Sistem Kehidupan

Sistem Kehidupan
Masuk Kedalam Perangkap


__ADS_3

Dua hari kemudian


Di Sebuah Gedung yang Bernama Gedung Annie Magazine. Di sebuah ruangan yang bertuliskan Direktur utama. Terdapat seorang wanita yang sedang duduk di mejanya. Wanita itu adalah Annie yang dua hari lalu menawarkan pekerjaan kepada Ketiga mata-mata Amerika yang berusaha untuk memata-matai Negara Teknologi.


Annie adalah orang yang Reza bantu saat Reza berada di Amerika. Saat itu Annie di usir oleh keluarganya karena ia difitnah oleh adiknya yang iri dengan Annie dan selalu ingin menyingkirkan Annie.


Reza bertemu Annie saat Annie ingin diperkosa. Saat itu Reza sedang berjalan-jalan malam sendirian dengan mobilnya. Tiba-tiba Reza melihat Seorang wanita yang terlihat menyedihkan dan dikelilingi oleh beberapa pria yang terlihat mabuk dan membawa Annie ke sebuah gang yang gelap dan ingin memperkosa Annie.


Tanpa pikir panjang, Reza pun menghentikan mobilnya dan menyelamatkan Annie dan membunuh Pria-pria mabuk tersebut.


Saat itu suasana hati Reza sedang tidak bagus dan menggunakan pria-pria mabuk tersebut untuk melampiaskan kekesalannya.


Setelah itu Reza pun membawa Annie yang meringkuk ketakutan di sudut gang yang gelap kedalam mobilnya. Tentu saja Reza sudah menyuruh orang-orang nya untuk mengurus mayat-mayat tersebut.


Di dalam mobil Reza pun memenangkan Annie yang masih terlihat ketakutan. Setelah Annie tenang, Annie pun mulai bercerita tentang kisah hidupnya. Reza pun mencari informasi detail tentang kehidupan Annie dan ternyata apa yang dikatakannya adalah benar.


Reza pun menawarkan pekerjaan dan memberikan tempat tinggal kepada Annie yang membuat Annie sangat merasa berhutang Budi kepada Reza.


...****************...


Kriiing.....


Smartphone Milik Annie pun berbunyi. Dan tertera sebuah nomor yang tidak dikenal menelponnya. Namun Annie sudah bisa menebak siapa yang menghubunginya.


Tanpa pikir panjang Annie pun mengangkat telpon tersebut. Dan benar saja. Suara pria yang tidak asing pun terdengar. Pria tersebut adalah Roy. Salah satu mata-mata Amerika yang dua hari yang lalu ia temui atas perintah Reza.


"Halo, maaf mengganggu. Apa benar ini Nona Annie?"


"ya benar, saya Annie. Ini tuan tampan yang kemarin benar?"


"Ah iya nona. Nama saya Roy."


"Jadi bagaimana tawaran saya kemarin?"


"Kami setuju Nona. Kami akan menjadi model untuk nona. Namun saya harap nona bisa merekomendasikan kami agar bisa bekerja di Perusahaan R.A. Tech."


"Pilihan yang cerdas. Saya tahu kalian pasti tidak akan sebodoh itu untuk menolak tawaran dari saya. Kalian tenang saja, saya tidak akan mengingkari apa yang sudah saya ucapkan.


Memangnya kenapa sih kalian ingin sekali bekerja di R.A. Tech?" Ucap Annie yang diakhiri oleh pertanyaan yang iseng-iseng ia lontarkan. Walaupun ia sudah tahu jawaban aslinya dari Reza.


"Kami hanya ingin memperbaiki hidup kami. Di Amerika hidup kami biasa-biasa saja dan bahkan tidak bisa menabung karena pendapatan yang pas-pasan.


Dan kami dengar hidup di negara Teknologi lebih mudah untuk mencari pekerjaan. Jadi kami ingin mencari pekerjaan di Negara Teknologi. Dan kebetulan nona menawarkan kami pekerjaan ini.

__ADS_1


Jadi kami menerima tawaran dari nona." Jawab Roy yang dengan santainya mengarang cerita.


"Owh jadi kebetulan yah... Kalau begitu Besok kalian bisa Ke kantor saya. Dan selebihnya akan kita bicarakan besok. Sampai jumpa Tuan Tampan." Ucap Annie yang kembali berbicara dengan gaya menggoda di akhir kalimatnya.


Setelah menutup telepon tersebut, Annie pun menghubungi Reza dan memberitahu Reza tentang hal ini melalui panggilan Hologram.


