
“Jadi seperti itu! tidak ada tanggung jawab ketika kami mati atau saling merebut material orang lain. Kalau begitu saya sekarang sudah paham!” jawab pemuda yang tadi memberikan pertanyaan.
“Jadi cukup sekian dan dimulai dari hitungan ketiga, kalian diperbolehkan untuk langsung bergerak! Satu … dua … tiga!”
*GONG!
Sebuah gong dibunyikan untuk memberikan tanda bagi semua orang bisa memulainya, beberapa orang kuat juga sudah mulai menyebarkan serangga khusus milik mereka untuk merekam semuanya yang terjadi dan memberikan tayangan secara langsung di dari kristal perekam khusus yang memiliki ukuran sebesar rumah itu.
“Bagi semua pendamping, tidak diperbolehkan meninggalkan tempat ini, kalian semua cukup melihat dari Kristal Perekam Khusus yang sudah disiapkan oleh Raja Kota ini,” ucap orang yang memberikan pengumuman tadi.
“Baik, kami semua mengerti.” Semua pendamping peserta itu melihat Kristal Perekam yang akan berganti kepada tiap tempat sesuai dengan dimana letak serangga khusus tadi disebarkan.
***
Perburuan ini diikuti lebih dari 150 kelompok, atau sekitar 450 orang, benar-benar kompetisi perburuan sangat besar. Apalagi terdiri dari banyak keluarga terhormat, sangat mengagumkan untuk ukuran Kota Tirai Kuno ini.
Mo Chen, Xia He dan Kong Liang juga sudah bergerak dengan lincah melewati kelompok lainnya. Mereka hanya mengikuti arahan Mo Chen, beberapa kali mereka hanya terus berlari meskipun ada hewan spiritual yang mendekat.
“Kenapa kita terus berlari ke dalam Tuan Muda? Apakah ada rahasia khusus untuk ini?” tanya Kong Liang bertanya sambil terus berlari mengikuti gerakan Mo Chen yang sangat cepat untuk ukuran mereka.
“Tenang saja, lihatlah mereka semua, bukankah mereka juga menggunakan cara yang sama dengan kita, karena hewan spiritual yang kuat hanya akan ada di kedalaman hutan bukan di pinggiran seperti ini,” jawab Mo Chen sederhana.
Xia He sendiri juga memiliki pemikiran yang sama dengan Mo Chen, jadi dia sama sekali tidak memiliki komentar untuk keputusan Mo Chen itu.
[Kurang dari 10 km lagi, Master akan menemukan gerombolan Banteng Tanduk Merah, mereka setingkat dengan seorang kultivator ranah Prajurit Puncak, diharapkan Master hati-hati karena jumlah mereka ada lebih dari 100 ekor]
“Itulah tujuan kita, mari kita mempercepat gerakan kita!” Mo Chen berlari di antara dahan pohon lebih cepat lagi, sampai tanpa sadar meninggalkan Kong Liang dan Xia He jauh di belakang.
Dan yang pertama kali sampai di sana adalah Mo Chen, dia tidak menunggu kedua temannya itu, dia langsung menerjang ratusan Banteng Tanduk Merah itu dengan Logam Cair Terkutuk miliknya dari jarak jauh.
“Logam Cair Terkutuk keluarlah! Perkuat kecepatan dan kekuatannya dengan Aura Elemen Cahaya level 3! Melesatlah dan bunuh semua Banteng yang ada di sana tepat di kepala mereka!”
__ADS_1
Mo Chen membentuk jarum seperti biasanya, lalu dia melemparkannya dengan posisi menerjang dari atas dahan pohon agar dampak serangannya itu menjadi lebih kuat lagi.
Sontak saja, para banteng yang tidak siap dengan serangan itu memiliki pemikiran yang berbeda-beda, sebagian dari mereka menunggu Mo Chen di bawah untuk menyeruduk, sebagian lagi memilih untuk melarikan diri.
[Selamat! Master berhasil membunuh 10 Banteng, mendapatkan total 172.829 PP & 17.282 PS]
“Langsung naikkan kultivasiku Sistem!”
[Selamat! Berhasil menembus ranah Jenderal ✩ 1]
“Hahaha! Aku bisa merasakan kekuatanku meningkat, dengan begitu Logam Cair Terkutuk milikku akan menjadi lebih kuat lagi, kalau begitu mari kita ulangi cara ini lagi!”
Mo Chen menarik kembali logam miliknya sambil menghindari serudukan dari para banteng, lalu dia melesatkan lagi 10 jarum miliknya dan membunuh 10 banteng secara langsung, begitu seterusnya sampai ratusan banteng itu hanya tersisa beberapa saja.
