
Sudah berjam-jam Reza di dalam Dungeon. Berbagai monster-monster yang aneh selalu menyerang Reza. Semakin lama, monster yang menyerangnya semakin kuat. Reza sudah mulai merasakan tekanan dari para monster di Dungeon ini.
Setelah menghadapi banyak monster di area luar dan area tengah, Reza akhirnya sampai di area inti Dungeon.
Reza saat ini sedang melawan 5 orc besar yang memiliki tinggi 8 Meter dan memegang Kapak ganda sebagai senjata mereka. Reza sedikit kewalahan dalam menghadapi mereka. Kekuatan mereka sendiri saja sudah cukup untuk membuat Reza kerepotan. Namun kali ini Reza menghadapi lima sekaligus yang membuatnya semakin kerepotan.
Dalam menghadapi kelima Orc ini, Reza harus berusaha dengan keras untuk mengalahkan mereka.
Reza melompat ke salah satu orc dan menggunakan tubuh besar orc tersebut sebagai pijakan dan melompat ke belakang dengan tiba-tiba dan menyerang orc yang ada di belakangnya.
Orc tersebut belum siap karena Reza menyerangnya secara tiba-tiba sehingga ia tidak bisa melawan. Pedang terkutuk pun dengan lancar menebas orc tersebut tepat di lehernya. Darah pun menyembur dengan deras mengenai Reza. Dan pedang terkutuk mulai menyerap jiwa orc yang mati.
Reza pun menendang tubuhnya untuk pijakan lagi dan lagi-lagi ia melompat ke belakang dan menyerang orc yang tadi ia jadikan pijakan.
Reza pun menebaskan kembali pedang terkutuk ke lehernya. Namun kali ini pedang Reza bisa dihindari dan hanya mengenai bahu nya tanpa mengenai titik vital.
Kini tinggal tersisa 4 orc yang sedang mengelilinginya. Salah satu orc maju dan menyerang Reza dengan kapaknya. Reza pun menghindari serangan tersebut dengan mudah. Namun belum sempat Reza menghembuskan nafas lega, Sebuah serangan kembali muncul dari belakangnya dan mengarah ke pinggangnya.
Reza pun melakukan gerakan back flip (Salto ke belakang) untuk menghindari serangan tersebut dan mendarat dengan mantap di tanah.
Setelah menghindari serangan tersebut, Reza pun menyerang tangan orc yang menyerangnya dengan menggunakan sihir Tebasan Petir dan menebaskan pedangnya.
Tangan orc yang Reza serang pun langsung terputus dan orc tersebut meraung dan setelahnya ia jatuh lemas. Tidak ingin membuang kesempatan, Reza pun memenggal kepala orc tersebut dan mengurangi jumlah orc yang tersisa menjadi 3.
Ketiga orc yang tersisa pun meraung marah dan menebaskan kapak mereka secara gila-gilaan ke arah Reza. Reza pun berusaha untuk menghindari semua serangan yang ditujukan padanya.
untuk memperlambat gerakan mereka, Reza pun menggunakan sihir Medan listrik. Lalu Reza berfikir untuk menggunakan sihir Medan magnet untuk menarik senjata mereka.
Namun tidak seperti yang Reza bayangkan, senjata mereka tidak terpengaruh oleh Medan magnet yang Reza buat. Tiba-tiba semua orc yang sudah terbebas dari sihir Medan listrik pun maju dan menyerang Reza kembali.
Sihir Medan Listrik berakhir karena Reza menggunakan sihir area lainnya yaitu Medan magnet. Saat menggunakan sihir tipe serangan tipe area, biasanya akan berakhir jika menggunakan sihir area lainnya. Namun hal itu tergantung dari sihir apa yang digunakan. Ada beberapa sihir area yang bisa digunakan sekaligus.
Reza pun menjauh dari mereka dengan kecepatan maksimal. Sambil berlari, Reza pun melepaskan tebasan Es secara horizontal dan mengenai perut para orc yang mengejarnya.
Serangan Reza barusan berhasil melukai mereka. Namun kulit bagia perut mereka sangat tebal dan keras sehingga serangan Reza tidak cukup untuk membelah mereka dan hanya mengiris kulit dan sedikit daging mereka namun tidak dalam.
Ketiga orc yang terkena tebasan es menjadi beku. Reza pun berhenti berlari dan berbalik menyerang mereka. Reza pun berhasil membunuh dua orc lagi. Namun saat hendak membunuh orc yang terakhir, es yang mengurung orc tersebut pun pecah dan hancur berkeping-keping.
Terdengar raungan marah dari orc yang memekikkan telinga. Orc tersebut tampak aneh dan kulitnya berubah warna menjadi merah. Orc tersebut tampak membesar hampir dua kali dari ukuran aslinya.
Reza pun mengetahui jika orc tersebut dalam keadaan Mengamuk. Dalam keadaan ini kekuatan Orc akan bertambah 3 kali lipat dari kekuatan aslinya selama 10 menit hingga berakhir. Ini adalah kemampuan bawaan Beberapa monster tertentu. Selain itu selama dalam keadaan Mengamuk, Regenerasi tubuh menjadi sangat luar biasa cepat sehingga tidak mudah untuk melukai si pengguna.
Kemampuan ini sangat merepotkan namun ada kelemahan yang jelas setelahnya. Kemampuan ini adalah pilihan terakhir karena setelah menggunakan kemampuan ini maka si pengguna akan mati setelah waktu kemampuan berakhir.
Dengan kata lain orc tersebut sudah putus asa dan menggunakan pilihan terakhirnya untuk membunuh Reza dengan mengorbankan nyawanya sendiri.