"Selamat siang tuan Reza. Saya ingin melaporkan jika mereka sudah masuk ke dalam perangkap." Ucap Annie dengan senyuman manis


"Selamat siang Juga Annie. Kerja bagus, Kamu bisa bermain-main dengan mereka sepuas kamu selama beberapa hari. Setelah puas bermain kamu bisa kirim mereka ke Markas Utama.


Mereka masih memiliki nilai guna." Ucap Reza yang di akhiri dengan menyeringai.


"Terima kasih tuan Reza. Saya bakal bawa mereka dengan aman tanpa lecet deh.


Kecuali lecet dari hadiah yang saya berikan ke mereka Ehehehe." ucap Annie yang tampak tersenyum manis.


"Hmm... Lakukan sesukamu." ucap Reza sambil tersenyum dan menggeleng-gelengkan kecil kepalanya.


setelah itu panggilan pun berakhir. Ruangan Annie pun dipenuhi suara tawa jahat Annie yang terdengar menyeramkan.


...****************...


Disisi lain


"Sumpah deh. Tugas ini tugas yang paling sulit selama karirku sebagai mata-mata. Di negara lain kita bisa langsung mendapatkan akses apapun dengan mudah selama misi berlangsung.


Tapi kali ini Gak bisa sama sekali. Tak ada bantuan apapun untuk mendapatkan akses tersebut. Keamanan di Negara ini Terlalu ketat.


Bahkan untuk meretas sebuah CCTV jalanan saja tidak mudah untuk dilakukan." Ucap Ranerd


"Kau benar bung. Ini benar-benar sulit. Kita bahkan tidak bisa menemukan cara yang bagus untuk menyelinap ke Istana Raja Teknologi (Reza memiliki Julukan Yaitu Raja Teknologi).


Alat-alat Yang biasa aku gunakan selama misi benar-benar tidak berguna di Negara Ini. " Balas Zoan


"Hufftt..." Ketiganya pun menghela nafas karena mereka merasa tertekan.


"Untungnya ada Nona Annie yang kebetulan bisa membantu kita kali ini." Ucap Roy


"Kau benar, Menurut informasi yang kita dapat dari Markas, Nona Annie ini memang memiliki pertemanan dengan Reza yang bisa membantu kita untuk mendekati Reza Affandi." Ucap Zoan


"Tapi saya masih tidak bisa mempercayai Nona Annie sepenuhnya. Saya masih curiga dengannya." Ucap Ranerd


"Sudahlah kita hanya bisa meningkatkan kewaspadaan kita saja. Tidak ada pilihan lain bung." Balas Roy

__ADS_1


"Kau benar...." Ucap Ranerd.


...****************...


Di Halaman belakang Istana Reza. Terlihat Tiara sedang berlatih bertarung dengan beberapa Anggota NSGO yang kebetulan berjaga di sana.


Tiara terlihat bisa mengimbangi 4 anggota NSGO sekaligus tanpa mendapat tekanan.


Mereka bertarung selama 3 jam tanpa henti. Tiara Mereka semua tampak mulai kelelahan.


Tiara pun berniat untuk mengakhiri latihan ini.


Ia mengikuti cara bertarung Reza. Ia melompat dan Menendang ke depan dengan kekuatan penuhnya. lalu menggunakan Tubuh orang yang ia tendang sebagai tumpuan dan ia pun melompat dengan memutar tubuhnya sambil membuka lebar kakinya sehingga kedua kakinya mengenai dua orang yang ada di sampingnya. Lalu ia Akhiri dengan menutup kakinya dan menendang ke arah orang yang terakhir. Yang membuat mereka semua terkapar di halaman belakang Istana tersebut.


Setelah melakukan tendangan terakhir, Tiara pun melompat kembali dan mendarat dengan indah di tengah-tengah keempat anggota NSGO yang terkapar tak berdaya.


Nafas Tiara juga terengah-engah karena kelelahan. Ia pun berjalan ke Kursi pantai yang ada di bawah payung yang tak jauh dari tempat ia berlatih. Tiara pun duduk meminum jus yang tersedia di meja di samping kursi tersebut.


Saat itu yang ada di pikiran Tiara adalah satu hal.


"Ara gak boleh lemah. Ara harus bisa bantu kakak di masa depan. Ara gak boleh jadi bebannya kakak."


Itulah yang selalu ada di pikiran Tiara







To Be Continued


Hari ini Up dua Episode nih. Gantiin kemarin yang gak sempet Up


Kalo ada Kesalahan penulisan mohon di komen.


Kalo ada Kritik ataupun saran bisa langsung di komen biar bisa saya perbaiki kedepannya.


Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2