“Hah … hah … aku kehabisan energi qi, ternyata peningkatanku sampai Ranah Jenderal ✩ 7 ini membutuhkan pembentukan pondasi lebih kuat, aku tidak bisa bertarung untuk sementara,” batin Mo Chen.
Untungnya saat itu dia sudah bersembunyi di salah satu dahan pohon yang cukup tinggi, beberapa saat kemudian Xia He dan Kong Liang baru sampai dan cemas dengan wajah Mo Chen yang pucat.
“Ada apa Tuan Muda?” tanya Xia He.
“Baiklah, tunggu disini sebentar kami akan mengalahkannya!” Xia He dan Kong Liang langsung terjun ke bawah, mereka langsung menyerang semua banteng itu dengan berbagai jurus.
Sementara itu, Mo Chen sedang berbincang dengan Sistem.
“Kenapa kamu tidak mengatakan bahwa peningkatan ke Ranah Jenderal tidak akan mendapatkan reset energi qi seperti sebelumnya?” tanya Mo Chen.
[Karena di ranah Jenderal sampai ke ranah Kaisar sudah dianggap sebagai kekuatan menengah, jadi energi qi tidak akan di reset. Untuk mengurangi dampak pondasi yang roboh]
[Oleh karena itu sistem menyarankan untuk menggunakan Teknik Kultivasi Penyerapan Qi Abadi dan digabung dengan Aura Elemen Cahaya agar kembalinya qi pada tubuh menjadi normal]
“Benar, selama ini aku terlalu menggantungkan semuanya padamu Sistem. Kalau terus seperti ini, maka aku tidak akan bisa berkembang. Sekarang aku akan mencoba berkultivasi sebentar!”
__ADS_1
“Teknik Penyerapan Qi Abadi!”
“Perlebar sampai 10 km dengan Aura Elemen Cahaya!”
Teknik kultivasi Mo Chen sangat mencolok, sekarang energi qi dalam radius selebar 10 km sudah masuk dalam jangkauan serapannya dan itu benar-benar gila, bahkan jika dilihat dari sudut pandang jenius.
***
Di halaman kediaman raja kota.
“Sial! Siapa anak muda itu? Kenapa dia bisa memiliki kekuatan yang menyerap energi qi selebar itu, bahkan dia bisa langsung memurnikan energi kasar itu agar bisa diterima oleh tubuhnya, benar-benar monster,” ucap salah satu pendamping.
“Kamu benar, apalagi sebelumnya dia berhasil membunuh lebih dari 70 Banteng Tanduk Merah dalam waktu singkat dan lagi seorang diri. Bela diri khusus dan senjata unik miliknya benar benar menakutkan. Kenapa kita tidak pernah mendengarnya?” timpal lainnya.
Semua orang terheran-heran dengan apa yang terjadi di layar Kristal Perekam. Bahkan para peserta lainnya masih berkutat membunuh 30-40 hewan spiritual, tapi Mo Chen malah sudah jauh di atasnya.
Kakek Mo Bingwen yang juga melihatnya sudah tidak heran lagi, setelah kejadian kala itu, dia melihat Mo Chen yang sekarang bukankah cucunya yang dulu, dia merasa bahwa cucunya yang sekarang selalu mengejutkannya dengan berbagai hal mustahil.
‘Lihatlah dia, anak angkatku yang ada di surga, anakmu sekarang bahkan sudah bisa mendapatkan kehormatannya sendiri dan dipandang begitu tinggi oleh semua orang, dia benar-benar mirip denganmu,’ batin Kakak Mo Bingwen.
***
Kembali lagi ke Mo Chen.
*DUAR!
“Selamat Tuan Muda! Dari besaran suara dan energi qi yang mengelilingimu sepertinya kamu menembus ranah lagi? Sekarang Anda di ranah apa kalau boleh tahu? Pastinya tidak lebih rendah dari ranah Jenderal bukan?” tanya Kong Liang.
Mo Chen membuka matanya, kini kondisinya sudah stabil, energi qi miliknya juga sudah terisi kembali, dia sekarang bisa merasakan energi qi murni dari alam, ‘memang benar kata sistem, apapun yang terjadi secara alami akan lebih kuat dan menyegarkan.’
“Ya kurang lebih sesuatu seperti itu, mari kita mulai lagi perburuan, sepertinya kalian sudah menyelesaikannya sejak tadi, maaf karena sudah membuat kalian menunggu,” ucap Mo Chen pada kedua orang terdekatnya itu.
__ADS_1
Tapi ketika mereka hendak pergi masuk ke hutan yang lebih dalam, sebuah suara memanggil mereka.
“Tunggu, apakah kamu tadi yang menyerap energi qi alam dengan lebaran yang luar biasa itu?” tanya seorang pemuda yang mengenakan pakaian Keluarga Han.