampuan: Penyembuhan (Pasif)
Rank: S
Efek:
~Memulihkan semua kerusakan yang diderita tubuh.
~Bisa memulihkan Bagian Tubuh yang terputus Namun pemulihan tubuh ini akan sedikit memakan waktu.
Harga: 100.000 Poin Sistem}
Reza pun membeli regenerasi stamina dan regenerasi Super dan langsung menghabiskan 110.000 poin sistem.
{**Membeli Regenerasi Mana dan Regenerasi Super....
Pembelian Sukses....
Mengurangi 110.000 poin Sistem
Sisa Poin Sistem: 30.000 Poin sistem}
Reza pun beristirahat sebentar sambil menunggu lukanya pulih sepenuhnya.
•
•
•
•
•
__ADS_1
•
Maaf nih lama up nya. semalem niatnya mau up tapi malah ketiduran karena capek**.