Saat orc dalam keadaan Mengamuk, Reza belum tentu menjadi lawannya. Reza pun memilih untuk berlari dan menghindar hingga waktu kemampuan Mengamuk ini berakhir.
Orc tersebut terus-menerus menyerang Reza tanpa henti. Reza berkali-kali hampir terkena serangan dari orc tersebut. Hingga menit ke sembilan setelah orc tersebut dalam keadaan Mengamuk. Orc tersebut mengubah arah serangannya secara tiba-tiba. Reza tidak bisa menghindari serangan tersebut dan hanya bisa menahan serangan tersebut dengan pedangnya.
Orc tersebut mengayunkan kapaknya dengan sangat kuat Sehingga Reza tidak bisa menahan serangan tersebut. Reza pun terpental kebelakang dan mengeluarkan seteguk darah dari mulutnya.
Orc tersebut kembali mengayunkan kapaknya ke arah kepala Reza. Reza pun dengan bergegas menghindarinya dengan berguling ke samping.
duaar....
kapak tersebut menancap di tanah tepat di samping kepala Reza. Jika Reza telat walaupun hanya sepersekian detik saja, maka hidupnya akan berakhir. Reza pun berkeringat dingin memikirkan hal ini.
Tetapi Reza langsung sadar dari ketakutannya dan langsung menendang orc tersebut agar menjauh. Orc tersebut pun sedikit terdorong kebelakang dan berusaha untuk menyeimbangkan tubuhnya.
Reza pun mengambil kesempatan ini untuk berlari. Medan di Dungeon area inti ini sangat aneh dan di setiap tembok gua terdapat kristal yang menonjol dan tampak tajam.
__ADS_1
Reza pun tiba-tiba terfikir sebuah ide. Reza berlari ke arah tembok yang tajam tersebut dengan kecepatan penuhnya. Orc tersebut pun berlari semakin kencang untuk mengimbangi Reza.
Saat sudah mendekati tembok, Reza tiba-tiba menjatuhkan tubuhnya dan menahan dirinya agar tidak merosot ke tembok dengan pedangnya. Orc pun melangkahinya tanpa menginjak tubuhnya.
Orc yang mengikuti Reza tidak bisa menghentikan tubuhnya tepat waktu. Orc Tersebut pun tertusuk kristal-kristal tajam yang ada di permukaan tembok dan terjebak di sana.
Orc tersebut pun berusaha untuk melepaskan dirinya dari tusukan kristal tersebut dan berhasil melepaskan diri. Namun Sesaat setelah Ia bebas, Waktu 'Mengamuknya' sudah habis dan ia pun mati begitu saja dalam keadaan yang menyedihkan.
Reza pun menancapkan pedang terkutuk ke dada orc tersebut sebelum orc tersebut benar-benar mati untuk menyerap jiwanya dengan lebih maksimal.
Pedang terkutuk bisa menyerap jiwa-jiwa dari makhluk hidup yang ada disekitarnya tanpa harus membunuhnya sendiri. Namu jiwa yang tidak terbunuh langsung olehnya tidak bisa terserap sepenuhnya dan sisa jiwa tersebut akan menghilang ke alam selanjutnya dan menunggu reinkarnasi setelah pembersihan dosa.
Namun jika pedang terkutuk terkait dengan kematian suatu makhluk hidup, Pedang terkutuk akan menyerap jiwa itu sepenuhnya tanpa tersisa dan tidak bisa melangkah ke alam selanjutnya.
Setelah pedang terkutuk selesai menyerap jiwa Orc ini, Reza pun berjalan ke arah batu besar yang ada di sana dan duduk bersandar di sebelah batu Tersebut.
Untuk melawan kelima Orc tadi, Reza benar-benar menghabiskan hampir seluruh tenaganya dan saat ini Reza benar-benar lelah.
Reza pun mengistirahatkan tubuhnya sambil melihat statusnya
"Sistem Tampilkan status"
Status:
Nama:Reza Affandi
Usia:19 Tahun
Level:130(65.500/70.000)
Kesehatan:50%
Peringkat:Tahap Pemula akhir Tingkat Emas
Serangan Sihir:
Pertahanan Sihir:10
Kekuatan fisik:111
stamina:10/130
kecepatan:100
kepintaran:100
Keterampilan:
•Sihir:
- Sihir penguatan (Rank-F)
- Pembaca pikiran (Rank-C)
- Sentuhan Beku (Rank-B)
- Sengatan listrik (Rank-C)
- Medan Listrik (Rank-A)
- Medan magnet (Rank-B)
__ADS_1
- Penglihatan malam (Rank-C)
- Mata Elang (Rank-B)
- Tebasan Petir (Rank-A-)
- Tebasan Es (Rank-B+)
•Khusus:
- Memasak (Grand Master)
- Memori fotografis (Pasif)
- Bernyanyi (Master)
•Beladiri:
- Karate (Tingkat Tertinggi)
- Pencak silat (Tingkat Tertinggi)
- Kungfu (Tingkat Tertinggi)
- taekwondo (Tingkat Tertinggi)
- Kendo (Tingkat Tertinggi)
poin stat :50
Poin Sistem:50.000
Toko Sistem›
Misi Sistem›
Penyimpanan sistem›
Reza pun memasukkan poin stat nya ke stamina agar ia bisa bertahan lebih lama saat bertarung dengan monster kuat lainnya.
Reza pun Beristirahat hingga tenaganya pulih sepenuhnya sehingga ia bisa siap jika melawan monster kuat didepannya.
Kemungkinan Apa yang akan ia hadapi di depannya adalah Bos monster yang seharusnya sangat kuat.
Setelah tenaganya pulih ,Reza pun melanjutkan perjalanannya di dalam Dungeon ini.
•
•
•
•
•
•
•
To Be Continued
__ADS_1