
Keesokan harinya
Reza sudah berjanji untuk membawa Tiara ke dalam Dungeon hari ini. Ia pun sudah membeli Gulungan Dungeon Rank-E untuk Tiara.
Reza pun menghampiri Tiara ke kamarnya. 'Istana' milik Reza sangatlah besar. Sehingga butuh berjalan hingga beberapa menit dari kamar Reza ke kamar Tiara.
Di 'Istana' yang besar dan memiliki tiga lantai ini Memang cukup sepi. Selain Pelayan atau pekerja yang bekerja disini, Jarang ada yang berlalu-lalang. Reza lebih sering Keluar atau berdiam diri di lab ataupun kamarnya. Tiara juga juga lebih sering menghabiskan waktu di kamarnya untuk berlatih Penguasaan mana.
Hendi dan Santi sedang tidak di rumah. Restoran milik Hendi masih berdiri hingga sekarang dan bahkan sudah membuka cabang di negara Malaysia dan beberapa negara di Asia tenggara.
Restoran milik Hendi memang cukup terkenal di beberapa negara bahkan sebelum negara Teknologi berdiri. Terutama di wilayah Asia. Restoran milik Hendi menyajikan berbagai makanan yang khas dan unik sehingga tidak ada tempat lain yang menjual makanan yang sama. Hal ini membuat banyak orang dari beberapa negara menjadi penasaran dan datang ke restoran milik Hendi saat berlibur ke Negara Indonesia pada saat itu. Dan itu masih terjadi hingga sekarang saat Negara Teknologi berdiri.
Faktanya saat Reza dan keluarganya sempat pindah ke Amerika saat Reza menjalankan rencananya, Hendi jarang berada di rumah. Hendi saat itu sedang memulai membangun cabang di negara Malaysia sehingga sering bepergian keluar bolak-balik antara Amerika dan Malaysia.
Lagi pula pada saat itu Negara Indonesia sedang dalam keadaan yang tidak kondusif untuk berbisnis.
Setelah berjalan selama beberapa menit, Reza pun akhirnya sampai di depan pintu kamar Tiara. Reza pun mengetuk pintu kamar Tiara.
Pintu kamar pun terbuka dan menampakkan Tiara yang sedang duduk di atas sofa yang ada di kamarnya.
Tiara pun bertanya kepada kakaknya.
"Ada apa kak?"
"Loh..kamu lupa? Katanya mau pergi ke Dungeon."
Mendengar kata-kata Reza, Tiara pun langsung bersemangat.
"Oh iya.. Ayo kak....Kita pergi ke Dungeon sekarang." Ucap Tiara sambil menggoyang-goyangkan tubuh Reza.
"Iya iya...kita pergi k Dungeon sekarang. Tapi sebelum itu kakak mau ingetin sama kamu... Di sana kamu bakal ngelawan monster nya sendiri..Kakak cuma ngawasin kamu dari belakang dan gak akan membantu kamu Kecuali nyawa kamu terancam atau kamu udah gak kuat. Dan kamu harus menguatkan mental kamu untuk pembunuhan pertama kamu." ucap Reza dengan serius.
"Iya kak...Ara udah menguatkan mental Ara kok buat pergi ke Dungeon dan membunuh monster di sana."
Mendengar jawaban dari Tiara, Reza pun menghela nafas dan mulai mengeluarkan Gulungan Dungeon Rank-E.
Setelah itu Reza pun mengaktifkan Gulungan tersebut dan terbukalah portal di depan mereka.
__ADS_1
"Ayo masuk.."
Sebelum menjawab Reza, Tiara pun menarik nafas panjang dan menghembuskannya kembali. Tiara sebenarnya sangat gugup karena ini adalah hal baru baginya. Dan di dalam sana ia akan membunuh untuk pertama kalinya. Kalian tahu.. Sebelumnya Tiara bahkan enggan untuk membunuh semut. Dan kali ini ia akan membunuh mahluk yang jauh lebih besar dari semut.
Tapi ia sadar, Cepat atau lambat ia akan mengalami perasaan membunuh di masa depan. Karena menurut apa yang dikatakan kakaknya, Di masa depan kedamaian peradaban manusia akan hancur.
Ini adalah salah satu alasan Tiara meminta Reza untuk membawanya ke Dungeon dan mengalami perasaan membunuh dari sekarang agar ia terbiasa di masa depan.
Reza yang menyadari kegugupan Tiara pun mengelus-elus punggung Tiara dan tersenyum lembit padanya agar membuatnya lebih santai. Dan itu memang ampuh, Tiara yang merasakan elusan kakaknya dan melihat senyum kakaknya langsung merasa lebih baik.
