SISTEM PENGUASA SEMESTA

SISTEM PENGUASA SEMESTA
Chapter 042 - Terbantainya Pasukan Rajawali!


__ADS_3

“Akan ada yang datang dengan Pasukan Rajawali Hitam, salah satu pasukan elit dari Kekaisaran Wu yang memiliki spesialisasi sebagai pasukan terkuat yang memberantas pemberontakan pada negara,” ucap Wang Yibo mendapatkan informasi itu dari mata-matanya.


“Seperti biasa, kamu sangat mudah mendapatkan informasi mengenai hal itu, kalau begitu aku tidak akan melakukan apapun, aku ingin kalian menjadikan mereka subjek uji coba kekuatan baru kalian, bagaimana?” tanya Mo Chen pada keempat orang terdekatnya itu.


“Baik, Tuan Muda! Kami semua akan menjadikan Pasukan Rajawali Hitam itu menjadi pecundang, kami pamit terlebih dulu…” Wang Yibo, Luo Yun dan Xiao Zhan pamit dan pergi untuk menghalangi pasukan musuh yang hendak datang itu.


Sedangkan Paman Zhang Ling menema Mo Chen untuk melakukan sesuatu hal yang lain.


***


Keesokan harinya, ketika Pasukan Rajawali Hitam sudah mulai memasuki Kota Benteng, mereka semua berhasil masuk dan tidak mendapat serangan apapun seperti sebelumnya, mereka memang dibiarkan sengaja masuk dan berbaur dengan penduduk kota benteng.


“Apakah ini Kota Benteng tak tertembus yang dikatakan oleh orang-orang kekaisaran Xia itu? Sepertinya tidak begitu sulit untuk masuk, namun ada satu hal yang aku sadari ketika kita sudah disini semalaman ini,” ucap salah satu anggota pasukan rajawali.


“Kenapa kesannya semua penduduk disini begitu puas dengan pemerintahan para pemberontak itu, seharusnya mereka akan sedikit ricuh dan harusnya ada kekerasan dimana-mana,” ucap salah satu anggota lainnya menganalisis.


“Kamu benar, itulah yang membuatku ragu, apakah memang ini pemberontak, atau mereka memiliki sebuah kekuatan untuk memanipulasi pikiran semua orang, karena disini terlalu damai untuk sebuah kota yang diperebutkan,” ucap anggota pasukan lainnya.


Dua orang yang sedang mengobrol santai sambil berbisik itu tidak sadar mereka tanpa sadar diarahkan ke sebuah tempat oleh semua orang, dimana sebelumnya mereka memang membaur di Pasar Kota dengan niat mencari informasi.


Namun, lama kelamaan orang-orang pasar yang seharusnya saling berhimpitan itu menghilang satu per satu dan mereka tanpa sadar mengarah ke sebuah rumah makan terbesar yang ada di jantung Pasar Kota tersebut.


“Apakah kamu merasa aneh, kemana perginya semua orang yang ramai itu? Sepertinya kita sudah masuk dalam jebakan mereka semua, kalau begitu lebih baik kita pergi dari sini,” ucap salah satu anggota yang menyadari hal aneh terjadi.


“Benar, sepertinya kita sudah ketahuan, lebih baik kita–”


*BRAK!


Ada sekitar 8 orang yang langsung mengeluarkan jaring besi mereka dan menangkap kedua orang yang ada di depan rumah makan itu, kemudian dua orang yang tertangkap itu langsung dimasukkan ke dalam rumah makan.


“Masukkan ke dalam serta terima kasih pada kalian semua karena telah membantu kami menangkap beberapa penyusup di pagi buta ini, kalian bisa melanjutkan kegiatan seperti biasanya,” ucap Wang Yibo pada semua orang yang tengah bersembunyi.


“Sama-sama Tuan. Kami juga senang jika setidaknya bisa bermanfaat untuk Pasukan Langit Abadi, apalagi setelah semua hal yang diberikan oleh Pasukan dan khususnya Tuan Muda,” jawab beberapa orang yang sudah mulai keluar dari pinggir-pinggir rumah dan bangunan sekitar.


Wang Yibo hanya tersenyum ringan saja menanggapi hal tersebut, entah kenapa dia juga merasa bahwa semua orang kini semakin menghormati mereka, terutama setelah kebijakan baru dari Mo Chen yang membuat semua orang boleh berkultivasi dan difasilitasi.


