Sistem Kehidupan

Sistem Kehidupan
Ciptaan pertama Reza - Aurel R1


__ADS_3

Minggu,26April2018


Hari ini Reza akan bertemu dengan ketiga calon pegawainya. Reza sudah menyiapkan apa-apa saja yang harus dilakukan mereka untuk memulai perusahaan yang akan dibuatnya.


Pertemuan akan diadakan di sebuah kafe yang dibeli oleh Reza beberapa Beberapa bulan yang lalu. Cafe tersebut diubah namanya menjadi Reffa cafe. Cafe ini tadinya terancam bangkrut karena pemilik sebelumnya menjadi korban penipuan hingga ia menjual cafe nya.


Hendi dan Santi tahu jika Reza membeli sebuah cafe karena Reza memberi tahu mereka. Orang tua Reza hanya juga mengatakan akan mendukung apapun yang akan Reza lakukan asalkan itu hal yang positif. Orang tua Reza hanya tahu kalo uang Reza berasal dari hadiah berbagai lomba yang dimenangkan Reza dan uang yang ditabung Reza selama ini.


Reza Orang tua dan adiknya Reza saat ini sedang berada di restoran milik keluarganya. Tadinya Reza juga di ajak untuk ikut. Tapi Reza menolak dengan alasan ada sesuatu yang harus di urus di cafe. Orang tua Reza hanya bisa mengiyakan Reza. Lagi pula cafe milik Reza termasuk cafe baru dibuka jadi di pikiran mereka pasti masih banyak hal yang harus di urus. Hendi dan Santi pun tak memaksa Reza untuk ikut. Reza tidak ingin memberi tahu kepada Hendi dan Santi tentang rencananya membuat sebuah perusahaan.


Reza saat ini sudah rapih dengan Menggunakan kemeja putih, celana hitam, dasi, dan dilengkapi dengan jas hitam dan siap berangkat menuju cafe.


Sesampainya di cafe, Reza disapa oleh satpam dan dibukakan pintu olehnya. Reza pun membalas sapaan dengan senyum hangat dan langsung masuk ke cafe.


Didalam, Reza melihat tiga orang yang dikenal duduk di meja yang terpisah tapi berdekatan. Reza pun menyuruh salah satu pelayan untuk memanggil mereka bertiga agar menghadap Reza.


Tak lama kemudian ketiga orang itu pun menghampiri Reza. Wajah mereka tampak ragu karena melihat Reza yang terlihat masih sangat muda. Lalu Salah satu dari mereka yang bernama Elzan pun memastikan.


"Permisi, apakah benar anda Tuan Reza yang menghubungi kami untuk mendapatkan pekerjaan?" Elzan bertanya dengan sedikit keraguan.


"Ya, perkenalkan nama saya Reza Affandi. Saya baru berusia 25 tahun. Saya pemilik cafe ini.


Saya berniat untuk membangun sebuah perusahaan di bidang teknologi. Dan saya juga mencari dan memilih beberapa orang yang membutuhkan pekerjaan melalui jaringan informasi saya. Dan kalian adalah yang saya pilih untuk menjadi salah satu posisi yang tinggi di perusahaan ku nantinya. Apakah kalian tertarik." Ucap Reza dengan panjang lebar


Wajah mereka masih tampak ragu karena usia Reza yang masih sangat muda.

__ADS_1


Melihat keraguan masih ada di wajah mereka, Reza pun kembali berbicara


"Kalian tenang saja, saya tidak main-main soal hal ini. Kalian bisa mundur sekarang jika kalian tidak mau. Toh aku bisa mencari yang lain. Tapi kalo kalian tertarik kalian bisa duduk." Ucap Reza dengan santainya


Kali ini mereka mencoba menghilangkan keraguan yang ada dan duduk di kursi yang tersedia.


Melihat mereka duduk Reza pun tersenyum.


"Pilihan yang bagus, Kalau begitu kita bisa memulai pembicaraan kita." Reza pun menjelaskan semua hal yang perlu dijelaskan dengan detail. Tak ada satupun kata yang terlewatkan. Reza juga sudah menjelaskan semua progres yang sudah ada dan apa yang masih diperlukan untuk membangun perusahaan tersebut. Reza juga memberi tahu mereka agar merahasiakan pemimpin asli dari perusahaan ini. Perusahaan ini Reza beri nama R.A. Tech.