Tiara yang sudah lebih santai pun menjawab
"ayo kak kita pergi ke Dungeon sekarang"
Reza pun memegang tangan Tiara dan berjalan ke dalam portal dan diikuti oleh Tiara. Setelah mereka masuk kedalam portal, Portal tersebut pun tertutup dan menghilang dengan sendirinya secara perlahan.
...****************...
Di dalam Dungeon
Mereka berdua pun muncul di tengah hutan yang aneh. daun-daun di sekitar mereka bukanlah berwana hijau melainkan warna-warni.
"Ara..ingat kata kakak, Jangan pernah melepaskan kewaspadaan kamu di manapun. Apalagi kamu sekarang ada di dalam Dungeon.
Kita gak pernah tahu bahaya apa yang mengintai kitadi dalam Dungeon." Kata Reza dengan wajah serius.
"Iya kak.. Maaf Ara janji gak ngulangin kesalahan ini lagi." Ucap Tiara sambil menunduk karena merasa bersalah.
"Yaudah ayo kita jalan dan cari inti Dungeon ini."
"oke.."
Mereka pun berjalan tanpa tahu arah dan mencari keberadaan inti Dungeon. Saat Baru berjalan sebentar, Reza pun merasakan keberadaan monster.
"Ara..di arah jam 11 ada satu monster. Kamu bisa coba lawan monster itu semampu kamu."
"Oke kak.."
__ADS_1
Tiara pun kembali menarik nafas dan menghembuskan nya kembali dengan perlahan. Lalu ia berjalan ke arah yang di maksud Reza.
Dan benar saja, di depan sana Tiara melihat makhluk yang mirip dengan kelinci, Namun memiliki ukuran yang sedikit lebih besar dan memiliki gigi yang tajam. Monster tersebut bernama Kelinci Bertaring.
Kelinci bertaring adalah monster tipe monster mutasi. Kelinci bertaring hanya memiliki gigi taring di dalam mulutnya. Namun gigi taring Tersebut sangat tajam dan bahkan bisa menembus baja setebal 0,5 Cm. Mereka akan menjadi gila dan menyerang siapa saja yang ada di sekitarnya jika ada yang membuatnya tidak nyaman. Selain itu gerakan mereka sangat cepat
Kelinci bertaring yang ada di depan Tiara memiliki kekuatan yang setara dengan Tahap Pemula awal tingkat Perak. Tiara pun membutuhkan usaha yang maksimal untuk mengalahkan monster didepannya.
Tiara pun mengeluarkan bola api berdiameter 10cm. Kecil memang, namun itu normal karena Tiara masih berada di tahap Pemula awal tingkat perunggu dan belum sepenuhnya menguasai keterampilan sihir tersebut.
Bola api itu adalah salah satu keterampilan sihir yang Tiara pelajari yang diberikan oleh Reza. Reza membeli sebuah buku keterampilan sihir dari sistem yang hanya bisa dipelajari oleh satu orang. Setelah keterampilan dipelajari, Buku tersebut akan langsung hancur.
Dan oh ya... Tiara memiliki Mana yang ber elemen Api dan Es. Tiara sudah menguasai 2 keterampilan sihir. Salah satunya adalah sihir penguatan tentunya. Dan satunya lagi adalah sentuhan beku. Selain itu ada satu keterampilan sihir yang belum ia kuasai sepenuhnya yaitu sihir bola api yang baru saja ia lepaskan.
Sihir bola api yang normal umumnya memiliki diameter 3 M. Namun yang Tiara keluarkan hanya Memiliki diameter 10 Cm. Sihir bola api adalah keterampilan sihir Jenis sihir serangan bertipe serangan Area. Sihir bola api adalah keterampilan sihir dengan Rank-C.
...----------------...
Setelah Tiara melepaskan sihir bola api, bola api pun terbang meluncur menuju Kelinci Bertaring yang ada di depannya. Namun Kelinci Bertaring Tersebut menyadari serangan Tiara dan dengan gesit melompat dan menghindari serangan Tiara.
Kelinci bertaring yang merasa terusik pun dengan cepat melompat ke arah Tiara dan menyerangnya dengan ganas.
Tiara pun menghindari serangan kelinci bertaring. Dan mereka pun melakukan pertempuran jarak dekat. Perlu di ketahui, Tiara Sebelumnya juga sudah menguasai seni beladiri. sehingga Tiara bisa mengimbangi gerakan kelinci bertaring.
saat mereka sedang bertukar serangan, tiba-tiba kelinci bertaring mengubah arah serangannya. serangan tersebut hampir mengenai leher Tiara.
Namun Tiara segera...
•
•
•
•
•
__ADS_1
•
To Be Continued