SISTEM PENGUASA SEMESTA

SISTEM PENGUASA SEMESTA
Chapter 037 - Menaklukkan 10 Kota Benteng!


__ADS_3

Mo Chen membiarkan semua pasukannya untuk mengalahkan semua orang yang mulai menghadangnya sejak alarm tadi berbunyi, sedangkan dia ingin langsung masuk menemui Sang Raja Kota Benteng.


“Paman Zhang Ling aku menyerahkan semua yang ada disini padamu, aku akan langsung masuk dan membantai semua orang yang tinggal di Istana Raja Kota ini!” ucap Mo Chen berlalu begitu saja melewati Paman Zhang Ling dan pasukan lainnya.


Ketika Mo Chen sudah sampai tepat di pintu Istana itu, dia langsung mengeluarkan sebuah serangan yang sangat besar, gabungan antara skill yang dikuasai olehnya dan elemen yang menjadi keahliannya. Dia juga tidak menutupi kekuatannya lagi yang sudah berada di ranah Nirwana ✩ 1.


“Api Neraka Abadi : Bola Api Raksasa!”


“Cahaya Surgawi : Penghakiman Cahaya!”


“Penguasa Logam : Pembentukan Logam Raksasa!”


*BOOM!


*BOOM!


*BOOM!


Mo Chen langsung membombardir Istana Raja Kota itu dengan semua macam skill miliknya, dengan cepat pemberitahuan sistem yang masuk ke dalam dirinya juga semakin intens.


[Selamat! Master mendapatkan 2,83 miliar PP dan 283 juta PS.]


[Selamat! Master mendapatkan 6,12 miliar PP dan 612 juta PS.]


[Selamat! Master mendapatkan 10,99 miliar PP dan 1.099 miliar PS.]


Seluruh poin yang didapatkannya itu adalah gabungan dari semua pasukannya yang berhasil membunuh musuh, kali ini panennya cukup besar, namun belum sampai membuatnya naik satu ranah kecil.


Tepat setelah berbagai ledakan yang memiliki daya hancur menakutkan itu menghancurkan Istana Raja Kota, ratusan orang mendatanginya, mereka adalah orang-orang yang berhasil selamat dari serangan dadakan itu termasuk Raja Kota Benteng.


“Jadi kamu adalah orang yang membuat kekacauan dan membunuh banyak sekali orang-orangku, kalau memang kamu sangat ingin mati, maka aku akan meladenimu Bajingan Tengik!” teriak Raja Kota Benteng yang terlihat begitu marah.

__ADS_1


“Logam Cair Terkutuk X Api Neraka Abadi keluarlah!” Mo Chen mengeluarkan senjatanya, lalu dengan tenangnya dia memutarkan logam cairnya itu mengelilingi dirinya dan menahan serangan dari Raja Kota Benteng yang memiliki kekuatan Jalan Surgawi Puncak itu.


“Sepertinya kamu yang akan mati disini Pak Tua! Bukan aku!” Mo Chen menghindari serangan Raja Kota itu dan malah mengincar puluhan orang di belakang raja kota itu, dengan kecepatannya berkat Aura Elemen Cahaya dan senjatanya itu, puluhan orang mati dalam sekejap.


*JLEB!


*JLEB!


*JLEB!


“Sepertinya keamanan dan orang-orang yang ada di benteng ini begitu lemah, sampai-sampai kalian tidak bisa menahan satu serangan dariku, kalau begitu maafkan aku karena akan mengalahkan kalian dengan mudah!” ucap Mo Chen yang sudah menghilang dari posisinya.


“Kurang ajar! Lawanmu adalah aku, jangan buat kekacauan dengan membunuh orang-orangku!” teriak Raja Kota Benteng sambil mengeluarkan serangan sebuah Tapak Qi Raksasa dari langit dan menghantamkannya ke wilayah istananya sendiri.


Sayangnya Mo Chen tidak sebodoh dan selemah itu, dia bergerak begitu cepat membunuh semua bawahan Raja Kota itu dan dengan senjata khususnya yang sudah diubah menjadi sebuah perisai kuat mampu menahan Tapak Qi Raksasa itu.


*BOOOM!


Mo Chen memanfaatkan kesempatan itu dengan melesat secepat kilat dan membunuh Raja Kota Benteng itu dengan logam cair miliknya yang sudah dibentuk seperti sebuah belati sedang dan menancap dengan indah di jantung Raja Kota itu.


