Skeleton System

Skeleton System
18.perjalanan menuju kota Arsban


__ADS_3

untuk menempuh perjalanan dari desa Kuroi ke kota terdekat Kota arsban membutuhkan waktu sekitar 2 hari, rombongan yang masih berjalan melewati Padang rumput yang luas disertai banyak nya pepohonan.


setelah berjalan selama 1 hari tanpa ada gangguan para rombongan desa membuat tenda untuk istirahat di dekat pohon yang besar.


Malam hari pun telah tiba.


sementara beberapa orang ada yang berjaga, karna mungkin ada bandit atau monster yang menyerang Tenda.


xanders hanya melihat beberapa orang membuat tenda dan orang-orang berlalu lalang di tempat peristirahatan, malam terlihat sangat indah.


bulan dan bintang sangat serasi ditambahi sinar bulan yang indah menjadikan pemandangan yang menakjubkan disertai suara para serangga yang merdu.


"damai sekali". ujar xanders sembari melihat keaatas langit.


Carla yang melihat seseorang duduk sendiri di Padang rumput yang luas dengan zirah hitam keperakan disertai warna emas dan memantulkan sinar bulan itu terlihat sangat indah


Carla mulai mendekati Xanders yang masih menatap langit malam, ditangannya membawakan makanan ringan untuk diberikan xanders


sementara xanders yang merasakan seseorang kehadiran seseorang mulai menengok kearah belakang lalu melihat kearah langit lagi


"ada perlu apa". ucap xanders dingin


"ti..tidak apa-apa tuan xa.. xanders, saya hanya ingin memberikan i..ini". ucap karya gugup sembari mengasih makanan ringan


"puk puk"


xanders yang melepas zirah dilengan nya dan menepuk tanah disebelahnya memberikan isyarat duduk ke Carla


"terimakasih, duduklah dan jangan panggil aku dengan Tuan bersikap lah biasa, panggil xanders atau apapun sesukamu". ucap Xanders sambil menerima makanan yang dibawa Carla.


wajah Carla mulai memerah dan mengangguk lalu duduk di samping Xanders, suasana hening dan hanya terdengar suara serangga malam


Carla yang merasa situasi Canggung memberanikan diri untuk berbicara


"xan..xanders ka..kamu berasal dari kota mana?". tanya carla dengan wajah memerah dan masih menunduk


setelah Carla bertanya, kata berasal membuat Dada Xanders seketika merasa terbakar dan melihat ingatan samar-samar hutan dan sebuah kerajaan yang besar.


"ini mungkin sisa ingatan dari xanders asli". ucap dalam hati xanders


lalu Xanders menoleh ke arah Carla lalu mendengus santai dan menengok keatas lalu memandang ke arah langit.


"aku juga tidak tau". ucap Xanders dingin


Carla yang mendengar kata-kata itu hanya bingung dan tersenyum kecil kearah xanders yang melihat langit


"begitu, kalau gitu kalau kamu sudah tau asalmu apakah kamu mau memberitahu ku?". ucap Carla sambil ikut melihat ke langit


xanders yang melihat kearah langit mulai melihat kearah Carla seorang wanita desa cantik dengan kulit putih bersih berambut warna coklat kehitaman dan mata hitam dan dirinya mulai merasakan keanehan didalam dirinya


"baiklah aku akan memberi tahumu yang pertama". ucap Xanders dirinya tidak sadar kalau tersenyum hangat di dalam zirah nya sesambil memandangi Carla.


setelah mendengar perkataan Xanders Carla mulai mengangguk dengan wajah merah nya lalu berdiri dan


dia berbasa basi kalau ayahnya memanggil nya dan mulai meninggalkan xanders yang melihat langit


"ada apa dengan nya? apa aku salah bicara?". gumam Xanders dengan wajah memiring


malam telah berlalu cepat, pagi akhirnya telah tiba matahari mulai menaik ke atas di warnai warna langit biru cerah, burung-burung mulai berkicauan

__ADS_1


Xanders yang tertidur di Padang rumput yang luas mulai terbangun dirinya tertidur pulas sambil menggunakan Zirahnya.


para rombongan desa mulai merapikan tenda dan tempat peristirahatan dan bersiap siap menuju kota Arsban,


setelah bersiap-siap selesai rombongan desa mulai melanjutkan perjalanan.


xanders yang menaiki kuda dan berjalan menyampingi Kurt dan carla.


Carla terlihat aneh dan selalu memalingkan wajah saat bertemu xanders saat mengingat kejadian semalam


Kurt yang merasa anak perempuannya aneh saat melihat Xanders hanya tersenyum dan melihat kedepan lagi.


