SISTEM PENGUASA SEMESTA

SISTEM PENGUASA SEMESTA
Chapter 032 - Sebuah Hadiah Kota Perbatasan!


__ADS_3

Di Pinggiran Ibukota Kekaisaran Tong.


“Dengarkan aku semuanya, mulai sekarang kalian semua sudah tidak lagi dianggap kriminal oleh kekaisaran ini, kalian semua sudah bebas dan dianggap sebagai warga negara biasa. Selain itu, aku memiliki sebuah berita yang sudah kita tunggu selama ini,” ucap Mo Chen.


“Apa itu Tuan Muda?” tanya salah satu bawahan.


“Kita diberikan sebuah kota di perbatasan, dimana disana kita boleh menggunakan tanah dan warganya untuk kepentingan kita semua. Sekalian saja aku berencana membuat markas dari Pasukan Langit Abadi disana,” jawab Mo Chen semangat.


“Selamat, Tuan muda! Akhirnya keinginan Anda selama ini tercapai, dengan begitu kita bisa memulai tahap kedua dari rencana balas dendam itu,” ucap salah satu bawahan lainnya.


“Benar, kalau begitu mari kita bergegas menuju kesana dan jangan lupa untuk membeli semua budak berkualitas dengan uang yang sudah aku berikan selama perjalanan, kita akan langsung menuju kota itu,” ucap Mo Chen.


“Baik, Tuan muda!” Semua bawahannya yang sekarang sudah bertambah beberapa kali lipat itu ikut senang dengan hal itu, bagaimanapun selama ini, mereka semua hanya terus berpindah-pindah tempat tanpa memiliki tempat tinggal yang jelas.


Jadi mereka semua senang jika memiliki sebuah kota sebagai tempat tinggal utama, apalagi di sana adalah perbatasan dengan Kekaisaran Xia, yang mana merupakan musuh yang akan mereka hadapi nantinya.


***


Selama perjalanan menuju Kota Perbatasan Utara itu, semua orang masih melakukan pekerjaannya, dimana setiap kota yang mereka lewati langsung bersih dari para penjahat yang merugikan rakyat dan kekaisaran, tentu saja dengan cara membunuh mereka.


Dengan tangan besi dan cara yang kejam ini, semua orang mengenai Pasukan Langit Abadi dengan julukan lain, yaitu Pasukan Pencabut Nyawa. Dan karena hal itu juga selama setahun terakhir Mo Chen berhasil mengumpulkan banyak Poin Sistem dan Poin Pengalaman.


Dan akhirnya setelah perjalanan selama satu bulan lebih, mereka semua sampai di Kota Perbatasan Utara itu. Kini sepanjang mata mereka memandang hanya ada es dan salju saja.


Kota Perbatasan Utara ini memang terkenal dengan pegunungan es sepanjang tahun yang tidak pernah mencair, suhu disini juga seringkali sangat ekstrim yang membuat banyak orang tidak betah lama-lama disini.


“Akhirnya kita sampai di Kota Perbatasan Utara ini! Sepertinya kalian semua sudah lebih terlatih menggunakan Pelindung Qi untuk menutupi tubuh kalian,” puji Mo Chen membuka suara untuk mencairkan suasana.


“Karena semua orang sekarang ingin segera beristirahat, bagaimana kalau kita langsung libas Sekte Aliran Hitam yang menguasai kota ini dari balik bayang?” tanya Mo Chen melanjutkan kata-katanya.


“Tentu saja Tuan Muda, mereka hanyalah Sekte Aliran Hitam yang tidak seberapa kuat, mungkin hanya dengan 100 orang dari kita saja, mereka semua akan mati mengenaskan,” ucap salah satu bawahannya.


“Jangan pernah meremehkan musuh, kita tidak tahu seberapa kuat mereka sesungguhnya dan jumlah mereka, oleh karena itu kita akan menggunakan cara biasa. Luo Yun kemarilah!” perintah Mo Chen.


“Saya disini Tuan Muda dan sebelum Anda memberikan perintah lanjutan, saya sudah menyiapkan semua informasi yang kita butuhkan untuk mengambil alih kota ini dan saya menyarankan untuk langsung membunuh mereka semua,” usul Luo Yun, Sang Ahli Strategi.