Mendengar penjelasan panjang dari Reza. Tak ada lagi keraguan di wajah mereka bertiga. Mereka pun langsung menandatangani kontrak kerja.


Sisil pun menanyakan sebuah pertanyaan pada Reza.


mendengar pertanyaan itu Reza kembali tersenyum.


"pertanyaan yang bagus. Dan tolong jangan panggil saya pak karena saya masih muda dan tidak terbiasa, kalian bisa panggil saya bos atau yang lain. Untuk jawaban dari pertanyaan mu, kita akan meluncurkan salah satu dari produk ini terlebih dahulu."


Reza pun mengeluarkan ketiga cetak biru atau Blue Print yang di beli nya beberapa waktu lalu dari sistem. serta produk yang sudah dibuatnya beberapa waktu lalu sebelum Pertemuan ini. Dan mempresentasikan ketiga produk itu pada Mereka.


Mereka yang melihat presentasi dari Reza tentang produk buatannya sendiri pun terkejut dan sangat kagum dengan produk itu. Mereka pun semakin yakin untuk bekerja dengan Reza. Apalagi Reza sangat pintar dan bisa menciptakan penemuan yang belum bisa dibuat oleh orang lain. Mereka yakin penemuan Reza itu pasti akan menjadi awal dari kemajuan teknologi di masa depan. Setelah berbincang-bincang sebentar mereka bertiga pun segera keluar dari cafe.


Tak lama setelah mereka keluar dari cafe, Reza masuk ke dalam ruang kerjanya. Di dalam ruang kerjanya, terlihat Reza sedang menarik salah satu buku di rak buku kecil yang ada di sudut ruangan. Setelah buku itu ditarik, Lantai di samping tempat Reza berdiri terbuka. Itu adalah ruang rahasia di bawah tanah yang Reza sembunyikan. Reza pun masuk kedalam ruang rahasia tersebut. Setelah Reza masuk, lantai kembali tertutup rapat seperti tak pernah ada lubang di sana.


Ruang itu adalah lab Rahasia Reza yang cukup luas. Ruangan itu tadinya hanya Reza buat untuk iseng-iseng tapi sekarang Reza jadikan sebuah lab yang akan digunakan untuk penelitian Reza tentang robotik dan Teknologi canggih lainnya.

__ADS_1


Reza juga sudah membeli beberapa logam langka yang akan dia gunakan untuk membuat sebuah robot yang disertai dengan A.I agar bisa membantu Reza. Reza ingin mencoba mencoba membuat robot sendiri dengan kepintarannya yang tinggi. Walaupun terkadang jika ada yang tidak dia mengerti akan dia tanyakan ke sistem.


Di sana terlihat sebuah Robot yang hampir selesai dipajang di tengah-tengah ruangan. Robot tersebut terlihat persis seperti manusia dan dilapisi dengan kulit yang terbuat dari bahan khusus yang dikembangkan Reza yang memiliki tekstur yang mirip dengan kulit manusia. Robot tersebut memiliki tinggi yang sama dengan Reza yaitu sekitar 175 CM. Robot ini mulai dibuat Reza semenjak 2 bulan yang lalu. Jika Tidak di perhatikan dengan benar, maka robot itu terlihat persis seperti wanita yang cantik.


Reza pun mengambil seperti sebuah komputer chip dari saku nya dan memasukkan kedalam robot tersebut. Seketika Mata Robot itu bersinar sekilas lalu normal kembali. Robot itu pun berbicara.


"Selamat siang tuan, Saya siap melayani anda." Terdengar suara wanita yang halus dari robot tersebut. Hal itu karena Reza mengatur agar suara yang dikeluarkan seperti itu.


Melihat jika robot ciptaannya yang pertama sukses. Reza tak bisa menyembunyikan wajahnya senangnya.


"Mulai sekarang nama mu Aurel dengan kode R1"







To Be Continued


Thanks....

__ADS_1


__ADS_2