***

__ADS_1


Di Ruang Bawah Tanah, Rumah Makan.


“BANGUN!”


“BANGUN!”


“Kalian disini adalah tawanan dan bukan lagi seorang anak kecil yang akan kami perlakukan dengan baik. Jadi langsung saja, kenapa kalian semua membantu Kekaisaran Xia memerangi kami, kalian dari Pasukan Rajawali Hitam Kekaisaran Wu bukan?” tanya Wang Yibo tegas.


“Kami sudah dilatih dengan baik, jadi jangan harap–”


*SLASH!


Wang Yibo memenggal kepala orang itu, lalu dia berganti ke orang yang ada di sebelahnya dengan rantai khusus kultivator yang membuat siapapun yang sudah terkena olehnya, akan kehilangan pengendalian qi nya untuk sementara.


“Aku masih menanyakan hal yang sama, aku tidak keberatan sama sekali membunuh 100 orang dari kalian yang tertangkap oleh kami ini, tapi kalau sampai kalian memberikan jawaban yang memuaskan, aku akan melepaskan kalian,” tegas Wang Yibo.


“Jangan harap, kami–”


*SLASH!


*SLASH!


*SLASH!


Tapi memang Pasukan Rajawali Hitam itu benar-benar kekeh untuk mempertahankan informasi dalam mulutnya, mereka semua bahkan rela mati, daripada harus mengkhianati kekaisarannya sendiri.


Dari 100 orang yang menjadi tawanan itu, kini hanya tersisa 3 orang saja, dimana mereka adalah orang yang paling lemah mentalnya, hal itu sudah dianalisis oleh Wang Yibo sebelumnya.


Dia juga memang sengaja menjadikan 3 orang itu sebagai yang terakhir, untuk membuat mental mereka drop dengan menyiksa dan membunuh 97 orang lainnya, yang notabene adalah teman satu pasukannya.


Mereka bertiga juga semakin tertekan ketika melihat kekuatan Wang Yibo yang sudah menginjak Ranah Saint Rendah, dimana mereka semua kini sama sekali tidak menyangka orang yang dilawannya adalah Ranah Saint, ini benar-benar bukan lelucon.


“Sekarang tinggal kalian bertiga, bagaimana? Masih kekeh dengan menyembunyikan informasi dimana markas kalian yang ada di kota sebelah dan jumlah pasukan yang kalian bawa? Atau mau memberitahunya padaku?” ancam Wang Yibo.


“Kalian sudah tidak bisa bunuh diri, ketika kalian pingsan sebelumnya aku sudah mengambil racun yang menjadi pengganti dari gigi kalian bertiga, serta kalian tidak perlu khawatir, kami adalah orang yang menepati janji, kami akan membebaskan kalian semua,” sambungnya.


Ketiga orang itu saling bertatapan, tubuh mereka yang sudah tersiksa sedemikian rupa dan kondisi mereka yang sangat memprihatinkan itu membuat mereka tidak kuat lagi menanggung itu semua, ditambah suasana mencekam akibat tekanan kultivasi Wang Yibo.

__ADS_1


Akhirnya setelah sedikit penolakan, mereka bertiga memberikan semua informasi yang diminta oleh Wang Yibo. Setelah semuanya selesai, mereka sudah bersiap untuk terbunuh, karena tidak mungkin ada musuh yang akan menepati janjinya, namun…


“Minumlah Ramuan ini, kalian akan sembuh dan bisa kembali normal lagi, serta pergilah jauh dari kekaisaran ini, lebih baik kalian pergi ke kekaisaran Tong agar tidak ada yang bisa mengetahui keadaan kalian sekarang,” ucap Wang Yibo menepati janjinya.


Ketiga orang yang dilepaskan begitu saja melongo, tidak ada sejarahnya bagi mereka ada musuh yang demikian, begitu juga dengan apa yang mereka pelajari selama ini, mereka dibuat kagum dan sekarang tahu kenapa seluruh penduduk begitu percaya pada para pemberontak itu.


“Kenapa kalian masih melongo, pergilah dari sini sebelum aku berubah pikiran, serta maaf karena kami akan membantai Pasukan Rajawali Hitam di markas yang sudah kalian beritahu itu,” ucap Wang Yibo dengan wajah seorang pembantai.