__ADS_1


“Ternyata sama dengan yang kupikirkan, tapi untuk berjaga-jaga, kamu pergilah dengan 200 orang menyusup masuk ke kota dan lumpuhkan beberapa penjaga yang ada disana, lalu berikan kami sinyal dengan menembakkan api ke langit, setelah itu kami semua akan langsung masuk,” perintah Mo Chen.


“Baik Tuan Muda! Saya akan melakukannya!” Luo Yun mengangguk paham, meskipun sebelumnya dia memberikan strategi yang brutal, namun satu-satunya cara paling efektif mengalahkan sekte aliran hitam di kota itu, memang dengan cara seperti itu.


Karena Sekte Aliran Hitam Kota Perbatasan, hanyalah seonggok sampah dari sekte aliran hitam lainnya, selain karena keterbatasan sumber daya, jumlah mereka hanya hanya 2000 an orang itu benar-benar tergolong sangat lemah.


“Kami berangkat dulu, Tuan Muda!” Luo Yun memimpin 200 orang di belakangnya yang sudah berganti pakaian putih-putih untuk menyamarkan diri mereka dengan salju, memanfaatkan musim salju ini, mereka semua langsung masuk ke kota dari beberapa sisi.


***


Di dalam Kota Perbatasan Utara.


“Ketua Sekte, apakah kamu mendengar mengenai Pasukan Langit Abadi atau Pasukan Pencabut Nyawa yang sudah berkeliaran di kekaisaran ini selama setahun terakhir?” tanya salah satu tetua.


“Tentu saja aku mendengarnya, melihat dari perjalanan mereka yang mampu memberantas seluruh aliran hitam dan para penjahat di wilayah kekaisaran tong yang luas ini, kekuatan mereka pasti tidak main-main,” jawab Ketua Sekte itu memuji.


“Lalu kenapa kamu tiba-tiba menanyakan hal itu? Apakah mereka akan datang kesini? Sepertinya itu tidak mungkin, bagaimanapun Wilayah Utara ini tidak makmur sama sekali dan mereka pasti tidak akan mendapatkan prestasi yang gemilang disini,” lanjut Ketua Sekte.


“Sepertinya Anda terlalu cepat menyimpulkan Ketua Sekte, meskipun sebelumnya kita sudah pernah membahas mengenai wilayah ini, terutama kota ini yang memang seperti sudah ditinggalkan oleh kekaisaran, tapi…” tahan Tetua itu.


“Saya mendengar setelah kepulangan saya dari ibukota untuk melakukan perdagangan dengan mitra-mitra tersembunyi kita, sepertinya Pasukan Langit Abadi itu memang menargetkan kita,” ucap Tetua itu.


“Dan yang lebih parahnya lagi, sepertinya Kota Perbatasan Utara ini sudah dijadikan sebagai hadiah dari Kaisar Tong untuk Pasukan Langit Abadi itu,” sambung Tetua itu sedikit ketakutan.


*BRAK!


“Kenapa kamu baru memberitahuku sekarang? Jika memang itu benar, maka kita tidak bisa berdiam diri lagi, sekarang umumkan pada semua warga dan murid kita untuk bersiap menghadang musuh yang berniat masuk ke kota ini,” perintah Ketua Sekte lantang.


“Kita akan menggunakan seluruh kekuatan utama kita untuk mengusir mereka semua. Kita tidak boleh bersantai-santai di saat seperti ini! Kenapa kalian semua masih disini! Lakukan perintahku ini!” teriak Ketua Sekte membuat semua tetuanya lari tunggang langgang.


Namun, ketika semua tetua itu sudah pergi, beberapa orang yang menggunakan pakaian putih-putih berhasil menyusup masuk dari atas, mereka semua turun dari atap Aula Utama Sekte Aliran Hitam itu.


“Si– siapa kalian semua? Kenapa kalian tiba-tiba datang kesini?” Ketua Sekte itu sedikit gagap melihat beberapa orang yang sudah mencapai Jalan Kesengsaraan Puncak itu yang muncul tiba-tiba.