“Ugh … kamu benar-benar kuat, sepertinya Kekaisaran Xia akan mengalami kesulitan melawan orang sepertimu…” rintih Raja Kota Benteng yang sudah jatuh ke tanah dan sekarat karena belati sedang di dadanya masih menancap sempurna.


“Jika mereka ingin menyalahkanku, lebih baik mereka mengaca terlebih dulu, bagaimanapun, mereka sendiri yang sudah menciptakan monster sepertiku dan terima kasih sudah mengalah padaku, sehingga aku bisa menyelesaikan semuanya dengan cepat,” ucap Mo Chen menancapkan belati sedangnya yang lain tepat di dada raja kota itu.


“Ahahaha! Mengalah ya? Apanya yang mengalah, kamu saja yang terlalu kuat, uhuk … Kaisar Xia, kalian benar-benar akan menghadapi musuh yang sangat menakutkan, kalian harus memper … siap .. kan … diri…” Raja Kota Benteng itu mati setelah mendapat serangan itu.


Semua itu terjadi dengan sangat cepat, rencananya yang awalnya maksimal sampai matahari terbit, sekarang malah belum ada 3 jam, Kota Benteng Terbesar yang dibanggakan itu bisa dikuasai oleh Pasukan Langit Abadi.


[Selamat! Master mendapatkan total keseluruhan 383 miliar PS & 38,3 miliar PP.]


‘Tingkatkan kekuatanku!’ perintah Mo Chen sambil menunggu semua orang berkumpul di Istana Raja Kota yang sudah runtuh itu.

__ADS_1


*BOOM!


*BOOM!


*BOOM!


[Selamat! Master sudah mencapai Ranah Nirwana ✩ 5!]


“Orang-orang di kota benteng ini sangat kuat-kuat, aku tidak menyangka akan memiliki panen yang sangat besar ini, tidak heran Julukan Kota Benteng Terkuat Di Dunia itu bukanlah isapan jempol belaka,” ucap Mo Chen memuji kota yang berhasil ditaklukkanya itu.


[Tidak bisa dikatakan terkuat lagi setelah Master berhasil menguasainya hanya dalam waktu 3 jam saja, benar-benar sebuah rekor yang tidak pernah dicapai semua orang.]


“Semua ini juga berkat bantuanmu Sistem dan karena masih ada sisa waktu sekitar 2-3 jam lagi, bagaimana kalau kita langsung menguasai seluruh kota benteng sekarang juga?” tanya Mo Chen pada dirinya sendiri.


[Sepertinya itu ide yang bagus, proyeksi sistem, Master akan bisa naik sampai ke ranah Nirwana ✩ 7 setelah berhasil menguasai seluruh kota benteng. Karena 9 kota benteng lainnya tidak sekuat kota ini.]


“Baiklah kalau begitu,” ucap Mo Chen. Dia tidak jadi menyuruh semua orang berkumpul di Istana Raja Kota itu, dia menyuruh semua orang langsung menuju kota benteng lainnya dan menaklukkannya dan menempatkan 1000 pasukan tiap kota setelah berhasil dalam penaklukkan itu.


***


Keesokan paginya sebuah burung merpati datang ke Ruang Tahta Kekaisaran, dimana merpati itu langsung menghampiri Sang Kaisar Xia, dia mendapatkan sebuah pesan yang membuatnya begitu murka di pagi hari itu.


“ORANG BAJINGAN MANA YANG TELAH MELAKUKAN HAL ITU?!” Teriakan Kaisar Xia itu membuat semua petinggi yang berkumpul di sana menjadi geram terkejut, baru kali ini sang kaisar terlihat begitu marah.


“Ada apa Yang Mulia?” tanya salah satu Jenderal yang memberanikan diri untuk bertanya.


“Ini adalah berita dari 10 Kota Benteng, mereka semua sudah ditaklukkan oleh orang-orang selatan! Kini 10 Kota Benteng sudah berada dalam genggaman musuh!” jawab Kaisar Xia mencoba menahan amarahnya.


Tentu saja semua orang yang mendengar itu ikut terkejut, bagaimana bisa kota yang memiliki pemimpin setara dengan Jenderal Tingkat Tinggi Kekaisaran itu bisa takluk oleh seseorang, apalagi kekuatan dari Kota Benteng itu sama sekali tidak bisa diremehkan.


“Kita harus menuntut balas mengenai hal ini! Kita akan mengadakan rapat tertutup mengenai masalah ini! Kita akan membalas serangan orang-orang bar-bar ini!” tegas Kaisar Xia.

__ADS_1


“Tapi…”


__ADS_2