Ketiga orang itu dengan cepat minum ramuan yang diberikan itu dan kembali normal seperti biasanya, kemudian mereka pergi dari kota itu dan berniat menuju ke kekaisaran Tong, namun mereka tidak menyangka bahwa Pemimpin Pasukan Rajawali Hitam sudah menunggu mereka di sana dengan wajah marah.


“Hohoho! Sepertinya tiga orang pengkhianat yang sudah aku besarnya dengan baik masih saja berbuat hal bodoh, sepertinya kalian bertiga memang layak untuk dibunuh, kalau begitu matilah! Tapak Angin Abadi : Bilah Angin Kematian!” ucap Pemimpin Pasukan itu.


*SLASH!


“Orang-orang kota benteng ini cukup merepotkan, sepertinya mereka akan menyerang kami nanti malam, kalau begitu aku akan lekas kembali dan membawa mereka semua meninggalkan markas yang sekarang,” ucap Pemimpin Pasukan Rajawali Hitam itu.


Dia bisa mendapat informasi mengenai tiga orang yang mengkhianatinya itu karena dia adalah pemegang segel budak khusus ketiga orang itu, jadi dia tahu kapan dan apa yang dilakukan ketiga orang itu sampai membuatnya mendatanginya sendiri.


***


Tak lama setelah itu, Pemimpin Pasukan Rajawali Hitam yang awalnya mengira bahwa Pasukan Langit Abadi akan menyerang markas mereka menunggu matahari terbenam salah total, karena tepat ketika dia sampai di markas yang dimaksud itu, pasukannya sudah bertarung dengan Pasukan Langit Abadi, atau lebih tepatnya sedang terbantai.


“SIALAN! SIAPA YANG MEMBUAT KALIAN BERANI MELAKUKAN INI PADA PASUKANKU!” teriak Pemimpin Pasukan Rajawali Hitam dari luar markas yang sudah tertutup rapi dengan semak belukar dan jika orang awam, mereka hanya akan melihat itu sebagai rimbunnya pohon saja.


“Tidak usah berteriak marah begitu, memangnya aku tidak tahu bahwa kamu menanamkan segel budak yang bisa membuatmu mendengar semua percakapan kami?” ucap Xiao Zhan yang muncul di belakang Pemimpin Pasukan Rajawali Hitam itu.


“Memang benar salah satu saudara kami yang membuatmu meninggalkan markas ini dengan cara tadi, tapi tugas kami berdua disini adalah membantai pasukanmu ini,” sambungnya lagi sambil mengeluarkan kekuatan setara dengan Ranah Saint Rendah.


“Serta jangan lupa ratusan orang lainnya yang memang sengaja kami membiarkan mereka keluar dari kota benteng dengan selamat, karena untuk menemukan markas kalian yang ini, jadi kamu sudah tertipu Pemimpin Pasukan Rajawali Hitam,” ucap Luo Yun yang ikut muncul.


Pemimpin Pasukan Rajawali Hitam yang tidak bisa merasakan kehadiran dua orang itu langsung mundur dengan cepat, dia sangat marah, namun dia masih bisa berpikir kritis, dimana jika sampai tidak bisa merasakan hawa keberadaan dua orang itu, maka hanya akan ada dua kesimpulan.


Satu kedua orang di depannya memang terlalu kuat, atau kedua orang itu memiliki sebuah skill atau jurus yang membuat mereka mampu menghilangkan hawa keberadaan, namun melihat dari ketenangan kedua orang itu, sepertinya kesimpulan pertama yang masuk akal.


“AAAAAARGH! PARA PENYUSUP INI TERLALU KUAT! PEMIMPIN TOLONG IZINKAN KAMI UNTUK KEMBALI DAN MUNDUR!” teriak salah satu kapten pasukan yang mendekati Pemimpin Pasukan Rajawali Hitam.


“Aku juga berpikir begitu, perintahkan pada semua orang untuk menggunakan Array Teleportasi! Kita akan meninggalkan tempat ini karena kegagalan kita! CEPAT SEBARKAN PERINTAHKU INI!”

__ADS_1


“HOOO! MEMANGNYA KAMI AKAN MEMBIARKAN ITU? LUO YUN MARI KITA LAKUKAN!”


__ADS_2