*******


disaat bersamaan di sebuah pepohonan ada puluhan orang dengan wajah garang dan membawa senjata menunggu mangsa orang-orang Itu tak lain adalah Bandit jalan


seorang bandit menuju kearah laki laki kekar dan berotot dengan wajah garangnya membawa sebuah pedang mengkilap dan menundukkan kepalanya


"Boss gerombolan domba sudah mulai mendekat". ucap bandit dengan senyum jahatnya


boss bandit hanya tersenyum dan mulai berdiri dan berjalan kearah para bandit lainnya


" semuanya, para domba sudah ada didepan mata ambil, rampas hancurkan, wanita dan anak-anak kita jual ke perdagangan budak sisa nya Bunuh!!". teriak pemimpin bandit dengan senyum iblis nya


"huaaaa". ucap bandit serempak


******


sementara xanders yang masih menaiki kuda dengan santainya dan melihat sekitarnya seperti pepohonan dan hewan-hewan kecil dan lainnya dengan wajah datarnya


Xanders yang mempunyai indera penciuman, pengelihatan, pendengaran dan lainya yang 3 kali lebih hebat dari manusia biasa mendengar omongan-omongan bandit sampai selesai


dirinya hanya tersenyum didalam Zirahnya, senyuman yang menggoda para wanita itu hanya sebuah kamuflase yang mana aslinya adalah senyuman Iblis yang mengerikan


"Kuark"


"Zah Zah"


Alcira dan twins Horns yang diberi perintah oleh tuan nya merasa senang dan membuka gerbang dimensi dari dalam dan langsung melesat ke arah para bandit


-sebelumnya di malam hari di Padang rumput.


Xanders yang melihat skill dari Give and takenya mulai memikirkan sesuatu yang hebat


"Deepa apa skill dimension Gate bisa ku berikan langsung ke bawahan ku?". tanya xanders


[Baik Master, Anda bisa memberikan skill itu tetapi untuk skill ditingkat ( UniQ ), tidak mungkin].


"apa setelah itu bawahan ku langsung mengerti cara menggunakan nya?". tanya xanders.


[Baik Master, setelah diberikan skill Informasi dari penggunaan akan langsung dikirim ke otak dan mulai bisa menggunakan secara bebas]


Xanders yang mengetahui itu langsung tersenyum puas dan mulai memberikan skill dimension Gate ke Twins Horns Ant dan Alcira.


Alcira yang sekarang tumbuh sangat besar tubuhnya tidak bisa mengendalikan ukurannya dan


tidak bisa mengecilkan tubuhnya lagi jadi dimasukan ke Dimension gate biar tidak ada kepanikan


-Kembali ke cerita

__ADS_1


puluhan bandit sekitar 50 bandit dan satu pemimpin berjalan melewati pepohonan yang rindang dengan wajah senyum dan garang


"hehe sudah waktunya panen". ucap bandit


"benar juga, sudah lebih dari 2 Minggu tidak merasakan wanita haha". ucap bandit tertawa


saat para bandit terlihat keserakahan nya pemimpin bandit yang dulunya seorang petualang tingkat silver mulai berhenti dia seakan merasakan bahaya.


lalu mengangkat tangannya keatas dengan pedang nya


untuk mengisyaratkan berhenti pada bawahannya, para bandit mulai berhenti dan bertanya-tanya.


"kenapa tiba-tiba berhenti?". ucap bandit


"aku juga tidak tahu". ucap bandit disebelah nya


pemimpin bandit yang mendengar suara seperti langkah kaki yang besar dan desisan ular mulai bersiaga dia mulai mengangkat pedang dan bersiap-siap bertarung


dan firasat nya benar ada semut ukurannya se gerobak kuda yang besar disertai 2 tanduk yang hebat dan ular hitam yang panjang nan besar


pemimpin bandit mulai berwajah pucat dan mengeluarkan keringat dingin kaki dan tangan bergetar setalah melihat monster yang sudah berevolusi.


pemimpin bandit yang seorang mantan petualang mulai mengisyaratkan untuk bertempur,


para bawahan nya saat melihat monster yang mengerikan mental dan semangat nya hancur seketika.


twins Horns Ant dan Alcira yang sudah mendapatkan para bandit didepan matanya dan


Tuan mereka menyuruh untuk membunuhnya kedua monster itu langsung melesat kearah para bandit


pemimpin bandit hanya terdiam melihat Monster kuat dan seketika lamunannya hancur saat ular hitam itu menghampiri nya


pemimpin bandit yang mengarahkan pedang dan menebas kearah depan dengan ketakutan tidak mengenainya dan Alcira menghindar


"wrushh"


"Zah Zah".


setalah menghindari serangannya pemimpin bandit ingin menggunakan sihirnya kearah ular hitam tapi sayangnya, Alcira mengetahui langsung niatnya


dan mengibaskan ekornya kearahnya, pemimpin bandit yang terkena telak menabrak pohon dengan keras sampai pohon hancur


"Hwutt"


"Duarr"


Alcira yang mengetahui itu langsung melahap pemimpin bandit dengan sekali makan, sementara Twins Horns Ant yang menyerangnya para bandit


hanya seperti membelah kertas, para bandit yang melihat boss dan teman temannya di hancurkan hanya 2 monster terlihat pasrah dan ada juga yang melarikan diri.


setelah beberapa saat disana hanya ada mayat manusia dan darah-darah bercipratan di pohon maupun tanah itu hanya terlihat pembantaian semata.


sementara xanders yang melihat notif Bawahan nya dan peliharaan nya levelnya bertambah hanya tersenyum puas.


sudah 4 jam berlalu Alcira dan twins Horns Ant yang sudah beres-beres dan menggunakan skill Dimension gate untuk kembali ke Ruang tuannya.


para gerombolan desa juga sudah mulai sampai di kota terdekat Kota arsban disana terlihat ada dinding kokoh yang besar mengelilingi kota.


antrian yang lumayan panjang juga berada di gerbang kota Arsban dan Lord kota menyambut gerombolan desa Kuroi dengan hangat .

__ADS_1


...---------•--------...


sampe sini dulu ye


__ADS_2