“Tidak peduli siapa kami, tapi kami adalah pencabut nyawamu dan seluruh murid serta kekuatan sekte aliran hitam milikmu ini, bukti yang sudah kami kumpulkan begitu banyak sampai kamu tidak akan memiliki hak untuk membantah lagi,” jawab Luo Yun.

__ADS_1


“Kami tidak pernah melakukan apapun, kami adalah sekte yang baik dan selalu mengayo–”


“Jangan membantah, memangnya kami akan menutup mata dengan transaksi organ tubuh manusia yang kamu jual ke beberapa bangsawan yang kanibal itu?” teriak Luo Yun menurunkan mental lawannya.


“Jangan lupa juga mengenai penjualan budak ke kekaisaran tetangga yang mana itu sudah dianggap pengkhianatan. Apalagi kalian semua malah menggunakan uang itu untuk memeras dan memalak keluarga-keluarga kecil yang merupakan pemilik asli  kota ini,” tegas Luo Yun.


“Kekeke! Sepertinya kalian sudah menyelidiki kami begitu dalam, namun karena hal itu, aku tidak peduli lagi siapa kalian, yang pasti aku akan membunuh kalian semua!” teriak Ketua Sekte itu mengeluarkan tekanan setara dengan Jalan Surgawi ✩ 1.


Lima orang yang ada di depannya itu mundur beberapa langkah, mereka semua tidak ketakutan sama sekali, sudah hal biasa dan lumrah ketika mereka menghadapi musuh yang lebih kuat dari mereka.


Semua itu berkat Mo Chen yang terus memompa potensi mereka sampai ke puncaknya, tentu saja Ranah Jalan Kesengsaraan Puncak seperti mereka benar-benar berbeda dengan kebanyakan kultivator, karena…


*SLASH!


*SLASH!


Lima orang itu memberikan beberapa tebasan menyilang secara langsung dan membuat Ketua Sekte yang baru saja mengeluarkan tekanannya itu sudah berdarah-darah di beberapa bagian tubuhnya.


“Ugh … kenapa kalian bisa membunuhku padahal kekuatanku–”


*GLUDUK!


Kepala Ketua Sekte itu sudah terpenggal dan jatuh ke lantai, tebasan di lehernya melingkar sempurna dan terlihat sangat indah. Kucuran darah juga langsung keluar dari lehernya itu.


“Karena kami bahkan pernah menghadapi seorang Jalan Surgawi Puncak dan kami memenangkan pertarungannya, jika kamu ingin bertanya kenapa kamu semua bisa melakukannya, maka tanyakanlah pada Tuan Muda kami,” ucap Luo Yun setelah menebas kepada ketua sekte itu.


Alasan mereka sebenarnya bisa mengalahkan Ketua Sekte Aliran Hitam yang memiliki kekuatan lebih tinggi satu tingkat dari mereka itu karena formasi yang terpasang sejak kedatangan mereka berlima.


Dimana setiap dari mereka mewakili sebuah batu spiritual yang digunakan membentuk formasi bintang pelemah, dimana musuh yang ditargetkan akan diturunkan satu ranah besar dari kekuatan aslinya. Sebuah pertarungan yang mudah namun penuh perhitungan.


“Sudah waktunya memberikan kabar pada Tuan Muda! Mari kita tembakkan bola api ke langit. Setelah ketua mereka mati, maka kita bisa menguasai seluruh kota ini dalam kurun waktu kurang dari satu jam,” perintah Luo Yun.


Mereka berlima kemudian melompat ke atas dan menembakkan bola api dari atap Aula Utama Sekte itu. Sedangkan beberapa tetua yang berniat memberikan laporan dibuat terkejut karena melihat Ketua Sekte mereka yang sudah terpenggal.


“SIALAN! SIAPA YANG BERANI MELAKUKAN INI! AKU BERSUMPAH AKAN MEMUSNAHKAN KALIAN SEMUA PASUKAN LANGIT ABADI!” teriak salah satu tetua di aula itu.

__ADS_1


__ADS_2